Jumat, 31 Oktober 2025

Pimpin Apel Ojol di Jatim, Kapolri Pastikan Komitmen Bermitra Jaga Kamtibmas Kondusif

Jatim - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memimpin Apel Ojek Online (Ojol) Kamtibmas yang diikuti sebanyak 4.425 orang di Stadion Gajayana, Malang, Jawa Timur, Jumat, 31 Oktober 2025. Hal ini komitmen bersama antara Polri dan para driver daring untuk menjaga situasi tetap kondusif. 

"Alhamdulillah baru saja kita melaksanakan kegiatan apel ojol kamtibmas dengan tema Jogo Jatim bersama ojol dan teman Polda Jatim. Tentunya saya berterima kasih khususnya kepada komunitas ojol yang hari ini telah melaksanakan apel sekaligus juga menyampaikan deklarasi ojol kamtibmas," kata Sigit. 

Kegiatan ini, dijelaskan Sigit merupakan bentuk kemitraan atau sinergisitas antara Polri dan seluruh komunitas ojol. Tentunya, juga bersama dengan Pemda, TNI dan stakeholder lainnya. 

Sigit juga menyinggung pentingnya peran ojol terkait dengan pertumbuhan perekonomian Indonesia. Pasalnya, mereka menjadi penghubung antara pelaku usah dengan konsumen.  

"Ojol menjadi penghubung antara pelaku ekonomi, pelaku UMKM dengan masyarakat atau konsumen, dan ini tentunya sangat mendorong pertumbuhan ekonomi," ujar Sigit. 

Di sisi lain, kata Sigit, ojol juga berada di jalanan setiap hari sehingga mampu melihat banyak hal. Di antaranya apabila terjadi kecelakaan bahkan aksi kriminalitas yang merugikan masyarakat. 

Oleh karenanya, Sigit berharap, para ojol jangan ragu untuk melaporkan hal-hal yang terjadi itu kepada Kepolisian. Dengan begitu, nantinya aparat bakal bergerak cepat merespons aduan tersebut. 

"Kami Polri tentunya ingin bermitra dan berkontribusi dan saya harapkan teman-teman ojol juga bisa ikut berkontribusi bersama sama menjaga dan menginformasikan apabila ada permasalahan-permasalahan yang tentunya harus direspons cepat oleh Polri," ucap Sigit. 

Lebih dalam, Sigit memaparkan bahwa, Polri juga telah membangun beberapa gerai yang bisa dimanfaatkan oleh para driver. Misalnya, ada tempat yang bisa dimanfaatkak ojol sebagai bengkel bahkan adapula tempat yang bisa dipakai sebagai tempat istirahat apabila kelelahan saat bekerja. 

"Saya harapkan ditindaklanjuti oleh seluruh jajaran khususnya di Jatim untuk tetus dikembangkan kemitraan ini. Sehingga kemudian dan kita bisa sama-sama menjaga dan menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif. Karena kita tahu bahwa agar pertumbuhan ekonomi berjalan agar seluruh masyarakat bisa menjalankan usaha dengan baik tentunya dibutuhkan kondisi kamtibmas yang kondusif. Dan tentujya sinergitas dan kemitraan ini akan terus kita kembangkan," tutup Sigit.

GMKI Apresiasi Langkah Pemerintah dan Polri Berantas Narkoba

Jakarta – Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) menyatakan dukungan penuh terhadap langkah tegas pemerintah dan Kepolisian Republik Indonesia dalam pemberantasan narkoba. Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Umum Pengurus Pusat GMKI Masa Bakti 2025–2027, Prima Surbakti, usai menghadiri kegiatan pemusnahan barang bukti narkoba hasil ungkapan Polri, yang nilainya mencapai Rp29 triliun, Rabu (29/10).

Dalam kegiatan yang turut dihadiri Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, pemerintah menegaskan komitmen kuat dalam memerangi jaringan kartel narkoba dan praktik judi online yang merusak generasi muda bangsa.

“Saya pikir semangat pemerintah hari ini luar biasa dalam hal pemberantasan narkoba. Pak Prabowo juga tadi sampaikan bahwa pemerintah akan fokus melawan kartel-kartel, mafia-mafia narkoba. Ini langkah besar untuk membersihkan hambatan dalam pembangunan sumber daya manusia Indonesia,” ujar Prima Surbakti.

Prima menegaskan, sebagai bagian dari elemen civil society, GMKI siap berperan aktif dalam mendukung kebijakan pemerintah dan Polri melalui gerakan edukatif di kalangan mahasiswa. Ia menyoroti bahwa ancaman narkoba telah merambah ke lingkungan kampus dan mahasiswa, sehingga diperlukan langkah konkret dari seluruh pihak.

“Mahasiswa sudah banyak yang terpapar, baik judi online maupun narkoba. Karena itu, kami akan melakukan sosialisasi kepada seluruh kader GMKI tentang bahaya dan dampak negatif dari kedua hal tersebut terhadap kehidupan pribadi, sosial, dan bangsa,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Prima menegaskan sikap tegas GMKI terhadap kader yang terlibat dalam penyalahgunaan narkoba.

“Kami akan bersikap tegas secara organisatoris. Siapa pun kader yang terlibat narkoba akan kami tindak. Ini komitmen kami untuk menjaga integritas organisasi dan mendukung upaya pemerintah,” tegasnya.

Di akhir pernyataannya, Prima menyampaikan apresiasi kepada Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., atas langkah konsisten Polri dalam memerangi peredaran narkoba.

“Kami GMKI mendukung penuh kepolisian dalam memberantas narkoba, serta menegakkan hukum terhadap para kartel dan produsen narkoba yang merusak masa depan bangsa. GMKI akan terus menjadi bagian dari gerakan masyarakat sipil yang mendukung Indonesia bebas narkoba dan judi online,” pungkasnya.

Tutup Tanwir IMM di Malang, Kapolri Ajak Dukung Program Pemerintah

Jatim - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan sambutan sekaligus menutup acara Tanwir ke-XXXIII IMM di UMM Dome, Malang, Jawa Timur (Jatim), Jumat, 31 Oktober 2025. Dalam kesempatan ini, Sigit mengajak seluruh peserta untuk berkontribusi dalam rangka mendukung program Pemerintah Indonesia. 

"Seluruh mahasiswa dan generasi muda bangsa untuk turut berkontribusi dalam mendukung seluruh kebijakan pemerintah," kata Sigit mengawali sambutannya. 

Menurut Sigit, kegiatan ini merupakan bentuk dan wujud nyata dari terciptanya semangat kolaborasi antara pemuda, mahasiswa, Pemerintah dan seluruh stakeholder. 

"Untuk terus saling mendukung saling bekerjasama, gotong royong untuk mendorong program pembangunan untuk mewujudkan pertumbuhan ekonomi wujudkan Indonesia leboh baik dan tentunya dibutuhkan kerja sama seluruh pihak dan elemen bangsa," tutur Sigit. 

Sigit menjelaskan, Polri dan elemen mahasiswa memiliki peran strategis dalam mewujudkan kemandirian bangsa, mewujudkan SDM unggul dan kompetitif serta pemberdayaan sektor UMKM. 

"Mahasiswa harus turut berkontribusi dalam menjaga keamanan dalam menghadapi tantangan bangsa, seperti perkembangan teknologi, maraknya judi daring, dan peredaran narkoba guna mewujudkan stabilitas kamtibmas," ujar Sigit. 

Menurut Sigit, Indonesia akan menghadapi bonus demografi. Karenanya, para mahasiswa harus mempersiapkan diri menjadi sumber daya yang unggul. 

"Teruslah menjadi SDM unggul, SDM yang betul-betul siap menjadi aktor-aktor yang akan menjadi pemain utama di Indonesia Emas 2045," ujar Sigit.

Oleh karena itu, Sigit menyebut, pentingnya sinergisitas antara Polri, mahasiswa dan seluruh elemen bangsa demi mewujudkan Indonesia Emas 2045. 

"Pentingnya sinergisitas antara Polri, mahasiswa dan seluruh elemen bangsa untuk membangun negeri mewujudkan visi Bersama Indonesia Maju Menuju Indonesia Emas 2045," tutup Sigit.

Kapolda Sulut Pimpin Apel Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana Alam di Sulawesi Utara

MANADO, Humas Polda Sulut - Polda Sulawesi Utara menggelar apel kesiapsiagaan penanggulangan bencana alam di wilayah Sulawesi Utara. Apel dipimpin oleh Kapolda Sulut Irjen Pol Roycke Harry Langie, di Lapangan Presisi Polda Sulut, Jumat (31/10/2025), dan dihadiri oleh Wakapolda Brigjen Pol Awi Setiyono, para PJU, Kapolresta dan para Kapolres jajaran, serta gabungan personel Polda Sulut dan jajaran.

Menurut Kapolda, kegiatan ini sangat penting karena letak geografis dan topografi wilayah Sulawesi Utara sangat beragam dan sangat rentan dengan bencana.

"Kita ketahui bahwa letak geografis dan topografi Sulut sangat beragam, ada pegunungan, ada lautan dan areal yang sangat rentan dengan bencana, apalagi Sulut berbatasan dengan wilayah laut lepas," ucap Kapolda.

Apel kesiapsiagaan penanggulangan bencana ini lanjutnya merupakan bagian daripada tugas dan tanggung jawab Polri.

"Ini bagian dari pada tugas Kepolisian, karena ketika bencana terjadi, Kepolisian harus hadir melindungi keselamatan jiwa raga, harta benda dan keadaan lingkungan supaya tidak rusak. Ini juga merupakan bentuk kehadiran Negara di tengah-tengah masyarakat," lanjut Kapolda.

Bencana alam ini juga katanya bisa menjadi multi effect accident, dimana kalau tidak digelar kegiatan Kepolisian, ini akan menimbulkan bahaya lain disamping bahaya bencana alam itu sendiri.

"Jadikan apel kesiapsiagaan ini sebagai momentum menyiapkan diri, siap peralatan dan harus tanggap, harus peka. Ini juga merupakan bagian daripada Panca Siap," ujar Irjen Pol Roycke.

