Senin, 12 Oktober 2026

Kapolri Pimpin Sertijab Kakorlantas dan Tiga Kapolda di Mabes Polri


JAKARTA – Polri melaksanakan upacara serah terima jabatan (sertijab) Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri dan tiga Kapolda di Rupattama Mabes Polri, Jakarta, Senin (12/10/2026). Sertijab tersebut meliputi satu jabatan pejabat utama Mabes Polri dan tiga jabatan Kapolda.

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir mengatakan, rotasi jabatan merupakan bagian dari pembinaan organisasi sekaligus langkah untuk menjaga efektivitas pelaksanaan tugas kepolisian di tengah tantangan yang terus berkembang.

“Setiap pergantian jabatan membawa tanggung jawab dan tantangan tersendiri. Pejabat yang menerima amanah baru diharapkan mampu membaca kebutuhan organisasi, memahami karakteristik tugas dan wilayahnya, serta mengambil langkah yang tepat untuk menjawab berbagai tantangan di lapangan,” ujar Johnny dalam keterangannya di Jakarta, Senin (12/10/2026).

Dalam sertijab tersebut, jabatan Kakorlantas Polri diserahterimakan dari Irjen Pol Wibowo kepada Brigjen Pol Dr. Aries Syahbudin. Jabatan Kapolda Kepulauan Bangka Belitung diserahterimakan dari Irjen Pol Viktor Theodorus Sihombing kepada Irjen Pol Agus Wijayanto.

Selanjutnya, jabatan Kapolda Kalimantan Utara diserahterimakan dari Irjen Pol Agus Wijayanto kepada Brigjen Pol Andi Syahriful Taufik. Sementara itu, jabatan Kapolda Lampung diserahterimakan dari Irjen Pol Helfi Assegaf kepada Brigjen Pol Yustan Alpiani.

Johnny turut menyampaikan apresiasi Polri kepada para pejabat lama atas pengabdian dan kontribusi selama menjalankan tugas. Menurutnya, pengalaman dan hasil kerja yang telah dibangun menjadi bagian penting dari kesinambungan pelaksanaan tugas di lingkungan Polri.

“Kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada pejabat lama atas dedikasi serta pengabdian yang telah diberikan. Apa yang sudah dikerjakan menjadi fondasi bagi pejabat selanjutnya untuk melanjutkan hal-hal positif, melakukan evaluasi, dan menghadirkan peningkatan kinerja sesuai kebutuhan organisasi,” katanya.

Kepada para pejabat baru, Polri mengharapkan percepatan adaptasi, penguatan koordinasi internal dan eksternal, serta pemahaman terhadap persoalan nyata yang dihadapi masyarakat.

Ia menambahkan, sejalan dengan arahan Kapolri, setiap pejabat Polri diharapkan menjalankan tugas secara profesional, responsif, dan bertanggung jawab, dengan mengedepankan kepentingan masyarakat serta menjaga kepercayaan publik terhadap institusi Polri.

“Setiap amanah jabatan harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan berorientasi pada hasil nyata bagi masyarakat. Kami berharap para pejabat yang baru dapat segera bekerja, memperkuat sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan, serta terus meningkatkan kualitas pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat,” tutup Johnny.

Polres Minut Sosialisasikan SPMB SMA Kemala Taruna Bhayangkara Tahun Ajaran 2027/2028 di SMPN 1 Kalawat

AIRMADIDI, Humas Polres Minut – Polres Minahasa Utara melaksanakan kegiatan sosialisasi dan pembagian stiker Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMA Kemala Taruna Bhayangkara Tahun Ajaran 2027/2028 di SMP Negeri 1 Kalawat Kec. Kalawat Kab. Minut, Senin (12/10/2026). 

