Selasa, 18 Agustus 2026

Pererat Tali Silaturahmi, Ditpolairud Polda Sulut dan Persma AllStar Adu Strategi di Mini Soccer

MANADO, Humas Polda Sulut - Semangat memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia turut diwujudkan melalui pertandingan persahabatan mini soccer antara Tim Ditpolairud Polda Sulawesi Utara dan Persma AllStar di Lapangan Mini Soccer Bears Sport Hall, Jalan Ringroad Manado, Senin (17/8/2026) malam.

Pertandingan berlangsung dalam suasana penuh keakraban. Selain menjadi ajang adu kemampuan di lapangan, kegiatan tersebut dimanfaatkan sebagai sarana mempererat hubungan antara personel kepolisian dan para mitra, sekaligus menjaga kebugaran setelah menjalani rangkaian agenda peringatan Hari Kemerdekaan.

Direktur Polairud Polda Sulut Kombes Pol Bajuaji Yudha Prajas yang bertindak sebagai kapten Tim Biru Polairud mengatakan, laga persahabatan itu digelar secara spontan setelah rangkaian kegiatan HUT Kemerdekaan yang cukup padat.

Menurutnya, olahraga bersama menjadi pilihan untuk melepas penat sekaligus menjaga kondisi fisik personel.
“Ini sebenarnya tidak kami rencanakan. Jadi pertandingan ini kita ngobrol sama kawan-kawan, karena kegiatan sangat padat sebelum tanggal 17. Makanya setelah kegiatan selesai, tanggal 17 tadi upacara bendera, kita melepaskan penat di lapangan,” ujar Kombes Pol Bajuaji.

Ia menjelaskan, tim yang tampil dalam pertandingan tersebut merupakan gabungan sejumlah unsur, mulai dari personel Ditpolairud, kapal BKO Mabes Polri hingga Dit Samapta Polda Sulut. Sementara Persma AllStar diperkuat sejumlah pemain senior, termasuk personel Polda Sulut.

Kombes Pol Bajuaji mengakui Persma AllStar memiliki pengalaman bermain yang lebih matang. Sebaliknya, Ditpolairud banyak menurunkan pemain muda sehingga pertandingan berlangsung dengan karakter permainan yang berbeda.

“Kebetulan mereka tentunya lebih berpengalaman ya, jadi penguasaan bola lebih banyak Persma. Kemudian kita banyak dari tim-tim yang anak-anak muda, tentunya kita kalah pengalaman,” ungkapnya.

Lebih dari sekadar pertandingan, ia menyebut kegiatan tersebut memiliki nilai penting dalam membangun kebersamaan. Olahraga juga dinilai dapat membantu menjaga stamina personel setelah mengikuti berbagai kegiatan selama momentum HUT Kemerdekaan.

“Selain silaturahmi, olahraga ini juga untuk menjaga stamina kita, fisik kita setelah rangkaian kegiatan Hari Kemerdekaan,” katanya.

Ia bahkan membuka peluang agar kegiatan serupa dapat dikembangkan menjadi agenda olahraga yang lebih besar di lingkungan Polda Sulut. “Kedepannya kita mungkin akan buatkan Kapolda Cup lagi,” tambahnya.

Hal senada disampaikan Kapten Tim Merah Persma AllStar yang menjabat Kabid Keuangan Polda Sulut Kombes Pol M. Denny I. Situmorang. Ia menilai pertandingan persahabatan seperti ini penting untuk menjaga kebugaran sekaligus memperkuat komunikasi dan silaturahmi.

“Kita menjaga silaturahmi kita dan menjaga kebugaran personel Polda Sulut. Dan ini ke depannya akan kita laksanakan secara berkala,” ujar Kombes Denny.

Ia juga menyampaikan rencana memperluas kegiatan olahraga bersama dengan melibatkan mitra kerja, termasuk kalangan wartawan.

“Ke depan kami berharap tentu juga ada bentuk-bentuk pertandingan persahabatan dengan rekan-rekan mitra kami, teman-teman wartawan. Kita adakan kegiatan di dua atau tiga minggu ke depan,” katanya.

Kapolres Minut Pimpin Upacara Peringatan HUT RI Ke-81

Airmadidi, Humas Polres Minut - Upacara tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Minut AKBP Auliya Rifqie A. Djabar, S.I.K., M.Si., dan diikuti oleh Wakapolres, para pejabat utama, Kapolsek serta seluruh personel Polres Minut.

Seluruh rangkaian berlangsung dengan tertib dan khidmat, mulai dari pengibaran Bendera Merah Putih, pembacaan teks Pancasila, hingga Pembukaan UUD 1945.

Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI menjadi momentum bagi seluruh jajaran Polres Minut untuk kembali menumbuhkan semangat nasionalisme, memperkuat disiplin, serta meningkatkan komitmen dalam memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat, bangsa, dan negara.

Kapolres Minut AKBP Auliya Rifqie A. Djabar mengatakan, semangat kemerdekaan harus diwujudkan melalui pelaksanaan tugas yang profesional, menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Momentum kemerdekaan ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus meningkatkan semangat pengabdian. Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, jaga keamanan dan ketertiban, serta hadir memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” ujar Kapolres.

Ia menambahkan, nilai-nilai perjuangan para pahlawan harus menjadi motivasi bagi setiap personel Polri untuk terus bekerja dengan penuh integritas dan semangat dalam menjalankan tugas.

Dengan semangat HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Polres Minut berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat, menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif, serta memberikan pelayanan yang humanis dan optimal. 

Senin, 17 Agustus 2026

Pawai Taptu Polda Sulut Kobarkan Semangat Kemerdekaan Jelang HUT ke-81 RI

MANADO, Hunas Polda Sulut - Semangat menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia terasa semarak di Sulawesi Utara. Gubernur Sulut Yulius Selvanus bersama Kapolda Sulut Irjen Pol Roycke Harry Langie dan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sulut melepas pelaksanaan pawai obor Taptu dari Markas Komando Polda Sulut, Sabtu (16/8/2025) sore.

Tradisi yang digelar setiap menjelang peringatan kemerdekaan tersebut diawali dengan apel pelepasan yang dipimpin langsung oleh Gubernur Sulawesi Utara. Ribuan peserta dari berbagai unsur, mulai dari TNI, Polri, Aparatur Sipil Negara (ASN), hingga pelajar, ikut memeriahkan kegiatan dengan membawa obor sepanjang rute.

Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Alamsyah P. Hasibuan mengatakan, Taptu memiliki makna yang lebih dalam dibandingkan sekadar kegiatan seremonial. 

Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi sarana untuk mengenang sekaligus memberikan penghormatan kepada para pahlawan yang telah mengorbankan jiwa dan raga demi kemerdekaan Indonesia.

Nama Taptu merupakan singkatan dari Upacara Penetapan Waktu yang secara umum diartikan sebagai tepat waktu. Malam Taptu merupakan salah satu tradisi yang dilaksanakan setiap malam menjelang peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, tepatnya pada 16 Agustus.

“Obor ini melambangkan semangat perjuangan yang tidak pernah padam. Semoga generasi muda terus menjaga nilai-nilai kebangsaan dan mengisi kemerdekaan dengan prestasi serta pengabdian,” ujar Kombes Pol Alamsyah.

Dari Mapolda Sulut, rombongan peserta kemudian bergerak menuju kawasan Megamas. Pawai berlangsung semarak dengan iring-iringan peserta yang membawa obor, lantunan lagu-lagu perjuangan, serta penampilan tim drum band yang semakin menambah kemeriahan suasana.

Antusiasme masyarakat juga terlihat di sepanjang jalur yang dilalui peserta. Warga menyaksikan jalannya pawai yang berlangsung tertib sembari turut merasakan atmosfer peringatan kemerdekaan.

Ciptakan Kamtibmas Kondusif, Polsek Airmadidi Gelar KRYD Di Titik Rawan

Airmadidi, Humas Polres Minut — Polsek Airmadidi terus menggencarkan langkah preventif guna menjaga Kamtibmas. Pada hari Minggu, 16 Agustus 2026 personel Piket SPKT Regu "A" Polsek Rural Airmadidi melaksanakan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) melalui Patroli di sejumlah titik rawan wilayah hukum setempat.

Pelaksanaan patroli yang dipimpin oleh personel Piket SPKT Regu "A", Aipda A. Lihawa, ini difokuskan pada pengamanan wilayah dengan metode mobile menyisir kawasan-kawasan strategis yang dinilai rentan terhadap gangguan keamanan.

Dalam kegiatan tersebut, petugas menyasar berbagai titik keramaian dan fasilitas umum yang menjadi pusat aktivitas masyarakat, meliputi: Pusat perbelanjaan dan pertokoan, Lingkungan sekolah, Pasar tradisional, Pangkalan ojek, Warung makan serta lokasi berkumpulnya warga lainnya

Selain melakukan pemantauan keamanan, personel Polsek Rural Airmadidi aktif menyambangi serta menyapa warga yang sedang beraktivitas. Mengimbau warga agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi aksi kejahatan jalanan, aksi premanisme, dan kejahatan begal. Mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati dan teliti terhadap peredaran uang palsu, khususnya dalam setiap transaksi jual beli harian. Mensosialisasikan pentingnya peran serta masyarakat dalam menjaga Kamtibmas. 

Warga diminta segera berkoordinasi atau menghubungi Call Center 110 Polres Minut apabila menemukan atau mengalami hal-hal yang mengganggu keamanan, agar laporan dapat segera ditindaklanjuti secara cepat oleh pihak kepolisian. 

Minggu, 16 Agustus 2026

Polri Ungkap Dugaan Penyelundupan Emas Hasil Tambang Ilegal ke Luar Negeri, Amankan 2 WNA

JAKARTA — Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri mengungkap dugaan jaringan penambangan emas ilegal yang hasilnya diproses dan akan diselundupkan ke luar negeri, khususnya ke Dubai. Pengungkapan tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto kepada Kapolri untuk memperkuat penegakan hukum terhadap aktivitas pertambangan ilegal.

Direktur Tindak Pidana Tertentu (Dirtipidter) Bareskrim Polri Brigjen Pol. Mohammad Irhamni mengatakan, penindakan dilakukan dengan menelusuri aktivitas penambangan ilegal dari hulu hingga hilir, termasuk dugaan peredaran hasil tambang di dalam negeri yang selanjutnya akan dibawa ke luar negeri secara ilegal.

“Kegiatan penambangan ilegal itu dari mulai hulu sampai hilir. Patut diduga hasil penjualannya di Jakarta ini nantinya akan dibawa ke luar negeri dengan cara diselundupkan ke negara-negara tujuan secara ilegal,” ujar Irhamni di Jakarta, Minggu (16/8/2026) dini hari.