Ia juga menyatakan bahwa Polda Sulawesi Utara siap melaksanakan tugas penanggulangan bencana alam ini.

"Puji Tuhan, Syukur Alhamdulillah tadi kita melakukan inspeksi sekaligus pengecekan pasukan, peralatan ini dalam kondisi baik. Kita juga menyiapkan 372 personel untuk kesiapsiagaan penanggulangan bencana," kata Kapolda.

Namun demikian apabila dibutuhkan, Polda Sulut dan jajaran siap menurunkan 2/3 kekuatan pasukan yang dimiliki untuk membantu penanggulangan bencana di Sulawesi Utara.

Seksi Humas Polres Minut Bagikan Bansos kepada Warga yang Membutuhkan di Airmadidi Atas dan Tumaluntung

MINUT, Humas Polda Sulut - Polres Minahasa Utara memberikan bantuan sosial (Bansos) kepada warga yang membutuhkan di Kelurahan Airmadidi Atas dan Desa Tumaluntung, Jumat (31/10/2025).

Kegiatan pemberian bantuan sosial dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-74 Humas Polri.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Wakapolres Minut Kompol Thely Mawidingan, Kasi Humas Polres Minut Ipda Iskandar Mokoagow dan personel Seksi Humas Polres Minut.

"Kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian Polri kepada masyarakat yang membutuhkan. Bantuan sosial yang diberikan berupa paket sembako, semoga bisa membantu meringankan beban warga yang membutuhkan," ujar Kapolres Minut melalui Wakapolres.

Ia juga berharap kedepan Humas Polri akan semakin maju dan menjadi garda terdepan dalam penyampaian informasi Kepolisian kepada masyarakat.

"Selamat Hari Jadi ke-74 Humas Polri, semoga semakin terpercaya menjadi Polisi humanis harapan masyarakat," singkatnya.

Ciptakan Situasi Kamtibmas Aman Dan Kondusif, Tim Sus Power On Hand Polres Minut Laksanakan KRYD

AIRMADIDI, Humas Polres Minut - Dalam rangka menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) Diwilayah hukum Polres Minut, Tim Sus Gerak Cepat (Power On Hand) Polres Minut, melaksanakan kegiatan Patroli Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD), Kamis (30/10/2025) Malam .

Kegiatan patroli malam ini, difokuskan pada upaya pencegahan berbagai bentuk gangguan Kamtibmas, seperti premanisme, pencurian dengan pemberatan (Curat), pencurian dengan kekerasan (Curas), pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) .

Pelaksanaan Patroli dilakukan dengan menyisir sejumlah lokasi strategi dan objek vital, antara lain kawasan pertokoan, pemukiman warga .

Dalam pelaksanaannya, personel memberikan imbauan kepada masyarakat, agar tetap waspada terhadap potensi tindak kriminalitas serta aktif menjaga keamanan lingkungan masing-masing, masyarakat juga diingatkan untuk segera melaporkan apabila ada hal-hal yang mencurigakan atau tindak pidana lainnya ke layanan call center 110 Polres Minut .

Melalui kegiatan Patroli KRYD malam hari ini, Polres Minut terus berupaya untuk meningkatkan kehadiran Polisi ditengah masyarakat, serta memastikan terciptanya situasi Kamtibmas yang aman, tertib dan kondusif di wilayah Hukum Polres Minut .

Kapolri Tekankan Jaga Persatuan-Kesatuan saat Silaturahmi ke Ponpes An-Nur Malang

Jatim - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersilaturahmi ke Pondok Pesantren (Ponpes) An-Nur II Al-Murtadlo Bululawang Malang, Jawa Timur (Jatim), Kamis, 30 Oktober 2025. Kegiatan ini sekaligus memperkuat sinergisitas antara Umara dan Ulama. 

"Jadi kalau Umara dan Ulama bersama-sama, tentu kita pastikan negara Indonesia ini akan menjadi maju dan sejahtera," kata Sigit mengawali sambutannya. 

Silaturahmi ini sendiri, kata Sigit juga sekaligus dalam rangka momen memperingati Hari Santri Nasional yang jatuh pada tanggal 22 Oktober 2025, lalu. 

Lebih dalam, Sigit menekankan, dengan semakin menguatnya sinergisitas antara Umara dan Ulama tentunya hal tersebut menjadi kunci untuk menghadapi segala bentuk tantangan zaman yang ada. 

"Bergotong-royong untuk bisa menyelesaikan apa yang menjadi tujuan besar mewujudkan tujuan nasional, mewujudkan Indonesia yang makmur, sejahtera dan mencapai cita-cita bersama menuju Indonesia yang kita harapkan Indonesia Emas 2045," ujar Sigit. 

Sigit menegaskan, modal utama untuk mencapai hal tersebut adalah menjaga dan merawat bingkai nilai persatuan dan kesatuan Bangsa Indonesia. 

"Dan kita bersama mungkin ini yang harus selalu kita ingatkan, harus selalu kita jaga bahwa persatuan dan kesatuan tentunya menjadi modal yang penting," ucap Sigit. 

Menurut Sigit, persatuan dan kesatuan adalah kunci untuk menghadapi ancaman yang datang dari dalam maupun luar negeri. 

Di sisi lain, Sigit berharap dengan terjalinnya silaturahmi, para Ulama dan tokoh agama dapat memberikan masukan maupun doa kepada Polri maupun seluruh anggotannya agar dapat dilancarkan dalam melaksanakan tugasnya dimanapun. 

"Tentunya harapan kami dengan silaturahmi-silaturahmi dengan pertemuan-pertemuan yang ada ini tentunya kita bisa saling mengisi. Bisa saling mengingatkan dan kami juga tentunya butuh untuk diberikan masukan, nasihat. Sehingga kami semua jajaran institusi Polri terus bisa melaksanakan tugas pokok kami dengan sebaik-baiknya," tutup Sigit.

Dr. Devie Rahmawati: Setiap Anggota Polri Adalah Humas yang Menjaga Kepercayaan Publik

Jakarta, 30 Oktober 2025 – Di tengah derasnya arus informasi dan banjir konten digital, peran Humas Polri menjadi semakin strategis sebagai garda depan dalam menjaga kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian. Hal tersebut disampaikan oleh Dr. Devie Rahmawati, Associate Professor Universitas Indonesia, dalam Dialog Kebangsaan Divhumas Polri T.A. 2025 yang digelar dalam rangka Hari Jadi ke-74 Humas Polri, bertempat di STIK-PTIK Lemdiklat Polri Jakarta Selatan, Kamis (30/10/2025).

Dr. Devie menegaskan bahwa dunia komunikasi kini memasuki era Experience Economy dan Attention Economy. Dalam era ini, perhatian publik menjadi aset paling berharga, dan keberhasilan sebuah institusi tidak lagi hanya diukur dari apa yang disampaikan, tetapi dari bagaimana pesan itu dihadirkan dan dirasakan oleh masyarakat.

“Tantangan terbesar Humas Polri saat ini bukan sekadar bagaimana menarik perhatian publik, tetapi bagaimana mempertahankannya agar pesan institusi tidak tenggelam di tengah kebisingan digital,” ujar Dr. Devie. “Setiap anggota Polri sejatinya adalah humas. Polisi bukan berdiri untuk masyarakat, tetapi adalah bagian dari masyarakat itu sendiri.”

Menurut Dr. Devie, komunikasi publik Polri perlu dibangun di atas empat elemen utama: hiburan (entertainment), pendidikan (educational), estetika (aesthetic), dan keaslian (authentic). Ia menekankan, hiburan dalam konteks komunikasi bukan berarti sekadar menyenangkan, melainkan menenangkan dan menuntun pada kebenaran. Estetika mencerminkan profesionalisme dan kenyamanan pelayanan, sedangkan keaslian menunjukkan ketulusan serta karakter sejati institusi Polri.

Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa fenomena “lost in the scroll” yang diungkap Forbes menjadi tantangan nyata bagi lembaga seperti Humas Polri. Di tengah derasnya arus konten media sosial, perhatian publik sangat mudah teralihkan. Karena itu, komunikasi Polri perlu disajikan secara menarik, ringkas, dan relevan agar pesan penting tidak hilang di tengah kebisingan digital.

“Pesan apa pun, termasuk dari Polri, jika tidak disampaikan dengan cara yang sesuai dengan pola konsumsi digital masyarakat, akan mudah terlewatkan,” jelasnya. “Judul yang kuat, kalimat pembuka yang menarik, serta visual yang bermakna menjadi kunci agar pesan Polri dapat diterima dengan baik.”

Dr. Devie juga menegaskan bahwa membangun citra positif Polri tidak dapat dilakukan hanya melalui strategi komunikasi formal, tetapi melalui praktik komunikasi yang hidup dalam keseharian anggota di lapangan. Masyarakat menilai kinerja Polri bukan hanya dari keberhasilan penegakan hukum, tetapi juga dari cara setiap anggota berbicara, bersikap, dan berinteraksi.

“Komunikasi bukan pekerjaan tambahan, tetapi bagian dari tugas inti Polri,” tegasnya. “Kepercayaan publik tidak dimulai dari seragam, pangkat, atau jabatan—melainkan dari tutur kata dan empati dalam berinteraksi.”

Sebagai penutup, Dr. Devie mengingatkan bahwa di era digital, komunikasi bukan lagi tentang siapa yang paling sering berbicara, melainkan siapa yang paling tulus dan autentik dalam menyampaikan pesan.

“Dunia tidak kekurangan informasi, melainkan kekurangan makna,” ujarnya. “Setiap pesan Humas Polri harus membawa nilai, kejujuran, dan empati. Karena pada akhirnya, Polri tidak hanya bekerja untuk masyarakat — Polri adalah bagian dari masyarakat itu sendiri.”

