Jumat, 22 Mei 2026

BNPT dan Densus 88 Perkuat Kolaborasi Lindungi Generasi Muda di Era Digital

Jakarta, 21 Mei 2026 — Kolaborasi antara Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) dan Densus 88 Antiteror Polri terus diperkuat melalui pendekatan perlindungan anak, literasi digital, dan penguatan ketahanan masyarakat, sebagai bagian dari upaya membangun generasi muda yang adaptif menghadapi perkembangan ruang digital.

Penguatan sinergi tersebut mengemuka dalam bedah buku “Gamifikasi Kekerasan dalam Teror Modern di Era Digital” yang diselenggarakan pada Rabu, 20 Mei 2026 pukul 15.00 WIB di Hotel Bidakara, Jalan Gatot Subroto, Menteng Dalam, Jakarta Selatan, dan menghadirkan unsur pemerintah, aparat keamanan, akademisi, psikolog, serta pakar teknologi.

Kepala BNPT, Komjen Pol. (Purn.) Eddy Hartono, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa membangun ketahanan masyarakat di era digital memerlukan keterlibatan seluruh elemen bangsa.

“Membangun ketahanan masyarakat merupakan tanggung jawab bersama. Keluarga, sekolah, pemerintah, komunitas, dan seluruh elemen bangsa memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan yang aman dan mendukung tumbuh kembang generasi muda,” ujar Komjen Pol. (Purn.) Eddy Hartono.

Menurut Kepala BNPT, upaya pencegahan yang berkelanjutan perlu diperkuat melalui pendidikan, penguatan literasi digital, dan deteksi dini berbasis komunitas, sehingga masyarakat memiliki kemampuan mengenali perubahan sosial dan meresponsnya secara tepat.

Ia menegaskan bahwa pendekatan tersebut sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2018, yang menempatkan kesiapsiagaan nasional, kontra-radikalisasi, dan deradikalisasi sebagai bagian dari upaya bersama lintas sektor.

“Pencegahan yang efektif tumbuh dari lingkungan terdekat masyarakat. Karena itu, penguatan keluarga, sekolah, komunitas, dan ruang sosial menjadi fondasi penting dalam membangun ketahanan bersama,” jelas Kepala BNPT.

Sebagai bagian dari penguatan kolaborasi, BNPT terus mendorong keterlibatan berbagai unsur melalui Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT), program berbasis komunitas, serta penguatan sistem edukasi dan literasi di daerah.

Sementara itu, Kadensus 88 AT Polri, Irjen Pol. Sentot Prasetyo, S.I.K., menekankan pentingnya perlindungan anak, pendampingan, dan penguatan ketahanan psikologis di tengah perkembangan ruang digital yang terus berubah.

“Anak perlu dipahami sebagai pihak yang harus dilindungi dan diperkuat ketahanannya. Karena itu, penguatan literasi digital, lingkungan sosial yang sehat, dan keterlibatan keluarga menjadi bagian penting dalam upaya perlindungan,” ujar Irjen Pol. Sentot Prasetyo.

Menurut Kadensus 88, pendekatan perlindungan akan semakin efektif melalui collaborative approach, yakni kolaborasi aktif antara keluarga, sekolah, pemerintah, akademisi, komunitas, dan masyarakat.

Pandangan tersebut mendapat penguatan dari para akademisi yang hadir dalam diskusi.

Psikolog Forensik Dr. Zora Arfina Sukabdi menilai penguatan perlindungan psikologis dan deteksi dini menjadi penting di tengah perubahan pola interaksi generasi muda.

“Pendekatan perlindungan dan deteksi dini terhadap anak menjadi semakin penting agar mereka memiliki ketahanan menghadapi berbagai tantangan sosial maupun digital,” ujar Dr. Zora Arfina Sukabdi.

Sementara Prof. Harkristuti Harkrisnowo, S.H., M.A., Ph.D., mengingatkan bahwa penguatan kebijakan perlu tetap mengedepankan hak asasi manusia dan pendekatan berbasis bukti ilmiah, sehingga perlindungan berjalan secara proporsional dan inklusif.

Dari perspektif psikologi, Dra. Adityana Kasandra Putranto menekankan pentingnya ketahanan mental dan dukungan lingkungan sebagai faktor protektif bagi generasi muda.

Sedangkan Dr. Ismail Fahmi menyoroti perlunya literasi digital dan edukasi publik berbasis data, agar masyarakat semakin siap memahami dinamika ruang digital secara lebih bijak.

