Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Plt. Kapolres Minahasa Utara AKBP Anthonius F. Gea, S.H., S.I.K., M.H., M.I.K., didampingi Kasat Binmas AKP Ishak Samban, S.Sos., Kapolsek Airmadidi IPTU Deddy Kodoati, serta disambut oleh Pendeta Jhoni Jomius, S.Th., bersama para Pelayan Khusus (Pelsus) dan jemaat GMIM Syalom Tetempangan.
Dalam kesempatan tersebut, Plt. Kapolres Minut menyampaikan bahwa kegiatan Minggu Kasih merupakan salah satu program Kapolri yang dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia dan diteruskan hingga jajaran kewilayahan.
Program ini bertujuan untuk mendengarkan secara langsung aspirasi, masukan, maupun keluhan masyarakat terkait pelayanan kepolisian, khususnya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), serta penanganan berbagai tindak pidana dan pelanggaran hukum.
AKBP Anthonius F. Gea juga mengajak para tokoh agama dan seluruh jemaat untuk berperan aktif membantu Polri dalam menjaga situasi kamtibmas. Ia menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu ragu ataupun takut untuk melaporkan setiap permasalahan yang membutuhkan kehadiran dan penanganan pihak kepolisian, baik ke Polres maupun Polsek terdekat.
Dalam dialog kamtibmas, sejumlah jemaat menyampaikan pertanyaan dan perhatian terkait kenakalan remaja, khususnya anak-anak yang menghirup lem ehabon, serta permasalahan tawuran antarpelajar.
Menanggapi hal tersebut, Plt. Kapolres Minut menyampaikan bahwa pihak kepolisian akan meningkatkan kegiatan patroli, terutama pada jam-jam rawan, guna mengantisipasi berbagai potensi gangguan kamtibmas serta menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat.
Ia juga mengimbau masyarakat agar segera melaporkan apabila mengetahui adanya gangguan keamanan maupun tindak pidana melalui Call Center Polri 110, sehingga dapat segera ditindaklanjuti oleh personel kepolisian.
Melalui kegiatan Minggu Kasih, Polres Minahasa Utara terus berkomitmen membangun komunikasi yang terbuka dengan masyarakat, mempererat kemitraan bersama tokoh agama, serta mewujudkan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Kabupaten Minahasa Utara.