Selasa, 03 November 2026

Kapolda Sulut Irjen Pol Yudo Hermanto Sambut Kunjungan Pangdam XIII/Merdeka, Perkuat Sinergitas TNI-Polri

MANADO, Humas Polda Sulut – Komitmen memperkuat hubungan kelembagaan dan meningkatkan soliditas dan sinergitas TNI-Polri terus diwujudkan melalui komunikasi serta silaturahmi antarpimpinan kedua institusi. Hal ini terlihat saat Kapolda Sulawesi Utara Irjen Pol Yudo Hermanto, S.I.K., M.M., menerima kunjungan perdana Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Anggit Exton Yustiawan, S.LH., di Mapolda Sulut, Senin (2/11/2026).

Kunjungan tersebut disambut langsung Kapolda Sulut bersama sejumlah Pejabat Utama (PJU) Polda Sulut. Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban.

Kehadiran Pangdam XIII/Merdeka bersama rombongan merupakan bentuk komitmen bersama dalam menjaga hubungan harmonis yang selama ini telah terjalin antara TNI dan Polri, khususnya dalam mendukung terciptanya stabilitas keamanan di wilayah Sulawesi Utara.

Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Endrastiawan Setyowibowo mengatakan, kunjungan tersebut memiliki arti penting dalam memperkuat sinergi dan soliditas kedua institusi, terutama dalam menghadapi berbagai tantangan tugas ke depan.

"Hubungan baik antara TNI dan Polri harus terus dipelihara dan diperkuat. Sinergitas kedua institusi menjadi salah satu kunci dalam menjaga stabilitas keamanan, menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif, serta memberikan rasa aman kepada masyarakat," ungkapnya.

Menurutnya, kerja sama TNI-Polri tidak hanya sebatas pelaksanaan tugas pengamanan, tetapi juga mencakup dukungan terhadap program pemerintah, pembangunan daerah, serta berbagai kegiatan kemasyarakatan.

"Melalui komunikasi dan koordinasi yang semakin erat, kami berharap TNI-Polri terus berjalan beriringan, saling mendukung dan bersinergi dalam memberikan pengabdian terbaik bagi masyarakat, bangsa dan negara," tambahnya.

Dalam kunjungan tersebut, Pangdam XIII/Merdeka didampingi Kasdam XIII/Merdeka Brigjen TNI Wahyu Eko Purnomo, S.I.P., Asrendam XIII/Merdeka Kolonel Arh Raden Jatmiko Adhi Ptamantyo Cahyono, serta Asintel Kasdam XIII/Merdeka Kolonel Kav Ilham Faisal Siregar.

Polda Sulut Rilis Hasil Operasi Patuh Klabat 2026 Selama Sepekan: Kedepankan Edukasi dan Tindakan Preventif

MANADO, Humas Polda Sulut — Kepolisian Daerah Sulawesi Utara (Polda Sulut) beserta jajaran polres/ta telah merampungkan pelaksanaan Operasi Kepolisian Kewilayahan dengan sandi "Patuh Klabat 2026" yang berlangsung selama sepekan, mulai dari tanggal 26 Oktober hingga 1 November 2026, dimana sesuai jadwal Operasi ini akan dilaksanakan sampai 8 November 2026.

Berdasarkan data analisa dan evaluasi (anev) mingguan yang dirilis oleh Direktorat Lalu Lintas Polda Sulut, pelaksanaan operasi tahun ini lebih mengedepankan pendekatan preemtif dan preventif guna menekan angka pelanggaran serta kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polda Sulut.

Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Endrastiawan Setyowibowo mengungkapkan bahwa peningkatan kegiatan kepolisian secara masif ini merupakan wujud komitmen nyata Polri dalam membangun kesadaran tertib berlalu lintas di tengah masyarakat.

"Operasi Patuh Klabat 2026 ini jauh lebih mengedepankan langkah-langkah preemtif, preventif, serta penegakan hukum yang terukur. Kami melihat adanya peningkatan kesadaran dan kehadiran personel di lapangan untuk memberikan edukasi langsung kepada masyarakat," ujar Kombes Pol Endrastiawan Setyowibowo.

