Kamis, 10 September 2026

Respon Cepat Laporan Call Center 110, Sat Lantas Polres Minut Berhasil Gagalkan Percobaan Bunuh Diri di Jembatan Interchange

AIRMADIDI, Humas Polres Minut — Kepolisian Resor (Polres) Minahasa Utara kembali menunjukkan kesigapannya dalam melayani dan melindungi masyarakat. Berkat laporan cepat warga yang masuk melalui layanan darurat Call Center 110, personel Sat Lantas Polres Minut berhasil menggagalkan dugaan aksi percobaan bunuh diri di area Jembatan Interchange Maumbi.

Insiden yang membutuhkan penanganan darurat ini langsung direspon oleh anggota Sat Lantas yang tengah melaksanakan tugas di lapangan. Setibanya di lokasi, petugas segera melakukan tindakan preventif dan pendekatan persuasif hingga akhirnya warga tersebut berhasil diselamatkan dari tindakan yang membahayakan nyawanya.

Kapolres Minahasa Utara, AKBP Auliya Rifqie A. Djabar, melalui Kasi Humas Iptu Steven Surentu, membenarkan adanya peristiwa penyelamatan tersebut dan mengapresiasi sinergi antara masyarakat dan pihak kepolisian.

"Benar, kami menerima panggilan darurat dari warga melalui Call Center 110 terkait adanya seseorang yang diduga kuat hendak melakukan percobaan bunuh diri di kawasan Jembatan Interchange. Mendapat informasi tersebut, anggota Sat Lantas langsung bergerak cepat menuju TKP untuk melakukan evakuasi dan penyelamatan," ujar Iptu Steven Surentu, Rabu (9/9/2026).

Iptu Steven menambahkan bahwa kecepatan informasi dari masyarakat sangat krusial dalam keberhasilan operasi penyelamatan ini. Ia menekankan pesan dari Kapolres Minut agar masyarakat tidak ragu memanfaatkan layanan Call Center 110 dalam kondisi darurat.

"Bapak Kapolres sangat mengapresiasi warga yang peduli dan tanggap menghubungi 110. Layanan ini siaga 24 jam dan bebas pulsa. Kehadiran polisi di tengah masyarakat adalah untuk memberikan rasa aman, dan sinergi seperti ini sangat kami butuhkan untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan," tegasnya.

Di akhir keterangannya, Kasi Humas juga menyampaikan imbauan kemanusiaan kepada masyarakat luas terkait pentingnya kesadaran akan kesehatan mental.

"Kami juga berpesan kepada siapa saja yang mungkin saat ini sedang menghadapi permasalahan atau tekanan hidup yang berat, ingatlah bahwa Anda tidak sendirian. Jangan ragu untuk mencari dukungan dari keluarga, sahabat, maupun bantuan profesional. Setiap nyawa sangatlah berharga," tutup Iptu Steven.

Warga yang telah dievakuasi tersebut selanjutnya diberikan pendampingan dan penanganan lebih lanjut untuk memastikan kondisi fisik dan psikologisnya dalam keadaan stabil.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silahkan beri komentar anda disini