MANADO, Humas Polda Sulut — Kapolda Sulawesi Utara Irjen Pol Yudo Hermanto, S.I.K., M.M., secara resmi membuka kegiatan Pelaksanaan Sertifikasi Penyidik dan Penyidik Pembantu Tahun Anggaran 2026 di lingkungan Polda Sulut, Rabu (30/9/2026).
Acara yang digelar oleh Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Lemdiklat Polri di SPN Polda Sulut ini berlangsung pada 28 September hingga 2 Oktober 2026. Kegiatannya diikuti oleh para peserta uji kompetensi dari Ditreskrimum, Ditreskrimsus, Ditresnarkoba, PPA dan PPO, Ditpolairud, serta personel dari jajaran Polres di wilayah Polda Sulut.
Dalam sambutannya, Kapolda Sulut menegaskan bahwa perkembangan lingkungan strategis, pesatnya kemajuan teknologi, serta dinamika perubahan karakteristik kejahatan menuntut setiap personel penyidik untuk memiliki kompetensi yang semakin tinggi dan terukur.
"Penyidikan tidak cukup hanya dilaksanakan berdasarkan pengalaman. Penyidikan harus dilaksanakan dengan pengetahuan, keterampilan, profesionalisme, integritas, serta kompetensi yang terukur dan dapat dipertanggungjawabkan," tegas Irjen Pol Yudo Hermanto.
Beliau menambahkan bahwa di tengah tingginya ekspektasi masyarakat terhadap kinerja Polri, para penyidik dituntut untuk mampu bekerja secara profesional, objektif, transparan, akuntabel, dan berkeadilan. Hal tersebut harus tetap mengedepankan perlindungan terhadap Hak Asasi Manusia (HAM) serta memberikan kepastian hukum.
Sertifikasi ini, menurut Kapolda, bukan sekadar proses administratif formalitas untuk mendapatkan pengakuan. Lebih dari itu, sertifikasi merupakan bagian strategis dari upaya Polri untuk memastikan seluruh personel yang menjalankan fungsi penyidikan benar-benar memenuhi standar kompetensi yang sesuai.
Kepada para peserta, Kapolda berpesan agar mengikuti seluruh tahapan sertifikasi dengan sungguh-sungguh, disiplin, dan penuh rasa tanggung jawab. Beliau meminta para personel tidak menjadikan asesmen sebagai beban, melainkan sebagai sarana evaluasi mandiri untuk mengetahui dan meningkatkan kompetensi diri.
"Saya berharap kegiatan ini pada akhirnya tidak hanya menghasilkan penyidik dan penyidik pembantu yang kompeten secara teknis, tetapi juga melahirkan insan penegak hukum yang berintegritas, humanis, adaptif terhadap perkembangan zaman, serta mampu memberikan rasa keadilan bagi masyarakat," ujarnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Kepala LSP Lemdiklat Polri Kombes Pol Dr. Purwadi Wahyu Anggoro, S.I.K., M.H., Kabagbinfung Rorenmin Bareskrim Polri Kombes Pol Rahamt Budi Handoko, S.I.K., M.H., para Pejabat Utama Polda Sulut, serta Tim Asesor T.A. 2026.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Silahkan beri komentar anda disini