Polri Berbenah: Wakapolri Tinjau Peningkatan Pelayanan SPKT di Denpasar — Jawaban Nyata terhadap Tuntutan Masyarakat akan Pelayanan Cepat, Adil, dan Transparan

Denpasar, 30 Oktober 2025 — Kepolisian Negara Republik Indonesia terus melakukan pembenahan menyeluruh dalam pelayanan publik, menjawab tuntutan masyarakat akan kinerja kepolisian yang cepat, adil, dan transparan. Sebagai wujud nyata dari komitmen tersebut, Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M. meninjau langsung implementasi Pamapta dan peningkatan pelayanan Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) di Polresta Denpasar, Polda Bali. Kegiatan ini merupakan bagian dari program Quick Wins Akselerasi Transformasi Polri yang menjadi tonggak penting dalam memperkuat kepercayaan publik terhadap Polri.

Sesuai dengan instruksi langsung dari Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., seluruh pelayanan kepolisian di SPKT — baik di tingkat Polsek, Polres, hingga Polda di seluruh Indonesia — harus direvitalisasi secara menyeluruh. Revitalisasi ini dilakukan dengan mengaktifkan kembali peran Pamapta sebagai sistem komando terintegrasi yang mampu merespons laporan masyarakat secara cepat, mendatangi TKP (Tempat Kejadian Perkara), serta menindaklanjuti laporan kejahatan dan gangguan kamtibmas secara tepat dan terukur. Langkah ini menjadi bagian penting dalam membangun sistem pelayanan publik Polri yang modern, responsif, dan akuntabel. Melalui revitalisasi tersebut, setiap laporan masyarakat akan langsung terhubung ke jaringan pengawasan terpadu dari Mabes hingga kewilayahan, memastikan respon cepat dan penanganan yang transparan di seluruh Indonesia.

Dalam kegiatan tersebut, Wakapolri didampingi oleh sejumlah pejabat tinggi Polri, antara lain Irjen Pol. Umar Effendi, S.I.K., M.Si. selaku Kasatgas Penjamin Mutu Akselerasi Transformasi Polri dan Dosen Kepolisian Utama PTIK Lemdiklat Polri; Irjen Pol. Iman Prijantoro, S.H. selaku Analis Kebijakan Utama Bidang Manajemen Operasional Itwasum Polri; Irjen Pol. Daniel Adityajaya, S.H., S.I.K., M.Si. selaku Kapolda Bali; serta jajaran pejabat utama Polda dan Polresta Denpasar. Kehadiran para pejabat tinggi ini menunjukkan keseriusan Polri dalam memastikan bahwa transformasi pelayanan publik berjalan nyata hingga ke tingkat terdepan.

Wakapolri menegaskan bahwa peningkatan pelayanan publik merupakan prioritas utama Polri dalam mewujudkan lembaga kepolisian yang profesional, modern, dan dipercaya masyarakat. Dalam arahannya, ia menyoroti pentingnya penguatan fungsi SPKT dan Pamapta. “Pamapta harus berani dan tegas memimpin serta mengarahkan piket fungsi, karena Pamapta adalah Kapolres di luar jam dinas,” ujarnya. Ia juga menekankan perlunya penyesuaian pola patroli berdasarkan tingkat kerawanan wilayah agar kehadiran Polri benar-benar dirasakan masyarakat. Sebagai langkah konkret, Polri akan meluncurkan pilot project penerapan Pamapta pada pelaksanaan Apel Kasatwil mendatang sebagai model nasional dalam meningkatkan efektivitas pengawasan dan respon cepat di lapangan.

Dalam tinjauannya, Wakapolri juga memberikan perhatian terhadap peningkatan fasilitas di SPKT agar masyarakat merasa nyaman saat melapor. Polri tengah menyiapkan sejumlah fasilitas pendukung, antara lain ruang bermain anak, ruang laktasi bagi ibu menyusui, serta ruang KASPKT yang dilengkapi perlengkapan operasional seperti rompi, senjata listrik, body vest, jas hujan, dan Quick Response Set Sabhara. Semua ini dirancang untuk menciptakan pelayanan yang ramah, humanis, dan inklusif bagi seluruh masyarakat yang datang ke kantor polisi.

Dari sisi teknologi, Polri terus mengembangkan sistem digitalisasi pelayanan publik. Sistem pelaporan akan dilengkapi fitur identifikasi pelapor — berupa foto, nama, dan lokasi — yang dapat dipantau langsung oleh petugas on duty. Operator di SPKT juga dapat mengarahkan kamera, melakukan video tour di titik rawan, dan memantau situasi lalu lintas secara real-time melalui video drone. Sistem ini akan segera diintegrasikan dengan aplikasi Mabes Polri guna membentuk data tunggal tanpa duplikasi, mempercepat proses analisis, serta memastikan setiap laporan dapat direspons dengan akurat.

Wakapolri menegaskan bahwa seluruh inovasi dan sistem pelayanan digital ini tidak boleh berhenti pada tataran formalitas. “Semua aplikasi dan perangkat yang dibangun harus benar-benar digunakan untuk melayani masyarakat, bukan sekadar menjadi simbol modernisasi. Polri harus hadir dengan bukti kerja, bukan hanya janji,” tegasnya. Ia juga mendorong penggunaan body camera sebagai alat pengawasan dan bukti otentik dalam setiap kegiatan kepolisian di lapangan.

Langkah-langkah tersebut menjadi jawaban konkret Polri terhadap berbagai kritik dan isu negatif yang berkembang di masyarakat mengenai pelayanan kepolisian yang dinilai belum maksimal. Melalui transformasi digital, penguatan peran Pamapta, dan revitalisasi SPKT secara nasional, Polri menunjukkan komitmen kuat untuk menghadirkan pelayanan publik yang lebih cepat, transparan, dan berkeadilan.

“Polri harus berubah dan terus berbenah. Masyarakat berhak mendapatkan pelayanan terbaik, dan Polri harus hadir dengan wajah humanis, profesional, dan mampu memberikan rasa aman,” ujar Wakapolri menutup arahannya.

Dengan implementasi terukur dan komitmen berkelanjutan dari seluruh jajaran, Polri optimistis ke depan pelayanan SPKT di seluruh Indonesia akan menjadi simbol nyata dari transformasi Polri menuju institusi yang modern, transparan, dan dipercaya rakyat.

Kamis, 30 Oktober 2025

Sambut HUT ke-80, Brimob Polda Sulut Gelar Donor Darah dan Khitanan Massal

MANADO, Humas Polda Sulut - Satuan Brimob Polda Sulawesi Utara melaksanakan kegiatan bakti sosial berupa donor darah dan khitanan massal yang diselenggarakan di Makosat Brimob Polda Sulut, Paniki Manado, Kamis (30/10/2025).

Bakti sosial ini digelar dalam rangka memperingati HUT ke-80 Korps Brimob Polri, yang jatuh pada tanggal 14 November 2025.

Kegiatan ini diikuti oleh personel TNI-Polri, Bhayangkari serta masyarakat sekitar Kota Manado, sebagai bentuk nyata sinergi, soliditas, serta kepedulian terhadap sesama.

"Melalui kegiatan ini, Brimob Polda Sulut menunjukkan bahwa pengabdian bukan hanya di medan tugas, tetapi juga di tengah masyarakat yang membutuhkan setetes darah bagi kemanusiaan. Dan juga membantu warga yang memiliki anak untuk dikhitan," ujar Dansat Brimob Polda Sulut Kombes Pol Agung Anggoro.

Dalam kegiatan donor darah dan khitanan massal, Brimob Polda Sulut menggandeng PMI Sulut dan Bidang Dokkes Polda Sulut. Kegiatan ini mengumpulkan sebanyak 60 kantong darah sedangkan yang ikut khitanan massal sebanyak 44 orang. 

"Mari terus perkuat kebersamaan, tingkatkan semangat pengabdian, dan jadikan momentum HUT Brimob sebagai panggilan untuk terus berbuat baik bagi negeri," pungkas Dansat.

Peringati Hari Jadi ke-74, Humas Polri Gelar Sarasehan dan Dialog Kebangsaan

Jakarta – Humas Polri memperingati Hari Jadi ke-74 dengan menggelar Sarasehan dan Dialog Kebangsaan bertajuk “Transformasi Polisi Humanis Guna Mendukung Harapan Masyarakat” di Auditorium STIK Lemdiklat Polri, Jakarta, Kamis (30/10/2025). Acara dimulai pukul 08.00 WIB dan dihadiri oleh Kadivhumas Polri Irjen Pol Sandi Nugroho, sejumlah pejabat utama Mabes Polri, pejabat Divhumas Polri, para Kabidhumas Polda Jajaran, para pemimpin redaksi media nasional, serta para Kadivhumas Polri pada masanya.

Sejumlah mantan Kadivhumas yang turut hadir dalam acara ini yaitu Irjen Pol (Purn) Drs. Sidarto Danusubroto S.H., Komjen Pol (Purn) Drs. Togar M. Sianipar, Komjen Pol (Purn) Drs. Didi Widayadi, Irjen Pol (Purn) Drs. Sisno Adiwinoto, M.M., Komjen Pol (Purn) Drs. Nanan Soekarna, Irjen Pol (Purn) Drs. H. Iskandar Hasan, S.H., M.H., Komjen Pol (Purn) Drs. H. Saud Usman Nasution, S.H., M.H., M.M., Komjen Pol (Purn) Dr. Anang Iskandar, S.H., M.H., Irjen Pol (Purn) Dr. Ronny Franky Sompie, S.H., M.H., serta Komjen Pol (Purn) Drs. Setyo Wasisto, S.H.

Acara juga dihadiri oleh Ibu Ruby M. Jasin, istri dari almarhum Komjen Pol M. Jasin, beserta keluarga. Kehadiran mereka menjadi momen penghargaan atas jasa-jasa pahlawan kepolisian yang telah meletakkan dasar kuat bagi pengabdian Polri kepada bangsa.

Ketua Panitia, Kombes Pol Komang Suartana, menegaskan bahwa peringatan Hari Jadi ke-74 Humas Polri bukan hanya seremoni, tetapi juga momentum refleksi.
“Pelaksanaan Hari Jadi ke-74 Humas Polri ini sebagai bentuk rasa syukur atas perjalanan pengabdian dalam memberikan pelayanan informasi kepada masyarakat, serta menguatkan peran Humas Polri sebagai jembatan komunikasi dua arah dalam membangun citra positif dan meningkatkan kepercayaan publik,” ujarnya.

