Sabtu, 04 Juli 2026

Wakapolri: 418 Lulusan Sespim Siap Jadi Garda Terdepan Hadapi Tantangan Global dan Era Digital

Jakarta – Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo menegaskan bahwa 418 lulusan pendidikan kepemimpinan Polri harus menjadi garda terdepan dalam menjaga stabilitas keamanan nasional di tengah dinamika global, percepatan transformasi digital, serta meningkatnya ekspektasi masyarakat terhadap pelayanan kepolisian.

Pesan tersebut disampaikan Wakapolri saat memimpin Upacara Penutupan Pendidikan Sespimti Polri Dikreg Ke-35, Sespimmen Polri Dikreg Ke-66, Sekolah Pengembangan Profesi Kepolisian (SPPK) Angkatan Ke-3, dan Sespimma Polri Angkatan Ke-75 Tahun Anggaran 2026 di Sespim Lemdiklat Polri, Jumat (3/7).

Sebanyak 418 peserta didik resmi menyelesaikan pendidikan, terdiri atas 57 peserta Sespimti, 201 peserta Sespimmen, 35 peserta SPPK, dan 125 peserta Sespimma. Para lulusan akan kembali ke satuan masing-masing sebagai calon pemimpin yang diharapkan mampu menjawab tantangan tugas yang semakin kompleks dan dinamis.

“Kelulusan ini merupakan awal pengabdian dan tanggung jawab yang lebih besar untuk menjadi pemimpin Polri yang profesional, adaptif, dan berintegritas, serta mampu menjawab tantangan tugas yang semakin kompleks dan dinamis,” ujar Wakapolri.

Pendidikan tahun ini juga memperkuat kolaborasi lintas institusi. Program Sespimti diikuti 47 peserta Polri, delapan peserta TNI, serta dua peserta dari Kejaksaan Agung dan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. Sementara Sespimmen diikuti peserta Polri, TNI, serta dua peserta mancanegara dari Timor Leste sebagai bagian dari penguatan kerja sama dan pertukaran pengalaman kepemimpinan.

Dalam amanatnya, Wakapolri mengingatkan bahwa situasi global masih dipenuhi ketidakpastian akibat konflik geopolitik, perang, serta persaingan antarnegara yang berdampak pada sektor energi, pangan, logistik, hingga perekonomian dunia. Kondisi tersebut juga memberikan pengaruh terhadap Indonesia sehingga membutuhkan stabilitas keamanan yang kuat sebagai fondasi pembangunan nasional.

Menurut Wakapolri, Polri memiliki peran strategis dalam menjaga keamanan agar berbagai program pemerintah, mulai dari swasembada pangan dan energi, hilirisasi industri, hingga pertumbuhan ekonomi nasional dapat berjalan dengan baik.

Selain tantangan global, perkembangan teknologi juga mengubah lanskap keamanan. Kejahatan siber, penyebaran hoaks, disinformasi, hingga penyalahgunaan Artificial Intelligence (AI) oleh pelaku kejahatan menjadi tantangan baru yang harus diantisipasi.

Karena itu, Wakapolri meminta seluruh lulusan meningkatkan kompetensi digital melalui penguasaan AI, analisis data, dan Open Source Intelligence (OSINT) agar mampu mengambil keputusan secara cepat, tepat, dan berbasis data.

“Pemimpin Polri masa depan harus memiliki kemampuan membaca perubahan zaman, menguasai teknologi, serta mampu mengelola setiap dinamika melalui kepemimpinan yang adaptif, visioner, dan berorientasi pada penyelesaian masalah,” tegasnya.

Wakapolri juga mengingatkan bahwa ancaman terorisme dan ekstremisme masih terus berkembang, khususnya melalui ruang digital yang menyasar generasi muda. Sepanjang 2023 hingga 2026, Polri berhasil melakukan preventive strike terhadap 265 tersangka dari delapan kelompok teroris serta mempertahankan zero terrorist attack selama tiga tahun berturut-turut.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa seluruh jajaran tidak boleh lengah terhadap berkembangnya radikalisme digital maupun fenomena Nihilistic Violent Extremism. Penguatan deteksi dini, kontra narasi, deradikalisasi, serta pengawasan ruang siber harus terus diperkuat bersama seluruh pemangku kepentingan.

Mengutip pesan Presiden Republik Indonesia pada Hari Bhayangkara ke-80, Wakapolri menekankan bahwa kekuatan Polri bertumpu pada kepercayaan masyarakat. Hal tersebut selaras dengan hasil Survei Litbang Kompas yang menunjukkan 82,4 persen masyarakat optimistis kinerja Polri akan semakin baik.

