Minggu, 09 Agustus 2026

Respons Cepat Layanan 110: Tim Patroli Pantera Polres Minut Ringkus Terduga Pelaku Penikaman di Airmadidi

Airmadidi, Humas Polres Minut – Kepolisian Resor (Polres) Minahasa Utara (Minut) kembali membuktikan kesigapannya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Berbekal laporan dari Layanan Darurat Call Center 110, Tim Patroli Pantera Polres Minut berhasil mengamankan seorang terduga pelaku tindak pidana penikaman pada hari Sabtu, 8 Agustus 2026.

Insiden berdarah tersebut diketahui terjadi di tempat kejadian perkara (TKP) yang berlokasi di area belakang Freshmart, Kelurahan Sarongsong Satu, Kecamatan Airmadidi.

Peristiwa bermula ketika pihak kepolisian menerima laporan cepat dari masyarakat melalui sambungan 110 mengenai adanya tindak penganiayaan menggunakan senjata tajam. Merespons aduan tersebut, Tim Patroli Pantera yang sedang bertugas langsung bergerak cepat menuju lokasi kejadian.

Setibanya di TKP, petugas langsung melakukan olah tempat kejadian dan pengembangan kasus. Mengetahui bahwa dirinya tengah diburu oleh pihak berwajib, terduga pelaku sempat berupaya melarikan diri dari wilayah Airmadidi.

Namun, pelarian tersebut tidak berlangsung lama. Berkat kecekatan penyisiran dan pengumpulan informasi di lapangan, Tim Patroli Pantera berhasil melacak jejak pelarian tersangka yang mengarah ke Desa Tumaluntung. Tanpa perlawanan berarti, tim akhirnya sukses menyergap dan membekuk terduga pelaku di tempat persembunyiannya.

Setelah diamankan, terduga pelaku langsung digelandang oleh petugas dan diserahkan ke Markas Kepolisian Sektor (Mapolsek) Airmadidi guna menjalani proses pemeriksaan dan penyidikan lebih lanjut.

Kapolres Minut AKBP Auliya Rifqie A. Djabar melalui Kasi Humas Iptu Steven Surentu mengonfirmasi kebenaran penangkapan tersebut dan memberikan apresiasi tinggi atas partisipasi aktif masyarakat serta kecepatan respons anggota di lapangan.

"Kami membenarkan bahwa Tim Patroli Pantera telah berhasil mengamankan terduga pelaku penikaman di belakang Freshmart Airmadidi, setelah sebelumnya pelaku sempat melarikan diri ke Desa Tumaluntung. Keberhasilan ini adalah wujud nyata dari efektivitas Layanan Call Center 110 yang direspons dengan sangat baik oleh personel di lapangan," tegas Kasi Humas.

Lebih lanjut, Kasi Humas menegaskan komitmen Polres Minut dalam memberantas segala bentuk tindak premanisme dan kekerasan di wilayah hukum Minahasa Utara. Ia juga mengimbau masyarakat untuk tidak ragu memanfaatkan fasilitas darurat kepolisian.

"Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat Minahasa Utara, apabila melihat, mengetahui, atau mengalami tindak kejahatan maupun gangguan Kamtibmas lainnya, segera hubungi Call Center 110. Layanan ini bebas pulsa dan aktif 24 jam. Kami pastikan setiap laporan akan ditindaklanjuti dengan cepat, tepat, dan terukur demi kenyamanan bersama," pungkasnya.

Saat ini, terduga pelaku tengah menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik Unit Reskrim Polsek Airmadidi untuk mendalami motif penikaman dan mempertanggungjawabkan perbuatannya di mata hukum.

Polri: Sertifikat Prestasi Nasional Hingga Internasional Tetap Ikuti Tahapan Seleksi Rekrutmen Polri


Jakarta - Polri menyampaikan proses penerimaan anggota Polri dilaksanakan sesuai ketentuan yang berlaku. Kepemilikan sertifikat atau piagam prestasi, baik di tingkat nasional maupun internasional, termasuk Sertifikat Pramuka Garuda, dapat menjadi dokumen pendukung dalam proses seleksi, namun tidak serta-merta membuat pemiliknya diterima sebagai anggota Polri tanpa mengikuti tahapan seleksi.

Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir mengatakan, proses rekrutmen anggota Polri dilaksanakan berdasarkan ketentuan dalam Peraturan Kapolri (Perkap) Nomor 2 Tahun 2026 tentang Penerimaan Anggota Polri.

“Rekrutmen Polri dilaksanakan sesuai ketentuan dalam Perkap Nomor 2 Tahun 2026 tentang Penerimaan Anggota Polri,” kata Isir di Jakarta, Sabtu (8/8/2026).

Isir menjelaskan, dalam proses penerimaan anggota Polri, peserta tetap harus memenuhi persyaratan dan mengikuti seluruh tahapan seleksi yang telah ditetapkan. Kepemilikan sertifikat atau piagam prestasi tidak menggantikan tahapan seleksi tersebut.

“Prestasi yang dibuktikan dengan sertifikat atau piagam, baik nasional maupun internasional, termasuk Sertifikat Pramuka Garuda, merupakan dokumen prestasi pendukung yang dapat dilampirkan oleh peserta. Namun, kepemilikan dokumen tersebut tidak serta-merta membuat peserta diterima tanpa mengikuti proses seleksi,” ujarnya.

Menurutnya, setiap peserta tetap diproses berdasarkan ketentuan penerimaan anggota Polri yang berlaku. Seluruh persyaratan dan tahapan seleksi harus dipenuhi sesuai mekanisme yang telah ditetapkan.

“Jadi, siapa pun pesertanya, tetap harus mengikuti ketentuan dan tahapan seleksi yang berlaku. Sertifikat atau piagam prestasi merupakan bagian dari dokumen pendukung dan tidak menjadi pengganti proses seleksi,” tutur Isir.

Polri, lanjutnya, berkomitmen menjaga proses penerimaan anggota Polri agar berjalan secara objektif, transparan, akuntabel, serta berdasarkan kemampuan dan kompetensi peserta sesuai ketentuan. Prinsip tersebut sejalan dengan filosofi BETAH yang menjadi prinsip dalam proses rekrutmen Polri, yakni Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis.

Penerapan prinsip transparansi juga diwujudkan melalui pelibatan pihak eksternal dalam mengawasi proses dan tahapan seleksi. Dalam pelaksanaannya, Polri bersama Kompolnas menggandeng sejumlah pihak, antara lain Ikatan Dokter Indonesia (IDI), perhimpunan psikologi, Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil), Kementerian Pendidikan, serta Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM).

Pelibatan berbagai unsur tersebut dilakukan sebagai bagian dari pengawasan untuk memastikan setiap tahapan seleksi berjalan sesuai ketentuan serta dapat dipertanggungjawabkan. Dengan adanya pengawasan internal dan eksternal, proses penerimaan diharapkan semakin terbuka dan memberikan kesempatan yang sama kepada seluruh peserta.

Dengan demikian, kepemilikan sertifikat prestasi nasional maupun internasional, termasuk Sertifikat Pramuka Garuda, tidak menjadi jaminan seseorang dapat langsung diterima sebagai anggota Polri. Peserta tetap wajib memenuhi persyaratan dan mengikuti seluruh tahapan seleksi sesuai aturan yang berlaku, dengan proses yang mengedepankan prinsip BETAH serta pengawasan yang transparan dan akuntabel.

Sabtu, 08 Agustus 2026

Polda Sulut Meriahkan Parade Kendaraan Hias TIFF 2026 di Kota Tomohon

TOMOHON, Humas Polda Sulut - Polda Sulawesi Utara (Sulut) turut memeriahkan rangkaian Tomohon International Flower Festival (TIFF) 2026 melalui parade kendaraan hias yang digelar di Kota Tomohon, Sabtu (8/8/2026).