Dalam operasi tersebut, penyidik melakukan penindakan di dua lokasi, yakni dua apartemen di kawasan Jakarta Utara. Dari rangkaian penegakan hukum tersebut, Polri mengamankan dua warga negara asing yang berdasarkan paspor merupakan warga negara India.

Di lokasi pertama, penyidik menemukan sekitar 2,5 kilogram emas, terdiri dari dua batang emas masing-masing sekitar satu kilogram serta emas dalam bentuk cincin dengan berat sekitar setengah kilogram. Barang bukti tersebut ditemukan dan disimpan di dalam brankas.

Sementara di lokasi kedua, penyidik menemukan tempat yang diduga digunakan untuk mengolah emas sebelum diselundupkan ke luar negeri. Polisi juga menemukan 18 keping logam putih yang disebut merupakan residu dari proses pengolahan emas dengan berat sekitar 18 kilogram.

“Ini residunya, mendekati silver. Residu dari pengolahan emas. Ada 18 keping, kurang lebih 18 kilogram. Berarti emas murninya yang sudah diselundupkan mungkin berapa puluh kali lipat, mungkin sepuluh kali lipat yang ada. Ini hanya residunya,” jelasnya.

Selain emas dan residu hasil pengolahan, polisi turut menyita uang tunai dalam mata uang rupiah dan dolar Amerika Serikat, serta berbagai peralatan yang diduga digunakan untuk proses pengolahan emas di apartemen tersebut.

Irhamni mengungkapkan, dua warga negara asing tersebut diketahui baru sekitar dua bulan berada di Indonesia. Mereka masuk menggunakan paspor untuk kepentingan investor maupun pekerjaan perdagangan.

Berdasarkan informasi yang diperoleh penyidik, aktivitas pengolahan dan penyelundupan tersebut diduga dilakukan secara intensif. Dalam satu hari, jaringan tersebut diperkirakan mampu mengolah hingga sekitar 30 kilogram material emas.

“Kalau satu hari sesuai informasi yang kami terima kurang lebih 30 kilogram per hari. Bisa dibayangkan 30 kilogram itu kali 30 hari, kurang lebih satu ton. Kalau satu gram itu harganya Rp2,6 juta, hampir Rp3 triliun yang diselundupkan ke luar negeri tanpa kita ketahui,” ungkap Irhamni.

Ia menegaskan, besarnya volume tersebut menunjukkan potensi nilai ekonomi yang sangat besar dari hasil tambang yang diduga berasal dari aktivitas ilegal. Polri pun terus mendalami alur peredaran hingga dugaan penyelundupan hasil tambang tersebut ke luar negeri.

Polri saat ini masih mengembangkan kasus tersebut untuk mengungkap jaringan lain yang diduga terlibat. Menurut Irhamni, jaringan yang terungkap kali ini merupakan salah satu kelompok yang memiliki jalur penyelundupan menuju Dubai.

“Ini salah satu kelompok, ini masih kelompok Dubai, belum lagi ada kelompok-kelompok lain yang sedang kami lakukan pengejaran,” katanya.

Irhamni menambahkan, penyidik telah melakukan pemetaan terhadap sejumlah kelompok dan pelaku yang diduga terlibat. Penindakan yang dilakukan pada dini hari tersebut merupakan bagian dari pengembangan penyelidikan yang telah dilakukan sebelumnya.

Terhadap dua warga negara India yang diamankan, Polri akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut dan berkoordinasi dengan pihak terkait, termasuk perwakilan India, untuk menentukan langkah hukum selanjutnya.

“Untuk warga negara India tentunya kami lakukan pemeriksaan dulu. Nanti kami koordinasi dengan Kedutaan India. Kebijakannya seperti apa, apakah kita lakukan penegakan hukum dan penahanan di Indonesia ataupun deportasi dan sebagainya, itu kami koordinasikan dulu,” kata Irhamni.

Sementara terhadap pihak-pihak lain, khususnya pelaku yang merupakan warga negara Indonesia, Polri memastikan akan terus melakukan pengejaran dan penegakan hukum.

“Pelaku-pelaku dari Indonesia tentunya akan kami kejar, kami lakukan penegakan hukum dan penahanan,” tegasnya.

Polri juga mengajak masyarakat dan media untuk turut memberikan informasi apabila mengetahui adanya aktivitas pertambangan ilegal maupun jaringan penyelundupan hasil tambang ke luar negeri. Langkah tersebut dinilai penting untuk memutus mata rantai aktivitas ilegal dari hulu hingga hilir.

Polres Minut Bersama Forkopimda Gelar Upacara Ziarah Dan Pawai Taptu Sambut Hut Ri Ke-81 Di Tmp Maria Walanda Maramis

Airmadidi, Humas Polres Minut — Jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Minahasa Utara menggelar Upacara Ziarah Makam Pahlawan dan Pawai Taptu dalam rangka menyambut HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81. Kegiatan khidmat tersebut dipusatkan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Maria Walanda Maramis, Desa Maumbi, Kecamatan Kalawat, Kabupaten Minut, pada Sabtu (15/8/2026) sore.

Upacara dipimpin langsung oleh Bupati Minahasa Utara, Dr. Joune J. E. Ganda, S.E., M.A.P., M.M., M.Si., yang bertindak selaku Inspektur Upacara (Irup).

Hadir mendampingi dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Minut Kevin W. Lotulung, S.H., M.H., Dandim 1309 Manado Kolonel Arh. Yosip Brozti Dadi, S.E., M.Tr(Han), Kapolres Minahasa Utara AKBP Auliya Rifqie A. Djabar, S.I.K., M.Si., Kepala Bakamla Kolonel Heriwansah, Wakapolresta Manado AKBP Eko Sisbiantoro, S.I.K., serta perwakilan unsur TNI, unsur penegak hukum, dan kepala instansi vertikal di wilayah Kabupaten Minahasa Utara. Turut hadir pula Sekretaris Daerah Kabupaten Minut Novly Wowiling, para Kepala SKPD, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya.

Usai pelaksanaan ziarah makam pahlawan, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan pelepasan Pawai Taptu oleh Bupati Minahasa Utara bersama jajaran Forkopimda. Kegiatan pawai yang melibatkan partisipasi aktif para pelajar tingkat SD dan SMP ini bertujuan untuk menumbuhkan serta memupuk semangat nasionalisme dan cinta tanah air bagi generasi penerus bangsa di Kabupaten Minahasa Utara.

Secara keseluruhan, rangkaian kegiatan Upacara Ziarah Makam Pahlawan dan Pawai Taptu menyambut HUT RI ke-81 ini berlangsung dengan aman, tertib, dan terkendali. Kelancaran dan keamanan kegiatan ini ditunjang oleh kesiapsiagaan personel Polres Minut dan Polsek Airmadidi yang secara aktif melaksanakan pengamanan terbuka maupun tertutup serta pengaturan arus lalu lintas di sekitar lokasi kegiatan.

Sabtu, 15 Agustus 2026

Antisipasi Karhutla dan Gangguan Kamtibmas, Polres Minut Gelar "Jumat Curhat" di Desa Wineru

Airmadidi, Humas Polres Minut — Dalam rangka mendekatkan diri kepada masyarakat dan menyerap langsung aspirasi warga, Kepolisian Resor (Polres) Minahasa Utara melalui Satuan Pembinaan Masyarakat (Sat Binmas) menggelar program "Jumat Curhat" di Desa Wineru, Kecamatan Likupang Timur, pada Jumat (14/8/2026).

Kegiatan dipimpin langsung oleh Kasat Binmas Polres Minut, AKP Ishak Samban, S.Sos., didampingi oleh Kanit Binmas Aiptu S. George. Turut hadir dalam acara tersebut Sekretaris Desa Wineru Freiser Ngoku beserta jajaran perangkat desa, para tokoh agama (Toga), tokoh masyarakat (Tomas), masyarakat setempat, serta sejumlah pelajar dari SMA Pelita Wineru.

Dalam sambutannya, AKP Ishak Samban menjelaskan bahwa Jumat Curhat merupakan program unggulan dari Kapolri yang diimplementasikan secara serentak di seluruh wilayah Indonesia. Tujuan utamanya adalah untuk mendengar langsung keluhan masyarakat mengenai pelayanan kepolisian, khususnya di bidang keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).

"Kami berharap pemerintah desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan tokoh pemuda tidak segan atau takut untuk melapor ke Polsek Likupang maupun Polres Minut. Jika ada tindak pidana atau gangguan yang membutuhkan kehadiran Polri, kami siap menindaklanjutinya," tegas AKP Ishak.

Lebih lanjut, Kasat Binmas memberikan imbauan tegas terkait berbagai isu keamanan yang sering meresahkan warga. Mengingat saat ini memasuki musim kemarau, ia meminta warga untuk mewaspadai dan mengantisipasi ancaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).

Selain itu, pihak kepolisian juga menyoroti tindakan kriminal dan pelanggaran hukum lainnya seperti pencurian ternak, penggunaan knalpot bising (racing), balap liar, membawa senjata tajam, serta konsumsi minuman keras (miras) yang kerap menjadi pemicu keributan di ruang publik. Ia mengingatkan agar masyarakat dapat langsung menghubungi Call Center 110 Polres Minut apabila terjadi kondisi darurat.

Dalam kegiatan ini berlangsung hangat dan interaktif. Salah seorang perwakilan masyarakat, Rudi Woy, S.Pd., menyampaikan usulan terkait mitigasi Karhutla. Ia menyarankan perlunya kolaborasi dan kehadiran langsung personel TNI-Polri di lapangan agar masyarakat lebih mudah digerakkan saat memadamkan api.

Sementara itu, antusiasme juga datang dari kalangan pelajar. Idrus Mante, siswa SMA Pelita Wineru, memanfaatkan momen tersebut untuk menanyakan persyaratan dan persiapan yang harus dilakukan untuk bisa mendaftar menjadi anggota Polri.

Seluruh pertanyaan, usulan, dan keluhan yang disampaikan oleh warga dijawab dengan komprehensif oleh AKP Ishak Samban. Penjelasan dari pihak kepolisian tersebut diterima dengan sangat baik oleh Bapak Rudi Woy, Idrus Mante, dan seluruh peserta yang hadir.

Melalui kegiatan ini, Polres Minut berharap sinergi antara kepolisian dan masyarakat Desa Wineru dapat semakin kuat dalam menciptakan situasi yang aman, damai, dan kondusif.

Jumat, 14 Agustus 2026

Kapolri: Jembatan Merah Putih Presisi Wujud Sinergi TNI-Polri Dukung Pembangunan dan Konektivitas Masyarakat

Jakarta - Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) terus memperkuat kontribusinya dalam mendukung pembangunan nasional melalui pembangunan dan revitalisasi Jembatan Merah Putih Presisi di berbagai wilayah Indonesia. 

