Airmadidi, Humas Polres Minut — Kepolisian Resor (Polres) Minahasa Utara beserta jajaran Polsek Kauditan menunjukkan respons cepat dalam menjaga Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas). Petugas gabungan berhasil meredam dan mengendalikan perselisihan antar-suporter dalam laga bola voli yang digelar di Lapangan Kantor Desa Treman, Kecamatan Kauditan, pada Jumat (7/8/2026) malam.
Peristiwa kericuhan tersebut terjadi sekitar pukul 22.00 WITA, saat berlangsungnya pertandingan antara Tim Bola Voli Putra Desa Watudambo Dua melawan Tim Desa Kaima. Di tengah jalannya pertandingan, terjadi gesekan antar-suporter yang berujung pada aksi saling lempar air minum kemasan. Situasi yang sempat tidak terkendali membuat wasit mengambil tindakan tegas dengan menghentikan pertandingan.
Merespons gangguan tersebut, Hukum Tua Desa Watudambo Dua, Ibu Idha Rotty, segera berkoordinasi dan melaporkan kejadian kepada pihak Polsek Kauditan.
Menindaklanjuti laporan masyarakat, Piket SPKT Polres Minahasa Utara yang dipimpin langsung oleh Kabag Ops Polres Minut, AKP Gede Indra Asti Angga Pratama, S.I.K., M.H., bersama Kapolsek Kauditan, Ipda Romy Sumampouw, beserta personel piket langsung mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Setibanya di lokasi, aparat kepolisian langsung mengambil langkah persuasif dan tegas untuk mengamankan situasi. Petugas memberikan imbauan Kamtibmas dan mengarahkan kedua kubu suporter, baik dari Desa Watudambo Dua maupun Desa Kaima, untuk segera membubarkan diri dan kembali ke rumah masing-masing dengan tertib.
Kapolsek Kauditan, Ipda Romy Sumampouw, menjelaskan bahwa kehadiran anggota Polri di tengah masyarakat adalah wujud komitmen dalam memberikan rasa aman dan mencegah eskalasi konflik yang dapat memicu tawuran antar-kampung.
"Kami langsung berkoordinasi dengan Hukum Tua Desa Watudambo Dua dan Hukum Tua Desa Kaima untuk memastikan seluruh suporter pulang ke rumah masing-masing. Alhamdulillah, berkat kesigapan personel dan kerja sama dari perangkat desa, situasi di TKP dapat segera dikendalikan dan kondusif," ujar Ipda Romy Sumampouw.
Sebagai langkah preemtif dan preventif untuk pertandingan lanjutan, pihak Kepolisian bersama unsur Muspika telah menggelar mediasi. Kapolsek Kauditan bersama Camat Kauditan, Ibu Filma Anthony, S.H., M.H., langsung melaksanakan dialog dengan aparat Desa Kaima serta panitia penyelenggara turnamen.
Dalam dialog tersebut, disepakati bahwa akan ada penebalan pengamanan dari personel gabungan Polres Minahasa Utara dan Polsek Kauditan guna mengantisipasi potensi gangguan Kamtibmas di laga-laga berikutnya.
Polres Minahasa Utara mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat, khususnya para pendukung tim olahraga, untuk senantiasa menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas. Perbedaan dukungan diharapkan tidak menjadi pemicu perpecahan, melainkan sebagai ajang silaturahmi untuk mempererat persaudaraan di wilayah Kabupaten Minahasa Utara.
(Humas Polres Minahasa Utara)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Silahkan beri komentar anda disini