Dari hasil rekapitulasi data posko operasi, tercatat adanya lonjakan signifikan pada berbagai kegiatan edukasi dan pengaturan lalu lintas dibanding tahun sebelumnya, yakni kegiatan preemtif mengalami peningkatan sebesar 141,25%, dari 754 kegiatan pada tahun 2025 menjadi 1.819 kegiatan pada tahun 2026.

"Kegiatan ini meliputi penyuluhan kepada pelajar, kampanye helm SNI, pembagian leaflet/stiker, hingga penyebaran konten edukasi keselamatan melalui media sosial," ujar Kabid Humas.

Untuk kegiatan preventif, tercatat meningkat sebesar 114,93%, dari 1.634 kegiatan pada tahun 2025 menjadi 3.512 kegiatan pada tahun 2026. Peningkatan ini mencakup patroli, penjagaan di titik rawan atau black spot, pengaturan arus lalu lintas, hingga ramp check kendaraan angkutan umum bersama instansi terkait.

Sementara itu untuk penegakan hukum (Gakkum), total penindakan melalui tilang (manual/ETLE) dan teguran mengalami kenaikan dari 2.218 kasus menjadi 3.227 kasus. 

"Pelanggaran yang paling mendominasi pada kendaraan roda dua (R2) masih terkait tidak menggunakan helm SNI dan melawan arus, sementara pada kendaraan roda empat (R4) didominasi oleh pelanggaran sabuk pengaman (safety belt), melawan arus dan kelalaian lain," lanjutnya.

Sedangkan untuk data kecelakaan lalu lintas selama sepekan operasi, tercatat terjadi 37 kejadian laka lantas, naik 27,59% dari tahun sebelumnya yang mencatatkan 29 kejadian.

Kombes Pol Endrastiawan Setyowibowo mengimbau kepada seluruh warga masyarakat Sulawesi Utara agar tidak hanya tertib berlalu lintas saat ada operasi kepolisian semata, melainkan menjadikan keselamatan berkendara sebagai kebutuhan utama di jalan raya.

"Kami berterima kasih kepada masyarakat yang telah mendukung kelancaran Operasi Patuh Klabat 2026 ini. Mari terus budayakan keselamatan sebagai kebutuhan, patuhi rambu-rambu lalu lintas, demi kebaikan bersama di jalan raya," pungkasnya.

Polda Sulut Gelar TWG Sispamkota di Kawasan Megamas Manado, Libatkan 700 Personel Gabungan

MANADO, Humas Polda Sulut - Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Utara menggelar kegiatan Tactical Wall Game (TWG) Sistem Pengamanan Kota (Sispamkota) yang dipusatkan di area Kawasan Megamas, tepatnya di sekitar Pohon Kasih, Kota Manado, pada Selasa, 3 November 2026.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Irwasda Polda Sulut Kombes Pol Amin Litarso, didampingi oleh Karo Ops Polda Sulut Kombes Pol Ferry Raimond Ukoli.

Sebanyak 700 personel gabungan dikerahkan dalam latihan simulasi pengamanan ini. Pasukan tersebut terdiri atas unsur Satuan Kerja (Satker) Polda Sulut, Polresta Manado, Polres Bitung, Polres Minahasa Utara (Minut), Polres Tomohon, serta Polres Minahasa.

Irwasda Polda Sulut Kombes Pol Amin Litarso menyampaikan bahwa gelaran TWG Sispamkota ini merupakan langkah proaktif dan kesiapan matang jajaran kepolisian dalam mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

"Kegiatan simulasi Sispamkota dilaksanakan sebagai langkah strategis untuk menghadapi situasi di masa mendatang, baik situasi secara umum maupun kegiatan situasi kontinjensi yang dimungkinkan terjadi di wilayah Sulawesi Utara," ujarnya.

Pelaksanaan kegiatan ini didahului dengan latihan untuk memastikan seluruh prosedur dipersiapkan dengan baik.

"Latihan ini juga bertujuan untuk memeriksa kesiapan peralatan, melakukan evaluasi jika ada kekurangan, serta mengecek kesiapan anggota. Melalui persiapan dan latihan yang matang, diharapkan ketika menghadapi situasi yang sebenarnya di lapangan, seluruh prosedur dapat dijalankan dengan baik tanpa adanya kendala," singkantnya.