“Rekan-rekan adalah wajah Polri di tengah masyarakat. Setiap tindakan, keputusan, dan sikap saudara akan mencerminkan kehormatan institusi. Pegang teguh integritas, junjung tinggi profesionalisme, serta hadir memberikan pelayanan yang humanis agar Polri semakin dipercaya dan dicintai masyarakat,” pesan Wakapolri.

Pada kesempatan tersebut, Polri juga memberikan penghargaan kepada peserta didik berprestasi. Penghargaan Sanyata Sumanasa Wira Utama diraih Kombes Pol. Yudhis Wibisana, S.I.K., M.H. (Sespimti), Sanyata Sumanasa Wira Utama Madya diraih Kompol Ardyan Yudo Setyantono, S.H., S.I.K. (Sespimmen) dan Kompol Dr. Jonathan Hasudungan, S.H., M.H. (SPPK), sementara AKP Riza Ariwibowo, S.H., M.M. meraih Sanyata Sumanasa Wira Pratama pada kategori Sespimma.

Mengakhiri amanatnya, Wakapolri mengajak seluruh lulusan menjadikan bekal ilmu, pengalaman, dan nilai-nilai kepemimpinan yang diperoleh selama pendidikan sebagai modal untuk memperkuat institusi, mempererat sinergi, serta terus menjaga kepercayaan masyarakat terhadap Polri dalam menghadapi tantangan masa depan.

Melalui Problem Solving, Piket SPKT Polres Minut Selesaikan Masalah Warga

Airmadidi, Humas Polres Minut - Piket SPKT Polres Minut dibawah pimpinan Pamapta A IPDA Damar, kembali menunjukkan pelayanan humanis dengan menyelesaikan permasalahan warga melalui metode problem solving, Jum,at (3/07/2026) .

Permasalahan berawal dari laporan dari bapak verdi warga desa Tumaluntung Kecamatan Kauditan, terkait perselisihan dengan tetangga kaitan terjadinya salah paham antara anak dari bapak verdi dan tetangganya, menindak lanjuti laporan, Piket SPKT dipimpin oleh Pamapta A langsung turun ke TKP .

Kedua belah pihak kemudian dipertemukan di ruang SPKT Polres Minut, dengan pendekatan kekeluargaan petugas memfasilitasi dengan cara mediasi, setelah berdiskusi, kedua belah pihak, sepakat berdamai dan menandatangani surat pernyataan penyelesaian masalah diatas materai . 

"Problem Solving adalah wujud Polri, hadir sebagai penengah, kami utamakan solusi yang adil, agar masalah warga tidak berlarut dan tetap menjaga silaturahmi," ujar Pamapta A IPDA Damar .

Kapolres Minut AKBP Auliya Rifqie A. Djabar, S.I.K., M.Si., mengapresiasi kinerja Piket SPKT, "Terima Kasih kepada personel yang cepat dan tanggap atas laporan dari masyarakat, ini implementasi Polri presisi, dekat dan dicintai oleh masyarakat," ujarnya .

Pihak yang berselisih mengucapkan terima kasih kepada Polisi, "masalah kami terselesaikan dengan baik, terima kasih pak polisi sudah bantu memediasi, kata bapak verdi .

Jumat, 03 Juli 2026

Jaga Kebersihan Mako, Kapolres Minut Pimpin Korvei Bersihkan Lingkungan Mako Dan Ruangan Tempat Kerja

Airmadidi, Humas Polres Minut - Kapolres Minut AKBP Auliya Rifqie A. Djabar, S.I.K., M.Si., memimpin langsung kegiatan Korvei kebersihan Mako Polres Minut, Jum'at (3/07/2026) .

Korvei diikuti oleh Wakapolres Kompol Thely Mawidingan, S.E., PJU dan Kapolsek Jajaran, Personel Polres Minut dan ASN Polri, Seluruh Personel dibagi tim untuk membersihkan Halaman, taman, air, pos jaga, mushola, gereja serta seluruh ruangan kerja satfung .

"Korvei ini bukan seremonial saja, ini bentuk komitmen kita menjaga Mako Polres Minut tetap bersih, rapi dan sehat, karena dari Mako yang bersih lahir pelayanan yang maksimal kepada masyarakat," tegas Kapolres dalam amanatnya sebelum kegiatan .