Dalam parade tersebut, Polda Sulut menampilkan satu unit kendaraan yang dihias dengan aneka bunga warna-warni. Kendaraan tersebut tampil semarak dengan tulisan “Polda Sulut”, serta dilengkapi berbagai ornamen dan ikon kepolisian dan Bhayangkari.

Kehadiran personel Polri berseragam juga semakin menambah semarak parade. Sejumlah anggota Polri terlihat mengenakan seragam dinas dan baret merah Reskrim, didampingi anggota Bhayangkari, menyapa masyarakat serta peserta parade yang menyaksikan kemeriahan TIFF 2026.

Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Alamsyah P. Hasibuan, mengatakan, keikutsertaan Polda Sulut dalam parade kendaraan hias merupakan bentuk partisipasi untuk turut memeriahkan pelaksanaan TIFF 2026.

“Keikutsertaan Polda Sulut dalam parade kendaraan hias ini merupakan bentuk partisipasi kami untuk turut memeriahkan TIFF 2026 di Kota Tomohon,” ujar Alamsyah.

Menurutnya, kehadiran Polda Sulut dalam kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya untuk membangun kedekatan antara Polri dengan masyarakat melalui momentum perayaan yang melibatkan berbagai elemen masyarakat.

Parade kendaraan hias menjadi salah satu daya tarik dalam pelaksanaan TIFF 2026. Berbagai kendaraan dengan dekorasi bunga dan ornamen kreatif ditampilkan untuk menghibur masyarakat sekaligus memperkenalkan keindahan dan kekayaan bunga Kota Tomohon.

Biddokkes Polda Sulut Siagakan 11 Tenaga Medis dan 3 Ambulans Polri Dukung TIFF 2026

TOMOHON, Humas Polda Sulut - Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Sulawesi Utara turut ambil bagian dalam mendukung pelaksanaan Tomohon International Flower Festival (TIFF) 2026 yang digelar di Kota Tomohon, Sabtu (8/8/2026).

Sebagai bentuk dukungan terhadap salah satu agenda internasional tersebut, Biddokkes Polda Sulut mengerahkan sebanyak 11 tenaga medis serta 3 unit ambulans Polri untuk memberikan pelayanan kesehatan selama rangkaian kegiatan berlangsung.

Belasan tenaga medis tersebut akan bersinergi dengan tenaga kesehatan dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dan Pemerintah Kota Tomohon. Mereka disiagakan untuk memberikan pertolongan dan pelayanan kesehatan kepada peserta, tamu undangan, maupun masyarakat yang menyaksikan langsung kemeriahan TIFF 2026.

Kabiddokkes Polda Sulut AKBP dr. Tasrif mengatakan, keterlibatan Biddokkes merupakan bagian dari komitmen Polri dalam memberikan dukungan maksimal terhadap pelaksanaan kegiatan internasional di Sulawesi Utara.

“Kami menyiagakan 11 tenaga medis dan tiga unit ambulans Polri untuk mendukung pelaksanaan TIFF 2026. Tenaga medis kami akan bersinergi dengan tenaga kesehatan dari Pemprov Sulut dan Pemkot Tomohon, sehingga pelayanan kesehatan bagi peserta, tamu maupun masyarakat yang hadir dapat diberikan secara cepat dan optimal,” ujar AKBP dr. Tasrif.

Menurutnya, kesiapsiagaan tenaga kesehatan menjadi hal penting dalam kegiatan yang melibatkan banyak orang. Karena itu, personel Biddokkes Polda Sulut ditempatkan untuk memastikan dukungan medis dapat diberikan apabila sewaktu-waktu dibutuhkan.

“Prinsipnya kami siap memberikan pelayanan kesehatan dan pertolongan pertama apabila ada peserta, tamu atau penonton yang membutuhkan. Kami berharap seluruh rangkaian TIFF 2026 dapat berjalan aman, lancar dan masyarakat dapat menikmati kegiatan ini dengan nyaman,” tambahnya.