Program tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat konektivitas masyarakat sekaligus menghadirkan manfaat nyata di tengah masyarakat.

Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. menyampaikan, Polri telah melaksanakan pembangunan dan revitalisasi 895 Jembatan Merah Putih Presisi secara swadaya yang tersebar di 30 Polda. Sebanyak 874 jembatan telah selesai dibangun, sementara 17 unit masih dalam tahap pembangunan dan empat unit dalam tahap perencanaan.

“Suatu kehormatan dan kebanggaan bagi kami, Bapak Presiden berkenan hadir secara virtual. Tentunya ini memberikan semangat bagi kita semua, khususnya seluruh personel TNI dan Polri, untuk terus memberikan pengabdian yang terbaik sesuai dengan arahan Bapak, bahwa kita harus terus bersama-sama berada di tengah-tengah rakyat, serta memahami dan mengerti apa yang menjadi masalah di masyarakat,” ujar Kapolri.

Kapolri mengatakan, pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi merupakan salah satu bentuk kehadiran Polri dalam menjawab kebutuhan masyarakat. Jembatan yang telah selesai dibangun memiliki total panjang 19,2 kilometer dan menghubungkan 1.314 desa.

Pembangunan juga dilakukan di berbagai wilayah, dengan Banten menjadi daerah dengan jumlah pembangunan dan revitalisasi terbanyak, yakni 145 jembatan. Selanjutnya Polda Jawa Barat sebanyak 137 jembatan, Polda Riau 110 jembatan, Polda Jawa Tengah 86 jembatan, dan Polda Sumatera Selatan 81 jembatan.

Selain pembangunan jembatan, Polri turut berkontribusi dalam pemulihan akses masyarakat di wilayah terdampak bencana di Pulau Sumatera melalui pembangunan 39 jembatan, termasuk enam Jembatan Bailey di Aceh dan Sumatera Barat.

Menurut Kapolri, pembangunan infrastruktur tersebut diharapkan dapat memberikan dampak luas bagi masyarakat, mulai dari memperlancar mobilitas hingga mendukung aktivitas ekonomi dan pendidikan.

“Kami berharap pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi tentunya dapat memberikan multiplier effect bagi masyarakat melalui kelancaran distribusi hasil pertanian dan perdagangan, kemudian juga tentunya akses bagi para pelajar yang akan menuju ke sekolah, serta tumbuhnya pusat-pusat ekonomi baru di pedesaan,” kata Kapolri.

Kapolri menegaskan, berbagai upaya tersebut merupakan bagian dari komitmen Polri untuk terus hadir dan membersamai masyarakat. Hal tersebut sekaligus menjadi implementasi arahan Presiden bahwa TNI-Polri harus senantiasa berada di tengah rakyat dan memahami persoalan yang dihadapi masyarakat.

“Polri kita lahir dari rakyat dan harus selalu menjadi polisi rakyat. Semoga amanah dan pesan dari Bapak betul-betul bisa kita laksanakan dan kita bisa memberikan pengabdian terbaik agar terciptanya Polri untuk masyarakat,” pungkas Kapolri.

Kamis, 13 Agustus 2026

Presiden Prabowo Subianto dan Polri Resmikan Jembatan Merah Putih Presisi, Salah Satunya di Ranotongkor

​MINAHASA, Humas Polda Sulut - Warga Desa Ranotongkor, Kecamatan Tombariri, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara, kini dapat bernapas lega. Akses mobilitas warga yang sempat terputus kini kembali pulih setelah digelarnya peresmian Jembatan Merah Putih Presisi secara virtual oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan Polri, Kamis (13/8/2026).

​Kegiatan peresmian serentak di seluruh Indonesia ini dipusatkan di Lebak, Provinsi Banten. Di Ranotongkor, acara dihadiri langsung oleh Wakapolda Sulut Brigjen Pol Awi Setiyono, Pejabat Utama Polda Sulut, jajaran Forkopimda Minahasa, Camat Tombariri Timur, serta para Hukum Tua dan perangkat Desa Ranotongkor.

​Jembatan Desa Ranotongkor berukuran panjang 12 meter dan lebar 1,5 meter ini dibangun melalui program Presisi Polri. Infrastruktur penyeberangan ini menjadi wujud nyata komitmen Polri dalam mendukung pembangunan infrastruktur, khususnya di wilayah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal (3T).

​​Wakapolda Sulut Brigjen Pol Awi Setiyono menyampaikan bahwa pembangunan jembatan ini menjadi solusi penting setelah akses utama warga sempat roboh akibat diterjang banjir pada musim penghujan sebelumnya. Jembatan ini menjadi penghubung vital antara Desa Ranotongkor dan Desa Ranotongkor Timur.

​"Dengan adanya pembangunan jembatan ini, kita harapkan dapat membuka mobilitas dan meningkatkan akses kedua belah pihak. Masyarakat kini lebih mudah melakukan aktivitas sehari-hari, baik menuju sekolah, pasar, maupun mengakses layanan dasar pemerintah. Selain itu, ini juga mendorong pertumbuhan ekonomi lokal," terang Brigjen Pol Awi Setiyono.

​Ia menambahkan bahwa jembatan yang dibangun saat ini masih bersifat darurat untuk memenuhi kebutuhan mendesak warga. Ke depan, pihak Polda Sulut akan berkoordinasi dengan Dinas PU tingkat provinsi maupun kabupaten agar jembatan permanen dapat segera dibangun sehingga kendaraan roda empat dapat melintas kembali.

​Rangkaian acara peresmian di Desa Ranotongkor diakhiri dengan penyerahan bantuan sosial berupa paket sembako secara langsung oleh Wakapolda Sulut kepada masyarakat setempat sebagai bentuk kepedulian Polri.

Kapolri: 895 Jembatan Merah Putih Presisi Berikan Manfaat bagi 2 Juta Masyarakat


Jakarta - Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. melaporkan capaian pembangunan dan revitalisasi Jembatan Merah Putih Presisi dalam acara peresmian Jembatan TNI-Polri dan sumber air bersih oleh Presiden Republik Indonesia, Kamis (13/8/2026).

Kapolri menyampaikan bahwa Polri telah melaksanakan pembangunan dan revitalisasi 895 Jembatan Merah Putih Presisi secara swadaya yang tersebar di 30 Polda. Dari jumlah tersebut, 874 jembatan telah selesai, 17 jembatan masih dalam tahap pembangunan, dan 4 jembatan dalam tahap perencanaan.

“874 jembatan yang telah selesai dibangun memiliki total panjang 19,2 kilometer, menghubungkan 1.314 desa, dan memberikan manfaat bagi 2 juta orang, mulai dari anak sekolah, petani, pedagang, pekerja, pelaku UMKM, hingga masyarakat umum,” ujar Kapolri.

Kapolri menuturkan, pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi merupakan wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat sekaligus mendukung konektivitas dan pemerataan pembangunan, khususnya di wilayah perdesaan.

“Kami berharap pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi tentunya dapat memberikan multiplier effect bagi masyarakat melalui kelancaran distribusi hasil pertanian dan perdagangan, kemudian juga tentunya akses bagi para pelajar yang akan menuju ke sekolah, serta tumbuhnya pusat-pusat ekonomi baru di pedesaan,” kata Kapolri.

Khusus di wilayah Banten, Polri telah membangun dan merevitalisasi 145 jembatan dengan total panjang sekitar 3 kilometer. Infrastruktur tersebut menghubungkan 203 desa dan memberikan manfaat bagi sekitar 500 ribu jiwa. Capaian tersebut menjadikan Polda Banten sebagai wilayah dengan jumlah pembangunan dan revitalisasi Jembatan Merah Putih Presisi terbanyak dibandingkan Polda lainnya.

Selain Banten, pembangunan juga dilaksanakan di berbagai wilayah, antara lain Polda Jawa Barat sebanyak 137 jembatan, Polda Riau 110 jembatan, Polda Jawa Tengah 86 jembatan, dan Polda Sumatera Selatan 81 jembatan. Pembangunan juga terus dilakukan di Polda-Polda lainnya dengan rata-rata 20 hingga 30 jembatan di setiap wilayah.

Tak hanya pembangunan reguler, Polri turut membangun 39 jembatan untuk mendukung pemulihan wilayah terdampak bencana di Pulau Sumatera. Dari jumlah tersebut, enam di antaranya merupakan Jembatan Bailey, yakni empat unit di Provinsi Aceh dan dua unit di Provinsi Sumatera Barat. Pembangunan tersebut ditujukan untuk memulihkan akses masyarakat, memperlancar mobilitas, serta menghubungkan kembali wilayah yang terdampak bencana.

Peresmian secara khusus dipusatkan di Jembatan Desa Bayah Barat, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, Banten. Jembatan tersebut menghubungkan Desa Bayah Barat dengan Desa Darmasari dan memberikan manfaat langsung bagi sekitar 8.000 jiwa.

Dalam kegiatan tersebut, Polri juga memberikan sejumlah bantuan kepada masyarakat, di antaranya 7.500 paket sembako, 1.000 paket tas pelajar, 140 buah kacamata gratis, layanan SIM gratis, serta bakti kesehatan.

Kapolri menegaskan, pembangunan infrastruktur tersebut merupakan bagian dari komitmen Polri untuk terus hadir dan membersamai masyarakat, khususnya dalam menjawab kebutuhan dasar dan membuka akses bagi masyarakat di berbagai wilayah.

“Sesuai dengan arahan Bapak Presiden, kita harus terus bersama-sama berada di tengah-tengah rakyat, serta memahami dan mengerti apa yang menjadi masalah di masyarakat,” ujar Kapolri.

Kapolri juga menyampaikan apresiasi atas kehadiran Presiden Prabowo Subianto yang memberikan semangat kepada seluruh personel TNI-Polri untuk terus memperkuat sinergi dalam mendukung pembangunan nasional.

Menutup sambutannya, Kapolri menyatakan Polri akan terus berkomitmen menjalankan arahan Presiden agar institusi kepolisian senantiasa dekat dengan masyarakat.

“Polri kita lahir dari rakyat dan harus selalu menjadi polisi rakyat. Semoga amanah dan pesan dari Bapak betul-betul bisa kita laksanakan dan kita bisa memberikan pengabdian terbaik agar terciptanya Polri untuk masyarakat,” pungkas Kapolri.

Polri Pastikan Pengelolaan Rutan Bareskrim Berjalan Sesuai Prosedur


JAKARTA — Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) memastikan pengelolaan Rumah Tahanan (Rutan) Bareskrim Polri berjalan sesuai prosedur dan ketentuan yang berlaku, mulai dari penerimaan dan penempatan tahanan, pelayanan, kunjungan, pemenuhan kebutuhan dasar, hingga pengawasan keamanan dan ketertiban.

Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir mengatakan, pengelolaan Rutan Bareskrim mengacu pada Perkap Nomor 4 Tahun 2015 tentang ketentuan mengenai perawatan tahanan di lingkungan Polri. Setiap proses dilaksanakan melalui mekanisme yang telah ditetapkan dan berada dalam sistem pengawasan secara berjenjang.

“Pengelolaan Rutan Bareskrim dilaksanakan sesuai dengan prosedur yang berlaku. Mulai dari penempatan tahanan, pelayanan, kunjungan, pemenuhan kebutuhan makanan dan kesehatan, sampai dengan pengawasan dan penjagaan semuanya memiliki ketentuan yang harus dipatuhi,” kata Johnny dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (12/8/2026).

Ia menjelaskan, pelayanan terhadap tahanan mencakup pembinaan kerohanian dan jasmani, pemberian makanan, pemeriksaan kesehatan, pakaian tahanan, waktu kunjungan, serta mekanisme penyampaian keluhan. Seluruh bentuk pelayanan tersebut merupakan bagian dari perawatan tahanan yang telah diatur.

“Fasilitas dan pelayanan yang diberikan kepada tahanan juga sudah diatur dalam Perkap Nomor 4 Tahun 2015,” ujarnya.

Dalam pelaksanaan kunjungan, misalnya, setiap pengunjung wajib melalui pemeriksaan dan pencatatan identitas serta pemeriksaan barang bawaan. Kunjungan juga dilaksanakan pada waktu yang telah ditentukan dan tidak dipungut biaya.

Johnny menegaskan, aspek keamanan juga menjadi bagian penting dalam pengelolaan Rutan. Petugas jaga memiliki kewajiban melakukan pemeriksaan secara berkala dan insidentil, termasuk pemeriksaan terhadap kondisi ruang tahanan serta penggeledahan apabila diperlukan.

“Penjagaan dilakukan secara berlapis. Ada pemeriksaan secara periodik dan insidentil, pengawasan ruang tahanan secara berkala, serta pencatatan setiap kegiatan jaga. Ini semua dilakukan untuk memastikan keamanan dan ketertiban di dalam Rutan,” kata Johnny.

Selain itu, terdapat sejumlah larangan yang wajib dipatuhi oleh tahanan, di antaranya membawa alat komunikasi, membawa uang, melakukan perjudian, serta memasukkan, menyimpan, menggunakan maupun mengedarkan narkoba di dalam Rutan.

Pengawasan dan pengendalian perawatan tahanan di tingkat Mabes Polri juga dilaksanakan melalui supervisi, monitoring dan evaluasi, serta bimbingan teknis dan arahan. Pelaksanaannya berada dalam koordinasi Kabareskrim Polri dan dilakukan secara berjenjang.

Menurut Johnny, keberadaan fasilitas Rutan juga telah disesuaikan dengan kebutuhan perawatan tahanan, antara lain ruang penjagaan, ruang tahanan, MCK, ruang kunjungan, ruang makan, ruang ibadah, tempat penyimpanan barang titipan, serta sarana pengamanan seperti CCTV dan metal detector.

“Prinsipnya, seluruh proses perawatan tahanan dilaksanakan berdasarkan prosedur, dengan mengedepankan aspek keamanan, ketertiban, pelayanan, dan penghormatan terhadap hak-hak tahanan. Pengawasan juga terus dilakukan untuk memastikan seluruh ketentuan berjalan sebagaimana mestinya,” pungkas Johnny.

Tingkatkan Sinergi, Polres dan Pemkab Minut Bahas Kerja Sama Assessment Center Uji Kompetensi Pegawai

Airmadidi, Humas Polres Minut — Wakapolres Minahasa Utara (Minut), Kompol Thely Mawidingan, S.E., bersama jajaran melakukan kunjungan ke Kantor Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Minahasa Utara, Rabu (12/8/2026).

Kunjungan ini bertujuan untuk menjalin koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Minut terkait rencana pelibatan Assessment Center Polda Sulut dalam pelaksanaan uji kompetensi pegawai daerah.

Dalam pertemuan yang dimulai pukul 09.30 WITA tersebut, Wakapolres turut didampingi oleh Kabag SDM Polres Minut, AKP Decki D. Pandi beserta anggota. Kehadiran pihak kepolisian ini disambut hangat oleh Kepala BKPSDM Kabupaten Minut, Herman Mengko, S.IP., M.Si.

Langkah jemput bola ini dilakukan sebagai tindak lanjut atas hasil evaluasi Polri. Diketahui, pada tahun sebelumnya Polda Sulut belum melaksanakan kerja sama dengan instansi pemerintah daerah, BUMD, maupun swasta terkait pemanfaatan Assessment Center Polri. Oleh karena itu, Polres Minut kini aktif mendorong kolaborasi tersebut di tingkat kabupaten.

Menanggapi inisiatif ini, Kepala BKPSDM Minut, Herman Mengko, menyambut baik tawaran kerja sama dari pihak kepolisian. Pihaknya berjanji akan segera meneruskan usulan tersebut untuk meminta petunjuk dan arahan langsung dari Bupati Minahasa Utara.

"Apabila nantinya sudah ada petunjuk dari pimpinan atau surat resmi dari lembaga terkait untuk melibatkan Assessment Center Polda Sulut, hal tersebut akan segera kami sampaikan dan tindak lanjuti bersama pihak Polres Minut," jelasnya dalam pertemuan tersebut.

Rabu, 12 Agustus 2026

Polda Sulut Bersama TAA Korlantas Polri Usut Kecelakaan Drag Race di Kotamobagu, Penyidikan Berlangsung Transparan

MANADO, Humas Polda Sulut - Polda Sulawesi Utara (Sulut) bersama Tim TAA Korlantas Polri menyampaikan perkembangan terbaru terkait penanganan kasus kecelakaan pada ajang drag race di Kotamobagu, Rabu (12/8/2026) di lobi lantai 1 Polda Sulut. 

Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Alamsyah P. Hasibuan, didampingi Dirlantas, Dirreskrimum dan Tim Korlantas Polri menyampaikan rasa belasungkawa yang mendalam kepada para keluarga korban serta mengajak seluruh masyarakat untuk mendoakan kesembuhan korban yang masih menjalani perawatan.

Ia menjelaskan, ​insiden tragis yang terjadi pada Minggu, 9 Agustus 2026 tersebut awalnya ditangani oleh Polres Kotamobagu dengan menerbitkan Laporan Polisi (LP) Model A dan menaikkan status kasus ke tahap penyidikan pada 10 Agustus.

"Atas perintah Kapolda Sulut, penanganan kasus ini resmi ditarik dan diambil alih oleh Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sulut," ujar Kombes Pol Alamsyah P. Hasibuan.

​Hingga saat ini, tim penyidik telah melakukan berbagai langkah penanganan mendalam, yaitu pemeriksaan sebanyak 15 orang saksi yang terdiri dari pihak panitia penyelenggara, pelaksana, keamanan, saksi masyarakat, hingga korban.

​"Ditreskrimum Polda Sulut bersama Tim Traffic Accident Analysis (TAA) Korlantas Polri telah turun langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Pemeriksaan teknis mencakup analisis kondisi kendaraan, kelayakan lintasan, serta skenario kejadian," lanjutnya.

Berdasarkan kesimpulan awal penyidikan lalu lintas dan kriminal umum lanjutnya, insiden ini terjadi di dalam arena balap.

"Oleh karena itu, penyidik menerapkan Pasal 474 KUHP terkait kealpaan atau kelalaian yang menyebabkan orang lain mengalami luka berat atau meninggal dunia," katanya.

Ditreskrimum Polda Sulut dijadwalkan segera menggelar gelar perkara untuk menetapkan pihak yang bertanggung jawab sebagai tersangka.

​Terkait perizinan dan kelayakan tempat, Kombes Pol Alamsyah menjelaskan bahwa penyelenggara sebelumnya telah mengantongi berbagai rekomendasi resmi, mulai dari tingkat Kelurahan, Kecamatan, Dinas Perhubungan, Kesbangpol Kotamobagu, perlindungan asuransi Jasa Raharja, hingga rekomendasi teknis dari Ikatan Motor Indonesia (IMI).

"Adanya rekomendasi IMI menunjukkan bahwa survei kelayakan lintasan sebenarnya telah dilakukan sebelum ajang digelar," ujar Kombes Pol Alamsyah.

Ia mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh spekulasi maupun berita simpang siur yang beredar di media sosial. Pihak kepolisian berkomitmen untuk menuntaskan kasus ini secara transparan, akuntabel, dan profesional.

Sementara itu ​Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri diterjunkan untuk mendukung penyidikan kasus kecelakaan dalam ajang drag race yang terjadi di wilayah hukum Polda Sulawesi Utara. Tim Traffic Accident Analysis (TAA) Korlantas Polri turun langsung ke lokasi untuk mengumpulkan bukti ilmiah guna memastikan proses hukum berjalan transparan dan akuntabel.

​​Menanggapi penggunaan jalan umum sebagai lintasan balap, Ketua Tim (Katim) TAA Korlantas Polri, AKBP Sandhi Weedyanoe menjelaskan bahwa hal tersebut pada dasarnya diakomodasi oleh regulasi.

"Berdasarkan Pasal 127 ayat (1) dan (2) UU No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, jalan nasional, provinsi, kabupaten/kota, hingga desa dapat digunakan untuk kegiatan olahraga otomotif seperti drag race," ujarnya.

​Namun lanjutnya, pelaksanaan kegiatan tersebut memiliki syarat ketat. Sesuai Pasal 17 Perkap No. 10 Tahun 2012, penggunaan jalan untuk acara khusus harus melalui pengkajian (assessment), uji kelayakan lintasan, serta mengantongi izin resmi dari pihak berwenang.

Ia juga menjelaskan, berdasarkan hasil olah TKP menggunakan metode TAA, yang mencakup pemindaian lingkungan, pengukuran jejak rem (skid mark), dan analisis kedalaman kerusakan kendaraan, Tim TAA menemukan sejumlah fakta teknis.

"​Kendaraan melintas dalam kecepatan sangat tinggi saat melewati garis finish. Pengemudi mengalami malcontrol (uncontrollable vehicle) yang memicu aksi drifting tak terkendali," jelasnya.

Kendaraan yang hilang kendali katanya, menyapu dua titik utama, yaitu menabrak gerobak bakso sebelum akhirnya menghantam tempat duduk semen yang dipadati warga penonton kejuaraan.