Ia menambahkan, tema yang diangkat tahun ini mencerminkan semangat transformasi Polri menuju institusi yang lebih profesional, akuntabel, dan humanis.
“Melalui tema Polisi Humanis Harapan Masyarakat, kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkan nilai-nilai empati, kepedulian, serta pengabdian kepada masyarakat,” imbuhnya.

Acara diawali dengan doa, tarian pembuka, dan laporan panitia, dilanjutkan sarasehan menghadirkan narasumber mantan Wakapolri Komjen Pol (Purn) Nanan Soekarna, penasihat ahli Kapolri bidang media sosial Rustika Herlambang, mantan anggota DPR RI Johan Budi, serta aktivis HAM Usman Hamid.

Selanjutnya, dilakukan Dialog kebangsaan yang menghadirkan Komjen Pol (Purn) Didi Widayadi, sejarawan Lorenzo Yauwerissa, serta akademisi Dr. Devie Rahmawati turut memperkaya perspektif kebangsaan. penyerahan cinderamata kepada keluarga M. Jasin sebagai bentuk apresiasi dan penghormatan kepada pahlawan nasional. 

Rangkaian kegiatan diakhiri dengan pemotongan tumpeng dan ditutup dengan menyanyikan lagu Bagimu Negeri sebagai bentuk rasa syukur serta simbol pengabdian Humas Polri kepada bangsa.

Peringatan Hari Jadi ke-74 ini diharapkan semakin memperkuat citra positif Polri di mata masyarakat, serta meneguhkan peran Humas sebagai garda depan komunikasi publik yang humanis dan terpercaya.

Satlantas Polres Minut, Hadirkan Situasi Lalu Lintas Yang Aman Demi Kelancaran Aktifitas Masyarakat

AIRMADIDI, Humas Polres Minut - Dalam rangka menciptakan keamanan dan kelancaran lalu lintas, satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Minut, melaksanakan kegiatan Strong Point di jalan SBY Airmadidi Minahasa Utara, Rabu (29/10/2025) .

Kegiatan ini dipimpin oleh Kasat Lantas Polres Minut IPTU Diko, adapun kegiatan ini merupakan agenda rutin yang bertujuan, guna memberikan rasa aman kepada masyarakat, serta menjaga ketertiban lalu lintas Diwilayah perkotaan .

Dengan kehadiran personel Satlantas di titik-titik strategi, diharapkan masyarakat semakin sadar akan pentingnya mematuhi peraturan lalu lintas dan melengkapi kendaraan sesuai ketentuan yang berlaku .

"Kegiatan ini menjadi wujud komitmen Polres Minut, dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, serta menjaga situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif Diwilayah hukum Polres Minut .

Rabu, 29 Oktober 2025

Presiden Pimpin Pemusnahan 214,84 Ton Narkoba oleh Polri, Kapolri: Tindak Lanjut Asta Cita

Jakarta - Polri menggelar kegiatan pemusnahan narkoba sebanyak 214,84 ton senilai Rp29,37 Triliun. Barang bukti berbagai jenis narkotika itu diperoleh dari hasil pengungkapan sepanjang satu tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. 

Pemusnahan barang bukti narkoba sebanyak 214,84 ton tersebut dihadiri langsung oleh Presiden Prabowo Subianto sekaligus memimpin pemusnahan barang haram tersebut di Lapangan Bhayangkara, Jakarta Selatan, Rabu (29/10/2025).

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan bahwa, pengungkapan narkoba senilai Rp28,37 T itu merupakan komitmen Polri dalam mengawal serta menindaklanjuti Asta Cita Presiden Prabowo.  

"Upaya pemberantasan narkoba merupakan tindak lanjut dari misi Asta Cita Bapak Presiden RI yang juga ditegaskan melalui sasaran prioritas ke-4 pada Program Pemerintah, yaitu pencegahan dan pemberantasan narkoba," kata Sigit di Lapangan Bhayangkara. 

Sigit memaparkan, sepanjang periode Oktober 2024 hingga Oktober 2025, Korps Bhayangkara telah melakukan pengungkapan kasus tindak pidana narkoba sebanyak 49.306 kasus. Dengan total 65.572 tersangka. 

Adapun barang bukti narkoba yang disita dan dimusnahkan di antaranya adalah, 186,7 ton ganja, 9,2 ton sabu, 1,9 ton tembakau gorila, 2,1 juta butir ekstasi, 13,1 juta butir obat keras, 27,9 kilogram ketamin, 34,5 kilogram kokain. 

Lalu, 6,8 kilogram heroin, 5,5 kilogram THC, 18 liter etomidate, 132,9 kilogram hashish, 1,4 juta butir happy five serta 39,7 kilogram happy water.

"Menyelamatkan kurang lebih 629,93 juta jiwa dari potensi penyalahgunaan narkoba," ujar Sigit. 

Dalam hal ini, total barang bukti narkoba yang sudah dimusnahkan seberat 212,7 ton, sebagaimana SOP yang telah diatur dalam Pasal 91 ayat (2) UU No.35 Tahun 2009 tentang Narkotika, yaitu pemusnahan barang sitaan Narkotika dilakukan paling lama 7 hari setelah memperoleh penetapan pemusnahan dari Kepala Kejaksaan Negeri setempat.

Di sisi lain, Sigit juga menyebut bahwa, Polri telah mengidentifikasi 228 kampung narkoba di seluruh Indonesia. Kemudian, Polisi melakukan berbagai upaya untuk mengubah tempat itu bebas dari narkotika. 

"Dan 118 di antaranya telah berhasil ditransformasi menjadi Kampung Bebas Dari Narkoba," tutup Sigit.

Tren Narkoba Baru Ketamine-Etomidate, Kapolri: Akan Ada Terobosan Hukum

Jakarta - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan bahwa pihaknya menemukan tren baru penyalahgunaan narkoba yang cukup mengkhawatirkan. 

Menurut Sigit, tren itu penggunaan senyawa berbahaya berupa Ketamine dengan cara dihirup melalui hidung dan Etomidate yang dicampur dengan liquid vape dan kemudian dihisap menggunakan pods. 

"Kedua senyawa berbahaya tersebut belum diatur dalam produk hukum, sehingga penggunanya tidak dapat dipidana," kata Sigit dalam pemusnahan narkoba di Lapangan Bhayangkara, Jakarta Selatan, Rabu (29/10/2025).

Oleh karena itu, Sigit menegaskan, Polri sebagai bagian dari Komite Nasional Narkotika, Psikotropika, dan Prekursor, saat ini sedang bekerja sama dengan Tim Kerja Akses Obat Kemenkes RI. 

Hal itu, kata Sigit dilakukan untuk mencari suatu terobosan hukum terkait penggolongan senyawa berbahaya Ketamine dan Etomidate. 

"Agar dapat dilampirkan dalam daftar yang dimuat dalam revisi UU Narkotika, termasuk dalam jangka pendek dituangkan dalam Lampiran Permenkes terkait penggolongan narkotika," tegas Sigit. 

Dengan adanya terobosan hukum itu, Sigit menjelaskan, pengguna senyawa berbahaya dapat dilakukan penegakan hukum atau pidana. 

"Diharapkan ke depannya penyalahgunaan kedua senyawa berbahaya tersebut dapat dipidana," tutup Sigit.

Ramah Dan Dekat Dengan Anggota, Kapolres Minut Beri Arahan Sambil Lesehan

AIRMADIDI, Humas Polres Minut - Gaya kepemimpinan Kapolres Minut kembali menarik perhatian, dikenal sebagai sosok yang ramah dan dekat dengan anggota, Kapolres AKBP AULIYA RIFQIE A. DJABAR, S.I.K., M.Si., memilih cara berbeda dalam memberikan arahan, yakni dengan duduk lesehan bersama personel .

Momen sederhana ini, berlangsung di lobby Mapolres Minut, tanpa kursi dan meja, Kapolres duduk sejajar dengan anggota serta beberapa PJU, menciptakan suasana santai, namun penuh makna kebersamaan .

Dalam arahannya, menekankan pentingnya meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, menjaga kedisiplinan, tuntas dalam pekerjaan dan jangan menunda pekerjaan, jaga kekompakan antara anggota, Kapolres juga mengingatkan bahwa, tugas kepolisian bukan sekedar penegakkan hukum, akan tetapi memberikan rasa aman dan nyaman kepada seluruh lapisan masyarakat .

Tidak hanya memberikan arahan, Kapolres juga membuka ruang dialog, anggota yang hadir diberi kesempatan menyampaikan ide, masukkan bahkan kendala yang dihadapi baik dalam pekerjaan maupun Dilapangan, diskusi berlangsung akrab dan cair, mencerminkan pola kepemimpinan yang humanis .

Bagi para anggota, gaya kepemimpinan ini, memberikan semangat tersendiri, mereka merasa dihargai, didengar dan semakin termotivasi dalam menjalankan tugas, kebersamaan sederhana lewat lesehan, ini pun menjadi simbol bahwa seorang pimpinan bukan hanya berada didepan untuk memberi perintah, tetapi juga hadir ditengah anggota, untuk mendengarkan, memahami dan menguatkan .

Kasat Lantas Polres Minut Bersama Anggota Tutup Jalan Berlubang di Zero Point

AIRMADIDI, Humas Polres Minut – Sebagai bentuk kepedulian terhadap keselamatan pengguna jalan, Kasat Lantas Polres Minut IPTU Ismail Diko, S.Sos bersama anggota turun langsung menutup jalan berlubang di kawasan Zero Point, Rabu (29/10/2025).

Kegiatan tersebut dilakukan untuk mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas akibat kondisi jalan yang rusak serta memberikan kenyamanan bagi para pengendara yang melintas di jalur tersebut.

Dalam kesempatan tersebut, IPTU Ismail Diko, S.Sos menyampaikan bahwa langkah cepat ini merupakan bagian dari komitmen Satuan Lalu Lintas Polres Minahasa Utara dalam menciptakan situasi lalu lintas yang aman dan kondusif.