Kapolda Bersama Wakapolda Hadiri TIFF 2026, Polda Sulut Dukung Pariwisata dan Jamin Keamanan

TOMOHON, Humas Polda Sulut - Kapolda Sulawesi Utara Irjen Pol Roycke Harry Langie bersama Wakapolda Sulut Brigjen Pol Awi Setiyono menghadiri gelaran internasional Tomohon International Flower Festival (TIFF) 2026 yang berlangsung di Kota Tomohon, Sabtu (8/8/2026).

Kehadiran pimpinan Polda Sulut dalam ajang internasional tersebut merupakan bentuk dukungan Polri terhadap pengembangan sektor pariwisata Sulawesi Utara agar semakin dikenal di tingkat nasional maupun dunia internasional.

Selain memberikan dukungan terhadap promosi pariwisata, Polda Sulut juga memastikan aspek keamanan selama pelaksanaan TIFF 2026. Pengamanan dilakukan untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada seluruh peserta, masyarakat, wisatawan, maupun para pengunjung yang hadir menyaksikan rangkaian kegiatan.

Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Alamsyah P. Hasibuan mengatakan, kehadiran Kapolda dan Wakapolda Sulut merupakan wujud nyata dukungan Polri terhadap berbagai kegiatan yang dapat memperkenalkan potensi pariwisata Sulawesi Utara ke dunia internasional.

“Polri melalui Polda Sulut tentunya memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan TIFF 2026. Ini merupakan salah satu momentum untuk semakin memperkenalkan pariwisata Sulawesi Utara di mata dunia,” ujar Kombes Pol Alamsyah.

Ia menambahkan, aspek keamanan menjadi bagian penting dalam menyukseskan kegiatan internasional tersebut. Karena itu, Polda Sulut bersama jajaran terkait terus memastikan seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung dengan aman, tertib dan lancar.

“Kami ingin seluruh peserta dan pengunjung dapat menikmati rangkaian TIFF 2026 dengan aman dan nyaman. Kehadiran personel Polri di lapangan adalah bagian dari upaya memberikan rasa aman sekaligus mendukung suksesnya kegiatan ini,” jelasnya.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah, Polri, masyarakat dan seluruh pihak terkait sangat diperlukan agar TIFF 2026 tidak hanya menjadi agenda pariwisata, tetapi juga mampu memberikan dampak positif bagi perekonomian dan citra Sulawesi Utara.

“Harapan kami, TIFF 2026 dapat berjalan sukses dan semakin memperkuat posisi Sulawesi Utara sebagai salah satu destinasi pariwisata yang mampu bersaing dan dikenal di tingkat internasional,” pungkas Kombes Pol Alamsyah P. Hasibuan.

Jelang Puncak TIFF 2026, Polisi Perketat Pemeriksaan Pengunjung di Area Utama

TOMOHON, Humas Polda Sulut - Pengamanan pelaksanaan Tomohon International Flower Festival (TIFF) 2026 diperketat. Personel Direktorat Pengamanan Objek Vital (Ditpamobvit) Polda Sulawesi Utara melakukan pemeriksaan terhadap barang bawaan tamu dan pengunjung sebelum memasuki area utama festival, Sabtu (8/8).

Pemeriksaan berlangsung di pintu masuk yang berjarak sekitar 200 meter dari panggung utama di kawasan Menara Alfa Omega, Kota Tomohon.

Untuk memastikan keamanan, petugas menggunakan alat pendeteksi khusus serta security door (secdoor). Setiap barang bawaan diperiksa secara teliti guna mencegah masuknya benda yang dapat membahayakan keamanan selama kegiatan berlangsung.

Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Alamsyah P. Hasibuan mengatakan, pemeriksaan tersebut merupakan bagian dari prosedur pengamanan yang telah ditetapkan.

“Pemeriksaan ini untuk memastikan para tamu maupun pengunjung tidak membawa barang-barang berbahaya dan terlarang,” ujar Kombes Pol Hasibuan.

