Selasa, 06 Oktober 2026

Perkuat Sinergi Penegakan Hukum, Kapolda Sulut Kunjungi Kejati

MANADO, Humas Polda Sulut - Langkah strategis guna memperkuat keharmonisan dan efektivitas penegakan hukum terus dilakukan jajaran Kepolisian Daerah Sulawesi Utara. Kapolda Sulut Irjen Pol Yudo Hermanto, S.I.K., M.M., memimpin langsung kunjungan silaturahmi ke Kantor Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara pada Selasa (6/10/2026).

Kedatangan Kapolda bersama Pejabat Utama (PJU) Polda Sulut disambut hangat oleh Plt. Kepala Kejaksaan Tinggi Sulut Dr. Feri Tas, S.H., M.Hum., M.Si., yang turut didampingi sejumlah PJU Kejati Sulut.

Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Sulut AKBP Peter Gosal, S.H., M.H., menyampaikan bahwa agenda ini merupakan momentum penting untuk memperkokoh koordinasi dan kolaborasi lintas instansi dalam menjaga stabilitas keamanan serta kepastian hukum di Sulawesi Utara.

"Kunjungan silaturahmi ini merupakan bentuk komitmen bersama untuk memperkuat sinergitas dan soliditas antara Polda Sulut dan Kejati Sulut. Melalui komunikasi yang intensif, kita berharap seluruh tantangan penegakan hukum dapat dihadapi secara optimal demi terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif serta meningkatkan kepercayaan masyarakat," ujar AKBP Peter Gosal.

Dengan sinergi yang makin solid ini, kedua institusi penegak hukum optimistis dapat mewujudkan pelayanan hukum yang profesional, berintegritas, dan berkeadilan bagi seluruh masyarakat Sulawesi Utara.

Polres Minahasa Utara Berikan Kue Surprise HUT ke-81 TNI, Perkuat Sinergitas TNI-Polri

AIRMADIDI, Humas Polres Minut — Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Tentara Nasional Indonesia (TNI) ke-81, Polres Minahasa Utara melaksanakan kegiatan pemberian kue surprise kepada jajaran TNI sebagai bentuk apresiasi sekaligus mempererat sinergitas dan soliditas TNI-Polri.

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Senin, 5 Oktober 2026, mulai pukul 06.30 Wita, dengan menyasar sejumlah satuan TNI, yakni Kodim 1310 Bitung, Yonzipur 19/YKN Watutumou, serta Lanudal Manado di wilayah Kabupaten Minahasa Utara.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan dibagi menjadi tiga kelompok. Kelompok pertama dipimpin Wakapolres Minahasa Utara Kompol Thely Mawidingan, S.E., bersama para PJU dan personel Polres Minut, yang menyerahkan kue surprise di Yonzipur 19/YKN Watutumou, Kecamatan Kalawat. Kedatangan rombongan diterima langsung oleh Danyon Zipur 19/YKN Letkol Czi. Siswo Utomo, S.E., M.Tr.Mil.

Kelompok kedua dipimpin Kabag Log Polres Minut Kompol I Komang S. Wijaya, S.Pd., M.Si., bersama PJU dan personel, yang menyerahkan kue surprise di Kodim 1310 Bitung, Kota Bitung. Rombongan diterima oleh Kasdim 1310/Btg Mayor Cpm Samsuri Usman.

Sementara itu, kelompok ketiga dipimpin Kabag Ren Polres Minut AKP Dicky Onthoni, S.H., bersama PJU dan personel, yang menyerahkan kue surprise di Lanudal Manado, Kecamatan Talawaan, dan diterima oleh anggota Lanudal Manado.

Pemberian kue surprise tersebut berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan kekeluargaan. Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat hubungan harmonis serta meningkatkan soliditas dan sinergitas antara TNI dan Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Melalui kegiatan tersebut, Polres Minahasa Utara menyampaikan ucapan Dirgahayu TNI ke-81 serta berharap sinergitas TNI-Polri yang telah terjalin dengan baik dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Senin, 05 Oktober 2026

Densus 88 Tangkap 11 Tersangka Terorisme, Ada Temuan Latihan Tembak


Jakarta, 4 Oktober 2026 - Densus 88 Anti Teror Polri menangkap 11 tersangka tindak pidana terorisme di enam provinsi. Dalam proses penyidikan, polisi menemukan dugaan adanya kegiatan pelatihan, mulai dari latihan fisik hingga menembak.