Kapolres juga melakukan pengecekan langsung ke toilet, seputaran halaman Mako Polres Minut, ruang kerja dari masing-masing satker, ruang tahanan, ia juga menginstruksikan, Korvei dilaksanakan rutin setiap hari Jum'at, "Mari kita budayakan 5R, Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, Rajin," ujarnya .

Kegiatan ini diakhiri dengan apel konsolidasi dan foto bersama, Kasi Propam Polres Minut IPDA Rifai Rumambi mengatakan, hasil pengecekan, seluruh area Mako dalam kondisi bersih dan memenuhi standar .

Kamis, 02 Juli 2026

Melayat ke Rumah Duka Almarhum Briptu Excel Mamuli di Kakas, Kapolda Sulut Berikan Dukungan untuk Keluarga

MINAHASA, Humas Polda Sulut - Duka mendalam masih menyelimuti keluarga almarhum Briptu Excel Mamuli, anggota Polres Bolaang Mongondow Utara yang gugur dalam tugas. Di tengah suasana haru tersebut, Kapolda Sulawesi Utara Irjen Pol Roycke Langie bersama sejumlah Pejabat Utama Polda Sulut, Kapolres Minahasa dan Kapolres Bolmut hadir langsung di rumah duka di Desa Kakas, Kabupaten Minahasa, Kamis (2/7/2026).

Kunjungan tersebut tidak hanya menjadi bentuk penghormatan terakhir kepada almarhum, tetapi juga menegaskan komitmen Polri untuk terus memberikan perhatian dan dukungan kepada keluarga yang ditinggalkan.

Dalam kesempatan itu, Kapolda Sulut menyampaikan rasa kehilangan atas kepergian Briptu Excel Mamuli yang dikenal sebagai anggota berdedikasi tinggi selama menjalankan tugas kepolisian.

“Almarhum ini dalam catatan selama berdinas termasuk anggota yang andal, tekun, taat, dan selalu mengikuti perintah sesuai undang-undang. Kami merasa kehilangan salah satu putra terbaik,” ujar Irjen Pol Roycke Harry Langie.

Kapolda juga menunjukkan kepedulian terhadap masa depan keluarga almarhum. Ia memberikan motivasi agar adik Briptu Exel Mamuli dipersiapkan untuk mengikuti jejak sang kakak sebagai anggota Polri.

“Saya sebagai pimpinan sekaligus bapak bagi anggota, menyarankan agar adiknya dipersiapkan. Kita berdoa supaya adiknya ini bisa menjadi pengganti almarhum di kepolisian,” ungkapnya.

Menurut Kapolda, pengabdian dan dedikasi almarhum selama bertugas menjadi teladan yang layak diteruskan oleh generasi berikutnya. Ia juga mengapresiasi citra positif yang ditinggalkan Briptu Excel Mamuli di tengah masyarakat.

Berdasarkan informasi yang diterimanya, almarhum dikenal sebagai pribadi yang rendah hati, mudah bergaul, dan memiliki hubungan baik dengan warga di lingkungan tempat tinggalnya.

Hari Bhayangkara ke-80, Polri Tegaskan Transformasi Berkelanjutan untuk Hadir dan Mengabdi kepada Masyarakat

Bogor – Momentum Hari Bhayangkara ke-80 menjadi refleksi perjalanan panjang Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dalam mengabdi kepada bangsa dan negara. Selama delapan dekade, Polri terus bertransformasi menjadi institusi yang profesional, modern, dan adaptif dengan tetap menjadikan masyarakat sebagai orientasi utama dalam setiap pelaksanaan tugas.

Hal tersebut disampaikan Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko di sela-sela Upacara Hari Bhayangkara ke-80 yang digelar di Lapangan Satlat Korbrimob Polri, Cikeas, Kabupaten Bogor, Rabu (1/7).

Brigjen Pol. Trunoyudo mengatakan, usia ke-80 Polri memiliki makna historis, konstitusional, dan institusional yang menunjukkan perjalanan panjang Polri tumbuh bersama rakyat.

“Hari Bhayangkara ke-80 merupakan perjalanan yang sangat panjang. Ada pendekatan historis, konstitusional, dan institusional yang menunjukkan bagaimana Polri terus berkembang bersama rakyat. Makna dari semua itu adalah bahwa Polri benar-benar untuk masyarakat,” ujar Trunoyudo.

Menurutnya, sebagaimana amanat Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Polri memiliki tugas sebagai pemelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, pelindung, pengayom, pelayan masyarakat, serta penegak hukum. Karena itu, keamanan menjadi fondasi utama bagi keberlangsungan pembangunan nasional.