Pengamanan tersebut dilakukan bertepatan dengan pelaksanaan Tournament of Flower (ToF), agenda puncak TIFF 2026 yang menjadi salah satu rangkaian utama festival bunga internasional di Kota Tomohon.

Dalam kegiatan ToF, masyarakat dan wisatawan dapat menyaksikan parade kendaraan yang dihias menggunakan bunga segar hasil pertanian dari dataran tinggi Tomohon. Parade tersebut melibatkan berbagai unsur, mulai dari instansi pemerintah dan swasta hingga peserta dari sejumlah negara asing.

Dengan pengamanan di sejumlah titik, aparat kepolisian berupaya memastikan seluruh rangkaian puncak TIFF 2025 berlangsung aman, tertib, dan nyaman bagi peserta maupun masyarakat yang hadir.

Jelang Puncak TIFF 2026, Polisi Perketat Pemeriksaan Pengunjung di Area Utama

TOMOHON, Humas Polda Sulut - Pengamanan pelaksanaan Tomohon International Flower Festival (TIFF) 2026 diperketat. Personel Direktorat Pengamanan Objek Vital (Ditpamobvit) Polda Sulawesi Utara melakukan pemeriksaan terhadap barang bawaan tamu dan pengunjung sebelum memasuki area utama festival, Sabtu (8/8).

Pemeriksaan berlangsung di pintu masuk yang berjarak sekitar 200 meter dari panggung utama di kawasan Menara Alfa Omega, Kota Tomohon.

Untuk memastikan keamanan, petugas menggunakan alat pendeteksi khusus serta security door (secdoor). Setiap barang bawaan diperiksa secara teliti guna mencegah masuknya benda yang dapat membahayakan keamanan selama kegiatan berlangsung.

Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Alamsyah P. Hasibuan mengatakan, pemeriksaan tersebut merupakan bagian dari prosedur pengamanan yang telah ditetapkan.

“Pemeriksaan ini untuk memastikan para tamu maupun pengunjung tidak membawa barang-barang berbahaya dan terlarang,” ujar Kombes Pol Hasibuan.

Pengamanan tersebut dilakukan bertepatan dengan pelaksanaan Tournament of Flower (ToF), agenda puncak TIFF 2026 yang menjadi salah satu rangkaian utama festival bunga internasional di Kota Tomohon.

Dalam kegiatan ToF, masyarakat dan wisatawan dapat menyaksikan parade kendaraan yang dihias menggunakan bunga segar hasil pertanian dari dataran tinggi Tomohon. Parade tersebut melibatkan berbagai unsur, mulai dari instansi pemerintah dan swasta hingga peserta dari sejumlah negara asing.

Dengan pengamanan di sejumlah titik, aparat kepolisian berupaya memastikan seluruh rangkaian puncak TIFF 2025 berlangsung aman, tertib, dan nyaman bagi peserta maupun masyarakat yang hadir.

Biddokkes Polda Sulut Siagakan Tim Food Safety di TIFF 2026, Keamanan Makanan Jadi Perhatian

TOMOHON, Humas Polda Sulut - Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Sulawesi Utara (Sulut) menurunkan tim food safety dalam pelaksanaan Tomohon International Flower Festival (TIFF) 2026 di Kota Tomohon, Sabtu (8/8/2026).

Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari dukungan pelayanan kesehatan dalam memastikan keamanan pangan selama berlangsungnya salah satu event internasional unggulan Sulawesi Utara tersebut.

Tim food safety Biddokkes Polda Sulut melakukan pemantauan terhadap makanan dan minuman yang disediakan bagi tamu yang hadir dalam rangkaian kegiatan TIFF 2026. Pemeriksaan dilakukan sebagai upaya pencegahan terhadap potensi gangguan kesehatan akibat konsumsi makanan dan minuman yang tidak memenuhi standar keamanan.

Kabid Dokkes Polda Sulut, AKBP dr. Tasrif, mengatakan bahwa aspek kesehatan menjadi bagian penting dalam mendukung kelancaran dan keamanan pelaksanaan TIFF 2026.