Juru Bicara Densus 88 Antiteror Polri Kombes Mayndra Eka Wardhana mengatakan penegakan hukum terhadap 12 tersangka dilakukan secara serentak di enam provinsi.

Keenam wilayah tersebut yakni Jawa Barat, Jawa Tengah, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Riau, dan Maluku Utara.

 "Para tersangka diduga memiliki keterkaitan dengan jaringan yang terafiliasi paham Daulah Islamiyah serta jaringan terorisme lainnya," kata Mayndra kepada wartawan.

Sebanyak 11 tersangka yang diamankan tersebut berinisial HN (43), SM alias NM (52), HA (45), YDKAP (22), Y (36), S (49), A (32), CG (29), MF (37), AF (26), dan MW (42).

Dalam rangkaian penyidikan, Densus 88 menemukan dugaan kegiatan pelatihan yang dilakukan oleh sebagian tersangka. Pelatihan tersebut mencakup latihan fisik hingga menembak.

 "Dalam kegiatan penyidikan juga ditemukan dugaan adanya kegiatan pelatihan pada sebagian tersangka. Dari latihan fisik, menembak, serta kegiatan pelatihan lainnya yang terkait dengan aktivitas militansi terorisme," ujar Mayndra.

Setelah melakukan penangkapan, Densus 88 melanjutkan proses penyidikan dengan melakukan sejumlah tindakan terhadap para tersangka dan barang bukti.

 "Setelah melaksanakan penangkapan, Densus 88 AT Polri melakukan rangkaian tindakan penyidikan, termasuk penggeledahan, penyitaan dan pemeriksaan barang bukti, pemeriksaan saksi dan tersangka, berdasarkan SOP yang ada," jelasnya.

Densus 88 memastikan proses penyidikan terhadap 11 tersangka tersebut masih berlangsung. Penyidik masih mendalami barang bukti yang ditemukan serta hubungan para tersangka dengan individu maupun jaringan terorisme lainnya.

Polri Perkenalkan Tagline Baru “Polisi Bersama Masyarakat”, Tegaskan Arah Pengabdian yang Berorientasi pada Rakyat


JAKARTA – Polri memperkenalkan tagline baru “Polisi Bersama Masyarakat” sebagai bagian dari penguatan arah pengabdian dan pelayanan Kepolisian Negara Republik Indonesia kepada masyarakat.

Tagline tersebut menegaskan semangat bahwa Polri hadir bersama masyarakat, berada di tengah masyarakat, serta menjadikan kebutuhan dan kepentingan masyarakat sebagai bagian utama dalam pelaksanaan tugas kepolisian.

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir mengatakan, tagline “Polisi Bersama Masyarakat” merupakan penegasan arah kepemimpinan Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto yang menempatkan masyarakat sebagai pusat orientasi tugas kepolisian.

“Polisi bersama masyarakat bukan sekadar tagline, tetapi semangat yang harus diwujudkan dalam setiap pelaksanaan tugas. Polri hadir untuk mendengar, melayani, melindungi, memberikan kepastian hukum, serta bersama-sama masyarakat menjaga keamanan dan ketertiban,” ujar Isir dalam keterangannya di Jakarta, Senin (5/10/2026).

Menurut Isir, semangat tersebut sejalan dengan arah transformasi Polri yang disampaikan Kapolri saat menjalani uji kelayakan dan kepatutan di DPR RI. Dalam kesempatan tersebut, Suyudi menegaskan pentingnya profesionalisme, akuntabilitas, kualitas pelayanan, serta kedekatan Polri dengan masyarakat.

“Karena itu, kedekatan dengan masyarakat harus menjadi bagian dari budaya kerja seluruh anggota Polri. Kritik dan masukan dari masyarakat juga harus dipandang sebagai bahan evaluasi untuk terus memperbaiki kualitas pelayanan dan pelaksanaan tugas,” katanya.