“Kami melakukan penanganan sementara dengan menutup jalan berlubang agar pengguna jalan tidak mengalami kendala atau bahaya saat melintas. Langkah ini juga merupakan bentuk kepedulian kami terhadap keselamatan masyarakat,” ujar IPTU Ismail Diko, S.Sos.

Beliau juga menambahkan bahwa pihaknya akan terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk penanganan secara permanen terhadap jalan yang mengalami kerusakan.

“Kami berharap masyarakat turut berperan aktif menjaga keamanan dan ketertiban berlalu lintas serta selalu berhati-hati saat berkendara,” tambahnya.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan dapat semakin terjamin, serta menjadi contoh nyata kepedulian Polres Minahasa Utara terhadap masyarakat.

Apel Pagi Satfung Polres Minut, Wujud Pendisiplinan Anggota Polri, Sebelum Melaksanakan Kegiatan Kepolisian

AIRMADIDI, Humas Polres Minut - Pelaksanaan apel pagi Satfung merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan, oleh personil Polres Minut Setiap Hari Rabu Minggu berjalan, serta menyampaikan terkait situasi Diwilayah hukum Polres Minut .

Apel pagi Satfung merupakan wujud dari pada kedisiplinan personil dan sarana dalam menerima arahan pimpinan, pelaksanaan apel pagi merupakan kewajiban bagi setiap anggota Polri, selain untuk mendengar arahan pimpinan/Kasatfung, apel pagi juga bermanfaat untuk melatih kedisiplinan dan tanggung jawab bagi setiap anggota Polri, Rabu (29/10/2025) .

Pelaksanaan Apel Pagi Satfung, yang dilaksanakan dihalaman Mako Polres Minut, anggota yang melaksanakan apel, mendengarkan dengan baik arahan yang disampaikan oleh masing-masing Kasatfung .

Dalam pelaksanaan apel pagi ini, masing-masing Kasatfung, mengecek jumlah anggota melalui laporan dari danton, untuk mengetahui kehadiran anggota, dalam kegiatan apel, dan memberikan beberapa penekanan, berkaitan dengan pelaksanaan tugas sejari-hari, bahwa diharapkan seluruh anggota melaksanakan tugas kepolisian dengan maksimal dengan memberikan pelayanan, perlindungan dan pengayoman kepada masyarakat .

Selasa, 28 Oktober 2025

Kapolres Minut Pimpin Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda Tahun 2025

AIRMADIDI, Humas Polres Minut – Kapolres Minahasa Utara (Minut) AKBP Auliya Rifqie A. Djabar, SIK, M.Si memimpin langsung upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-97 yang digelar di halaman Mapolres Minahasa Utara, Selasa (28/10/2025).

Upacara diikuti oleh seluruh pejabat utama Polres Minut, personel Polri dan ASN. Dengan mengusung tema “Pemuda Pemudi bergerak Indonesia Bersatu”, kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat semangat persatuan dan nasionalisme di kalangan generasi muda.

Dalam amanatnya, Kapolres Minut AKBP Auliya Rifqie A. Djabar, SIK, M.Si menyampaikan bahwa semangat Sumpah Pemuda harus terus dihidupkan dalam setiap sendi kehidupan, terutama di tengah tantangan globalisasi dan kemajuan teknologi.

“Kita semua, khususnya para pemuda, memiliki tanggung jawab besar untuk menjaga persatuan, memperkokoh kebangsaan, dan berkontribusi nyata bagi kemajuan bangsa. Semangat Sumpah Pemuda harus menjadi energi positif untuk terus berkarya dan berinovasi,” ujar Kapolres.

Peringatan Hari Sumpah Pemuda di Polres Minut tahun ini berlangsung khidmat dan penuh semangat, mencerminkan komitmen Polres Minahasa Utara dalam menumbuhkan nilai-nilai nasionalisme dan cinta tanah air di kalangan generasi muda.

Pastikan Keamanan dan Ketertiban Tahanan, Pamapta A Polres Minut Lakukan Pengecekan Di Ruang Tahanan

Airmadidi, Humas Polres Minut - Guna memastikan keamanan dan ketertiban dilingkungan tahanan, Pamapta A Polres Minut Aiptu Junaidi Umawaitina bersama anggota jaga, melaksanakan pengecekan langsung ke ruang tahanan (Rutan) Polres Minut (27/10/2025) .

Kegiatan ini dilakukan , sebagai tindak lanjut, usai pelaksanaan serah terima tugas penjagaan, guna memastikan seluruh fasilitas dan kondisi para tahanan dalam keadaan baik dan lengkap .

Pengecekan meliputi pemeriksaan jumlah tahanan, kondisi ruang tahanan, hingga keamanan fasilitas pendukung yang ada di dalam area rutan Polres Minut .

Kapolres Minut AKBP AULIYA RIFQIE A. DJABAR, S.I.K., M.Si., melalui Pamapta A menyampaikan bahwa, pemeriksaan rutin tersebut merupakan bagian dari upaya pengawasan internal, untuk mencegah terjadinya gangguan keamanan maupun pelanggaran di dalam ruang tahanan .

"Setiap personel, wajib melakukan pengecekan secara menyeluruh, setelah pergantian tugas, agar situasi tetap terkendali dan tidak ada potensi pelanggaran yang luput dari perhatian," jelas Junet .

Selain pengecekan fisik, petugas juga berinteraksi langsung dengan para tahanan, untuk memastikan kondisi kesehatan mereka dalam keadaan baik serta tidak ada keluhan yang berarti 

Dari hasil pengecekan, seluruh tahanan terpantau dalam kondisi sehat, lengkap, dan situasi Rutan Polres Minut dalam keadaan aman dan terkendali .

Senin, 27 Oktober 2025

Ditresnarkoba Polda Sulut Amankan 1 Terduga Pengedar Beserta 40 Paket Sabu di Manado

MANADO, Humas Polda Sulut - Tim Subdit I Ditresnarkoba Polda Sulawesi Utara (Sulut) mengamankan 1 orang terduga pengedar beserta 40 paket kecil narkotika jenis sabu, pada Selasa (21/10/2025), sekitar pukul 18.30 Wita.

Direktur Resnarkoba Polda Sulut Kombes Pol Arie Fadlani, mengatakan, pengungkapan kasus ini bermula dari adanya informasi warga masyarakat.

“Sebelumnya Tim Subdit I mendapat informasi dari masyarakat tentang dugaan peredaran sabu yang dilakukan oleh seorang pria di wilayah Kelurahan Dendengan Dalam, Kecamatan Tikala, Kota Manado,” ujarnya, Senin (27/10/2025) siang.

Berbekal informasi tersebut, tim dipimpin Kasubdit I Kompol Muhlis Suhani, segera melakukan penyelidikan hingga berhasil menangkap terduga pengedar sabu.

"Terduga pengedar pria berinisial S (27), warga Kecamatan Wanea, Kota Manado. Ditangkap di salah satu kamar kost yang berada di Jalan Pingkan Matindas Kelurahan Dendengan Dalam, Kecamatan Tikala,” jelas Kombes Pol Arie.

Dalam penangkapan, tim juga melakukan penggeledahan di dalam kamar tersebut dan mendapati sejumlah paket kecil sabu dengan berat kotor sekitar 37 gram, yang tersimpan di dalam kaleng yang dililit lakban warna biru di atas meja rias.

"Terduga pengedar beserta sejumlah barang bukti telah diamankan di kantor Ditresnarkoba Polda Sulut untuk diperiksa, dan kasus ini dalam pengembangan lebih lanjut," pungkas Kombes Pol Arie.

Sementara itu Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Alamsyah Parulian Hasibuan, mengimbau masyarakat agar menghindari peredaran maupun penyalahgunaan narkotika.

“Atas nama Bapak Kapolda Sulut, kami mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi peran aktif masyarakat dalam upaya pemberantasan narkotika dengan memberikan informasi kepada petugas kepolisian, sehingga kasus ini berhasil diungkap. Kami juga mengimbau masyarakat agar menghindari peredaran maupun penyalahgunaan narkotika jenis apapun. Karena selain merugikan kesehatan, juga bisa berhadapan dengan hukum serta mendapatkan sanksi yang tegas," tutup Kombes Pol Hasibuan.

Polres Minut, Amankan Eksekusi Pengosongan Lahan Di Airmadidi

Airmadidi, Humas Polres Minut - Polres Minut melaksanakan pengamanan kegiatan eksekusi pengosongan lahan, oleh pengadilan Negeri Airmadidi, bertempat di desa Airmadidi Kec. Airmadidi Kab. Minut, kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari putusan hukum yang telah berkekuatan tetap, Senin (27/10/2025). 

Pengamanan dalam kegiatan tersebut, dipimpin langsung oleh Kabag Ops Polres Minut AKP Fatrisius Hugu Muris Pandenaa, S.H., bersama personil gabungan, Polri, TNI, Sat Pol PP yang telah ditunjuk sesuai Surat Petintah, adapun keterlibatan Personil Polri, TNI, Sat Pol PP, bertujuan untuk menjamin pelaksanaan eksekusi berjalan dengan baik, aman, tertib dan lancar sesuai prosedur .

Sebanyak 150 personil gabungan diterjunkan, untuk mendukung pengamanan eksekusi lahan tersebut, personil yang diturunkan terdiri dari berbagai satuan fungsi di Polres Minut ditambah personel Brimob Polda Sulut, guna mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan serta menjaga ketertiban masyarakat disekitar lokasi .

Selama proses eksekusi berlangsung, petugas kepolisian juga memberikan himbauan kepada masyarakat, untuk tetap tenang dan tidak melakukan tindakan provokatif yang dapat mengganggu jalannya proses hukum, aparat juga berkoordinasi dengan pemerintah desa setempat, guna menciptakan suasana yang kondusif ditengah masyarakat .

Kegiatan pengamanan eksekusi pengosongan lahan tersebut, berakhir dalam keadaan aman, tertib dan lancar tanpa adanya gangguan, Polres Minut menyampaikan terima kasih atas kerja sama semua pihak, dan berharap masyarakat tetap menghormati serta mendukung proses hukum yang sedang berjalan .