“Kami dari Biddokkes Polda Sulut menurunkan tim food safety untuk melakukan pengawasan dan pemeriksaan terhadap makanan dan minuman yang dikonsumsi selama kegiatan. Ini merupakan langkah preventif untuk memastikan makanan yang disajikan aman dan layak dikonsumsi,” ujar AKBP dr. Tasrif.

Menurutnya, pengawasan food safety tidak hanya bertujuan menemukan potensi makanan yang tidak aman, tetapi juga memberikan edukasi kepada para penyedia makanan agar memperhatikan kebersihan, proses pengolahan, penyimpanan, hingga penyajian.

“Harapan kami seluruh rangkaian TIFF 2026 dapat berjalan dengan aman dan lancar, termasuk dari aspek kesehatan. Kami mengimbau seluruh pihak yang menyediakan makanan agar selalu memperhatikan kebersihan dan keamanan pangan,” tambahnya.

Kehadiran tim food safety Biddokkes Polda Sulut menjadi bagian dari sinergi pelayanan dan pengamanan kesehatan dalam mendukung TIFF 2026 yang dihadiri masyarakat, wisatawan, serta peserta dari berbagai daerah dan mancanegara.

Dengan pengawasan tersebut, diharapkan pelaksanaan TIFF 2026 tidak hanya berlangsung meriah, tetapi juga memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh peserta dan pengunjung yang menikmati rangkaian kegiatan di Kota Tomohon.

​Polda Sulut Gelar Apel Pengamanan TIFF 2026 di Tomohon: Tegaskan Pengamanan Humanis dan Pengawasan Ketat

​TOMOHON, Humas Polda Sulut - Beberapa jam menjelang gelaran Tournament of Flowers dalam iven Tomohon International Flower Festival (TIFF) 2026, Kepolisian Daerah Sulawesi Utara (Polda Sulut) menggelar Apel Kesiapan Pengamanan di Kota Tomohon pada Sabtu (8/8/2026).

Apel gabungan ini dipimpin langsung oleh Dirsamapta Polda Sulut Kombes Pol M. Zamroni bersama Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Alamsyah P. Hasibuan.

​Kegiatan apel ini diikuti oleh jajaran personel dari TNI, Polda Sulut, Polres Tomohon beserta Polres tetangga, Pemerintah Kota Tomohon, hingga jajaran BKO lintas instansi.

​Dalam penyampaian arahannya saat memimpin apel, Dirsamapta Polda Sulut Kombes Pol M. Zamroni menekankan pentingnya evaluasi pengamanan dari pelaksanaan tahun-tahun sebelumnya. Beliau menyoroti perubahan dinamika kerawanan yang harus diantisipasi dengan penyesuaian pola pengamanan di tiap titik ploting.

​"Pola pengamanan terus berubah seiring dinamika masyarakat. Evaluasi dari event sebelumnya harus kita terapkan, terutama terkait ketertiban di area panggung utama dan ring VIP," tegas Kombes Pol M. Zamroni.

​Beberapa poin krusial yang ditegaskan dalam pengamanan TIFF 2026 meliputi sterilisasi area panggung utama, pemeriksaan akses dan ID Card, ​personel diminta menerapkan SOP secara tegas namun tetap humanis serta mengedepankan komunikasi yang baik melalui penggunaan alat komunikasi (HT), serta sterilisasi jalur dan kantong parkir.

​Sementara itu, Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Alamsyah P. Hasibuan mengingatkan seluruh personel untuk menjaga sikap, profesionalitas, dan integritas selama bertugas. Mengingat TIFF merupakan ajang internasional yang dihadiri tamu mancanegara dan diliput secara luas oleh media maupun masyarakat umum, setiap tindakan personel di lapangan akan mencerminkan citra institusi dan daerah.

​"Pahami tugas masing-masing, jangan tinggalkan pos, dan jadikan tingginya perhatian publik sebagai peluang untuk menampilkan pelayanan Polri dan TNI yang profesional, humanis, serta membanggakan," ujar Kombes Pol Alamsyah.

