Selasa, 17 Maret 2026

Bareskrim Polri Ungkap Peredaran Daging Domba Impor Kedaluwarsa di Tangerang


Tangerang – Bareskrim Polri mengungkap kasus dugaan tindak pidana perlindungan konsumen dan pangan terkait peredaran daging domba impor kedaluwarsa di wilayah Tangerang. Pengungkapan kasus tersebut disampaikan dalam konferensi pers yang digelar di Gudang PT Lang-Lang Buana, Jalan Raya Serang No.8, Cibadak, Cikupa, Tangerang, Senin (16/3/2026).

Konferensi pers tersebut dihadiri Kabag Penum Divhumas Polri Kombes Pol Erdi A. Chaniago, Kasubdit I Dittipidter Bareskrim Polri Kombes Pol Setyo K. Heriyatno, Kasat Resmob Bareskrim Polri Kombes Pol Teuku Arsya Khadafi, serta Ketua Kelompok Substansi Pengawasan Keamanan Produk Hewan Kementerian Pertanian Drh. Ira Firgorita.

Kasat Resmob Bareskrim Polri Kombes Pol Teuku Arsya Khadafi menjelaskan bahwa pengungkapan kasus tersebut bermula dari laporan masyarakat terkait dugaan penjualan daging domba karkas impor asal Australia yang telah melewati masa kedaluwarsa.

“Informasi awal kami terima dari laporan masyarakat yang menyebutkan adanya rencana penjualan daging domba impor yang telah kedaluwarsa kepada masyarakat. Mengingat saat itu kebutuhan daging meningkat menjelang Hari Raya Idulfitri, informasi tersebut menjadi perhatian serius bagi kami,” ujar Kombes Pol Teuku Arsya Khadafi.

Menindaklanjuti laporan tersebut, tim Satresmob Bareskrim Polri melakukan penyelidikan dan pengintaian terhadap aktivitas distribusi daging tersebut. Dari hasil operasi tersebut, petugas berhasil mengamankan tiga unit truk yang membawa daging domba impor kedaluwarsa dengan total berat sekitar 9 ton yang rencananya akan disalurkan kepada para penyalur untuk kemudian dijual ke masyarakat.

“Selain mengamankan tiga unit truk, penyelidik juga melakukan pengembangan dengan melakukan pengamanan di dua lokasi gudang di wilayah Batuceper dan Cikupa, Tangerang. Dari kedua lokasi tersebut kembali ditemukan tambahan barang bukti berupa daging domba impor yang telah melewati masa kedaluwarsa,” jelasnya.

Setelah proses penyelidikan dilakukan, penanganan perkara kemudian ditingkatkan ke tahap penyidikan oleh Subdirektorat I Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri.

Kasubdit I Dittipidter Bareskrim Polri Kombes Pol Setyo K. Heriyatno mengatakan, dalam proses penyidikan penyidik telah memeriksa 10 orang saksi yang terdiri dari penjual, perantara, pembeli, hingga sopir dan kenek yang terlibat dalam proses distribusi daging tersebut.

“Dalam proses penyidikan, kami telah memeriksa 10 orang saksi serta menyita barang bukti berupa daging domba impor asal Australia yang telah kedaluwarsa dengan total berat mencapai 12.913,04 kilogram atau sekitar 12,9 ton yang ditemukan di tiga truk serta di dua gudang penyimpanan di wilayah Tangerang,” ungkap Kombes Pol Setyo K. Heriyatno.

Dari hasil pemeriksaan saksi, keterangan ahli, serta uji laboratorium terhadap sampel daging oleh Balai Pengujian Mutu dan Sertifikasi Produk Hewan, diketahui bahwa daging tersebut tidak lagi layak untuk dikonsumsi.