​"Hasil pemeriksaan fisik menunjukkan mesin dan transmisi kendaraan telah dimodifikasi untuk meningkatkan kecepatan, namun sistem pengereman masih mempertahankan kondisi standar. Ketidakseimbangan ini dinilai menjadi salah satu faktor krusial kegagalan pengereman secara optimal," kata AKBP Sandhi.

​Penyidikan lebih mendalam kejuaraan kini ditangani penuh oleh penyidik Polda Sulawesi Utara.

Polres Minut Raih Dua Penghargaan Treasury Award Pada Forum Konsultasi Publik Kppn Bitung Tahun 2026

Airmadidi, Humas Polres Minut – Kepolisian Resor (Polres) Minahasa Utara (Minut) kembali menorehkan prestasi gemilang dalam tata kelola keuangan negara. Penghargaan ini diraih dalam rangkaian kegiatan Forum Konsultasi Publik Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Bitung Tahun 2026 yang diselenggarakan di Aula Tarsius, KPPN Bitung, pada Rabu (12/8/2026) pagi.

Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WITA ini dihadiri oleh sejumlah pemangku kepentingan, di antaranya Kepala KPPN Bitung, perwakilan Kepala BPKAD Kota Bitung, perwakilan pimpinan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Cabang Bitung, serta para Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) dan Bendahara Pengeluaran Satuan Kerja (Satker) Mitra KPPN Bitung.

Polres Minut sukses memborong dua penghargaan bergengsi, yakni:
 1. Piagam Penghargaan Peringkat 1 – Kategori Penyampaian Belanja Pegawai.
 2. Piagam Penghargaan Peringkat 2 – Kategori Penyampaian Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Bendahara Periode Semester 1 Tahun 2026.

Menanggapi capaian tersebut, Kapolres Minahasa Utara AKBP Auliya Rifqie A. Djabar, S.I.K., M.Si., melalui Kasi Keuangan Polres Minut Iptu Billy A. Rompas, S.I.P., S.H., M.A.P., menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya kepada seluruh personel pengelola keuangan di lingkungan Polres Minut.

"Pencapaian ini adalah wujud nyata dari dedikasi, transparansi, dan akuntabilitas jajaran Polres Minahasa Utara dalam mengelola anggaran negara. Kami berkomitmen untuk terus mempertahankan dan meningkatkan kualitas kinerja, serta bersinergi secara berkelanjutan dengan KPPN Bitung demi mewujudkan tata kelola keuangan yang Presisi dan bebas dari praktik korupsi," tegas Iptu Billy A. Rompas

Apresiasi Kreasi Polri untuk Masyarakat, Wujud Komitmen Polri Dorong Kreativitas dan Inovasi


Jakarta – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menggelar kegiatan bertajuk Apresiasi Kreasi "Polri untuk Masyarakat" di Grand Ballroom The Tribrata, Jakarta Selatan, Selasa (11/8/2026). 

Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 dengan mengusung tema “80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat”.

Kegiatan ini menjadi momentum Polri untuk memberikan penghargaan kepada masyarakat maupun satuan kerja Polri yang menghasilkan karya, inovasi, dan prestasi melalui berbagai bidang perlombaan. Selain memberikan apresiasi, kegiatan ini juga dirancang untuk mendorong lahirnya kreativitas dan inovasi berkelanjutan, memperkuat citra positif Polri yang Presisi, serta meningkatkan partisipasi dan kolaborasi masyarakat.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divhumas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, Apresiasi Kreasi Polri untuk Masyarakat tidak sekadar menjadi ajang pemberian penghargaan, tetapi juga ruang untuk mempertemukan berbagai prestasi, inovasi, dan pengabdian yang lahir dari kolaborasi Polri bersama masyarakat.

“Apresiasi dan kreasi ini bukan sekadar penghargaan, tetapi juga merupakan ruang untuk mempertemukan prestasi, inovasi, maupun pengabdian yang lahir dari kegiatan yang dilakukan bersama-sama antara Polri dan seluruh elemen masyarakat,” ujar Trunoyudo di Jakarta, Selasa (11/8/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Polri memberikan penghargaan kepada para pemenang dari puluhan kategori lomba yang melibatkan berbagai bidang, mulai dari kreativitas dan komunikasi publik, pembinaan potensi masyarakat, ketahanan pangan, perlindungan anak dan masyarakat, hingga pemanfaatan ruang digital dan kreativitas generasi muda.

Khusus bidang kreasi dan komunikasi publik yang diselenggarakan Divhumas Polri, terdapat berbagai kategori seperti cerpen, melukis difabel, cipta lagu, TikTok, mendongeng, fotografi, video edukasi, infografis, artikel jurnalistik, dan animasi AI. Sementara itu, sejumlah kategori lainnya mencakup Mobile Legends: Bang Bang, Character Defile, KOL (Influencer) Hunt, Capture the Flag, Kampung Bebas dari Narkoba, hingga kearifan lokal dan kebersihan.

Trunoyudo mengatakan, keterlibatan generasi muda dalam berbagai kegiatan tersebut menjadi perhatian penting Polri, khususnya dalam membuka ruang kreativitas bagi generasi Z dan Alpha yang akan menjadi bagian penting dari Generasi Emas Indonesia 2045.

“Bapak Kapolri hari ini memberikan awarding. Tentu hal ini menjadi satu rangkaian yang bukan sekadar penghargaan, tetapi juga merupakan pertemuan atau mempertemukan ruang bagi prestasi, inovasi, maupun pengabdian,” katanya.

Ia menegaskan, Polri akan terus memberikan penghargaan terhadap karya dan prestasi terbaik sebagai bentuk komitmen untuk mendorong kreativitas serta inovasi yang berkelanjutan.

“Melalui kegiatan apresiasi dan kreasi ini, Polri akan terus memberikan penghargaan atas karya dan prestasi terbaik untuk mendorong lahirnya kreativitas serta inovasi yang berkelanjutan, meningkatkan partisipasi dan kolaborasi masyarakat, serta mempererat hubungan Polri dengan seluruh elemen bangsa,” ujarnya.

Apresiasi terhadap kegiatan tersebut juga disampaikan Ketua Dewan Pakar Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Prof. Dr. Seto Mulyadi. Ia menilai komitmen Polri dalam melibatkan dan memberikan ruang kepada anak-anak melalui kegiatan kreatif merupakan langkah positif untuk membangun kedekatan antara polisi dengan generasi muda.

“Intinya adalah agar polisi tidak ditakuti oleh anak-anak; polisi menjadi sahabat anak, polisi bisa menanamkan karakter yang baik, dalam hal ini adalah akhlak mulia dan sebagainya kepada anak-anak,” kata Seto.

Hal senada disampaikan Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Dr. Aris Adi Leksono. Menurutnya, pemberian penghargaan melalui berbagai lomba dapat memotivasi anak untuk terus tumbuh, berkembang, dan berkreasi sesuai minat serta bakatnya.

“Saya kira ke depan apresiasi untuk anak-anak perlu diberi ruang yang lebih luas lagi dengan berbagai macam mata lomba dan seterusnya, sehingga memberikan ruang bagi anak untuk terus berkreasi berdasarkan minat dan bakatnya sesuai dengan tumbuh kembang mereka,” ujar Aris.

Ia pun mengapresiasi langkah Polri yang memberikan ruang bagi masyarakat, khususnya anak-anak dan generasi muda, untuk berpartisipasi dalam berbagai kegiatan kreatif sebagai bagian dari upaya bersama mewujudkan Generasi Emas Indonesia.

Cegah Kenakalan Remaja dan Judi Online, Kasi Humas Polres Minut Gelar Penyuluhan Kamtibmas di SMA N 1 Airmadidi

Airmadidi, Humas Polres Minut – Dalam rangka menciptakan situasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) yang kondusif serta melindungi generasi muda dari berbagai ancaman kejahatan, Kepolisian Resor (Polres) Minahasa Utara (Minut) gencar melaksanakan program Police Goes to School.

Kegiatan penyuluhan dan pembinaan kali ini dipimpin langsung oleh Kasi Humas Polres Minut, Iptu Steven Surentu, yang menyambangi para pelajar di SMA Negeri 1 Airmadidi, pada Rabu (11/08/2026) pagi.

Di hadapan ratusan siswa-siswi dan dewan guru, Iptu Steven Surentu memberikan edukasi komprehensif mengenai berbagai bentuk kenakalan remaja yang saat ini marak terjadi dan berpotensi merusak masa depan generasi penerus bangsa.

Dalam arahannya, Iptu Steven menyoroti secara tajam beberapa isu utama, di antaranya:
1. Pencegahan Tawuran Antar Pelajar: Mengajak siswa untuk mengedepankan solidaritas positif dan menghindari provokasi yang berujung pada kekerasan fisik.
2. Bahaya Narkoba dan Miras: Menjelaskan dampak destruktif dari penyalahgunaan narkotika dan minuman keras terhadap kesehatan fisik, mental, hingga ancaman pidana yang menjeratnya.
3. Ancaman Judi Online (Judol): Mengingatkan para siswa agar tidak tergiur dengan iming-iming judi online yang saat ini menjadi atensi nasional karena dampaknya yang merusak ekonomi dan psikologis, bahkan di kalangan pelajar.

Selain isu di atas, Kasi Humas Polres Minut juga menambahkan beberapa poin penting terkait ketertiban lingkungan sekolah dan masyarakat, Stop Perundungan (Bullying), Bijak Bermedia Sosial, Tertib Berlalu Lintas. 

"Masa depan bangsa ada di tangan adik-adik sekalian. Jangan hancurkan cita-cita dan harapan orang tua hanya karena kesenangan sesaat. Jauhi narkoba, hindari miras, jangan ikut-ikutan tawuran, dan jangan sekali-kali mencoba judi online. Jadilah generasi cerdas yang berprestasi dan taat hukum," tegas Iptu Steven Surentu.

Kegiatan yang berlangsung interaktif ini mendapat apresiasi positif dari pihak sekolah. Kepala SMA Negeri 1 Airmadidi menyambut baik inisiatif Polres Minut dan berharap sinergitas ini dapat terus berjalan rutin untuk membentuk karakter siswa yang disiplin.

Acara penyuluhan ditutup dengan sesi tanya jawab yang disambut antusias oleh para siswa, serta dilanjutkan dengan deklarasi damai pelajar dan sesi foto bersama. Kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan lancar.

Selasa, 11 Agustus 2026

Polsek Likupang Berhasil Selesaikan Kasus KDRT di Desa Likupang Dua Melalui Pendekatan Problem Solving

Airmadidi, Humas Polres Minut – Kepolisian Sektor (Polsek) Likupang mengambil langkah cepat dan humanis dalam menangani laporan dugaan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) yang terjadi di Desa Likupang Dua, Kecamatan Likupang Timur, Kabupaten Minahasa Utara. Melalui pendekatan kekeluargaan atau Problem Solving, kasus tersebut berhasil diselesaikan secara damai pada Senin (10/8/2026).