Isir menambahkan, implementasi tagline tersebut diharapkan dapat semakin memperkuat kehadiran Polri di tengah masyarakat, baik melalui pelayanan, penegakan hukum yang berkeadilan maupun respons cepat terhadap berbagai persoalan keamanan dan ketertiban.

“Harapannya, semangat ini dipahami dan diwujudkan oleh seluruh anggota Polri. Polisi bersama masyarakat berarti Polri tidak berjarak dengan masyarakat, tetapi hadir, mendengar, bekerja bersama, dan memberikan solusi atas kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Untuk memperkuat sosialisasi semangat tersebut, Polri menggunakan tagline “Polisi Bersama Masyarakat” sebagai identitas komunikasi yang akan disosialisasikan dan dipahami oleh seluruh jajaran Polri.

Puslitbang Polri Gelar Penelitian Terkait Norma Indeks Penyelidikan dan Penyidikan di Polda Sulut

MANADO, Humas Polda Sulut - Wakil Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Utara (Polda Sulut) Brigjen Pol Dr. Susetio Cahyadi, S.I.K., M.M., M.H., CFrA., CSA, resmi membuka kegiatan penelitian dari Pusat Penelitian dan Pengembangan (Puslitbang) Polri mengenai kesesuaian norma indeks penyelidikan dan penyidikan tindak pidana dengan kebutuhan operasional riil serta karakteristik kewilayahan, Senin (5/10/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Aula Tribrata Polda Sulut tersebut dihadiri Pejabat Utama (PJU) Polda Sulut, para penyidik, serta Tim Puslitbang Polri yang dipimpin oleh Brigjen Pol Budi Karyono, S.H.

Dalam amanat Kapolda Sulut yang dibacakannya, Wakapolda menegaskan pentingnya penelitian ini untuk membangun organisasi Polri yang modern, khususnya dalam meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas penegakan hukum.

"Efektivitas penegakan hukum tidak hanya ditentukan oleh kemampuan personel, sarana prasarana, serta penerapan hukum semata, tetapi juga oleh tersedianya norma, standar, dan beban kerja yang sesuai dengan kebutuhan operasional riil di lapangan," ujar Wakapolda membacakan amanat Kapolda.

Lebih lanjut disampaikan bahwa wilayah Sulawesi Utara memiliki karakteristik yang sangat beragam, mencakup area perkotaan, perdesaan, pegunungan, hingga kepulauan dan pesisir dengan tantangan aksesibilitas serta komunikasi. Oleh karena itu, penyempurnaan norma indeks tidak boleh hanya dimaknai sebagai upaya mengejar target kuantitatif, melainkan harus tetap mengutamakan kualitas penanganan perkara, kepastian hukum, rasa keadilan, serta perlindungan hak-hak masyarakat.

Usai membacakan amanat resmi, Wakapolda Brigjen Pol Dr. Susetio Cahyadi memberikan arahan tambahan kepada seluruh jajaran penyidik. Beliau menekankan agar seluruh personel tidak lagi bekerja secara business as usual, melainkan aktif mencari root cause (akar masalah) dan solusi konkret dalam setiap masalah penegakan hukum.

"Kita harus tahu root cause-nya, akar masalahnya. Kehadiran polisi di tengah masyarakat bukan sekadar duduk berdampingan, tetapi mampu memberikan rasa keadilan, kecepatan pelayanan, serta keterbukaan," tegas Wakapolda.

Ia juga mengingatkan enam poin krusial arahan pimpinan Polri yang harus menjadi pedoman seluruh anggota, yaitu: Polri harus lebih hadir, lebih dekat dengan masyarakat, bekerja cepat, menjamin keadilan, terbuka terhadap masukan, serta adaptif dalam mewujudkan harapan masyarakat.

Penelitian ini diharapkan dapat menghasilkan peta beban kerja dan tipologi perkara yang akurat, sehingga membuahkan rekomendasi yang presisi untuk memperkuat profesionalisme personel Polri di wilayah hukum Polda Sulawesi Utara.

