Selasa, 01 September 2026

Momen Haru Apel Pagi Terakhir, Irjen Pol Roycke Harry Langie Pamit dari Polda Sulut

MANADO, Humas Polda Sulut - Suasana penuh kehangatan sekaligus rasa haru mewarnai Lapangan Presisi Mapolda Sulawesi Utara (Sulut), Selasa (1/9/2026) pagi. Kapolda Sulut Irjen Pol Roycke Harry Langie memimpin apel pagi terakhirnya bersama jajaran sebelum resmi mengemban amanah baru sebagai Asisten Utama Kapolri Bidang Operasi (Astamaops Kapolri).

Apel tersebut dihadiri langsung oleh Wakapolda Sulut Brigjen Pol Awi Setiyono, para Pejabat Utama (PJU) Polda Sulut, Kapolresta Manado, para Kapolres jajaran, serta seluruh personel Polda Sulut.

Mengawali arahannya, Irjen Pol Roycke Langie tak lupa menyampaikan ucapan selamat Hari Ulang Tahun ke-78 kepada seluruh Korps Polisi Wanita (Polwan) yang jatuh pada tanggal 1 September. Ia kemudian mengungkapkan bahwa hari tersebut menjadi momen yang sangat bersejarah baginya.

"Kalau dilihat dari kurikulum hari, saya mungkin apel pagi terakhir dengan teman-teman semua di sini. Terhitung secara kurikulum, saya bertugas 1 tahun 11 bulan 5 hari," ungkap Kapolda.

Dalam kesempatan tersebut, Irjen Pol Roycke menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang mendalam kepada seluruh jajaran atas kerja sama dan dedikasi yang telah dibangun selama ini. Menurutnya, keberhasilan dan kondusivitas yang tercipta di Sulawesi Utara merupakan buah dari kebersamaan seluruh anggota.

"Saya mengucapkan terima kasih yang tak terhingga kepada seluruh anggota. Karena melalui kebersamaan, ada tiga hal yang perlu kita maknai, kita telah bekerja bersama, kita telah berjuang bersama, dan kita telah bercita-cita bersama," tuturnya.

Ia menambahkan bahwa kepindahannya bukan berarti sebuah perpisahan, melainkan pengabdian yang hanya berpindah ruang tugas. Ia juga berpesan kepada seluruh personel untuk terus menjaga keharmonisan, kekompakan, dan kebanggaan terhadap institusi Polri.

"Tetap jaga kebersamaan, tetap jaga kekompakan. Tidak ada kesuksesan tanpa kebersamaan dan silaturahmi. Mari kita pertahankan harga diri dan martabat institusi, serta terus memberikan yang terbaik untuk kemajuan Polri," tegasnya.

Di akhir arahannya, Irjen Pol Roycke Harry Langie memohon maaf atas segala kekurangan selama memimpin dan meminta doa restu dari seluruh keluarga besar Polda Sulut agar diberikan kelancaran dan perlindungan Tuhan Yang Maha Kuasa dalam menjalankan tugas yang baru di Mabes Polri.

Patroli Pantera Sat Samapta Polres Minut Gencarkan Razia Miras, Sajam Dan Narkoba, Jaga Kamtibmas Tetap Kondusif

Airmadidi, Humas Polres Minut — Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Sat Samapta Polres Minahasa Utara melalui Tim Patroli PANTERA terus mengintensifkan kegiatan patroli malam di sejumlah wilayah hukum Polres Minahasa Utara, Senin (31/8/2026) malam hingga Selasa dini hari.

Kegiatan patroli tersebut dipimpin personel Sat Samapta Polres Minut, yakni Aiptu Welian Agulili, Brigpol Firmansah Hasibuan, Briptu Dwiastika Purwanto dan Bripda Ardiva Pasya.

Patroli dilakukan sebagai langkah preventif untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan kamtibmas, termasuk peredaran dan konsumsi minuman keras (miras), kepemilikan senjata tajam (sajam), penyalahgunaan narkoba serta tindak kriminalitas lainnya yang dapat mengganggu keamanan masyarakat.

Tim PANTERA melaksanakan patroli di wilayah Kecamatan Airmadidi dan menemukan sejumlah anak muda yang sedang berkumpul. Petugas kemudian melakukan pemeriksaan badan dan area sekitar sebagai langkah antisipasi terhadap kepemilikan sajam maupun benda berbahaya lainnya. Dari pemeriksaan tersebut tidak ditemukan sajam ataupun barang berbahaya. Petugas selanjutnya memberikan imbauan kamtibmas kepada para pemuda.

