Jumat, 30 Oktober 2026

Polres Minut Gelar Green Policing, Tanam Pohon Bersama Pemerintah dan Masyarakat Desa Sawangan

AIRMADIDI, Humas Polres Minut — Sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian lingkungan, Polres Minahasa Utara melaksanakan kegiatan penanaman pohon melalui program Green Policing di Desa Sawangan, Kecamatan Airmadidi, Kabupaten Minahasa Utara, Jumat (30/10/2026). 

Kegiatan tersebut melibatkan sejumlah Pejabat Utama (PJU) Polres Minahasa Utara, Pemerintah Desa Sawangan, personel Polres Minut dan Polsek Airmadidi, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta mahasiswa KKN Universitas Negeri Manado (Unima).

Hadir dalam kegiatan tersebut Kabag Log KOMPOL I Komang S. Wijaya, S.Pd., M.Si., Kabag SDM KOMPOL Decki Derek Pandi, Kasat Polair AKP Iwan Toani, S.H., Kasat Pamobvit IPTU Rahmat Dachlan, S.H., Kapolsek Airmadidi IPTU Rudolf W. Deddy Kodoati, Kasi Humas IPTU Steven Surentu, Kasikum IPTU Pardamean Tambunan, dan Kasat Tahti IPDA Iskandar Mokoagow.

Bersama Hukum Tua Desa Sawangan Denny Pieter, S.H., beserta perangkat desa dan masyarakat setempat, para personel melaksanakan penanaman sejumlah bibit pohon, di antaranya bibit pohon nantu serta bibit buah alpukat.

Program Green Policing ini merupakan wujud nyata kepedulian Polri terhadap lingkungan hidup sekaligus upaya menjaga kelestarian alam, menciptakan lingkungan yang sehat dan asri, mengurangi dampak pemanasan global, serta meningkatkan kualitas udara.

Melalui kegiatan ini, Polres Minahasa Utara berharap dapat menumbuhkan kesadaran dan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan serta berperan aktif dalam pelestarian alam demi masa depan generasi mendatang.

Kamis, 29 Oktober 2026

Wakapolres Minut Turun Langsung Ke Pasar Sukur, Perkuat Program Polisi Bersama Masyarakat

AIRMADIDI, Humas Polres Minut — Dalam rangka mendukung Program 100 Hari Kerja Kapolri melalui program Polisi Bersama Masyarakat (PBM), Polres Minahasa Utara menggelar kegiatan “Kumpul Bersama Masyarakat” di kawasan Pasar Sukur, Kecamatan Airmadidi, Rabu (28/10/2026).

Kegiatan yang dipimpin Wakapolres Minahasa Utara Kompol Thely Mawidingan, S.E., bersama Pejabat Utama (PJU) Polres Minut dan jajaran Polsek Airmadidi ini menjadi wadah dialog langsung antara kepolisian dengan pedagang, pembeli, pelaku usaha transportasi lokal, serta pengunjung pasar.

Melalui pendekatan humanis dan dialogis, jajaran kepolisian mendengarkan aspirasi, masukan, serta keluhan masyarakat terkait pelayanan kepolisian, keamanan lingkungan pasar, dan kondisi lalu lintas di sekitarnya.

Selain itu, personel turut mengimbau masyarakat agar bersama-sama menjaga situasi kamtibmas, meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi pencurian dan penipuan, serta memanfaatkan layanan Call Center 110 untuk melaporkan kejadian atau membutuhkan bantuan kepolisian.

Kehadiran jajaran Polres Minut dan Polsek Airmadidi mendapat sambutan positif dari masyarakat. Berbagai masukan yang disampaikan menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan serta mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban.

Melalui kegiatan ini, Polres Minahasa Utara terus memperkuat kedekatan dengan masyarakat, membangun kepercayaan publik, serta mewujudkan situasi kamtibmas yang aman, tertib, dan kondusif.

Rabu, 28 Oktober 2026

Tim Urc Polres Minahasa Utara Amankan Terduga Pelaku Pencurian Sepeda Motor

AIRMADIDI, Humas Polres Minut — Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Sat Reskrim Polres Minahasa Utara berhasil mengamankan seorang terduga pelaku pencurian sepeda motor berinisial L.C.A.M. (24), warga Kema Satu, Kecamatan Kema, Kabupaten Minahasa Utara.

Pengamanan tersebut merupakan tindak lanjut dari laporan polisi nomor LP/B/777/X/2026/SPKT/Res Minut/Polda Sulut terkait dugaan tindak pidana pencurian satu unit sepeda motor Honda Beat warna merah dengan nomor polisi DB 3272 LR.

Peristiwa pencurian tersebut diketahui terjadi pada Kamis, 3 September 2026, sekitar pukul 06.30 WITA, di Desa Maumbi, Kecamatan Kalawat, Kabupaten Minahasa Utara. Korban sebelumnya memarkirkan sepeda motor miliknya di garasi rumah pada malam hari. Namun, saat bangun keesokan harinya, kendaraan tersebut sudah tidak berada di tempat.

Dalam perkembangannya, korban menemukan unggahan sepeda motor yang diduga miliknya di grup jual beli melalui media sosial Facebook. Setelah melakukan komunikasi dengan pemilik akun dan mengecek kendaraan tersebut, korban memastikan bahwa sepeda motor yang ditawarkan merupakan kendaraan miliknya yang telah hilang.