Polres Minut Peduli Pendidikan, Plt Kapolres Sosialisasikan Bahaya Narkoba Kepada Siswa Smp Negeri 1 Airmadidi

AIRMADIDI, Humas Polres Minut – Dalam rangka meningkatkan kepedulian terhadap dunia pendidikan sekaligus membentuk generasi muda yang sehat, cerdas, dan bebas narkoba, Polres Minahasa Utara melaksanakan kegiatan Polisi Peduli Pendidikan di SMP Negeri 1 Airmadidi, Kelurahan Sarongsong II, Kecamatan Airmadidi, Kabupaten Minahasa Utara, Senin (2/11/2026).

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.50 WITA tersebut dipimpin langsung oleh Plt. Kapolres Minahasa Utara, AKBP Antonius F. Gea, S.H., S.I.K., M.H., M.I.K., didampingi Kasat Binmas AKP Ishak Samban, S.Sos., Kapolsek Airmadidi IPTU Rudolf W. Deddy Kodoati, Kasi Humas IPTU Steven Surentu, Kasi Kum IPTU Pardamean Tambunan, serta personel Polres Minut dan Polsek Airmadidi.

Kedatangan Plt. Kapolres disambut Kepala SMP Negeri 1 Airmadidi, Albert Lintong, S.Pd., M.Pd., bersama para guru dan siswa-siswi.

Dalam kesempatan tersebut, Plt. Kapolres Minut memperkenalkan diri sekaligus menyampaikan bahwa kehadiran Polri di lingkungan sekolah merupakan bentuk kepedulian terhadap dunia pendidikan dan generasi penerus bangsa.

Dalam sambutannya, AKBP Antonius F. Gea menyampaikan bahwa pendidikan bukan hanya tentang memperoleh ilmu pengetahuan, tetapi juga membentuk karakter, kedisiplinan, serta membangun kesadaran untuk menjauhi berbagai perilaku negatif, termasuk penyalahgunaan narkoba.

"Adik-adik sekalian adalah generasi penerus bangsa yang memiliki masa depan dan cita-cita. Karena itu, jangan pernah mencoba atau terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba. Sekali terlibat, dampaknya dapat merusak kesehatan, masa depan, serta kehidupan sosial. Manfaatkan masa muda untuk belajar, meraih prestasi, dan melakukan hal-hal positif," pesan Plt. Kapolres.

Lebih lanjut, ia mengajak seluruh siswa agar berani mengatakan tidak terhadap narkoba, selektif dalam memilih pergaulan, serta tidak mudah terpengaruh oleh ajakan yang dapat merugikan diri sendiri maupun keluarga.

Usai penyampaian tersebut, kegiatan dilanjutkan dengan sosialisasi oleh Kanit I Sat Narkoba Polres Minut, Bripka Aditya Gumolung, mengenai jenis-jenis narkoba yang berpotensi beredar di kalangan remaja, khususnya di wilayah Minahasa Utara, termasuk dampak penyalahgunaan serta konsekuensi hukum yang dapat dikenakan kepada pelakunya.

Melalui program Polisi Peduli Pendidikan, Polres Minahasa Utara berharap dapat mempererat hubungan antara Polri dan lingkungan pendidikan sekaligus meningkatkan pemahaman serta kesadaran para pelajar agar mampu melindungi diri dari bahaya narkoba.

Polres Minut berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat, termasuk di lingkungan sekolah, guna mendukung terciptanya generasi muda yang berprestasi, berkarakter, dan bebas dari narkoba.

Senin, 02 November 2026

Tim URC Polres Minut Berhasil Amankan Terduga Pelaku Penganiayaan Menggunakan Senjata Tajam Jenis Parang

AIRMADIDI, Humas Polres Minut – Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Minahasa Utara berhasil mengamankan seorang terduga pelaku tindak pidana penganiayaan menggunakan senjata tajam jenis parang yang terjadi di Desa Tontalete Rok-Rok, Kecamatan Kema, Kabupaten Minahasa Utara, Minggu (1/11/2026) sekitar pukul 05.30 WITA.