Kegiatan ini dihadiri oleh Kabag SDM Polres Minut Kompol Decki Pandi, Kasat Binmas AKP Ishak Samban, S.Sos., Kasi Humas Iptu Steven Surentu, serta anggota Bag SDM Polres Minut

Dalam kegiatan tersebut, personel Polres Minut memberikan informasi kepada para siswa mengenai SMA Kemala Taruna Bhayangkara, yakni sekolah menengah atas yang dikelola oleh Yayasan Kemala Bhayangkari di bawah naungan Polri. Sekolah ini menyediakan beasiswa 100 persen bagi peserta didik sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Sosialisasi ini bertujuan untuk memperluas wawasan para siswa mengenai kesempatan memperoleh pendidikan unggulan dengan sistem berasrama serta memberikan informasi terkait proses pendaftaran dan tahapan seleksi SPMB Tahun Ajaran 2027/2028.

Melalui kegiatan ini, Polres Minut berharap para siswa dapat termotivasi untuk melanjutkan pendidikan dan memanfaatkan kesempatan yang tersedia dengan mempersiapkan diri serta memenuhi persyaratan yang telah ditentukan.

Plt. Kapolres Minahasa Utara AKBP Antonius F. Gea, S.H., S.I.K., M.H., M.I.K melalui Kabag SDM Kompol Decki Pandi menegaskan bahwa kegiatan sosialisasi ini merupakan bagian dari upaya Polri untuk mendukung penyebarluasan informasi pendidikan kepada masyarakat, khususnya bagi para siswa yang ingin melanjutkan pendidikan ke SMA Kemala Taruna Bhayangkara.

Polres Minahasa Utara berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan edukasi dan memberikan informasi yang bermanfaat bagi masyarakat, termasuk mengenai peluang pendidikan bagi generasi muda.

Wakapolda Sulut Jabarkan Tagline 'Polisi Bersama Masyarakat' dalam Apel Pagi

MANADO, Humas Polda Sulut – Wakapolda Sulawesi Utara Brigjen Pol Susetio Cahyadi memimpin apel pagi di Lapangan Presisi Mapolda Sulut, Senin (12/10/2026). Apel tersebut diikuti para Pejabat Utama (PJU) dan seluruh personel Polda Sulawesi Utara.

Dalam arahannya, Wakapolda menekankan pentingnya mengimplementasikan slogan Kapolri, yakni “Polisi Bersama Masyarakat”, sebagai pedoman bagi setiap personel Polri dalam melaksanakan tugas dan memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Menurutnya, slogan tersebut tidak sekadar menjadi kata-kata, tetapi harus diwujudkan melalui sikap, perilaku, serta tindakan nyata anggota Polri dalam kehidupan sehari-hari. Terdapat delapan poin penting yang perlu dipahami dan diterapkan oleh setiap personel.

Pertama, kehadiran polisi di tengah masyarakat. Personel Polri harus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya ketika terjadi gangguan keamanan, tetapi juga melalui patroli, sambang, dialog, dan kegiatan sosial. Kehadiran polisi diharapkan mampu memberikan rasa aman serta mencegah terjadinya gangguan kamtibmas sejak dini.

Kedua, polisi yang adil. Setiap anggota Polri harus bertindak secara objektif, tidak diskriminatif, serta memberikan perlakuan yang sama kepada setiap orang sesuai ketentuan hukum. Penegakan hukum harus dilakukan secara profesional dan tidak dipengaruhi kepentingan pribadi maupun kelompok tertentu.

Ketiga, polisi yang bisa mendengar masyarakat. Anggota Polri harus membuka ruang komunikasi dan memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk menyampaikan keluhan, aspirasi, maupun laporan. Dengan mendengarkan secara aktif, polisi dapat memahami persoalan yang dihadapi masyarakat dan menentukan langkah penanganan yang tepat.

Keempat, polisi yang humanis. Dalam menjalankan tugas, personel harus mengedepankan sikap sopan, santun, ramah, dan menghormati martabat manusia. Pendekatan humanis perlu diterapkan dalam pelayanan, pengaturan lalu lintas, patroli, hingga penegakan hukum, tanpa mengesampingkan ketegasan sesuai aturan.