“Hasil uji laboratorium menunjukkan secara organoleptik warna daging sudah tidak normal, aromanya berbau apek dan tengik, serta memiliki tingkat keasaman yang tinggi di atas batas normal. Dengan kondisi tersebut, daging tersebut dinyatakan tidak layak untuk diedarkan maupun dikonsumsi oleh masyarakat,” ujarnya.

Berdasarkan hasil penyidikan, Bareskrim Polri menetapkan empat orang sebagai tersangka, yaitu IY selaku penjual daging, T dan AR sebagai perantara, serta SS sebagai pembeli yang kemudian menjual kembali daging tersebut ke pedagang di pasar.

Menurut penyidik, para tersangka diduga memperdagangkan kembali daging impor yang telah melewati masa kedaluwarsa sejak April 2024 dengan memanfaatkan meningkatnya kebutuhan pangan masyarakat menjelang hari raya keagamaan.

“Para tersangka memperoleh daging tersebut sejak tahun 2022. Sebagian telah terjual, namun sisa yang telah kedaluwarsa kemudian kembali diperjualbelikan kepada pedagang dengan harga sekitar Rp50 ribu hingga Rp80 ribu per kilogram,” kata Setyo.

Atas perbuatannya, para tersangka dijerat dengan Pasal 8 ayat (3) juncto Pasal 62 ayat (1) Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen, serta sejumlah ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan dan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2014 tentang Perdagangan, dengan ancaman pidana maksimal 5 tahun penjara atau denda hingga Rp2 miliar.

Bareskrim Polri menegaskan akan terus melakukan pengawasan dan penegakan hukum terhadap praktik perdagangan pangan yang tidak layak konsumsi, khususnya menjelang hari besar keagamaan nasional, guna melindungi masyarakat dari potensi bahaya kesehatan akibat produk pangan yang tidak memenuhi standar keamanan.

Safari Ramadan di Jateng, Kapolri Ajak Seluruh Elemen Bersatu Wujudkan Indonesia Emas 2045

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengajak seluruh elemen bangsa untuk bersatu demi mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.

Hal tersebut disampaikan Kapolri dalam sambutannya di acara Safari Ramadan di Polda Jawa Tengah, pada Senin (16/3). Kegiatan ini dihadiri oleh tokoh agama, masyarakat, rektor Universitas, tokoh serikat pekerja/buruh, ormas/LSM, mahasiswa dan kelompok ojek online. 

Dalam kesempatan itu, Sigit menegaskan persatuan seluruh elemen bangsa menjadi kunci utama untuk tetap bisa mewujudkan visi Indonesia Emas 2045 di tengah tantangan dan konflik global yang sedang terjadi.

"Ini tentunya menjadi pekerjaan besar bagi pemerintah dan juga bagi kita semua untuk menghadapi dampak dari eskalasi tersebut," ujarnya.

Sigit mengatakan saat ini pemerintah terus melakukan pelbagai upaya diplomasi untuk menjaga perdamaian di dunia Internasional. 

Di sisi lain, Sigit menyebut pemerintah juga terus menjaga ketersediaan minyak dan sumber energi di tengah eskalasi konflik yang meningkat di wilayah Timur Tengah. 

"Supaya kecukupan minyak kita tetap terus terjaga dan alhamdulillah tentunya sampai dengan beberapa bulan ke depan minyak kita akan terus dalam kondisi kecukupan," tuturnya. 

Oleh sebab itu, Ia meminta agar masyarakat tidak perlu panik hingga membeli BBM secara berlebihan. Ia memastikan stok BBM masih lebih dari cukup khususnya di periode Mudik Lebaran ini.

"Demikian juga stok terkait masalah pangan kita juga cukup. Sehingga harapan kita masyarakat tidak usah panik sehingga malah justru nanti kemudian terjadi panic buying dan itu tentunya akan berdampak kepada kondisi stok yang sebenarnya dalam kondisi semuanya ada," jelasnya.