“Presiden juga menyampaikan bahwa keamanan merupakan modal utama pembangunan, baik dalam konteks sosial, ekonomi, maupun program pembangunan pemerintah. Oleh karena itu, Polri akan selalu berada di tengah-tengah masyarakat, melindungi ketika masyarakat membutuhkan perlindungan, melayani, membantu, serta melakukan penegakan hukum dalam rangka pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat,” jelasnya.

Ia menambahkan, semangat “Polri untuk Masyarakat” tidak hanya diwujudkan melalui pelaksanaan tugas kepolisian, tetapi juga melalui berbagai kegiatan kemasyarakatan yang telah digelar sejak rangkaian Bulan Bakti Bhayangkara.

“Makna Bulan Bakti Bhayangkara adalah Polri hadir di tengah masyarakat. Berbagai kegiatan seperti bakti kesehatan, bakti sosial, pasar murah, bazar UMKM, hingga program-program sosial lainnya menunjukkan bahwa Polri hadir ketika masyarakat membutuhkan,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Trunoyudo juga menegaskan bahwa transformasi Polri terus berjalan secara berkelanjutan melalui empat bidang utama yang digagas Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo yakni transformasi operasional, organisasi, pelayanan publik, dan pengawasan. Transformasi tersebut diperkuat melalui digitalisasi layanan seperti Super Apps Polri, layanan darurat Polisi 110, hingga penguatan respons cepat terhadap pengaduan masyarakat.

Selain memperkuat pelayanan publik, Polri juga terus mendukung berbagai program strategis nasional, seperti ketahanan pangan, pemenuhan gizi bagi anak-anak, peningkatan kualitas pendidikan melalui Yayasan Kemala Bhayangkari, serta penguatan kerja sama internasional dalam penanganan kejahatan transnasional.

Menurut Trunoyudo, seluruh upaya tersebut bermuara pada satu tujuan, yakni meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri.

“Kapolri selalu menegaskan bahwa Polri adalah bagian dari masyarakat dan Polri untuk masyarakat. Walaupun Polri dituntut semakin modern dan adaptif, hakikatnya Polri harus tetap berada di tengah-tengah masyarakat. Integritas dan prestasi Polri diukur dari kepercayaan publik. Oleh karena itu, Polri akan terus meningkatkan profesionalisme, kualitas sumber daya manusia, serta berpegang teguh pada nilai-nilai Tribrata dan Catur Prasetya sebagai kompas moral setiap insan Bhayangkara,” tutupnya.

Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 menjadi penegasan komitmen Polri untuk terus bertransformasi dan memperkuat sinergi dengan seluruh elemen bangsa, sehingga mampu menghadirkan rasa aman, memberikan pelayanan terbaik, serta mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045.

Guna Memberi Rasa Aman Kepada Masyarakat, Polsek Kauditan Lakukan Patroli Dan Berikan Himbauan Kamtibmas Kepada Warga

Airmadidi, Humas Polres Minut - Polsek Kauditan Polres Minahasa Utara intensifkan kegiatan patroli dialogis, untuk menciptakan situasi Kamtibmas yang kondusif diwilayah hukumnya, Kamis (1/07/2026) .

Dipimpin oleh KA SPK Bripka Nirwana Marwan bersama personel, patroli menyasar ke lokasi seperti pangkalan ojek, pasar kauditan, pertokoan, SPBU dan tempat nongkrong anak-anak muda .

Dalam Patroli, petugas menyambangi warga tukang ojek yang sedang beraktifitas di malam hari, dalam hal ini petugas menyampaikan himbauan Kamtibmas, agar tidak meninggalkan kendaraan dengan kunci yang masih menempel di kendaraan, waspada 3C, dan Jangan komsumsi miras pada saat mengendarai kendaraan .

Kami hadir untuk memberi rasa aman, silahkan laporkan segera jika melihat hal mencurigakan ke kantor Polsek Kauditan atau hubungi Call Center 110, mari sama-sama kita jaga Kamtibmas, agar wilayah Kauditan tetap aman dan kondusif .

"Kapolsek Kauditan IPDA Rommy Sumampouw menyampaikan, patroli ini dilaksanakan, sebagai bentuk pelayanan Polri yang presisi dan humanis, tujuannya preventif, agar gangguan Kamtibmas bisa di cegah sejak dini," ujarnya .

Hasil Patroli, situasi wilayah Kauditan terpantau aman, tertib dan tidak ditemukan adanya gangguan Kamtibmas .