Kegiatan mediasi yang dimulai pada pukul 11.00 WITA tersebut difasilitasi langsung oleh Bhabinkamtibmas Polsek Likupang, yakni Aipda Achmad Nasucha bersama Bripka Styflens Naua.

Peristiwa ini bermula ketika Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polsek Likupang menerima informasi dari warga terkait adanya insiden KDRT di desa tersebut. Merespons cepat laporan masyarakat, personel SPKT langsung turun ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk meredam situasi.

Setibanya di lokasi, petugas dengan sigap mengamankan terlapor, yakni Sdr. AT, guna mencegah berlanjutnya konflik serta memberikan pelindungan kepada pihak korban, yakni Sdri. BM. Setelah situasi dinyatakan aman terkendali, petugas kepolisian memberikan edukasi dan pembinaan kepada pihak terlapor terkait dampak hukum dan sosial dari tindakan kekerasan.

Melalui pendampingan dari Aipda Achmad Nasucha dan Bripka Styflens Naua, kedua belah pihak kemudian dipertemukan untuk melakukan mediasi. Dengan mengedepankan asas musyawarah mufakat, upaya Problem Solving tersebut membuahkan hasil positif. Kedua belah pihak sepakat untuk saling memaafkan dan menyelesaikan permasalahan ini secara kekeluargaan tanpa harus menempuh jalur hukum lanjutan.

Langkah ini diharapkan mampu menyelesaikan permasalahan warga secara cepat, tepat, dan adil di tingkat desa, sehingga situasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) di wilayah Hukum Polsek Likupang senantiasa terjaga, aman, dan kondusif.

Senin, 10 Agustus 2026

Kapolda Sulut Melayat ke Rumah Duka dan Besuk Korban Kecelakaan Drag Race di Kotamobagu

​KOTAMOBAGU, Humas Polda Sulut — Kapolda Sulawesi Utara Irjen Pol Roycke Harry Langie, didampingi Karo Ops Polda Sulut, Dirlantas Polda Sulut, serta jajaran Forkopimda Kotamobagu, melayat ke rumah duka dan besuk korban musibah kecelakaan pada event Kejurda Open Turnamen Tidar Drag Race 2026, Senin (10/8/2026).

Kedatangan rombongan ini merupakan bentuk empati dan perhatian mendalam dari jajaran Kepolisian Republik Indonesia kepada keluarga korban yang ditinggalkan.
​Kapolda Sulut menyampaikan rasa belasungkawa yang mendalam atas peristiwa maut yang merenggut nyawa serta mengakibatkan sejumlah orang luka-luka tersebut.

​"Saya sebagai Kapolda Sulawesi Utara dan jajaran menyampaikan turut berbelasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada korban yang sudah mendahului kita. Semoga arwah dapat diterima di sisi Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa. Untuk para korban luka, mari kita berdoa bersama agar diberikan kesembuhan," ucap Kapolda.

Terkait penanganan kasus ini kata Kapolda, proses hukum tetap berjalan. "Penegakan hukum akan kami laksanakan secara terbuka dan akuntabel," tegasnya.

​Kapolda juga menambahkan bahwa penanganan kasus kecelakaan ini akan ditarik ke tingkatan Polda Sulut demi memastikan proses penyidikan berjalan transparan dan menyeluruh. Langkah-langkah awal telah diambil oleh tim penyidik dengan memeriksa sejumlah saksi terkait alur penyelenggaraan acara hingga indikasi kelalaian.

​"Tim saat ini sedang melakukan proses penyelidikan yang mendalam. Sudah ada sekitar lima orang yang diperiksa, termasuk pengemudi mobil. Pengemudi tentu berpotensi kuat menjadi tersangka karena unsur kealpaan atau kelalaian. Mengenai pihak penyelenggara atau panitia, semua pihak akan kita periksa alurnya, apakah prosedur dan mekanismenya diikuti atau tidak. Kita tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah, namun jika ada perbuatan melawan hukum, pasti ditegakkan," tambah Irjen Pol Roycke Harry Langie.

​Berdasarkan data terkini, tercatat ada 17 korban dalam musibah ini, dengan rincian 8 meninggal dunia, 8 orang luka berat dan sedang dirawat di rumah sakit, serta 1 korban luka ringan rawat jalan.

Kapolda mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk tetap bersatu, saling menguatkan, dan menjadikan musibah ini sebagai bahan evaluasi bersama agar kejadian serupa tidak terulang kembali di masa mendatang.

Respon Cepat Laporan 110, Polsek Airmadidi Hentikan Pesta Musik Larut Malam di Kalawat

Airmadidi, Humas Polres Minut – Jajaran Kepolisian Resor (Polres) Minahasa Utara terus membuktikan komitmennya dalam memberikan perlindungan dan pelayanan prima kepada masyarakat. Hal ini dibuktikan melalui kesigapan personel Piket Polsek Airmadidi yang merespon cepat aduan gangguan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) via layanan Call Center 110, hanya dalam kurun waktu 15 menit.

Kapolres Minahasa Utara, AKBP Auliya Rifqie A. Djabar, SIK, M.Si melalui Kasi Humas Iptu Steven Surentu, membenarkan adanya tindak lanjut jajaran kepolisian terkait laporan keributan warga di wilayah hukum Polsek Airmadidi tersebut.

"Benar, kami telah menerima laporan dari masyarakat melalui Call Center 110 pada pukul 23.45 WITA. Laporan tersebut terkait adanya keributan yang dipicu oleh aktivitas pemutaran musik hingga larut malam di Desa Watutumou, Kecamatan Kalawat," ujar Iptu Steven Surentu.

Menindaklanjuti laporan tersebut, personel Piket Polsek Airmadidi langsung bergegas menuju lokasi kejadian. Tepat pada pukul 00.00 WITA, atau hanya berselang 15 menit setelah telepon diterima, petugas kepolisian sudah tiba di Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Setibanya di lokasi, petugas langsung mendatangi sumber suara dan berkoordinasi dengan pelapor serta pemilik acara.

"Tindakan tegas namun humanis langsung dikedepankan oleh anggota di lapangan. Petugas meminta agar pemutaran musik dihentikan saat itu juga karena sudah larut malam dan mengganggu waktu istirahat warga sekitar. Selain itu, kami juga memberikan imbauan Kamtibmas kepada pemilik acara agar kejadian serupa tidak terulang," jelas Kasi Humas.

Situasi berhasil dikendalikan dengan aman dan kondusif. Pada pukul 00.15 WITA, atau 15 menit setelah tiba di lokasi, penanganan TKP dinyatakan selesai dan warga dapat kembali beristirahat dengan tenang.

Mewakili Kapolres Minut AKBP Auliya Rifqie A. Djabar, Iptu Steven Surentu mengapresiasi warga yang proaktif melaporkan kejadian yang berpotensi mengganggu keamanan lingkungan.

"Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat Minahasa Utara untuk saling bertoleransi dan menjaga kenyamanan lingkungan, terlebih pada jam istirahat malam. Jangan ragu untuk memanfaatkan layanan Call Center 110 secara bijak jika menemui potensi gangguan Kamtibmas. Layanan ini siaga 24 jam dan kami pastikan polisi akan hadir di tengah masyarakat," tutupnya.

Polda Sulut Raih Juara 3 Defile Cosplay Character di Kapolri Cup E-Sports 2026

JAKARTA, Humas Polda Sulut - Polda Sulawesi Utara (Sulut) menorehkan prestasi dalam rangkaian E-Sports Kapolri Cup 2026 yang digelar di Indonesia Arena, Kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Sabtu (8/8/2026).

Dalam ajang tersebut, Polda Sulut mengikuti dua perlombaan, yakni Turnamen Mobile Legends Bang Bang dan Defile Cosplay Character.

Pada perlombaan Defile Cosplay Character, tim Polda Sulut berhasil meraih Juara 3. Penghargaan tersebut rencananya akan diserahkan pada Minggu (9/8/2026) oleh Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).

Tim Polda Sulut dalam perlombaan Defile Cosplay Character terdiri dari 13 orang, yakni lima orang peserta yang mengenakan kostum, lima orang pemain, satu orang coach, serta dua orang pendamping.

Sementara itu, pada Turnamen Mobile Legends Bang Bang, tim Polda Sulut yang terdiri dari lima pemain dan satu pelatih harus mengakui keunggulan tim Polda Kalimantan Timur dengan skor akhir 1-2.

Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Alamsyah P. Hasibuan mengatakan, keikutsertaan Polda Sulut dalam Kapolri Cup 2026 merupakan bagian dari dukungan Polri terhadap perkembangan potensi generasi muda, khususnya di bidang olahraga elektronik dan kreativitas digital.

“Polda Sulut mengapresiasi semangat dan perjuangan tim yang telah membawa nama Sulawesi Utara dalam ajang Kapolri Cup 2026. Meskipun pada turnamen Mobile Legends belum berhasil melaju, tim kita telah menunjukkan semangat kompetitif dan sportivitas,” ujar Kombes Pol Alamsyah.

Menurutnya, keberhasilan meraih Juara 3 pada Defile Cosplay Character menjadi capaian yang patut diapresiasi. Prestasi tersebut sekaligus menunjukkan bahwa kreativitas dan talenta generasi muda dapat menjadi bagian dari ruang positif untuk berprestasi.

“Prestasi Juara 3 dalam Defile Cosplay Character tentunya menjadi kebanggaan bagi Polda Sulut. Ini membuktikan bahwa generasi muda memiliki banyak potensi, bukan hanya dalam kemampuan bermain gim, tetapi juga dalam kreativitas, seni, kerja sama tim dan kemampuan tampil di ruang publik,” katanya.

Kabid Humas menambahkan, semangat yang dibangun melalui Kapolri Cup 2026 sejalan dengan upaya Polri untuk mendekatkan diri dengan generasi muda melalui ruang-ruang yang positif dan produktif.

“Yang terpenting bukan hanya soal menang atau kalah, tetapi bagaimana ajang ini menjadi ruang untuk membangun sportivitas, disiplin, kerja sama, kreativitas dan karakter. Kami berharap para peserta terus mengembangkan kemampuan dan memanfaatkan teknologi secara positif,” tuturnya.

E-Sports Kapolri Cup 2026 mengusung tagline “Dream to Become” dan diikuti puluhan ribu peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Kompetisi tersebut menjadi salah satu wadah bagi generasi muda untuk mengembangkan minat dan kemampuan di bidang e-sports sekaligus memperkuat ekosistem talenta digital Indonesia.