Jaga Sitkamtibmas, Polres Minut Laksanakan KRYD

Airmadidi, Humas Polres Minut - Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas), Polres Minut melaksanakan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD), Minggu (26/10/2025) Malam .

Kegiatan ini dilakukan di depan mako Polres Minut, dengan melakukan Riksa pada setiap Kendaraan Yang Melintas, guna memastikan barang-barang ilegal yang melintas Diwilayah hukum Polres Minut .

Adapun kegiatan KRYD ini dilaksanakan, sebagai bentuk implementasi program prioritas Kapolri dalam peningkatan kinerja pemeliharaan Kamtibmas, dan juga Harkamtibmas yang efektif .

Kapolres Minut AKBP AULIYA RIFQIE A. DJABAR, S.I.K., M.Si., melalui Kasi Humas IPDA Is Mokoagow bahwa, KRYD rutin dilakukan oleh Polres Minut dan Polsek Jajaran .

Kegiatan Patroli KRYD merupakan wujud nyata kehadiran Polri ditengah masyarakat, untuk memberikan rasa aman, serta mencegah potensi gangguan Kamtibmas Diwilayah hukum Polres Minut .

Dengan kegiatan rutin yang ditingkatkan ini, Polres Minut dan jajaran, terus berupaya mewujudkan wilayah yang aman, tertib dan kondusif, demi kenyamanan masyarakat, tutup Kasi Humas .

Minggu, 26 Oktober 2025

Pakar Puji Polri Ungkap 38 Ribu Kasus Narkotika, Wujud Ketangguhan Melindungi Masyarakat


Jakarta. Sepanjang Januari-Oktober 2025, Polri berhasil mengungkap 38 ribu kasus narkoba dan menyita hampir 200 ton barang bukti. 

Pengajar dan peneliti tetap program studi Hubungan Masyarakat Vokasi Universitas Indonesia, Devie Rahmawati, mengatakan angka itu menunjukkan ketangguhan polisi dalam melindungi masyarakat dari ancaman narkoba.

Devie menerangkan Polri telah menyelamatkan anak muda dari jebakan percobaan pertama dan membuat lingkungan kota dan kampus lebih aman. Tantangan berikutnya yakni harus meningkatkan daya cegah dan daya selamat di masyarakat, terutama menahan masuknya barang berbahaya.

"Ini bukan sekadar operasi rutin, tetapi penjagaan nyata atas masa depan anak-anak muda Indonesia," terang Devie, Sabtu (25/10/2025). 

Devie mengungkapkan bahaya ancaman narkoba kini sudah berubah jauh lebih kejam dan mematikan. Devie memaparkan menurut studi global, banyak remaja tidak rutin memakai narkoba tapi saat mereka mencoba sekali, barang yang beredar sering jauh lebih berbahaya.

"Barang-barang ini, banyak beredar lewat media sosial dan toko online sehingga anak muda mudah tertipu. Inilah sebabnya, menurut riset global, walau penggunaan narkoba di kalangan muda tidak meningkat, jumlah overdosis justru naik," ungkapnya.

Pengamat sosial ini lalu membuka hasil penelitian dari Australia dan Amerika Serikat. Katanya, memasuki usia 18-24 tahun (kuliah atau kerja awal), risikonya melonjak mulai dari pesta minum berlebihan (binge drinking) sampai vaping dan eksperimen zat baru.

"Di sinilah peran polisi, sekolah, kampus, orang tua, dan komunitas sangat penting untuk mencegah anak muda terjerumus," paparnya.

Devie menegaskan keberhasilan Polri dalam menangkap jaringan narkoba adalah wujud pilar pelindung. Ia mengatakan penegakan hukum harus tetap tegas untuk memutus jaringan pengedar.

Ia menyarankan dilakukan edukasi di sekolah dan kampus agar anak muda paham risiko dan tahu ke mana mencari bantuan. Kesiapsiagaan darurat, katanya, harus dilakukan supaya overdosis bisa cepat ditangani.

"Dengan kolaborasi seperti ini, keberhasilan polisi akan terasa langsung dampaknya dalam kehidupan masyarakat," tegasnya.

"Sekarang, saatnya kita semua ikut menjaga benteng ini dengan edukasi, kepedulian, dan kesiapsiagaan di lingkungan terdekat. Karena perang melawan narkoba bukan hanya soal menangkap pelaku, tapi menyelamatkan generasi," imbuhnya.

Mahfud MD Puji Polri Bongkar 38 Ribu Kasus Narkoba: Capaian Luar Biasa, Bukti Komitmen Asta Cita

Jakarta - Mahfud MD mengapresiasi langkah Polri yang berhasil mengungkap 38.943 kasus narkoba sepanjang Januari hingga Oktober 2025. Dari ribuan kasus itu, polisi juga menyita barang bukti narkotika dengan total berat mencapai 197,71 ton.

"Prinsipnya setiap keberhasilan tugas dalam perang melawan narkoba harus diapresiasi," ujar Mahfud dalam keterangan tertulis, Sabtu (25/10/2025).

Mahfud menilai capaian tersebut selaras dengan arahan Presiden Prabowo Subianto dalam Asta Cita, khususnya komitmen memberantas narkoba. Ia menegaskan agar Polri terus menjaga kedisiplinan dan konsistensi dalam menjalankan tugas.

"Terus perkuat keseriusan dan kedisiplinan Polri dalam menangani kasus narkoba ini. Harus juga dijaga pengendalian di dalam tubuh Polri," ucapnya.

Lebih lanjut, Mahfud mengingatkan pentingnya pengawasan internal agar tidak ada aparat yang terlibat dalam jaringan narkoba. Ia menekankan bahwa kebocoran dalam proses penanganan bisa merusak kepercayaan publik.

"Yang terpenting harus juga dijaga jangan sampai terjadi kebocoran, misalnya kasus yang gagal diungkap atau hilangnya barang bukti karena kolusi yang melibatkan aparat," tegasnya.

Sebelumnya, Polri mencatat sepanjang Januari hingga Oktober 2025 telah menangkap lebih dari 51 ribu pelaku penyalahgunaan narkoba. Kabareskrim Polri Komjen Syahardiantono menyebut keberhasilan tersebut sebagai bukti nyata komitmen institusinya.

"Pemberantasan dan pencegahan narkoba harus dilakukan terus-menerus. Pak Kapolri sudah menegaskan, perang melawan narkoba dari hulu ke hilir tidak boleh berhenti," kata Syahar dalam konferensi pers di Gedung Bareskrim Polri, Rabu (22/10).

Menurut Syahar, hasil ini merupakan bagian dari pelaksanaan Asta Cita ke-7 Presiden Prabowo-Gibran, yakni memberantas narkoba hingga ke akar.

Cegah Gangguan Kamtibmas, Polsek Kema Gelar Patroli Gabungan Ciptakan Rasa Aman Kepada Masyarakat

Airmadidi, Humas Polres Minut - Dalam rangka menjaga situasi Kamtibmas tetap aman dan kondusif, Polsek Kema menggelar Patroli Gabungan bersama TNI, Sabtu (25/10/2025) Malam .

Sebelum pelaksanaan Patroli terlebih dahulu, digelar apel gabungan yang dipimpin oleh Kapolsek Kema IPTU Repy Samel, adapun kegiatan ini turut melibatkan personil TNI Koramil Kauditan Kema dan anggota Polsek Kema .

Patroli dilakukan dengan menyusuri sejumlah titik strategi disekitar wilayah hukum Polsek Kema, adapun kehadiran aparat gabungan di jalan-jalan utama dan dititik rawan gangguan Kamtibmas, diharapkan mampu mencegah potensi gangguan keamanan serta memberikan rasa aman bagi masyarakat .

Kapolres Minut AKBP AULIA RIFQIE A. DJABAR, S.I.K., M.Si., melalui Kasi Humas IPDA I.Mokoagow menyampaikan bahwa, kegiatan Patroli gabungan ini merupakan wujud nyata kolaborasi antara TNI-POLRI .

"Dengan hadirnya Patroli gabungan ini, diharapkan dapat membantu memberikan rasa aman, bagi warga Kec. Kema, sehingga masyarakat dapat beraktifitas dengan aman dan nyaman, tutup Kasi Humas .

Pamapta II Polres Minut Melaksanakan Problem Solving Kasus Pencurian Ringan

Airmadidi, Humas Polres Minut - Pamapta II Polres Minut Aipda Palin bersama anggota, berhasil menyelesaikan kasus pencurian ringan, melalui pendekatan Problem Solving, yang dilaksanakan di Mako Polres Minut, Sabtu (25/10/2025) Malam .

Problem Solving dihadiri oleh kedua belah pihak pelaku dan korban, dalam proses tersebut, kedua belah pihak telah sepakat menyelesaikan permasalahan secara kekeluargaan .

Pelaku diberikan kesempatan, untuk memperbaiki perilakunya setelah membuat surat pernyataan resmi, yang disaksikan oleh pihak terkait, korban dengan tulus memaafkaan pelaku, serta proses penyelesaian berjalan dengan baik, aman dan lancar .

Menurut Aipda Palin, pendekatan kekeluargaan seperti ini, bertujuan guna menjaga keharmonisan masyarakat, terutama dalam kasus yang melibatkan pelanggaran ringan .

"Kami mengutamakan penyelesaian dengan cara damai serta memberikan kesempatan kepada pelaku untuk berubah, hal ini juga guna mencegah potensi konflik lanjutan, tutup Palin .

Sabtu, 25 Oktober 2025

Polda Sulut Gelar Sidang Kelulusan Seleksi PAG 2025 dan SBP 2026

MANADO, Humas Polda Sulut - Polda Sulawesi Utara (Sulut) menggelar sidang kelulusan tingkat Panitia Daerah seleksi Pendidikan Alih Golongan (PAG) dari bintara ke perwira Polri T.A. 2025 dan seleksi Sekolah Bintara Polisi (SBP) dari tamtama ke bintara T.A. 2026.