Patroli kemudian dilanjutkan di wilayah Desa Sawangan. Petugas menyambangi sejumlah masyarakat yang sedang berkumpul di depan salah satu minimarket. Dalam kegiatan tersebut dilakukan pemeriksaan badan serta bagasi kendaraan roda empat guna mengantisipasi adanya miras, sajam, narkoba maupun barang berbahaya lainnya. Hasil pemeriksaan tidak ditemukan hal-hal yang menonjol.

Petugas juga mengingatkan masyarakat agar segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan adanya gangguan kamtibmas maupun aktivitas yang mencurigakan melalui Call Center Polri 110.

Kasat Samapta Polres Minahasa Utara IPTU Hanny Bawotong, S.H., mengatakan bahwa kegiatan Patroli PANTERA akan terus ditingkatkan sebagai upaya preventif dalam menciptakan rasa aman bagi masyarakat.

“Patroli ini merupakan langkah nyata Polri dalam mencegah berbagai potensi gangguan kamtibmas, khususnya peredaran miras, kepemilikan senjata tajam dan penyalahgunaan narkoba. Kami mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan dan segera melaporkan apabila menemukan adanya aktivitas yang mencurigakan,” ujarnya.

Wakapolda Sulut Brigjen Pol Awi Setiyono Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa Flores

MANADO, Humas Polda Sulut - Kepedulian Polri terhadap masyarakat yang terdampak bencana alam kembali diwujudkan melalui aksi kemanusiaan. Wakapolda Sulawesi Utara Brigjen Pol Awi Setiyono menyalurkan bantuan bagi warga terdampak gempa Flores di Desa Kakor dan Desa Bea Kakor, Kecamatan Ruteng, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur.

Bantuan tersebut tidak hanya menyasar kebutuhan pangan, tetapi juga kebutuhan dasar masyarakat selama masa tanggap darurat, termasuk tempat berlindung dan ketersediaan air bersih.

Sebanyak 500 paket bantuan dari mantan Wakapolda NTT ini kemudian disalurkan dan didistribusikan pada 10 titik yang tersebar di Desa Kakor dan Desa Bea Kakor. Setiap paket berisi sejumlah kebutuhan pokok, seperti beras, telur, mie instan, snack dan susu.

Penyaluran bantuan dilakukan melalui KOMPAK Community, komunitas pemuda yang berbasis di Desa Kakor, bekerja sama dengan pemerintah desa setempat.

Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Alamsyah P. Hasibuan mengatakan, kepedulian terhadap masyarakat yang sedang menghadapi musibah merupakan bagian dari komitmen Polri untuk selalu hadir di tengah masyarakat, terlebih bagi warga yang membutuhkan dukungan akibat bencana.

“Polri tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga berupaya hadir ketika masyarakat mengalami kesulitan akibat bencana. Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian dan solidaritas kepada saudara-saudara kita yang terdampak gempa,” ujar Kombes Pol Alamsyah P. Hasibuan.

Menurutnya, bantuan yang diberikan diharapkan dapat meringankan beban masyarakat sekaligus menjadi bentuk dukungan moril agar warga tetap kuat menghadapi situasi pascabencana.

“Semoga bantuan ini dapat memberikan manfaat dan sedikit meringankan kebutuhan masyarakat. Yang terpenting, warga terdampak tidak merasa sendiri dalam menghadapi masa sulit ini,” katanya.

Senin, 31 Agustus 2026

Polda Sulut Ungkap Tiga Kasus Narkoba dan Psikotropika di Bulan Agustus 2026, Empat Tersangka Diamankan

​MANADO, Humas Polda Sulut - Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Kepolisian Daerah Sulawesi Utara (Polda Sulut) berhasil mengungkap tiga kasus tindak pidana penyalahgunaan narkotika dan psikotropika di bulan Agustus 2026.

Hasil pengungkapan ini disampaikan dalam konferensi pers bertempat di Lobi Gedung Ditresnarkoba Polda Sulut, Senin (31/8/2026) pagi, yang dihadiri oleh Kabid Humas Kombes Pol Alamsyah P. Hasibuan, Direktur Reserse Narkoba Kombes Pol Yandri Makaminan dan para Kasubdit.