Patroli PANTERA Sat Samapta Polres Minut, Jaga Kamtibmas di Sejumlah Titik Rawan

AIRMADIDI, Humas Polres Minut – Satuan Samapta Polres Minahasa Utara melalui Tim Patroli Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (PANTERA) melaksanakan patroli preventif dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah hukum Polres Minahasa Utara.

Dalam pelaksanaannya, Tim PANTERA menyambangi sejumlah lokasi, di antaranya kegiatan lomba voli di Desa Sawangan, Kecamatan Airmadidi. Petugas berdialog dengan panitia dan memberikan imbauan agar bersama-sama menjaga keamanan selama kegiatan berlangsung serta segera menghubungi Call Center 110 Polri apabila terjadi gangguan Kamtibmas.

Patroli kemudian dilanjutkan ke Kelurahan Sukur, di mana petugas berdialog dengan sejumlah pengemudi ojek online yang sedang berkumpul di sekitar SPBU Sukur. Petugas mengingatkan agar tetap berhati-hati saat beraktivitas pada malam hari, menjaga keselamatan dalam berkendara, serta turut menjaga situasi Kamtibmas.

Selanjutnya, personel menyambangi SPBU Jalan Kalawat dan berdialog dengan petugas SPBU. Dalam kesempatan tersebut disampaikan imbauan untuk bersama-sama melakukan pengawasan guna mencegah penyalahgunaan BBM serta segera melaporkan apabila terdapat gangguan keamanan melalui Call Center 110.

Pukul 02.00 wita Tim PANTERA melakukan patroli di kawasan Jalan Soekarno, wilayah Desa Sukur, dan mendapati sejumlah anak muda yang sedang berkumpul di sekitar Alfamart Zero Point Sukur. Petugas melakukan pemeriksaan secara preventif terhadap badan dan area sekitar untuk mengantisipasi adanya barang terlarang. Dari pemeriksaan tersebut tidak ditemukan hal-hal yang menonjol.

Petugas selanjutnya memberikan imbauan kepada mereka agar segera kembali ke rumah masing-masing mengingat waktu sudah larut malam, sebagai langkah pencegahan terhadap potensi gangguan Kamtibmas.

Plt. Kapolres Minahasa Utara AKBP Antonius F. Gea, S.H., S.I.K., M.H., M.I.K. melalui Kasi Humas Iptu Steven Surentu menegaskan bahwa kegiatan patroli PANTERA merupakan bagian dari upaya Polres Minut menghadirkan kehadiran polisi di tengah masyarakat, sekaligus mencegah terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban.

Melalui kegiatan tersebut, personel juga mengantisipasi potensi tindak kejahatan, pelanggaran, peredaran barang terlarang, serta kecelakaan lalu lintas.

Minggu, 04 Oktober 2026

Patroli Kasih Presisi Polsek Likupang Intensifkan KRYD, Wujudkan Kamtibmas Kondusif

AIRMADIDI, Humas Polres Minut – Polsek Likupang melalui Patroli Kasih Presisi melaksanakan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah hukum Polsek Likupang.

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Sabtu, 3 Oktober 2026, mulai pukul 19.30 Wita hingga selesai, dengan melibatkan Aipda Elrik Watupongoh dan Aipda Ahmad Nasucha.

Dalam pelaksanaannya, personel melakukan patroli di sejumlah titik yang dianggap rawan gangguan kamtibmas. Petugas juga menyambangi masyarakat yang sedang beraktivitas serta berdialog secara langsung untuk menyampaikan imbauan kamtibmas.

Masyarakat diimbau untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan hal-hal yang berpotensi mengganggu situasi kamtibmas atau membutuhkan kehadiran Polri.

Melalui kegiatan KRYD tersebut, Polsek Likupang berkomitmen untuk terus meningkatkan kehadiran Polri di tengah masyarakat sebagai upaya menciptakan situasi yang aman, tertib, dan kondusif di wilayah hukum Polsek Likupang.

Polri Gelar Sertijab Sejumlah PJU Mabes dan Kapolda


JAKARTA – Polri melaksanakan pelantikan dan serah terima jabatan sejumlah perwira tinggi (Pati) dan perwira menengah (Pamen) Polri yang mendapat penugasan baru berdasarkan Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2205/X/KEP./2026 tertanggal 2 Oktober 2026.