Ia juga mengajak generasi muda di Sulawesi Utara untuk terus berkarya dan menjadikan perkembangan teknologi sebagai sarana untuk meningkatkan kemampuan serta meraih prestasi.

“Jadikan teknologi dan ruang digital sebagai sarana untuk berkarya, berprestasi dan membangun masa depan. Tetap junjung sportivitas dan gunakan ruang digital secara cerdas, aman dan bertanggung jawab,” pungkasnya.

Minggu, 09 Agustus 2026

Respons Cepat Layanan 110: Tim Patroli Pantera Polres Minut Ringkus Terduga Pelaku Penikaman di Airmadidi

Airmadidi, Humas Polres Minut – Kepolisian Resor (Polres) Minahasa Utara (Minut) kembali membuktikan kesigapannya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Berbekal laporan dari Layanan Darurat Call Center 110, Tim Patroli Pantera Polres Minut berhasil mengamankan seorang terduga pelaku tindak pidana penikaman pada hari Sabtu, 8 Agustus 2026.

Insiden berdarah tersebut diketahui terjadi di tempat kejadian perkara (TKP) yang berlokasi di area belakang Freshmart, Kelurahan Sarongsong Satu, Kecamatan Airmadidi.

Peristiwa bermula ketika pihak kepolisian menerima laporan cepat dari masyarakat melalui sambungan 110 mengenai adanya tindak penganiayaan menggunakan senjata tajam. Merespons aduan tersebut, Tim Patroli Pantera yang sedang bertugas langsung bergerak cepat menuju lokasi kejadian.

Setibanya di TKP, petugas langsung melakukan olah tempat kejadian dan pengembangan kasus. Mengetahui bahwa dirinya tengah diburu oleh pihak berwajib, terduga pelaku sempat berupaya melarikan diri dari wilayah Airmadidi.

Namun, pelarian tersebut tidak berlangsung lama. Berkat kecekatan penyisiran dan pengumpulan informasi di lapangan, Tim Patroli Pantera berhasil melacak jejak pelarian tersangka yang mengarah ke Desa Tumaluntung. Tanpa perlawanan berarti, tim akhirnya sukses menyergap dan membekuk terduga pelaku di tempat persembunyiannya.

Setelah diamankan, terduga pelaku langsung digelandang oleh petugas dan diserahkan ke Markas Kepolisian Sektor (Mapolsek) Airmadidi guna menjalani proses pemeriksaan dan penyidikan lebih lanjut.

Kapolres Minut AKBP Auliya Rifqie A. Djabar melalui Kasi Humas Iptu Steven Surentu mengonfirmasi kebenaran penangkapan tersebut dan memberikan apresiasi tinggi atas partisipasi aktif masyarakat serta kecepatan respons anggota di lapangan.

"Kami membenarkan bahwa Tim Patroli Pantera telah berhasil mengamankan terduga pelaku penikaman di belakang Freshmart Airmadidi, setelah sebelumnya pelaku sempat melarikan diri ke Desa Tumaluntung. Keberhasilan ini adalah wujud nyata dari efektivitas Layanan Call Center 110 yang direspons dengan sangat baik oleh personel di lapangan," tegas Kasi Humas.

Lebih lanjut, Kasi Humas menegaskan komitmen Polres Minut dalam memberantas segala bentuk tindak premanisme dan kekerasan di wilayah hukum Minahasa Utara. Ia juga mengimbau masyarakat untuk tidak ragu memanfaatkan fasilitas darurat kepolisian.

"Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat Minahasa Utara, apabila melihat, mengetahui, atau mengalami tindak kejahatan maupun gangguan Kamtibmas lainnya, segera hubungi Call Center 110. Layanan ini bebas pulsa dan aktif 24 jam. Kami pastikan setiap laporan akan ditindaklanjuti dengan cepat, tepat, dan terukur demi kenyamanan bersama," pungkasnya.

Saat ini, terduga pelaku tengah menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik Unit Reskrim Polsek Airmadidi untuk mendalami motif penikaman dan mempertanggungjawabkan perbuatannya di mata hukum.

Polri: Sertifikat Prestasi Nasional Hingga Internasional Tetap Ikuti Tahapan Seleksi Rekrutmen Polri


Jakarta - Polri menyampaikan proses penerimaan anggota Polri dilaksanakan sesuai ketentuan yang berlaku. Kepemilikan sertifikat atau piagam prestasi, baik di tingkat nasional maupun internasional, termasuk Sertifikat Pramuka Garuda, dapat menjadi dokumen pendukung dalam proses seleksi, namun tidak serta-merta membuat pemiliknya diterima sebagai anggota Polri tanpa mengikuti tahapan seleksi.

Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir mengatakan, proses rekrutmen anggota Polri dilaksanakan berdasarkan ketentuan dalam Peraturan Kapolri (Perkap) Nomor 2 Tahun 2026 tentang Penerimaan Anggota Polri.

“Rekrutmen Polri dilaksanakan sesuai ketentuan dalam Perkap Nomor 2 Tahun 2026 tentang Penerimaan Anggota Polri,” kata Isir di Jakarta, Sabtu (8/8/2026).

Isir menjelaskan, dalam proses penerimaan anggota Polri, peserta tetap harus memenuhi persyaratan dan mengikuti seluruh tahapan seleksi yang telah ditetapkan. Kepemilikan sertifikat atau piagam prestasi tidak menggantikan tahapan seleksi tersebut.

“Prestasi yang dibuktikan dengan sertifikat atau piagam, baik nasional maupun internasional, termasuk Sertifikat Pramuka Garuda, merupakan dokumen prestasi pendukung yang dapat dilampirkan oleh peserta. Namun, kepemilikan dokumen tersebut tidak serta-merta membuat peserta diterima tanpa mengikuti proses seleksi,” ujarnya.

Menurutnya, setiap peserta tetap diproses berdasarkan ketentuan penerimaan anggota Polri yang berlaku. Seluruh persyaratan dan tahapan seleksi harus dipenuhi sesuai mekanisme yang telah ditetapkan.

“Jadi, siapa pun pesertanya, tetap harus mengikuti ketentuan dan tahapan seleksi yang berlaku. Sertifikat atau piagam prestasi merupakan bagian dari dokumen pendukung dan tidak menjadi pengganti proses seleksi,” tutur Isir.

Polri, lanjutnya, berkomitmen menjaga proses penerimaan anggota Polri agar berjalan secara objektif, transparan, akuntabel, serta berdasarkan kemampuan dan kompetensi peserta sesuai ketentuan. Prinsip tersebut sejalan dengan filosofi BETAH yang menjadi prinsip dalam proses rekrutmen Polri, yakni Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis.

Penerapan prinsip transparansi juga diwujudkan melalui pelibatan pihak eksternal dalam mengawasi proses dan tahapan seleksi. Dalam pelaksanaannya, Polri bersama Kompolnas menggandeng sejumlah pihak, antara lain Ikatan Dokter Indonesia (IDI), perhimpunan psikologi, Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil), Kementerian Pendidikan, serta Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM).

Pelibatan berbagai unsur tersebut dilakukan sebagai bagian dari pengawasan untuk memastikan setiap tahapan seleksi berjalan sesuai ketentuan serta dapat dipertanggungjawabkan. Dengan adanya pengawasan internal dan eksternal, proses penerimaan diharapkan semakin terbuka dan memberikan kesempatan yang sama kepada seluruh peserta.

Dengan demikian, kepemilikan sertifikat prestasi nasional maupun internasional, termasuk Sertifikat Pramuka Garuda, tidak menjadi jaminan seseorang dapat langsung diterima sebagai anggota Polri. Peserta tetap wajib memenuhi persyaratan dan mengikuti seluruh tahapan seleksi sesuai aturan yang berlaku, dengan proses yang mengedepankan prinsip BETAH serta pengawasan yang transparan dan akuntabel.

Sabtu, 08 Agustus 2026

Polda Sulut Meriahkan Parade Kendaraan Hias TIFF 2026 di Kota Tomohon

TOMOHON, Humas Polda Sulut - Polda Sulawesi Utara (Sulut) turut memeriahkan rangkaian Tomohon International Flower Festival (TIFF) 2026 melalui parade kendaraan hias yang digelar di Kota Tomohon, Sabtu (8/8/2026).

Dalam parade tersebut, Polda Sulut menampilkan satu unit kendaraan yang dihias dengan aneka bunga warna-warni. Kendaraan tersebut tampil semarak dengan tulisan “Polda Sulut”, serta dilengkapi berbagai ornamen dan ikon kepolisian dan Bhayangkari.

Kehadiran personel Polri berseragam juga semakin menambah semarak parade. Sejumlah anggota Polri terlihat mengenakan seragam dinas dan baret merah Reskrim, didampingi anggota Bhayangkari, menyapa masyarakat serta peserta parade yang menyaksikan kemeriahan TIFF 2026.

Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Alamsyah P. Hasibuan, mengatakan, keikutsertaan Polda Sulut dalam parade kendaraan hias merupakan bentuk partisipasi untuk turut memeriahkan pelaksanaan TIFF 2026.

“Keikutsertaan Polda Sulut dalam parade kendaraan hias ini merupakan bentuk partisipasi kami untuk turut memeriahkan TIFF 2026 di Kota Tomohon,” ujar Alamsyah.

Menurutnya, kehadiran Polda Sulut dalam kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya untuk membangun kedekatan antara Polri dengan masyarakat melalui momentum perayaan yang melibatkan berbagai elemen masyarakat.

Parade kendaraan hias menjadi salah satu daya tarik dalam pelaksanaan TIFF 2026. Berbagai kendaraan dengan dekorasi bunga dan ornamen kreatif ditampilkan untuk menghibur masyarakat sekaligus memperkenalkan keindahan dan kekayaan bunga Kota Tomohon.

Biddokkes Polda Sulut Siagakan 11 Tenaga Medis dan 3 Ambulans Polri Dukung TIFF 2026

TOMOHON, Humas Polda Sulut - Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Sulawesi Utara turut ambil bagian dalam mendukung pelaksanaan Tomohon International Flower Festival (TIFF) 2026 yang digelar di Kota Tomohon, Sabtu (8/8/2026).

Sebagai bentuk dukungan terhadap salah satu agenda internasional tersebut, Biddokkes Polda Sulut mengerahkan sebanyak 11 tenaga medis serta 3 unit ambulans Polri untuk memberikan pelayanan kesehatan selama rangkaian kegiatan berlangsung.

Belasan tenaga medis tersebut akan bersinergi dengan tenaga kesehatan dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dan Pemerintah Kota Tomohon. Mereka disiagakan untuk memberikan pertolongan dan pelayanan kesehatan kepada peserta, tamu undangan, maupun masyarakat yang menyaksikan langsung kemeriahan TIFF 2026.