"Pengungkapan ini merupakan komitmen nyata Kepolisian dalam memberantas peredaran barang haram di wilayah Sulawesi Utara. Dalam pengungkapan ini, petugas mengamankan empat orang tersangka yang terdiri dari tiga pria dan satu wanita," ujar Kabid Humas Polda Sulut di hadapan sejumlah awak media.

​Secara terperinci, dari tiga kasus yang berhasil diungkap, dua di antaranya merupakan kasus tindak pidana narkotika, sementara satu kasus lainnya merupakan penyalahgunaan psikotropika.

Sementara itu, ​​Direktur Reserse Narkoba Polda Sulut Kombes Pol Yandri Makaminan menyatakan, penangkapan dilakukan di beberapa titik lokasi dengan total empat orang tersangka yang kini telah ditahan untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut.

​"Pengungkapan ini berkat hasil penyelidikan intensif anggota kami di lapangan serta adanya laporan dari masyarakat," ujar Yandri.

​Dalam kasus psikotropika, pada tanggal 27 Agustus petugas mengamankan seorang tersangka wanita berinisial FS yang diduga hendak menyelundupkan barang haram ke luar Sulawesi Utara. Dari tangan tersangka, polisi menyita barang bukti berupa 70 butir psikotropika, 521 butir obat keras, serta sejumlah uang tunai hasil transaksi penjualan.

Sementara itu untuk kasus sabu, pada tanggal 23 Agustus 2026 petugas mencegat seseorang yang kedapatan membawa 1,6 gram narkotika jenis sabu di kawasan Pelabuhan Manado. Pelaku rencananya akan mengedarkan paket sabu tersebut ke luar wilayah Provinsi Sulut.

"Kemudian pada hari Selasa, 25 Agustus, personel Direktorat Resnarkoba Polda Sulut juga mengungkap kasus sabu di Minahasa Tenggara. Polisi meringkus dua orang tersangka inisial DM (50) dan RM (36) di wilayah Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra). Dari penangkapan ini, petugas menyita barang bukti sebanyak 63 gram sabu yang telah terbagi ke dalam 62 paket siap edar," lanjutnya.

​Selain mengamankan total empat tersangka (tiga kasus narkotika dan satu kasus psikotropika), penyidik menyita berbagai barang bukti pendukung seperti bong (alat isap sabu), telepon genggam, dan uang tunai.

​​Kombes Pol Yandri Makaminan mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk aktif menjaga lingkungan masing-masing agar terhindar dari bahaya narkoba, sejalan dengan komitmen mewujudkan wilayah "Bersinar" (Bersih dari Narkoba). ​Secara khusus, para orang tua diminta lebih peka terhadap perubahan perilaku anak-anak mereka di rumah.

​"Perhatikan jika ada indikasi yang mencurigakan, misalnya anak muda yang bertahan di dalam kamar selama berhari-hari tanpa aktivitas jelas. Itu bisa menjadi salah satu gejala awal pengguna narkotika maupun psikotropika," imbaunya.

​Masyarakat yang menemukan indikasi atau aktivitas mencurigakan terkait penyalahgunaan obat-obatan terlarang diharapkan segera melapor ke pihak kepolisian terdekat.

Kabid Humas Polda Sulut Imbau masyarakat Waspada Pencatutan Nama Pejabat Polri Terkait Mutasi

MANADO, Humas Polda Sulut - Masyarakat diimbau untuk mewaspadai modus pencatutan nama pejabat Kepolisian Republik Indonesia (Polri) yang diduga dimanfaatkan oleh oknum tidak bertanggung jawab untuk meminta sejumlah dana.

Imbauan tersebut disampaikan Kabid Humas Polda Sulawesi Utara (Sulut) Kombes Pol Alamsyah P. Hasibuan, menyusul adanya mutasi sejumlah pejabat di lingkungan Polri.

Kombes Pol Alamsyah mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya apabila menerima pesan, telepon, maupun permintaan tertentu yang mengatasnamakan pejabat Polri, khususnya yang berkaitan dengan permintaan uang atau bantuan dana.

“Jangan mudah percaya dengan pihak yang mengatasnamakan pejabat Polri dan kemudian meminta sejumlah dana. Pastikan terlebih dahulu kebenaran informasi tersebut melalui sumber resmi,” imbaunya.

Ia menegaskan, masyarakat perlu melakukan pengecekan dan konfirmasi kepada pihak atau instansi terkait apabila menerima informasi maupun permintaan yang mencurigakan.