Rangkaian kegiatan tersebut juga diikuti pelaksanaan Korps Raport kenaikan pangkat ke dan dalam golongan Pati Polri yang dipimpin langsung Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto di Rupattama Mabes Polri, Jakarta, Sabtu (3/10/2026) malam.

Sebanyak 23 Pati Polri mengikuti Korps Raport kenaikan pangkat. Mereka terdiri atas 7 Pati berpangkat Komisaris Jenderal Polisi (Komjen Pol.), 14 Pati berpangkat Inspektur Jenderal Polisi (Irjen Pol.), dan 2 Pati berpangkat Brigadir Jenderal Polisi (Brigjen Pol.).

Tujuh Pati yang naik pangkat menjadi Komjen Pol. yakni Sandi Nugroho, Dadang Hartanto, Dedy Kusuma Bakti, Asep Safrudin, Hery Herjawan, Andik Setiyono, dan Rudi Darmoko.

Sementara itu, 14 Pati yang naik pangkat menjadi Irjen Pol. yakni Agus Dwi Hermawan, Putu Putera Sadana, Hendra Kurniawan, Tubagus Ami Prindani, Pasma Royce, Yosi Muhamartha, Deni Dharmapala, Sonny Irawan, Rony Samtana, Adi Vivid Agustiadi Bachtiar, Adrianto Jossy Kusumo, Roy Hardi Siahaan, dan Adex Yudiswan.

Adapun dua Pati yang naik pangkat menjadi Brigjen Pol. yakni Anwar Haidar dan M. Darwis Debby Hermawan.

Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir mengatakan rangkaian mutasi, serah terima jabatan, pelantikan, dan kenaikan pangkat merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri sekaligus pembinaan karier personel.

“Mutasi dan rotasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri. Hal ini dilakukan sesuai kebutuhan organisasi sekaligus sebagai bagian dari pembinaan karier dan penyegaran dalam pelaksanaan tugas kepolisian,” kata Johnny dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (3/10/2026).

Berdasarkan Surat Telegram Kapolri tersebut, terdapat 88 Pati dan Pamen Polri yang mengalami mutasi. Dari jumlah tersebut, sebanyak 70 personel mendapatkan promosi atau menduduki jabatan baru.

Pada tingkat Mabes Polri, terdapat sejumlah pergantian jabatan PJU, antara lain Kabaintelkam Polri, Kabareskrim Polri, Kabaharkam Polri, Kalemdiklat Polri, Astamarena Kapolri, Aslog Kapolri, As SDM Kapolri, Kadivpropam Polri, Kadiv TIK Polri, Kadensus 88 AT Polri, Kadivkum Polri, Kakortastipidkor Polri, serta Koorspripim Polri.

Selain itu, mutasi juga mencakup 19 jabatan Kapolda, yakni Kapolda Metro Jaya, Maluku, Kepri, Riau, NTT, Jabar, Banten, Jateng, Jatim, Bali, Sumbar, Sulsel, Jambi, Gorontalo, Sumut, Sumsel, Sulteng, Sulbar, dan DIY.

Johnny mengatakan Kapolri berharap seluruh personel yang menerima amanah baru maupun kenaikan pangkat dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab serta segera menyesuaikan diri dengan tugas dan lingkungan kerja masing-masing.

“Kapolri berharap seluruh pejabat yang mendapat amanah baru dapat segera beradaptasi, melanjutkan program yang telah berjalan, menjaga soliditas organisasi, serta memberikan pelayanan kepolisian yang optimal kepada masyarakat,” ujar Johnny.

Menurut Johnny, pergantian jabatan dan kenaikan pangkat tersebut juga menjadi bagian dari upaya menjaga kesinambungan pelaksanaan tugas kepolisian di tingkat Mabes Polri maupun kewilayahan.

“Setiap personel yang mendapat amanah jabatan baru tentu diharapkan dapat melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya, melanjutkan tugas yang sudah berjalan dan memberikan pelayanan kepolisian yang optimal kepada masyarakat,” katanya.