Sidang berlangsung di ruang Catur Prasetya Mapolda Sulut, pada Jumat (24/10/2025) siang. Sidang tersebut dipimpin oleh Irwasda Kombes Pol Yakub Dedy Karyawan didampingi Karo SDM Kombes Pol Slamet Waloya dan Kabid Propam Kombes Pol Reindolf Unmehopa, dihadiri para panitia dan peserta seleksi.

Jumlah peserta seleksi yang masuk sampai tahap tes pengetahuan kepolisian dan tes kemampuan komputer berjumlah 115 orang untuk seleksi PAG, dan 29 orang untuk seleksi SBP.

Dalam sidang kelulusan tingkat Panitia Daerah ini, sebanyak 27 orang (25 pria, 2 wanita) dinyatakan lulus dan berhak mengikuti Pendidikan Alih Golongan dari bintara ke perwira Polri T.A. 2025 di Setukpa Lemdiklat Polri, yang dijadwalkan dibuka pada 12 November 2025 dan ditutup 11 Desember 2025.

Sedangkan untuk SBP, sebanyak 27 orang pria dinyatakan lulus dan berhak mengikuti pendidikan SBP dari tamtama ke bintara Polri T.A. 2026 di Pusdik Sabhara Lemdiklat Polri yang akan dilaksanakan sesuai dengan Prodiklat T.A. 2026. Diketahui, kuota kelulusan untuk PAG maupun SBP tersebut, ditetapkan oleh Panitia Pusat.

Sementara itu Kapolda Sulut Irjen Pol Roycke Harry Langie dalam amanat tertulis dibacakan Irwasda, mengatakan, proses seleksi PAG T.A. 2025 dan SBP T.A. 2026 merupakan bagian dari pendidikan pengembangan umum personel Polri serta proses regenerasi dan pembinaan karir anggota Polri.

“Sekaligus sebagai upaya strategis untuk menyiapkan sumber daya manusia Polri yang unggul, profesional, dan berintegritas. Dimana proses seleksi dilaksanakan melalui berbagai tahapan guna mendapatkan bintara dan perwira Polri yang berkualitas, unggul, dan kompetitif,” kata Irwasda membacakan amanat.

Lanjutnya, setiap tahapan seleksi telah dilaksanakan dengan mengedepankan prinsip-prinsip “BETAH” (Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis).

“Hasil seleksi hari ini adalah cerminan komitmen kita untuk membangun Polri yang semakin dipercaya masyarakat,” ujar Irwasda.

Kepada para peserta yang dinyatakan lulus, diucapkan selamat dan diminta agar menggunakan kesempatan ini untuk belajar dan berlatih guna mempersiapkan diri untuk ke tahap selanjutnya serta menanamkan nilai-nilai disiplin, loyalitas, dan integritas sebagai insan bhayangkara sejati.

“Semoga para peserta dapat melalui proses pendidikan dengan lancar dan berhasil menjadi bintara maupun perwira Polri yang berkualitas, unggul, dan kompetitif,” ucap Irwasda.

Sedangkan bagi peserta yang belum lulus, diminta tidak berkecil hati, dan menjadikan seleksi ini sebagai pengalaman berharga untuk terus memperbaiki diri dan mempersiapkan pada kesempatan seleksi berikutnya.

Dalam amanat tertulis tersebut, Kapolda turut mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh panitia dan pengawas seleksi PAG T.A. 2025 dan SBP T.A. 2026 atas dedikasi serta kerja kerasnya dalam memastikan proses seleksi berjalan dengan baik dan berintegritas.

“Marilah kita jadikan kegiatan ini sebagai momentum untuk memperkuat semangat pembinaan sumber daya manusia Polri yang unggul, bermoral, dan siap menghadapi tantangan tugas ke depan demi terwujudnya Polri yang Presisi, yang dicintai oleh masyarakat,” pungkas Irwasda membacakan amanat Kapolda Sulut.

Jumat, 24 Oktober 2025

Anggota DPR Apresiasi Polri Bongkar 38 Ribu Kasus Narkoba, Bukti Nyata Wujudkan Asta Cita

Jakarta – Kepolisian Negara Republik Indonesia mencatat capaian besar dalam pemberantasan narkoba sepanjang Januari hingga Oktober 2025. Sebanyak 38.934 kasus berhasil diungkap dengan total barang bukti hampir mencapai 200 ton dan lebih dari 51 ribu pelaku ditangkap di seluruh Indonesia.

Anggota Komisi III DPR RI, Nasir Djamil, mengapresiasi langkah Polri yang dinilai konsisten menyelamatkan generasi bangsa dari ancaman narkoba.

“Keberhasilan pengungkapan peredaran gelap narkoba oleh Polri dalam jumlah besar sepanjang Januari hingga Oktober, menunjukkan komitmen Korps Bhayangkara untuk menyelamatkan Indonesia dari bahaya narkoba,” kata Nasir kepada wartawan, Kamis (23/10/2025).

Nasir menilai angka tersebut bukan hanya capaian, melainkan juga cerminan bahwa sindikat narkoba masih terus bergerak dan harus dihadapi dengan serius.

“Angka 38 ribu kasus dan barang bukti hampir mencapai 200 ton adalah angka yang besar dan realitas bahwa sindikat peredaran gelap narkoba masih eksis,” ujarnya.

Ia menekankan pentingnya dukungan negara dalam bentuk peralatan modern, peningkatan kompetensi, hingga penambahan anggaran untuk aparat yang bertugas.

Selain itu, Nasir juga mengingatkan agar Polri menjaga integritas internal.
“Pimpinan Polri juga diharapkan untuk memastikan jangan pernah ada lagi anggota mereka di semua level yang membeking peredaran gelap narkoba. Keterlibatan oknum polisi itu akan meruntuhkan moral institusi polisi dan masyarakat. Akhirnya mereka tidak total memutuskan mata rantai sindikat peredaran gelap narkoba di Indonesia,” tegasnya.

Lebih jauh, Nasir menyebut capaian Polri ini sejalan dengan program Presiden Prabowo Subianto dalam Asta Cita.
“Ini adalah wujud Polri menjalankan program Asta Cita Presiden Prabowo yang salah satunya soal pemberantasan narkoba,” ujarnya.

Kabareskrim Polri Komjen Syahardiantono menegaskan hal senada. Menurutnya, pengungkapan puluhan ribu kasus ini merupakan bukti nyata Polri menjalankan amanat Asta Cita ke-7 pemerintahan Prabowo-Gibran, yakni memberantas narkoba hingga ke akar.

“Pemberantasan dan pencegahan narkoba harus dilakukan terus-menerus. Pak Kapolri sudah menegaskan, perang melawan narkoba dari hulu ke hilir tidak boleh berhenti,” kata Syahar dalam konferensi pers di Gedung Bareskrim Polri, Rabu (22/10).

Brigadir Renita Rismayanti, Polwan Polri Raih Penghargaan Dunia — “UN Woman Police Officer of The Year 2023"

Jakarta, Oktober 2025 — Kepolisian Negara Republik Indonesia kembali mencatat prestasi membanggakan di kancah internasional. Brigadir Renita Rismayanti, S.H., anggota Divisi Hubungan Internasional (Divhubinter) Polri, berhasil meraih penghargaan bergengsi United Nations Woman Police Officer of The Year 2023 dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Brigadir Renita, yang lahir di Kota Magelang, 28 Oktober 1996, merupakan personel Bhayangkara Administrasi Pelaksana Lanjutan Taud Divhubinter Polri, yang pernah bertugas sebagai Crime Database Officer dalam Misi Perdamaian PBB MINUSCA (United Nations Multidimensional Integrated Stabilization Mission in the Central African Republic).

Dalam tugasnya di MINUSCA, Brigadir Renita berperan penting dalam konseptualisasi dan pengembangan Database Criminal Internal Security Force serta UNPOL Case Management Platform, dua inovasi penting yang meningkatkan kemampuan Polisi PBB (UNPOL) dalam memetakan serta menganalisis titik-titik rawan kejahatan dan kekacauan (crime hotspots).

Inovasi ini memungkinkan pasukan keamanan setempat untuk merencanakan operasi secara lebih efektif dan memberikan perlindungan yang lebih baik kepada kelompok rentan, termasuk perempuan dan anak-anak. Kontribusinya telah diakui sebagai langkah besar dalam mendukung stabilitas dan keamanan masyarakat sipil di Republik Afrika Tengah.

Apresiasi dari Pimpinan Polri

Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri), Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M., menyampaikan apresiasi dan kebanggaan atas prestasi luar biasa yang diraih oleh Brigadir Renita.

“Prestasi Brigadir Renita menjadi bukti bahwa anggota Polri memiliki potensi besar dalam berbagai bidang, termasuk teknologi dan inovasi yang bermanfaat dalam pencegahan kejahatan di wilayah penugasan. Polri akan terus memberikan dukungan penuh kepada setiap personel yang berprestasi dan membawa nama baik institusi. Kami ingin seluruh anggota terus mengasah kemampuan, berinovasi, dan berkontribusi positif bagi masyarakat,” ujar Wakapolri.

Senada dengan itu, Kepala Divisi Hubungan Internasional Polri (Kadivhubinter) Irjen Pol. Amur Chandra Juli Buana juga memberikan apresiasi atas kiprah Brigadir Renita yang telah mengharumkan nama Polri dan Indonesia di forum dunia.

“Brigadir Renita adalah sosok Polwan inspiratif yang menunjukkan kapasitas dan kompetensi luar biasa di kancah internasional. Melalui kerja keras dan dedikasinya, ia mampu membuktikan bahwa Polwan Indonesia mampu bersaing dan diakui secara global. Prestasi ini juga menunjukkan komitmen Polri dalam mendukung kesetaraan gender serta peran perempuan dalam menjaga perdamaian dunia,” ujar Kadivhubinter.

Apresiasi Dunia Internasional

Capaian Brigadir Renita juga mendapat perhatian dari berbagai kalangan internasional. Salah satunya datang dari Jacquilline O’Neill, Duta Besar Kanada untuk Perempuan, Perdamaian, dan Keamanan, yang menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi tertulis atas prestasi Brigadir Renita.