Diskusi ini mempertegas satu pesan bersama: perlindungan generasi muda di era digital membutuhkan kolaborasi yang kuat antara negara, keluarga, sekolah, dan masyarakat.

“Kolaborasi yang kuat akan melahirkan ketahanan masyarakat yang kuat. Perlindungan generasi muda dimulai dari lingkungan terdekat mereka,” tutup Komjen Pol. (Purn.) Eddy Hartono.

Sinergi BNPT dan Densus 88 menegaskan bahwa membangun masa depan yang aman dimulai dari pendidikan, perlindungan, literasi digital, dan kolaborasi seluruh elemen bangsa.

Bareskrim Polri Musnahkan Ribuan Kilogram Bawang Impor Ilegal dari Jalur Tikus Perbatasan Malaysia


Pontianak, KALBAR – Aparat penegak hukum bersama sejumlah instansi terkait melakukan pemusnahan barang bukti dugaan penyelundupan bawang impor ilegal dari berbagai negara yang diduga masuk ke wilayah Indonesia melalui jalur tikus di perbatasan Malaysia. Pemusnahan dilakukan sebagai bentuk komitmen penegakan hukum terhadap praktik perdagangan ilegal yang merugikan negara dan membahayakan masyarakat. Kamis (21/5).

Kegiatan tersebut dihadiri Tim Kejaksaan Agung RI yang diwakili Sesjampidum Agus Sahat Lumban Gaol, S.H., M.H., Kasubdit I Dittipideksus Bareskrim Polri KBP Derry Agung Wijaya, S.I.K., S.H., M.H., Kepala Kejaksaan Tinggi Kalbar Dr. Emilwan Ridwan, S.H., Bea Cukai Kalbar, Barantin, Dinas Lingkungan Hidup Kalbar, Wadir Reskrimsus Polda Kalbar, serta instansi terkait lainnya.

Kasus ini terungkap setelah Satgas Gakkum Lundup menerima informasi adanya peredaran bawang impor ilegal yang diduga berasal dari Malaysia. Petugas kemudian melakukan pemeriksaan di sejumlah lokasi dan berhasil menemukan bawang impor ilegal di dua gudang penyimpanan.

Barang tersebut diduga masuk tanpa dokumen resmi karantina, dokumen impor, maupun dokumen perdagangan yang sah. Seluruh barang bukti kemudian disita untuk proses penyidikan lebih lanjut.

Dari hasil penyelidikan awal, pelaku diduga telah menjalankan aktivitas tersebut selama kurang lebih satu tahun dengan jumlah pemesanan sekitar delapan ton bawang setiap minggu. Nilai perputaran usaha diperkirakan mencapai sekitar Rp24,96 miliar per tahun.

Dalam kegiatan tersebut, aparat memusnahkan bawang putih sebanyak 9.680 kilogram, bawang bombai 7.340 kilogram, bawang merah 2.193 kilogram, dan bawang beri sebanyak 1.719 kilogram.

Kasubdit I Dittipideksus Bareskrim Polri KBP Derry Agung Wijaya, S.I.K., S.H., M.H., menegaskan bahwa Polri akan terus melakukan penindakan tegas terhadap praktik penyelundupan dan perdagangan ilegal yang merugikan negara serta masyarakat.

“Penindakan ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam menjaga tata niaga yang sehat dan melindungi masyarakat dari peredaran barang ilegal. Kami akan senantiasa bekerjasama dengan penegak hukum lainnya dan tetap konsisten untuk melakukan pengawasan dan penindakan hukum terhadap seluruh pihak yang terlibat,” ujarnya.

Pemusnahan dilakukan karena komoditas tersebut mudah rusak dan dikhawatirkan dapat membahayakan kesehatan masyarakat apabila kembali beredar.

“Atas perbuatannya, pelaku dijerat sejumlah pasal terkait hortikultura, perdagangan, karantina, perlindungan konsumen, dan KUHP. Polri juga memastikan akan terus memperketat pengawasan terhadap jalur-jalur ilegal di wilayah perbatasan guna mencegah masuknya barang impor tanpa prosedur resmi.” Tutup Derry.

Jaga Kamtibmas, Polsek Kema Laksanakan KRYD Malam Hari

Airmadidi, Humas Polres Minut - Polsek Kema melaksanakan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) guna menjaga situasi Kamtibmas tetap aman dan kondusif, Kamis (21/05/2026) .

Patroli KRYD menyasar ke titik rawan gangguan Kamtibmas, tempat berkumpulnya masyarakat, serta jalur utama diwilayah hukum Polsek Kema, personel yang dipimpin Ka SPK Aipda Lukman Ointu melakukan pemeriksaan kendaraan, pengecekan identitas, dan memberikan imbauan Kamtibmas secara humanis .