Karenanya, Sigit meminta seluruh pihak untuk dapat bersatu dan mendukung pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

Terlebih, kata dia, pemerintah saat ini tengah mendorong kemandirian di bidang pangan, energi hingga peningkatan kualitas SDM dan pengelolaan sumber daya alam. 

"Sehingga kita bisa mandiri menghadapi tantangan-tantangan yang ada dan kita bisa menjalankan apa yang menjadi cita-cita kita semua mewujudkan visi Indonesia Emas 2045," tutupnya.

Empat Terduga Pelaku Penganiayaan Di Kelurahan Sukur, Diamankan Oleh Timsus Satya Polres Minut

Airmadidi, Humas Polres Minut - Timsus Satya Polres Minut dibawah Koordinator Kabag Ops Polres Minut AKP Patrisius Hugu Muris Pandenaa, S.H., bergerak cepat setelah menerima laporan dari masyarakat melalui Call Center 110, dimana telah terjadi aksi tindak pidana pengeroyokan di kelurahan Sukur Kecamatan 
Airmadidi, Minggu (15/03/2026) .

Pada hari Minggu pukul 05.49 Wita, Timsus Satya dipimpin oleh Ka Tim Aipda Bobi Lakaoni menuju TKP dan melakukan profiling terhadap terduga pelaku baik itu identitas, alamat, serta latar belakang, setelah itu dilanjutkan pencarian terhadap terduga pelaku, dan pada pukul 07.32 Wita, Timsus Satya berhasil mengamankan Empat terduga pelaku beserta barang bukti berupa 2 buah senjata tajam jenis parang di kelurahan Sukur Kecamatan Airmadidi, adapun Keempat Terduga pelaku pengeroyokan masing-masing, ML (30) alamat Buha lingkungan 2 Manado, JT (23) alamat Desa Laikit Jaga III Kecamatan Dimembe, KS (26) Alamat Kel. Sukur ling. III Kecamatan Airmadidi, STT (21) Alamat Kelurahan Sukur Kecamatan Airmadidi .

Kasihumas Polres Minut IPDA Iskandar Mokoagow menjelaskan bahwa, kejadian ini bermula dari cekcok antara korban dan para terduga pelaku pengeroyokan, perselisihan terjadi yang kemudian berujung pada tindakan kekerasan .

Kapolres Minut AKBP Auliya Rifqie A. Djabar, S.I.K., M.Si., melalui Kasihumas IPDA Iskandar Mokoagow menyampaikan bahwa, saya mengapresiasi respon cepat warga yang memilih melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian melalui Call Center 110, sehingga penanganan dapat dilakukan dengan tepat waktu tanpa memunculkan tindak pidana baru, ia menegaskan bahwa komitmen Polres Minut, untuk terus hadir menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat .

Senin, 16 Maret 2026

Patroli Pantera Polres Minut Lakukan Patroli Malam, Dan Sampaikan Himbauan Kamtibmas Kepada Warga

Airmadidi, Humas Polres Minut - Patroli Pantera Polres Minut, rutin melaksanakan Patroli malam, guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) tetap kondusif, dalam kegiatan tersebut personel Patroli Pantera secara langsung menyambangi warga yang masih beraktifitas di lingkungan pemukiman dan tempat berkumpul masyarakat, Minggu (15/03/2026) .

Kapolres Minut AKBP Auliya Rifqie A. Djabar, S.I.K., M.Si., melalui Kasihumas IPDA Iskandar Mokoagow mengatakan bahwa, Patroli malam merupakan upaya preventif Kepolisian untuk mencegah terjadinya tindak kriminalitas sekaligus mempererat komunikasi antara polri dan masyarakat .

"Kehadiran anggota Polri dilapangan pada malam hari, bertujuan memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat, serta memastikan situasi wilayah hukum Polres Minut tetap kondusif .

