MANADO, Humas Polda Sulut - Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Utara (Sulut) menggelar pengamanan perayaan Paskah Nasional 2026 yang dipusatkan di Kawasan Megamas Manado, Rabu (8/4/2026).
Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Alamsyah P. Hasibuan menjelaskan, sebanyak 1.216 personel gabungan dikerahkan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan kondusif.
Personel yang diterjunkan terdiri dari unsur Polri sebanyak 959 personel, didukung oleh TNI, Dinas Perhubungan, serta Ormas keagamaan setempat.
"Polda Sulut bersama jajaran Polresta Manado telah memploting personel di sejumlah titik. Fokus utama kami adalah area panggung utama di Megamas, akses masuk, hingga kantong-kantong parkir di sekitar kawasan guna mengantisipasi kepadatan pengunjung," ujar Kombes Pol Alamsyah.
Lebih lanjut, ia merinci bahwa pengamanan dibagi dalam beberapa ring. Untuk lokasi kegiatan utama di Megamas, sebanyak 256 personel disiagakan, termasuk tim Jibom dan Wanteror dari Satuan Brimob untuk sterilisasi area. Selain itu, terdapat 198 personel lalu lintas yang bertugas melakukan rekayasa dan pengaturan jalan di sepanjang jalur Boulevard dan titik rawan kemacetan lainnya.
"Kami juga menyiapkan personel mobile dan tim siap gerak sebanyak 204 personel untuk mengantisipasi situasi darurat yang memerlukan penanganan cepat di lapangan," tambahnya.
Selain pengamanan di lokasi kegiatan, Polda Sulut juga memperketat penjagaan di pintu masuk transportasi seperti Bandara Sam Ratulangi dan sejumlah hotel yang menjadi tempat menginap para tamu VVIP dan VIP nasional.
Sebanyak empat pos penyekatan massa juga didirikan di jalur-jalur masuk kota Manado, yakni di Malalayang, Citraland, Interchange, dan Kairagi, untuk memantau pergerakan arus masyarakat yang masuk ke pusat kota.
Kombes Pol Alamsyah mengimbau kepada seluruh masyarakat yang hadir untuk tetap menjaga ketertiban dan mengikuti arahan petugas di lapangan.
"Dukungan masyarakat sangat penting agar perayaan religius berskala nasional ini dapat menjadi bukti bahwa Sulawesi Utara adalah laboratorium kerukunan umat beragama yang aman dan damai," pungkasnya.
Perayaan Paskah Nasional Gereja-gereja di Sulawesi Utara ini dihadiri oleh Bapak Hashim Djojohadikusumo, Kadiv Humas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir mewakili Kapolri, Kapolda Sulut Irjen Pol Roycke Harry Langie, Forkopimda Sulut, anggota DPR RI, Bupati/Walikota se Sulawesi Utara, para tokoh agama se Sulut serta puluhan ribu jemaat.
Dan yang menjadi Khadim Ibadah Paskah Nasional adalah Ketua Sinode GMIM Pdt Adolf Katuuk Wenas.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Silahkan beri komentar anda disini