Kelima, polisi yang responsif. Setiap laporan, pengaduan, dan permintaan bantuan masyarakat harus ditanggapi dengan cepat dan tepat. Personel dituntut memiliki kepekaan terhadap situasi di lapangan sehingga permasalahan dapat segera ditangani sebelum berkembang menjadi gangguan yang lebih besar.

Keenam, polisi yang solutif. Anggota Polri diharapkan tidak hanya menerima laporan atau menemukan permasalahan, tetapi juga mampu mencari solusi yang tepat sesuai kewenangan dan ketentuan yang berlaku. Dengan demikian, kehadiran polisi benar-benar memberikan manfaat serta membantu masyarakat menyelesaikan persoalan yang dihadapi.

Ketujuh, polisi yang bisa menerima kritik. Kritik dan masukan dari masyarakat harus dipandang sebagai bahan evaluasi untuk memperbaiki kualitas pelayanan dan pelaksanaan tugas. Setiap personel perlu bersikap terbuka, tidak defensif, serta menjadikan kritik yang membangun sebagai dorongan untuk meningkatkan profesionalisme dan kepercayaan publik terhadap Polri.

Kedelapan, polisi yang kolaboratif. Pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat tidak dapat dilakukan oleh Polri sendiri. Karena itu, diperlukan kerja sama dengan pemerintah daerah, TNI, tokoh agama, tokoh masyarakat, komunitas, serta seluruh elemen masyarakat untuk menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.

Wakapolda Sulut Brigjen Pol Susetio Cahyadi menegaskan bahwa kedelapan poin tersebut harus menjadi perhatian seluruh personel dalam pelaksanaan tugas, baik di lingkungan kerja maupun ketika berinteraksi langsung dengan masyarakat.

Melalui penerapan prinsip Polisi Bersama Masyarakat, jajaran Polda Sulut diharapkan semakin meningkatkan kualitas pelayanan, memperkuat komunikasi dengan masyarakat, serta membangun hubungan yang harmonis antara Polri dan warga.

Polri Mutasi 199 Personel, Sejumlah Jabatan Strategis Berganti


JAKARTA – Polri melakukan mutasi terhadap 199 personel yang terdiri dari Perwira Tinggi (Pati) dan Perwira Menengah (Pamen). Mutasi tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2251/X/KEP/2026 tertanggal 10 Oktober 2026.

Sejumlah jabatan strategis mengalami pergantian, di antaranya Wakabaintelkam Polri, Kakorlantas Polri, Kapolda Kepulauan Bangka Belitung, Kapolda Kalimantan Utara, dan Kapolda Lampung.

Pada jabatan Wakabaintelkam Polri, Irjen Pol Wawan Muliawan dimutasi menjadi Analis Kebijakan Utama Bidang Gadikwa Lemdiklat Polri dan digantikan Brigjen Pol Anom Setyadji. Sementara itu, jabatan Kakorlantas Polri yang sebelumnya dijabat Irjen Pol Wibowo kini diemban Brigjen Pol Aries Syahbudin.

Di tingkat kewilayahan, Irjen Pol Agus Wijayanto dipercaya sebagai Kapolda Kepulauan Bangka Belitung menggantikan Irjen Pol Viktor Theodorus Sihombing. Jabatan Kapolda Kalimantan Utara kini dijabat Brigjen Pol Andi Syahriful Taufik, menggantikan Irjen Pol Agus Wijayanto. Adapun jabatan Kapolda Lampung dipercayakan kepada Brigjen Pol Yustan Alpiani menggantikan Irjen Pol Helfi Assegaf.

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir mengatakan mutasi merupakan bagian dari dinamika organisasi dan pembinaan karier untuk memperkuat kinerja institusi serta memastikan kesinambungan pelaksanaan tugas kepolisian.

“Penempatan personel dilakukan dengan mempertimbangkan kebutuhan organisasi, kompetensi, kapabilitas, rekam jejak, dan integritas. Prinsip meritokrasi menjadi bagian penting agar setiap personel yang mendapat amanah jabatan mampu menjalankan tugas secara profesional dan bertanggung jawab,” ujar Johnny dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (11/10/2026).