"Kami menghimbau kepada warga masyarakat, agar tidak ragi menghubungi pihak Kepolisian Call Center 110, jika terjadi gangguan keamanan, sinergitas antara Kepolisian dan masyarakat sangat penting dalam menciptakan lingkungan yang aman dan damai," 

Patroli malam yang dilakukan oleh Patroli Pantera, mendapat respon positif dari warga, mereka mengapresiasi kehadiran Polisi yang secara langsung turun langsung ke lapangan dan berinteraksi dengan masyarakat, sehingga menumbuhkan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat, tutup Kasihumas .

Minggu, 15 Maret 2026

Pantau Arus Mudik dari Udara, Wakapolri Pastikan 2.746 Pos Operasi Ketupat 2026 Siap Layani Pemudik

Karawang – Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri) melakukan pemantauan langsung arus mudik Lebaran 1447 H/2026 M dari udara hingga meninjau Pos Terpadu di Rest Area KM 57A Karawang, Jawa Barat, Sabtu (14/3/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari pengawasan pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 untuk memastikan kelancaran, keamanan, dan kenyamanan masyarakat yang melakukan perjalanan mudik.

Wakapolri menjelaskan bahwa pemantauan udara dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi arus lalu lintas di jalur utama mudik, khususnya ruas tol dari Jakarta menuju wilayah Jawa Barat.

“Tadi kami memantau dari udara, dari Jakarta sampai ke KM 29. Secara umum dari hasil pantauan udara berjalan sangat lancar untuk arus lalu lintas. Kemudian dari KM 29 tadi kami mengecek kesiapan Command Center Korlantas Polri,” ujar Wakapolri.

Ia menjelaskan bahwa Command Center Korlantas Polri saat ini telah didukung berbagai teknologi pemantauan lalu lintas yang terintegrasi secara nasional untuk membantu pengambilan keputusan secara cepat dan tepat.

“Secara umum sudah didukung berbagai macam teknologi yang dimiliki, tersambung di 18 Polda, kemudian hampir tersambung di seluruh titik CCTV yang ada di ruas jalan tol, baik yang ada di Jawa, di Sumatera, kemudian di beberapa wilayah lainnya. Kemudian juga tersambung di beberapa titik CCTV baik itu exit bandara maupun pelabuhan. Data ini sangat penting dalam rangka untuk mengambil suatu keputusan,” jelasnya.

Pemantauan udara kemudian dilanjutkan hingga Rest Area KM 57A Karawang yang menjadi salah satu titik penting bagi pemudik untuk beristirahat selama perjalanan.

“Kemudian kami memantau juga dari udara tadi dari KM 29 sampai KM 57A di rest area yang cukup besar dengan daya tampung 1.000 kendaraan. Ini juga penting dalam rangka untuk kita memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ungkap Wakapolri.

Dalam kesempatan tersebut, Wakapolri menyampaikan bahwa Polri secara nasional telah menyiapkan 2.746 pos dalam rangka Operasi Ketupat 2026 untuk mengamankan arus mudik dan arus balik Lebaran. Pos tersebut terdiri dari 1.624 Pos Pengamanan, 779 Pos Pelayanan, dan 343 Pos Terpadu yang tersebar di berbagai jalur mudik serta titik aktivitas masyarakat.

Wakapolri mengharapkan seluruh pos yang telah disiapkan di berbagai daerah dapat memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat, sebagaimana fasilitas dan kesiapan yang ada di Pos Terpadu KM 57A Karawang.

“Pos seperti di KM 57A ini sangat baik karena memiliki fasilitas lengkap dan mampu menampung banyak kendaraan. Kami mengharapkan pos-pos lain yang disiapkan dalam Operasi Ketupat 2026 juga dapat memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat,” ujar Wakapolri.

Dalam peninjauan tersebut, Wakapolri juga menyapa para petugas yang berjaga di lapangan serta para pemudik yang tengah beristirahat di rest area. Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel yang bertugas di berbagai pos pengamanan di seluruh Indonesia.