“Saya menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya atas terpilihnya Anda sebagai UN Woman Police Officer of the Year 2023 atas kerja luar biasa Anda sebagai Crime Database Officer di MINUSCA. Saya memahami bahwa pekerjaan Anda telah memberikan dampak positif terhadap kemampuan aparat keamanan lokal dalam merencanakan operasi demi melindungi warga sipil, serta berkontribusi besar dalam meningkatkan keamanan bagi komunitas rentan, termasuk perempuan dan anak-anak,” tulis O’Neill.

“Sebagai penerima termuda dalam sejarah penghargaan ini, Anda tanpa diragukan telah menginspirasi banyak perempuan, baik di Indonesia maupun di seluruh dunia. Saya berkesempatan mengunjungi Pusat Misi Internasional Polri Police Peacekeeping Center di Indonesia pada bulan Mei, dan saya sangat terkesan dengan dedikasi para Polwan yang saya temui. Indonesia menunjukkan kepemimpinan luar biasa dalam mengirimkan personel perempuan ke misi perdamaian PBB,” lanjutnya.

“Saya memahami bahwa penghargaan ini merupakan hasil dari kerja keras, ketekunan, dan semangat luar biasa. Anda telah memberikan kontribusi penting bagi misi perdamaian, bagi keamanan masyarakat di Republik Afrika Tengah, dan bagi misi kemanusiaan PBB di seluruh dunia. Saya mendoakan kesuksesan Anda terus berlanjut dalam karier dan pengabdian yang mulia ini,” tutup O’Neill.

Kebanggaan Indonesia di Kancah Dunia

Keberhasilan Brigadir Renita menjadi Polwan pertama dari Indonesia yang menerima penghargaan tertinggi bagi Polisi Wanita Dunia dari PBB merupakan bukti nyata profesionalisme, dedikasi, dan kemampuan anggota Polri di panggung internasional.

Prestasi ini menegaskan peran Polwan Indonesia dalam misi perdamaian dunia, sekaligus memperkuat posisi Polri sebagai institusi yang modern, adaptif, dan berkelas dunia.


“Polwan Inspiratif, Polri untuk Dunia.”

Humas Polri Gelar Donor Darah Serentak, Terkumpul 16.619 Kantong dalam Rangka Hari Jadi ke-74

Kamis, 23 Oktober 2025 – Dalam rangka memperingati Hari Jadi Humas Polri ke-74 Tahun 2025, Divisi Humas Polri menggelar kegiatan donor darah serentak di seluruh Indonesia. Kegiatan kemanusiaan ini berhasil mengumpulkan 16.619 kantong darah dari 24.039 peserta donor yang terdiri atas personel Polri, ASN, serta masyarakat umum.

Kegiatan donor darah tersebut diselenggarakan serentak oleh seluruh Bidang Humas di tingkat Polda dan Polres sebagai wujud kepedulian sosial Humas Polri terhadap sesama serta kontribusi nyata Polri dalam memenuhi kebutuhan stok darah nasional.

Kabagpenum Ropenmas Divhumas Polri Kombes Pol Erdi A. Chaniago menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari semangat “Humas Polri Presisi untuk Negeri” yang menekankan sinergi, empati, dan pelayanan kepada masyarakat.

“Kegiatan donor darah ini bukan hanya simbol peringatan Hari Jadi Humas Polri, tetapi juga bentuk nyata kepedulian dan pengabdian kami untuk masyarakat. Melalui kegiatan serentak ini, kami berharap dapat membantu memenuhi kebutuhan darah di berbagai daerah,” ujar KBP Erdi A. Chaniago di Jakarta.

Lebih lanjut, Erdi menambahkan bahwa keberhasilan pengumpulan lebih dari 16 ribu kantong darah merupakan hasil kolaborasi dan partisipasi aktif seluruh jajaran Humas Polri di pusat maupun daerah, serta dukungan dari berbagai pihak seperti PMI dan masyarakat umum.

“Partisipasi yang luar biasa dari seluruh peserta menunjukkan bahwa semangat berbagi dan gotong royong masih sangat kuat. Ini menjadi bukti bahwa Humas Polri hadir tidak hanya dalam memberikan informasi, tetapi juga berbuat nyata untuk kemanusiaan,” tambahnya.

Kamis, 23 Oktober 2025

Pria 24 Tahun Asal Manado Ditangkap Polisi di Airmadidi, Kedapatan Simpan Puluhan Butir Obat Keras

Airmadidi, Humas Polres Minut — Seorang pria berusia 24 tahun asal Kota Manado ditangkap oleh Tim Satuan Reserse Narkoba Polres Minahasa Utara karena diduga terlibat dalam peredaran obat keras tanpa izin edar.

Pelaku diketahui berinisial ASM, warga Kelurahan Ternate Baru, Kecamatan Singkil, Kota Manado. Ia diamankan polisi di Kelurahan Sukur, Kecamatan Airmadidi, Kabupaten Minahasa Utara, pada Rabu (22/10/2025) dini hari sekitar pukul 00.35 WITA.

Penangkapan bermula dari laporan masyarakat pada Kamis malam (21/10/2025) sekitar pukul 23.24 WITA. Warga melaporkan adanya dugaan transaksi obat keras di depan Masjid Al-Muhajirin, Kelurahan Sukur. Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Satres Narkoba Polres Minut dipimpin Kasat Narkoba Iptu Masri Nafai, S.Sos langsung bergerak ke lokasi dan melakukan observasi.

“Setelah kami melakukan pemantauan, tim menemukan seorang pria dengan gerak-gerik mencurigakan. Saat digeledah, ditemukan sejumlah obat keras yang tidak disertai izin edar,” ungkap Iptu Masri Nafai

Dari tangan pelaku, polisi menemukan barang bukti: 6 butir Arkin (Trihexyphenidyl HCl), 10 butir Hexymer (Trihexyphenidyl HCl), 8 butir Diazepam

Tak berhenti di situ, polisi kemudian melakukan pengembangan ke rumah pelaku di Kelurahan Ternate Baru, Kecamatan Singkil. Dari hasil penggeledahan di rumah tersebut, ditemukan kembali berbagai jenis obat keras lainnya, antara lain: 5 butir Alprazolam, 5 butir Noprenia, 7 butir Risperidone, 20 butir Diazepam, 1 butir Hexymer. 

Total keseluruhan obat keras yang disita dari tangan pelaku mencapai 62 butir dengan berbagai merek dan jenis.

Pelaku bersama barang bukti kini telah diamankan di Mapolres Minahasa Utara untuk proses penyidikan lebih lanjut.

Kasat Narkoba Polres Minut Iptu Masri Nafai, S.Sos mengimbau masyarakat agar tidak memperjualbelikan maupun mengonsumsi obat-obatan keras tanpa resep dokter.

“Peredaran obat keras seperti ini sangat berbahaya dan dapat disalahgunakan. Kami akan terus menindak tegas pelaku yang terlibat dalam peredaran ilegal obat-obatan tersebut,” tegasnya.

Rabu, 22 Oktober 2025

Pusdik Binmas Polri Gelar Seminar Internasional: Perkuat Sinergi Polisi dan Masyarakat Cegah Kejahatan

SEMARANG – Pusat Pendidikan (Pusdik) Binmas Lemdiklat Polri menggelar Seminar Internasional bertema “Optimalisasi Peran Polisi dan Masyarakat dalam Pencegahan Kejahatan Guna Terciptanya Keamanan Lingkungan dan Peningkatan Produktivitas Masyarakat Menuju Ketahanan Pangan Nasional”, pada Rabu (22/10/2025).

Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri), Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M., di Aula Pusdik Binmas Lemdiklat Polri, Semarang.

Seminar ini dihadiri oleh tokoh-tokoh penting, di antaranya Asops Kapolri Komjen Pol. Dr. Mohammad Fadil Imran, M.Si., JICA Expert Komjen Pol. Jepang Nakanishi Akira, Karojemengar Stamarena Polri / Ketua Ikatan Sakura Indonesia Brigjen Pol. Sambodo Purnomo Yogo, S.I.K., M.T.C.P., serta sejumlah akademisi dari UKSW, UNDIP, UNS, UNNES, dan UNW.

Turut hadir Kakorbinmas Baharkam Polri Irjen Pol. Edy Murbowo, S.I.K., M.Si., para Dirbinmas Polda di seluruh Indonesia secara virtual, serta Kapolres, Kasat Binmas, Bhabinkamtibmas, tenaga pendidik, dan siswa Dikbangspes Gelombang 3 Pusdik Binmas.

Bangun Keamanan dan Produktivitas Masyarakat

Dalam sambutannya, Kalemdiklat Polri Komjen Pol. Prof. Chryshnanda Dwilaksana menegaskan pentingnya peran polisi dan masyarakat dalam mencegah tindak kejahatan serta menciptakan lingkungan yang aman dan produktif.

“Lingkungan yang aman tidak hanya menekan angka kriminalitas, tetapi juga membangun kepercayaan dan semangat warga untuk berpartisipasi dalam kegiatan ekonomi dan sosial,” ujar Komjen Chryshnanda.

Ia menambahkan, konsep community policing atau pemolisian berbasis masyarakat menjadi strategi utama dalam mewujudkan keamanan yang berkelanjutan. Kolaborasi antara polisi dan masyarakat, katanya, bukan hanya soal penegakan hukum, tetapi juga bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan nasional dan produktivitas masyarakat.

Ubah Mindset, Jadikan Polisi Humanis dan Modern

Lebih lanjut, Kalemdiklat Polri menekankan pentingnya perubahan pola pikir (mindset) anggota Polri agar mampu menjadi polisi yang profesional, cerdas, bermoral, dan modern.

“Polisi tidak hanya hadir saat terjadi konflik, tetapi harus mampu mencegah, menjembatani komunikasi sosial, dan memanusiakan manusia,” ungkapnya.

Menurutnya, pemolisian sejatinya merupakan refleksi dari kemanusiaan, keteraturan sosial, dan peradaban. Karena itu, setiap anggota Polri harus memiliki moralitas, literasi, dan profesionalitas dalam memberikan pelayanan publik yang cepat, tepat, transparan, dan akuntabel.