"Kami fokus cegah Balap liar, miras, Sajam dan tindak pidana 3C, tujuannya agar masyarakat merasa aman saat beraktifitas di malam hari, ujar Aipda Lukman Ointu .

Selain Patroli, petugas juga berdialog dengan warga dan anak-anak muda yang masih nongkrong larut malam, mereka diminta segera pulang dan tidak melakukan hal yang melanggar hukum .

Kapolsek Kema AKP Repi Samel mengatakan, KRYD akan terus digencarkan sebagai langkah preventif .

"Kehadiran Polisi dilapangan adalah bentuk komitmen kami untuk menjaga keamanan, kami minta masyarakat juga ikut berperan aktif, lapor jika ada gangguan Kamtibmas atau langsung hubungi Call Center 110," tegasnya .

Kegiatan KRYD berlangsung lancar, situasi wilayah Polsek Kema terpantau aman, tertib dan kondusif .

Kamis, 21 Mei 2026

Antisipasi Penyalahgunaan BBM, Tim Pantera Polres Minut Lakukan Patroli Di SPBU Airmadidi

Airmadidi, Humas Polres Minut - Antisipasi Penyalahgunaan BBM, Tim Pantera Polres Minahasa Utara melaksanakan Patroli dan pemantauan di SPBU Airmadidi, Rabu (20/05/2026) .

Patroli ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi penyalahgunaan BBM bersubsidi, antrean panjang serta gangguan Kamtibmas di area SPBU, Tim Pantera yang dipimpin Bripka Derol memeriksa langsung aktifitas pengisian petugas SPBU serta masyarakat .

"Kami pastikan tidak ada penimbunan, penggunaan jarigen tanpa ijin, dan antrean yang menimbulkan kemacetan, petugas SPBU juga kami imbau untuk tegas menolak pembelian diluar ketentuan," ujar Bripka Derol .

Selain pengawasan, personel juga menyampaikan imbauan Kamtibmas agar masyarakat tertib antre, tidak merokok di area SPBU, dan segera melapor jika melihat aktifitas yang mencurigakan .

Kapolres Minahasa Utara AKBP Auliya Rifqie A. Djabar, S.I.K., M.Si., melalui Kasihumas IPDA Iskandar Mokoagow mengatakan bahwa, Patroli di objek vital seperti SPBU akan terus ditingkatkan .

"SPBU merupakan objek vital yang harus dijaga, Patroli ini untuk memastikan distribusi BBM berjalan lancar dan sesuai aturan, sekaligus memberi rasa aman bagi masyarakat," jelasnya .

Kegiatan berjalan lancar, situasi di SPBU Airmadidi terpantau aman, tertib dan kondusif, ungkap Kasihumas .

Rabu, 20 Mei 2026

Sambangi Warga Di Desa Binaan, Bhabinkamtibmas Polsek Kema Sampaikan Pesan Kamtibmas

Airmadidi, Humas Polres Minut - Bhabinkamtibmas Polsek Kema melaksanakan sambang warga di desa binaan Desa Kema III Kecamatan Kema, Selasa (19/05/2026) .

Kegiatan ini merupakan bagian dari tugas rutin Bhabinkamtibmas, untuk mempererat kemitraan dengan masyarakat sekaligus memantau situasi Kamtibmas diwilayah Desa binaan .

Dalam giat sambang tesebut, Aiptu Jhon Saragih selaku Bhabinkamtibmas di Desa Binaan Desa Kema III, berdialog langsung dengan warga dan menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas .

"Kepada Warga kami ingatkan, untuk tetap waspada terhadap tindak pidana, tidak mudah terprovokasi dengan isu Hoaks di medsos, dan segera lapor ke Bhabinkamtibmas atau hubungi layanan Call Center 110, jika melihat hal yang mencurigakan," ujar Aiptu Jhon Saragih .

Selain itu, warga juga diajak untuk berperan aktif menjaga keamanan lingkungan, melalui sistem siskamling dan saling mengingatkan antar tetangga, kegiatan berlangsung dalam suasana akrab dan mendapat sambutan positif dari masyarakat .

Kapolsek Kema AKP Repi Samel mengatakan, sambang desa binaan adalah wujud Polri hadir ditengah masyarakat .

"Kehadiran Bhabinkamtibmas diharapkan bisa menjadi solusi cepat bagi permasalahan warga, komunikasi yang baik akan menciptakan situasi yang aman dan kondusif," jelasnya .