Selain itu, Wakapolri juga menyerahkan bingkisan kepada petugas Pos Pelayanan Terpadu KM 57A Karawang serta masyarakat sebagai bentuk dukungan dan perhatian kepada petugas yang berjaga maupun pemudik yang sedang melakukan perjalanan.

Melalui Operasi Ketupat 2026, Polri berkomitmen untuk terus menghadirkan pengamanan dan pelayanan terbaik bagi masyarakat sehingga perjalanan mudik Lebaran tahun ini dapat berlangsung aman, tertib, dan lancar.

Safari Ramadhan di Jatim, Kapolri Ajak Seluruh Elemen Bersatu Jaga Kamtibmas-Dukung Program Presiden

Jatim - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menghadiri kegiatan safari ramadhan di Mapolda Jawa Timur (Jatim). Dalam kesempatan itu, Sigit menekankan pentingnya seluruh elemen bersatu untuk menjaga kamtibmas hingga menyukseskan seluruh program Presiden Prabowo Subianto.  

Sigit menegaskan, menjaga nilai persatuan dan kesatuan menjadi kunci utama untuk Bangsa Indonesia menghadapi segala tantangan dampak dari konflik global dewasa ini.  

"Dan yang paling utama untuk bisa mewujudkan mendorong terjadinya pertumbuhan ekonomi maka syarat utamanya adalah stabilitas kamtibmas, stabilitas keamanan nasional, harus terjaga. Itu tentunya menjadi PR bersama," kata Sigit, Sabtu (14/3/2026). 

Dalam menjaga situasi kamtibmas demi bertumbuhnya perekonomian bangsa, Sigit menekankan, Pemerintah dan Polri harus bersinergi dengan seluruh elemen masyarakat. 

"Polri tidak bisa bekerja sendiri. Seluruh elemen bangsa, TNI, Polri harus solid. Didukung oleh ulama didukung oleh seluruh elemen pemuda, masyarakat, buruh, semua harus bersatu sehingga kemudian ini menjadi pekerjaan kita bersama," ujar Sigit. 

Indonesia, kata Sigit pernah mengalami situasi sulit. Yakni, terjadinya Pandemi Covid-19. Hal itu menyebabkan gejolak perekonomian. 

Namun, Sigit menyebut, Indonesia bisa menghadapi dan bangkit ketika dilanda pandemi virus corona. Tentunya, keberhasilan itu hasil dari bersatunya seluruh elemen bangsa. 

"Namun alhamdulillah karena saat itu kita semuanya bersatu. Umarah, ulama, masyarakat, rakyat semua bersatu. Saat itu kita bisa menghadapi itu semua dan dalam waktu cepat pertumbuhan ekonomi kita kembali meningkat bahkan kita bisa berada di salah satu negara tertinggi saat itu pertumbuhan ekonominya dibandingkan dengan negara-negara maju negara-negara G20," ucap Sigit.

"Saat ini kita menghadapi tantangan yang sama dalam bentuk berbeda. Namun saya meyakini apabila kita semua kompak bersatu tentunya permasalahan yang sedang kita hadapi ini bisa kita lalui bersama," tambah Sigit menekankan. 

Di tengah situasi seperti ini, Sigit juga mengajak seluruh elemen menyukseskan program Presiden Prabowo, di antaranya terkait upaya perdamaian dunia hingga kemandirian bangsa di tengah situasi dewasa ini. 

"Oleh karena itu memang kuncinya adalah menjaga persatuan dan kesatuan. Yang pasti pemerintah tentu akan mengambil langkah-langkah yang konkret untuk tetap menjaga agar stabilitas ekonomi kita khususnya terkait dengan harga-harga minyak tetap terjaga," papar Sigit. 

Ia juga mengingatkan, saat ini semua pihak harus harus terus menyiapkan sumber daya manusia (SDM) yang unggul. Apalagi, Indonesia bakal menghadapi bonus demografi. 