Berdasarkan keterangan yang diperoleh, sepeda motor tersebut diduga telah dijual oleh terduga pelaku kepada seorang pria bernama YR dengan harga transaksi Rp1.000.000.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Sat Reskrim Polres Minahasa Utara di bawah pimpinan Katim IPDA Jonathan Marpaung, S.Tr.I.K., melakukan serangkaian tindakan kepolisian, mulai dari pemeriksaan saksi-saksi, pengumpulan barang bukti, hingga penyelidikan dan pencarian terhadap terduga pelaku.

Melalui penyelidikan intensif di lapangan, Tim URC berhasil mengidentifikasi keberadaan terduga pelaku dan mengamankannya di Desa Kema Satu, Kecamatan Kema, Kabupaten Minahasa Utara. Sebelumnya, terduga pelaku diketahui sempat berpindah-pindah lokasi, di antaranya Desa Kolongan Tetempangan, Desa Tumaluntung, Kelurahan Kairagi Dua, dan Kelurahan Paal Dua.

Selanjutnya, terduga pelaku bersama barang bukti berupa satu unit sepeda motor Honda Beat dengan nomor polisi DB 3272 LR dibawa ke Polres Minahasa Utara untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Saat ini, penyidik masih melakukan pemeriksaan lanjutan, melengkapi administrasi penyidikan, serta memproses perkara sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Polres Minahasa Utara menegaskan komitmennya untuk menindaklanjuti setiap laporan masyarakat secara profesional dan sesuai prosedur guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif.

Polda Sulut Gelar Upacara Hari Sumpah Pemuda ke-98, Kapolda Tekankan Pentingnya Karakter Manusia dalam Membangun Indonesia Maju

MANADO, Humas Polda Sulut - Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Utara menggelar upacara memperingati Hari Sumpah Pemuda (HSP) ke-98 Tahun 2026 di halaman Mapolda Sulut, Rabu (28/10/2026) pagi.

Upacara berlangsung khidmat tersebut dipimpin oleh Kapolda Sulut Irjen Pol Yudo Hermanto, S.I.K., M.M., serta diikuti oleh Wakapolda Brigjen Pol Susetio Cahyadi, S.I.K., M.H., M.M., para Pejabat Utama (PJU), dan seluruh personel Polda Sulut.

Rangkaian upacara diisi dengan pengibaran Bendera Merah Putih, pembacaan teks Pancasila, pembacaan teks Keputusan Kongres Pemuda Tahun 1928, serta penggeloraan semangat kebangsaan lewat alunan lagu wajib nasional Bangun Pemudi Pemuda dan Satu Nusa Satu Bangsa.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Sulut Irjen Pol Yudo Hermanto membacakan amanat Menteri Pemuda dan Olahraga. Di hadapan ratusan personel, Kapolda menekankan bahwa peringatan 98 tahun Sumpah Pemuda harus menjadi momentum untuk menghidupkan kembali semangat persatuan yang diikrarkan oleh para pendahulu bangsa.

"Sembilan puluh delapan tahun yang lalu, para pemuda Indonesia mengikrarkan sebuah janji. Janji yang menyatukan perbedaan, menguatkan perjuangan, dan melahirkan tekad untuk berdiri sebagai satu bangsa: Indonesia. Hari ini, semangat itu harus terus hidup, bukan hanya dalam ingatan kita, tetapi dalam karakter setiap generasi penerus bangsa," ujar Kapolda saat membacakan amanat.

Lebih lanjut, Kapolda menyampaikan bahwa pembangunan Indonesia yang maju tidak sekadar diukur dari megahnya infrastruktur atau canggihnya teknologi, melainkan bermula dari pembangunan kualitas manusia itu sendiri.

"Kemajuan sejati dimulai dari manusia, dari karakter, dari hati yang mencintai tanah air, dari jiwa yang tidak menyerah, dan dari kepedulian terhadap sesama," tambahnya.

Dalam amanat tersebut, ditekankan pula perlunya membentuk generasi masa depan yang berlandaskan pada tiga nilai utama, yakni Patriotik yang berarti mencintai Indonesia bukan hanya dengan kata-kata, melainkan melalui pengabdian dan tindakan nyata, Gigih yang bermakna tidak menyerah menghadapi kesulitan, tidak runtuh karena kegagalan, serta terus berjuang memberikan yang terbaik bagi bangsa serta Berempati yaitu memiliki kepedulian sosial yang tinggi, merasakan kesulitan sesama, serta mengulurkan tangan bagi yang membutuhkan.

“Sebab patriotisme tanpa kepedulian akan kehilangan maknanya. Kegigihan tanpa nurani akan kehilangan arahnya. Dan kemajuan tanpa kemanusiaan bukanlah kemajuan yang sesungguhnya,” tegas Kapolda mengutip pesan Menpora.

Menutup amanatnya, Kapolda berpesan kepada seluruh pemuda dan generasi penerus bangsa untuk terus bermimpi tinggi, bekerja keras, serta menjadi pribadi yang kuat namun tetap memiliki kelembutan hati dan jiwa melayani.