Kabiddokkes Polda Sulut AKBP dr. Tasrif mengatakan, keterlibatan Biddokkes merupakan bagian dari komitmen Polri dalam memberikan dukungan maksimal terhadap pelaksanaan kegiatan internasional di Sulawesi Utara.

“Kami menyiagakan 11 tenaga medis dan tiga unit ambulans Polri untuk mendukung pelaksanaan TIFF 2026. Tenaga medis kami akan bersinergi dengan tenaga kesehatan dari Pemprov Sulut dan Pemkot Tomohon, sehingga pelayanan kesehatan bagi peserta, tamu maupun masyarakat yang hadir dapat diberikan secara cepat dan optimal,” ujar AKBP dr. Tasrif.

Menurutnya, kesiapsiagaan tenaga kesehatan menjadi hal penting dalam kegiatan yang melibatkan banyak orang. Karena itu, personel Biddokkes Polda Sulut ditempatkan untuk memastikan dukungan medis dapat diberikan apabila sewaktu-waktu dibutuhkan.

“Prinsipnya kami siap memberikan pelayanan kesehatan dan pertolongan pertama apabila ada peserta, tamu atau penonton yang membutuhkan. Kami berharap seluruh rangkaian TIFF 2026 dapat berjalan aman, lancar dan masyarakat dapat menikmati kegiatan ini dengan nyaman,” tambahnya.

Kapolda Bersama Wakapolda Hadiri TIFF 2026, Polda Sulut Dukung Pariwisata dan Jamin Keamanan

TOMOHON, Humas Polda Sulut - Kapolda Sulawesi Utara Irjen Pol Roycke Harry Langie bersama Wakapolda Sulut Brigjen Pol Awi Setiyono menghadiri gelaran internasional Tomohon International Flower Festival (TIFF) 2026 yang berlangsung di Kota Tomohon, Sabtu (8/8/2026).

Kehadiran pimpinan Polda Sulut dalam ajang internasional tersebut merupakan bentuk dukungan Polri terhadap pengembangan sektor pariwisata Sulawesi Utara agar semakin dikenal di tingkat nasional maupun dunia internasional.

Selain memberikan dukungan terhadap promosi pariwisata, Polda Sulut juga memastikan aspek keamanan selama pelaksanaan TIFF 2026. Pengamanan dilakukan untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada seluruh peserta, masyarakat, wisatawan, maupun para pengunjung yang hadir menyaksikan rangkaian kegiatan.

Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Alamsyah P. Hasibuan mengatakan, kehadiran Kapolda dan Wakapolda Sulut merupakan wujud nyata dukungan Polri terhadap berbagai kegiatan yang dapat memperkenalkan potensi pariwisata Sulawesi Utara ke dunia internasional.

“Polri melalui Polda Sulut tentunya memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan TIFF 2026. Ini merupakan salah satu momentum untuk semakin memperkenalkan pariwisata Sulawesi Utara di mata dunia,” ujar Kombes Pol Alamsyah.

Ia menambahkan, aspek keamanan menjadi bagian penting dalam menyukseskan kegiatan internasional tersebut. Karena itu, Polda Sulut bersama jajaran terkait terus memastikan seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung dengan aman, tertib dan lancar.

“Kami ingin seluruh peserta dan pengunjung dapat menikmati rangkaian TIFF 2026 dengan aman dan nyaman. Kehadiran personel Polri di lapangan adalah bagian dari upaya memberikan rasa aman sekaligus mendukung suksesnya kegiatan ini,” jelasnya.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah, Polri, masyarakat dan seluruh pihak terkait sangat diperlukan agar TIFF 2026 tidak hanya menjadi agenda pariwisata, tetapi juga mampu memberikan dampak positif bagi perekonomian dan citra Sulawesi Utara.

“Harapan kami, TIFF 2026 dapat berjalan sukses dan semakin memperkuat posisi Sulawesi Utara sebagai salah satu destinasi pariwisata yang mampu bersaing dan dikenal di tingkat internasional,” pungkas Kombes Pol Alamsyah P. Hasibuan.

Jelang Puncak TIFF 2026, Polisi Perketat Pemeriksaan Pengunjung di Area Utama

TOMOHON, Humas Polda Sulut - Pengamanan pelaksanaan Tomohon International Flower Festival (TIFF) 2026 diperketat. Personel Direktorat Pengamanan Objek Vital (Ditpamobvit) Polda Sulawesi Utara melakukan pemeriksaan terhadap barang bawaan tamu dan pengunjung sebelum memasuki area utama festival, Sabtu (8/8).

Pemeriksaan berlangsung di pintu masuk yang berjarak sekitar 200 meter dari panggung utama di kawasan Menara Alfa Omega, Kota Tomohon.

Untuk memastikan keamanan, petugas menggunakan alat pendeteksi khusus serta security door (secdoor). Setiap barang bawaan diperiksa secara teliti guna mencegah masuknya benda yang dapat membahayakan keamanan selama kegiatan berlangsung.

Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Alamsyah P. Hasibuan mengatakan, pemeriksaan tersebut merupakan bagian dari prosedur pengamanan yang telah ditetapkan.

“Pemeriksaan ini untuk memastikan para tamu maupun pengunjung tidak membawa barang-barang berbahaya dan terlarang,” ujar Kombes Pol Hasibuan.

Pengamanan tersebut dilakukan bertepatan dengan pelaksanaan Tournament of Flower (ToF), agenda puncak TIFF 2026 yang menjadi salah satu rangkaian utama festival bunga internasional di Kota Tomohon.

Dalam kegiatan ToF, masyarakat dan wisatawan dapat menyaksikan parade kendaraan yang dihias menggunakan bunga segar hasil pertanian dari dataran tinggi Tomohon. Parade tersebut melibatkan berbagai unsur, mulai dari instansi pemerintah dan swasta hingga peserta dari sejumlah negara asing.

Dengan pengamanan di sejumlah titik, aparat kepolisian berupaya memastikan seluruh rangkaian puncak TIFF 2025 berlangsung aman, tertib, dan nyaman bagi peserta maupun masyarakat yang hadir.

Jelang Puncak TIFF 2026, Polisi Perketat Pemeriksaan Pengunjung di Area Utama

TOMOHON, Humas Polda Sulut - Pengamanan pelaksanaan Tomohon International Flower Festival (TIFF) 2026 diperketat. Personel Direktorat Pengamanan Objek Vital (Ditpamobvit) Polda Sulawesi Utara melakukan pemeriksaan terhadap barang bawaan tamu dan pengunjung sebelum memasuki area utama festival, Sabtu (8/8).

Pemeriksaan berlangsung di pintu masuk yang berjarak sekitar 200 meter dari panggung utama di kawasan Menara Alfa Omega, Kota Tomohon.

Untuk memastikan keamanan, petugas menggunakan alat pendeteksi khusus serta security door (secdoor). Setiap barang bawaan diperiksa secara teliti guna mencegah masuknya benda yang dapat membahayakan keamanan selama kegiatan berlangsung.

Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Alamsyah P. Hasibuan mengatakan, pemeriksaan tersebut merupakan bagian dari prosedur pengamanan yang telah ditetapkan.

“Pemeriksaan ini untuk memastikan para tamu maupun pengunjung tidak membawa barang-barang berbahaya dan terlarang,” ujar Kombes Pol Hasibuan.

Pengamanan tersebut dilakukan bertepatan dengan pelaksanaan Tournament of Flower (ToF), agenda puncak TIFF 2026 yang menjadi salah satu rangkaian utama festival bunga internasional di Kota Tomohon.

Dalam kegiatan ToF, masyarakat dan wisatawan dapat menyaksikan parade kendaraan yang dihias menggunakan bunga segar hasil pertanian dari dataran tinggi Tomohon. Parade tersebut melibatkan berbagai unsur, mulai dari instansi pemerintah dan swasta hingga peserta dari sejumlah negara asing.

Dengan pengamanan di sejumlah titik, aparat kepolisian berupaya memastikan seluruh rangkaian puncak TIFF 2025 berlangsung aman, tertib, dan nyaman bagi peserta maupun masyarakat yang hadir.

Biddokkes Polda Sulut Siagakan Tim Food Safety di TIFF 2026, Keamanan Makanan Jadi Perhatian

TOMOHON, Humas Polda Sulut - Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Sulawesi Utara (Sulut) menurunkan tim food safety dalam pelaksanaan Tomohon International Flower Festival (TIFF) 2026 di Kota Tomohon, Sabtu (8/8/2026).

Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari dukungan pelayanan kesehatan dalam memastikan keamanan pangan selama berlangsungnya salah satu event internasional unggulan Sulawesi Utara tersebut.

Tim food safety Biddokkes Polda Sulut melakukan pemantauan terhadap makanan dan minuman yang disediakan bagi tamu yang hadir dalam rangkaian kegiatan TIFF 2026. Pemeriksaan dilakukan sebagai upaya pencegahan terhadap potensi gangguan kesehatan akibat konsumsi makanan dan minuman yang tidak memenuhi standar keamanan.

Kabid Dokkes Polda Sulut, AKBP dr. Tasrif, mengatakan bahwa aspek kesehatan menjadi bagian penting dalam mendukung kelancaran dan keamanan pelaksanaan TIFF 2026.

“Kami dari Biddokkes Polda Sulut menurunkan tim food safety untuk melakukan pengawasan dan pemeriksaan terhadap makanan dan minuman yang dikonsumsi selama kegiatan. Ini merupakan langkah preventif untuk memastikan makanan yang disajikan aman dan layak dikonsumsi,” ujar AKBP dr. Tasrif.

Menurutnya, pengawasan food safety tidak hanya bertujuan menemukan potensi makanan yang tidak aman, tetapi juga memberikan edukasi kepada para penyedia makanan agar memperhatikan kebersihan, proses pengolahan, penyimpanan, hingga penyajian.

“Harapan kami seluruh rangkaian TIFF 2026 dapat berjalan dengan aman dan lancar, termasuk dari aspek kesehatan. Kami mengimbau seluruh pihak yang menyediakan makanan agar selalu memperhatikan kebersihan dan keamanan pangan,” tambahnya.

Kehadiran tim food safety Biddokkes Polda Sulut menjadi bagian dari sinergi pelayanan dan pengamanan kesehatan dalam mendukung TIFF 2026 yang dihadiri masyarakat, wisatawan, serta peserta dari berbagai daerah dan mancanegara.

Dengan pengawasan tersebut, diharapkan pelaksanaan TIFF 2026 tidak hanya berlangsung meriah, tetapi juga memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh peserta dan pengunjung yang menikmati rangkaian kegiatan di Kota Tomohon.