Menurutnya, momentum tersebut harus dijadikan sebagai sebuah lompatan mewujudkan Indonesia menjadi negara yang maju. Dengan begitu, visi bersama menciptakan Indonesia Emas 2045 bisa terwujud. 

"Mendorong program-program Bapak Presiden terkait dengan ketahanan pangan, energi, terkait dengan program-program hilirisasi yang menciptakan lapangan pekerja. Sehingga Indonesia betul-betul bisa mengelola sumber daya alam yang kita miliki, kekayaan alam yang kita miliki untuk, bisa kita kelola dengan baik," kata Sigit. 

"Memanfaatkan momentum demografi yang ada untuk kita bisa menuju visi Indonesia Emas 2045 dan menjadi negara maju," lanjut Sigit mengakhiri.

Pamapta "A" Polres Minut, Selesaikan Masalah KDRT Dengan Metode Problem Solving

Airmadidi, Humas Polres Minut - Setelah mendapat laporan/pengaduan dari warga masyarakat, Pamapta "A" Polres Minut IPDA OKTAFIAN DAMAR, S.Sos, bersama piket fungsi, bergerak cepat menuju tempat kejadian perkara (TKP) di Kel. Airmadidi Bawah Kecamatan Airmadidi, untuk mengamankan lokasi serta memastikan keselamatan korban dan menenangkan situasi, Sabtu (14/03/2026) Malam .

Kedua belah pihak yang bertikai, langsung diamankan dan dibawah ke Mako Polres Minut, dan dalam hal ini Pamapta melakukan mediasi serta memfasilitasi dialog (Suami-Istri) untuk menggali akar permasalah secara persuasif dan kekeluargaan, tanpa langsung menempuh jalur hukum, ujar Pamapta .

Pamapta lakukan konseling dengan kedua belah pihak, dan pada akhirnya kedua belah pihak menemui titik temu dari permasalahan yang ada, dan hasil daripada mediasi kedua belah pihak sudah saling memaafkan dan berjanji untuk tidak mengulangi perbuatan nya, Antara kedua belah pihak membuat surat pernyataan serta menandatangani dari hasil mediasi tersebut .

Tindakan yang dilakukan oleh Pamapta bertujuan, guna memberikan pelayanan prima, melindungi korban, meningkatkan kesadaran hukum serta mencegah konflik lanjutan antara kedua belah pihak, ungkap Pamapta IPDA OKTAFIAN DAMAR, S.Sos.

Kabag Ops Polres Minut Lakukan Pengecekan Pos Pam Pintu Tol

Airmadidi, Humas Polres Minut - Kabag Ops Polres Minut AKP Patrisius Hugu Muris Pandena'a, S.H., lakukan pengecekan Pos Pam, tujuannya guna memastikan kesiapan pengamanan perayaan Hari Raya Idul Fitri 2026, Sabtu (14/03/2026) .

Pelaksanaan pengecekan Pos Pam Pintu Tol yang berada diwilayah Minut, dilakukan secara bersamaan dengan kegiatan Patroli kewilayahan, seluruh rangkaian kegiatan tersebut melibatkan berbagai satuan fungsi Kepolisian, TNI, Sat Pol-PP, Dishub, Dinkes, Damkar dan  Basarnas .

Kabag Ops Polres Minut mengatakan bahwa, pengecekan dilakukan di tiga Pos yaitu, Pos Pam, Pos Terpadu Dan Posyan, adapun kegiatan Operasi Ketupat Samrat 2026, akan dilaksanakan selama 13 Hari, terhitung dari tanggal 13 Maret S/d tanggal 25 Maret 2026 .

Terpantau Kabag Ops memberikan apresiasi serta saran, masukkan, kaitan dengan Pam Pos Pam, mulai dari kelengkapan dalam Pos Pam maupun administrasi, serta penjabaran tugas personil Pengamanan Hari Raya Idul Fitri, 
Humasresminut ..