Langkah tersebut penting dilakukan untuk mencegah masyarakat menjadi korban penipuan dengan modus memanfaatkan nama pejabat, terlebih setelah adanya pergantian atau mutasi jabatan di tubuh Polri.

Kabid Humas Polda Sulut juga mengingatkan agar masyarakat tidak langsung memenuhi permintaan dana sebelum memastikan identitas dan kebenaran informasi yang diterima.

"Masyarakat dapat melakukan konfirmasi melalui kanal komunikasi resmi kepolisian 110 atau mendatangi langsung kantor kepolisian terdekat apabila menemukan adanya indikasi pencatutan nama pejabat untuk kepentingan tertentu," pungkasnya.

Patroli PANTERA Sat Samapta Polres Minut Amankan Warga Bawa Senjata Tajam

Airmadidi, Humas Polres Minut — Tim Patroli Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (PANTERA) Satuan Samapta Polres Minahasa Utara melaksanakan patroli rutin dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah hukum Polres Minut Minggu, 30 Agustus 2026.

Saat melaksanakan patroli di wilayah Sarongsong I, tepatnya di depan Alfamart, personel PANTERA mendapati seorang pria berinisial AAM sedang nongkrong. Petugas kemudian melakukan pemeriksaan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi gangguan kamtibmas.

Dalam pemeriksaan tersebut, personel menemukan 1 (satu) buah senjata tajam jenis pisau yang berada di dalam bagasi kendaraan yang digunakan oleh AAM.

Menindaklanjuti temuan tersebut, personel PANTERA dengan cepat mengamankan yang bersangkutan beserta barang bukti dan membawanya ke Polres Minahasa Utara untuk menjalani pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut sesuai ketentuan yang berlaku.

Kapolres Minut AKBP Auliya Rifqie A. Djabar, SIK, M.Si melalu Kasat Samapta Polres Minut IPTU Hanny Bawotong, S.H. menyampaikan bahwa kegiatan patroli PANTERA akan terus ditingkatkan sebagai upaya preventif untuk mencegah terjadinya gangguan keamanan serta memberikan rasa aman kepada masyarakat.

“Patroli ini merupakan bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat. Setiap temuan yang berpotensi mengganggu keamanan akan kami tindaklanjuti sesuai prosedur dan ketentuan hukum yang berlaku,” ujarnya.

Polres Minut mengimbau masyarakat untuk tidak membawa atau menyimpan senjata tajam tanpa alasan yang sah, serta bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing.

Mutasi Polri Agustus 2026, Kapolda dan Wakapoda Sulut Pindah Tugas dan Promosi Jabatan

MANADO, Humas Polda Sulut - Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo kembali melakukan penyegaran organisasi dan rotasi jabatan di tubuh Kepolisian Negara Republik Indonesia. Berdasarkan Surat Telegram Kapolri Nomor ST/1877/VIII/KEP./2026 tertanggal 30 Agustus 2026, jajaran Kepolisian Daerah Sulawesi Utara (Polda Sulut) resmi mengalami pergantian kepemimpinan pada pucuk pimpinan.

​Jabatan Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Utara (Kapolda Sulut) resmi berganti. Irjen Pol Dr. Roycke Harry Langie, S.I.K., M.H. yang sebelumnya menjabat Kapolda Sulut, dipromosikan dalam jabatan baru sebagai Astamaops Kapolri. Jabatan tersebut sebelumnya diemban oleh Komjen Pol Dr. Mohammad Fadil Imran, M.Si. yang dimutasi sebagai Pati Stamaops Polri dalam rangka penyerahan tugas pensiun.

​Sebagai penggantinya, Kapolri menunjuk Brigjen Pol Yudo Hermanto, S.I.K., M.M. untuk menjabat sebagai Kapolda Sulut yang baru. Brigjen Yudo Hermanto sebelumnya menduduki posisi strategis sebagai Karopaminal Divpropam Polri.

​Posisi Wakapolda Sulut juga turut dirotasi. Brigjen Pol Awi Setiyono, S.I.K., M.Hum. yang sebelumnya menjabat sebagai Wakapolda Sulut, diangkat dalam jabatan baru sebagai Widyaiswara Kepolisian Utama Tk. I SESPIM Lemdiklat Polri.

Dan jabatan Wakapolda Sulut yang baru diemban oleh Brigjen Pol Dr. Susetio Cahyadi, S.I.K., M.M., M.H., CFrA., CSA, yang sebelumnya menjabat sebagai Widyaiswara Madya Sespim Lemdiklat Polri.