Pengamanan tersebut merupakan tindak lanjut dari laporan polisi Nomor: LP/B/794/XI/2026/SPKT/Res Minut/Polda Sulut. Dalam kejadian tersebut, korban mengalami luka berat akibat senjata tajam, di antaranya luka pada bagian kepala, telinga kanan, pipi kanan, serta bahu kanan. Korban saat itu sedang menjalani penanganan medis, sementara laporan kejadian disampaikan oleh orang tua korban kepada pihak kepolisian.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim URC Sat Reskrim Polres Minahasa Utara di bawah pimpinan IPDA Jonathan Marpaung, S.Tr.I.K. segera melakukan serangkaian tindakan kepolisian, mulai dari pemeriksaan saksi-saksi, pengumpulan barang bukti, hingga melakukan penyelidikan dan pencarian terhadap terduga pelaku.

Berdasarkan hasil penyelidikan di lapangan, identitas terduga pelaku berhasil diketahui. Tim URC kemudian melakukan pencarian secara intensif hingga akhirnya berhasil mengamankan terduga pelaku di wilayah Kecamatan Girian Atas, Kota Bitung.

Selanjutnya, terduga pelaku dibawa ke Mapolres Minahasa Utara untuk menjalani pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut. Dalam penanganan perkara tersebut, petugas juga mengamankan barang bukti berupa satu bilah senjata tajam jenis parang.

Saat ini, penyidik Sat Reskrim Polres Minahasa Utara masih melaksanakan pemeriksaan lanjutan, melengkapi administrasi penyidikan, serta memproses perkara sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Melalui pengungkapan kasus ini, Polres Minahasa Utara menegaskan komitmennya untuk merespons setiap laporan masyarakat secara cepat dan profesional serta menindak tegas setiap tindak pidana demi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polres Minahasa Utara.

Minggu, 01 November 2026

Plt Kapolres Minut Hadiri Minggu Kasih Di Gmim Syalom Tetempangan, Serap Aspirasi Jemaat Terkait Kamtibmas

AIRMADIDI, Humas Polres Minut – Dalam rangka mendekatkan diri dengan masyarakat serta memperkuat sinergi antara Polri dan tokoh agama, Polres Minahasa Utara melaksanakan kegiatan Minggu Kasih di Gereja GMIM Syalom Tetempangan, Kecamatan Kalawat, Kabupaten Minahasa Utara, Minggu (1/11/2026). 

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Plt. Kapolres Minahasa Utara AKBP Anthonius F. Gea, S.H., S.I.K., M.H., M.I.K., didampingi Kasat Binmas AKP Ishak Samban, S.Sos., Kapolsek Airmadidi IPTU Deddy Kodoati, serta disambut oleh Pendeta Jhoni Jomius, S.Th., bersama para Pelayan Khusus (Pelsus) dan jemaat GMIM Syalom Tetempangan.

Dalam kesempatan tersebut, Plt. Kapolres Minut menyampaikan bahwa kegiatan Minggu Kasih merupakan salah satu program Kapolri yang dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia dan diteruskan hingga jajaran kewilayahan.

Program ini bertujuan untuk mendengarkan secara langsung aspirasi, masukan, maupun keluhan masyarakat terkait pelayanan kepolisian, khususnya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), serta penanganan berbagai tindak pidana dan pelanggaran hukum.

AKBP Anthonius F. Gea juga mengajak para tokoh agama dan seluruh jemaat untuk berperan aktif membantu Polri dalam menjaga situasi kamtibmas. Ia menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu ragu ataupun takut untuk melaporkan setiap permasalahan yang membutuhkan kehadiran dan penanganan pihak kepolisian, baik ke Polres maupun Polsek terdekat.

Dalam dialog kamtibmas, sejumlah jemaat menyampaikan pertanyaan dan perhatian terkait kenakalan remaja, khususnya anak-anak yang menghirup lem ehabon, serta permasalahan tawuran antarpelajar.

Menanggapi hal tersebut, Plt. Kapolres Minut menyampaikan bahwa pihak kepolisian akan meningkatkan kegiatan patroli, terutama pada jam-jam rawan, guna mengantisipasi berbagai potensi gangguan kamtibmas serta menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat.

Ia juga mengimbau masyarakat agar segera melaporkan apabila mengetahui adanya gangguan keamanan maupun tindak pidana melalui Call Center Polri 110, sehingga dapat segera ditindaklanjuti oleh personel kepolisian.

Melalui kegiatan Minggu Kasih, Polres Minahasa Utara terus berkomitmen membangun komunikasi yang terbuka dengan masyarakat, mempererat kemitraan bersama tokoh agama, serta mewujudkan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Kabupaten Minahasa Utara.