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para pejabat yang telah menjalankan tugas dan memberikan kontribusi bagi organisasi. Pengabdian tersebut diharapkan menjadi landasan bagi pejabat berikutnya untuk melanjutkan program dan meningkatkan kinerja sesuai bidang tugas masing-masing.

Kepada para pejabat yang mendapat amanah baru, Johnny berharap agar segera beradaptasi dengan lingkungan kerja dan karakteristik wilayah, sehingga pelaksanaan tugas dapat berjalan optimal tanpa mengabaikan kesinambungan program yang telah dilaksanakan.

“Setiap pejabat diharapkan segera menyesuaikan diri, menjaga integritas, serta menghadirkan kinerja yang profesional dan responsif. Pada akhirnya, seluruh pelaksanaan tugas kepolisian harus berorientasi pada pelayanan dan kepentingan masyarakat,” katanya.

Ia menegaskan, penguatan organisasi melalui mutasi jabatan harus sejalan dengan komitmen Polri untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan kepercayaan publik.

“Semangat tersebut sejalan dengan tagline Polri "Polisi Bersama Masyarakat". Polri akan terus berupaya hadir dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” tutup Johnny.

Minggu, 11 Oktober 2026

Tim Urc Polres Minut Amankan Terduga Pelaku Penganiayaan Menggunakan Senjata Tajam

AIRMADIDI, Humas Polres Minut – Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Satuan Reserse Kriminal Polres Minahasa Utara berhasil mengamankan seorang terduga pelaku tindak pidana penganiayaan menggunakan senjata tajam yang terjadi di Kelurahan Sukur, Kecamatan Airmadidi, Kabupaten Minahasa Utara.

Pengamanan tersebut merupakan tindak lanjut dari laporan polisi nomor LP/B/717/IX/2026/SPKT/POLRES MINAHASA UTARA/POLDA SULAWESI UTARA, terkait peristiwa penganiayaan yang terjadi pada Minggu, 27 September 2026, sekitar pukul 03.00 WITA.

Berdasarkan kronologi kejadian, pelapor yang merupakan orang tua korban menerima informasi melalui panggilan WhatsApp dari korban bahwa dirinya telah mengalami penganiayaan. Korban kemudian diketahui mengalami luka pada bagian punggung sebelah kiri serta luka lebam di bagian leher.

Mengetahui kejadian tersebut, pelapor langsung mendatangi RS Walanda Maramis untuk memastikan kondisi korban. Atas peristiwa itu, pelapor menyatakan keberatan dan meminta pihak kepolisian menindaklanjuti perkara tersebut sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Sat Reskrim Polres Minahasa Utara di bawah pimpinan Katim IPDA Jonathan Marpaung, S.Tr.I.K., segera melakukan serangkaian tindakan kepolisian, mulai dari pemeriksaan saksi-saksi, pengumpulan barang bukti, hingga upaya pencarian terhadap terduga pelaku.

Dari hasil penyelidikan di lapangan, Tim URC berhasil mengidentifikasi terduga pelaku dan melakukan pencarian secara intensif. Terduga pelaku AK (17) kemudian berhasil diamankan di Desa Talikuran, Kecamatan Remboken, Kabupaten Minahasa.

Dalam penanganan perkara ini, petugas turut mengamankan barang bukti berupa satu buah senjata tajam jenis badik. Selanjutnya, terduga pelaku bersama barang bukti dibawa ke Polres Minahasa Utara untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Plt. Kapolres Minahasa Utara AKBP Antonius F. Gea, S.H., S.I.K., M.H., M.I.K., melalui Kasi Humas Iptu Steven Surentu, menegaskan bahwa Polres Minahasa Utara akan menindaklanjuti setiap laporan masyarakat secara profesional sesuai prosedur dan ketentuan hukum yang berlaku.

Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat agar menyelesaikan setiap persoalan secara bijak, tidak menggunakan kekerasan, serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila mengetahui atau mengalami tindak pidana.