​Selain pucuk pimpinan di Polda Sulut, mutasi juga dialami sejumlah Pejabat Utama Polda Sulut. Berdasarkan Surat Telegram Nomor ST/1878/VIII/KEP./2026 tertanggal 30 Agustus 2026, ​Kombes Pol Dr. Alamsyah Parulian Hasibuan, S.I.K., M.H. dimutasi dan diangkat dalam jabatan baru sebagai Kaprodi S1 HK Kepol Ditprog Sarjana STIK Lemdiklat Polri. Posisi Kabid Humas Polda Sulut kini dipercayakan kepada Kombes Pol Steidy Raranta, S.I.K., yang sebelumnya menjabat sebagai Analis Kebijakan Madya Bidang Bindiklat Lemdiklat Polri.

Untuk poisisi ​Dirintelkam Polda Sulut Kombes Pol Sugeng Prayitno dimutasi sebagai Pamen Polda Sulut dalam rangka purna tugas (pensiun). Jabatan Dirintelkam Polda Sulut diserahterimakan kepada Kombes Pol Malpa Malacoppo, S.H., S.I.K., M.I.K., yang sebelumnya mengemban tugas sebagai Agen Intelijen Kepolisian Madya Tk. III Baintelkam Polri.

Dan Kombes Pol Arian Primadanu Colibrito, S.I.K., M.H., CHRM., yang sebelumnya menjabat sebagai Auditor Kepolisian Madya Tk. III Itwasda Polda Sulut, diangkat dalam jabatan baru sebagai Auditor Kepolisian Madya Tk. II Itwasum Polri.

"​Pergantian jabatan ini merupakan bagian dari pembinaan karier, penyegaran, dan peningkatan kinerja organisasi di tubuh Polri secara berkala dan juga dalam rangka tour of duty dan tour of area," singkat Kabid Humas Kombes Pol Alamsyah. P. Hasibuan.

Minggu, 30 Agustus 2026

Patroli PANTERA Sat Samapta Polres Minut Pantau SPBU, Antisipasi Penimbunan dan Penyalahgunaan BBM Bersubsidi

Airmadidi, Humas Polres Minut – Satuan Samapta Polres Minahasa Utara (Minut) terus meningkatkan kegiatan patroli preventif guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat sekaligus mengantisipasi potensi penyalahgunaan BBM bersubsidi.

Melalui Patroli Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (PANTERA), personel Sat Samapta Polres Minut melakukan pemantauan di sejumlah lokasi, termasuk SPBU yang berada di Desa Watutumou, Kecamatan Kalawat, Sabtu (29/8/2026).

Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.00 hingga 14.00 WITA tersebut dipimpin Katim Brigadir Rizal Sonda.

Di SPBU Desa Watutumou, personel melakukan pemantauan secara langsung untuk mengantisipasi adanya penimbunan maupun penyalahgunaan BBM bersubsidi, serta memastikan penyaluran BBM dapat berjalan tertib dan tepat sasaran.

Personel juga memberikan imbauan kepada para pengendara yang sedang mengantre agar tetap tertib dan tidak memarkir kendaraan di badan jalan. Langkah tersebut dilakukan selain untuk menjaga ketertiban, juga guna mencegah terjadinya kemacetan di sekitar kawasan SPBU.

“Kami melakukan pemantauan sebagai langkah preventif untuk mencegah adanya penimbunan maupun penyalahgunaan BBM bersubsidi. Kami juga mengimbau masyarakat agar menggunakan BBM bersubsidi sesuai peruntukannya dan tetap tertib selama berada di SPBU,” ujar Brigadir Rizal Sonda.

Selain melakukan pemantauan di SPBU, Tim PANTERA juga melaksanakan pengaturan arus lalu lintas di Bundaran Airmadidi serta menyambangi sejumlah pangkalan ojek dan Pos Kamling di wilayah Kecamatan Airmadidi dan Kalawat.

Dalam kegiatan sambang tersebut, personel berdialog langsung dengan masyarakat sekaligus menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas. Masyarakat juga diingatkan untuk segera menghubungi Call Center Polri 110 apabila mengetahui adanya gangguan Kamtibmas atau dugaan penyalahgunaan BBM bersubsidi.

Kegiatan Patroli PANTERA merupakan bagian dari upaya Polres Minut untuk meningkatkan kehadiran Polisi di tengah masyarakat, mencegah potensi gangguan keamanan sejak dini, serta memastikan aktivitas masyarakat berlangsung aman dan tertib.