Polres Minahasa Utara berkomitmen untuk terus menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) serta memberikan pelayanan kepolisian kepada masyarakat.

Sabtu, 10 Oktober 2026

Polres Minut Sosialisasikan SPMB SMA Kemala Taruna Bhayangkara T.A. 2027/2028 di Pasar Airmadidi

AIRMADIDI, Humas Polres Minut – Polres Minahasa Utara melaksanakan kegiatan sosialisasi dan pembagian stiker Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMA Kemala Taruna Bhayangkara Tahun Ajaran 2027/2028, Sabtu (10/10/2026), bertempat di Pasar Tradisional Airmadidi dan sejumlah minimarket di wilayah Airmadidi.

Kegiatan ini bertujuan memberikan informasi kepada masyarakat mengenai kesempatan melanjutkan pendidikan di SMA Kemala Taruna Bhayangkara, sekolah menengah atas yang dikelola oleh Yayasan Kemala Bhayangkari di bawah naungan Polri dan menyediakan beasiswa 100 persen.

Dalam kegiatan tersebut, hadir Kabag SDM Polres Minahasa Utara Kompol Decki Pandi, Kasat Binmas AKP Ishak Samban, S.Sos., Kapolsek Airmadidi IPTU Deddy Kodoati, Kasubsi PIDM Bripka Indra Rachmad, serta anggota SDM Bripda Aulia.

Melalui sosialisasi langsung di pusat aktivitas masyarakat, personel Polres Minahasa Utara menyampaikan informasi terkait penerimaan murid baru sekaligus membagikan stiker sebagai sarana penyebarluasan informasi kepada masyarakat, khususnya para orang tua dan calon peserta didik.

Kegiatan ini merupakan upaya Polri untuk memperluas akses informasi pendidikan serta membuka wawasan generasi muda mengenai peluang memperoleh pendidikan unggulan dengan sistem berasrama dan beasiswa 100 persen. Masyarakat diharapkan dapat memanfaatkan informasi tersebut untuk mempersiapkan diri mengikuti proses pendaftaran dan seleksi sesuai persyaratan yang ditetapkan.

Polres Minahasa Utara berkomitmen mendukung penyebarluasan informasi pendidikan bagi generasi muda sebagai bagian dari upaya mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Kapolri Pimpin Sertijab di Mabes Polri


JAKARTA – Polri melaksanakan upacara serah terima jabatan (sertijab) Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Polri dan empat Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) di Rupattama Mabes Polri, Jakarta, Jumat (9/10/2026).

Lima jabatan strategis yang diserahterimakan meliputi Irwasum Polri, Kapolda Metro Jaya, Kapolda Maluku, Kapolda Jawa Timur, dan Kapolda Bali.

Jabatan Irwasum Polri diserahterimakan dari Komjen Pol. Wahyu Widada kepada Komjen Pol. Asep Edi Suheri. Selanjutnya, jabatan Kapolda Metro Jaya diserahterimakan dari Komjen Pol. Asep Edi Suheri kepada Komjen Pol. Dadang Hartanto, yang kemudian digantikan Irjen Pol. Suwondo Nainggolan sebagai Kapolda Maluku.

Sementara itu, jabatan Kapolda Jawa Timur diserahterimakan dari Irjen Pol. Nanang Avianto kepada Irjen Pol. Dekananto Eko Purwono, sedangkan jabatan Kapolda Bali diserahterimakan dari Irjen Pol. Daniel Adityajaya kepada Irjen Pol. Pasma Royce.

Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir mengatakan mutasi dan rotasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi sekaligus pembinaan karier personel. Penempatan pejabat dilakukan dengan mempertimbangkan prinsip meritokrasi, kompetensi, kapabilitas, rekam jejak, dan integritas sesuai kebutuhan organisasi.

Johnny juga menyampaikan apresiasi kepada para pejabat lama atas dedikasi, pengabdian, dan sumbangsih yang telah diberikan selama menjalankan tugas. Kontribusi tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga kesinambungan pelaksanaan tugas serta mendukung peningkatan kinerja Polri.

“Pergantian jabatan merupakan bagian dari upaya memperkuat organisasi melalui penempatan personel sesuai kompetensi, kapabilitas, dan integritasnya. Kami juga mengapresiasi pengabdian pejabat lama yang telah memberikan kontribusi bagi institusi. Setiap amanah jabatan diharapkan dapat dijalankan secara profesional dan bertanggung jawab,” ujar Johnny.

Ia menambahkan, Kapolri berharap para pejabat yang menerima amanah baru dapat segera beradaptasi dengan lingkungan dan tanggung jawabnya, melanjutkan program yang telah berjalan, serta meningkatkan kinerja dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Johnny menegaskan, pelaksanaan tugas kepolisian juga harus senantiasa mengedepankan kedekatan dengan masyarakat, sejalan dengan semangat Polri melalui tagline "Polisi Bersama Masyarakat.” Dengan semangat tersebut, para pejabat diharapkan mampu memperkuat kepercayaan publik dan menghadirkan pelayanan kepolisian yang profesional, humanis, serta responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Kapolri Ajak Jamaah Masjid Al-Ikhlas Mabes Polri Jaga Kerendahan Hati dan Perkuat Akhlak


JAKARTA – Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto, S.I.K., M.H., M.Si., melaksanakan ibadah Sholat Jumat bersama jamaah di Masjid Al-Ikhlas, Mabes Polri, Jumat (9/10/2026). Dalam kesempatan tersebut, Kapolri menyampaikan arahan dan pesan moral tentang pentingnya menjaga kerendahan hati, menjauhi sifat sombong, serta menjadikan jabatan dan kedudukan sebagai amanah yang harus dipertanggungjawabkan.

Kegiatan yang berlangsung pukul 11.50 hingga 12.50 WIB tersebut menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi, meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, serta menanamkan nilai-nilai kebersamaan dan persaudaraan dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam arahannya, Kapolri mengingatkan bahwa jabatan, pangkat, kedudukan, maupun harta bukanlah alasan bagi seseorang untuk merasa lebih tinggi daripada orang lain. Sebaliknya, segala sesuatu yang dimiliki merupakan titipan Allah SWT yang harus disyukuri dan digunakan untuk memberikan manfaat bagi sesama.

"Jadilah pribadi yang selalu rendah hati, jangan sombong, dan jangan pernah merasa lebih hebat daripada orang lain. Jabatan, pangkat, dan kekuasaan merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Hormati sesama, bantulah mereka yang membutuhkan, dan tetaplah menjadi pribadi yang sederhana," pesan Kapolri kepada para jamaah.

Kapolri juga menekankan bahwa kerendahan hati merupakan cerminan akhlak mulia yang harus dijaga oleh setiap orang, terlebih bagi mereka yang memiliki jabatan dan tanggung jawab besar. Semakin tinggi kedudukan seseorang, semakin besar pula tanggung jawabnya untuk bersikap bijaksana, peduli terhadap sesama, dan memberikan teladan yang baik.

Menurutnya, nilai-nilai keimanan perlu diwujudkan melalui sikap dan perilaku nyata, baik dalam lingkungan pekerjaan, keluarga, maupun kehidupan bermasyarakat. Dengan demikian, setiap amanah dapat dijalankan dengan keikhlasan, kejujuran, dan rasa syukur.

Melalui kegiatan Sholat Jumat bersama tersebut, diharapkan seluruh jamaah dapat mengambil hikmah untuk terus memperbaiki diri, memperkuat persaudaraan, serta menjauhi sifat sombong dan angkuh dalam menjalani kehidupan.

Kemuliaan seseorang pada hakikatnya tidak semata-mata diukur dari pangkat, jabatan, atau kekayaan, melainkan juga dari akhlak, ketulusan hati, serta caranya memperlakukan orang lain. Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa kerendahan hati dan kepedulian terhadap sesama merupakan nilai penting yang harus senantiasa dijaga dalam setiap keadaan.