​Dengan kesiapan pengamanan gabungan ini, diharapkan seluruh rangkaian kegiatan festival internasional di Kota Tomohon dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan sukses.

Festival ini mengusung tema "Collaboration of Spirit" dan berlangsung dari tanggal 7 hingga 12 Agustus 2026. Rangkaian acaranya meliputi Tournament of Flowers (Parade kendaraan hias bunga), Tomohon Flower Carnival (Karnaval busana tema bunga), Tourism, Trade, Investment and Floriculture Expo, serta Diplomatic Tour bersama perwakilan negara asing

Pererat Sinergitas dengan Tokoh Agama, Bhabinkamtibmas Polsek Likupang Gelar Silaturahmi di Masjid Nurul Bilad

Airmadidi, Humas Polres Minut – Dalam upaya mewujudkan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) yang kondusif, Kepolisian Sektor (Polsek) Likupang melalui Bhabinkamtibmas terus mengintensifkan kegiatan sambang ke tengah masyarakat. Jumat (07/08/2026) malam. 

Bhabinkamtibmas Desa Likupang Dua, Aipda Achmad Nasucha, melaksanakan kegiatan Silaturahmi dan Jurikoh bersama Tokoh Agama (Toga) dan masyarakat di Masjid Nurul Bilad, Desa Likupang Dua, Kecamatan Likupang Timur, Kabupaten Minahasa Utara.

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 19.30 WITA hingga selesai ini berjalan dalam suasana yang hangat dan penuh keakraban. dalam kegiatan tatap muka bersama Tokoh Agama / Imam Masjid Nurul Bilad Desa Likupang Dua dan Para Jamaah Masjid dan Warga Masyarakat Desa Likupang Dua

Dalam rangkaian kegiatan Jurikoh dan silaturahmi ini, Aipda Achmad Nasucha secara proaktif menyambangi para jamaah dan masyarakat yang sedang beraktivitas. Tujuan utamanya adalah untuk menjalin kedekatan emosional serta mendengarkan aspirasi warga secara langsung.

Di sela-sela perbincangan, Bhabinkamtibmas memberikan sejumlah imbauan kamtibmas yang edukatif. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya para tokoh agama yang memiliki peran sentral di tengah umat, untuk bersinergi dengan kepolisian dalam menjaga keamanan lingkungan masing-masing.

"Kami mengimbau kepada seluruh warga masyarakat yang sedang beraktivitas untuk selalu waspada dan peduli terhadap lingkungan sekitar. Mari kita bersama-sama menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman, damai, dan kondusif," pesan Aipda Achmad Nasucha di hadapan para jamaah.

Lebih lanjut, guna memastikan quick response (respons cepat) dari kepolisian terhadap segala bentuk aduan masyarakat, Bhabinkamtibmas juga menyampaikan pentingnya komunikasi yang intens antara warga dan Polsek Likupang.

"Apabila bapak-bapak atau warga sekalian mengetahui, melihat, atau mengalami hal-hal yang berpotensi mengganggu kamtibmas, kami sangat menyarankan untuk segera menghubungi pihak kepolisian atau Bhabinkamtibmas setempat. Dengan informasi yang cepat, kami dari pihak kepolisian dapat sesegera mungkin mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk mengambil tindakan pencegahan maupun penyelesaian," tegasnya.

Kegiatan silaturahmi ini disambut baik oleh Imam Masjid, Tokoh Agama, dan para jamaah. Melalui pendekatan dialogis dan kehadiran polisi di tengah masyarakat, Polsek Likupang berharap sinergitas antara Polri dan masyarakat di wilayah hukum Polsek Likupang dapat terus terjalin kuat, sehingga tercipta rasa aman dan nyaman bagi seluruh warga. 

Jumat, 07 Agustus 2026

​Polda Sulut Terjunkan 520 Personel Gabungan Amankan Agenda Internasional TIFF 2026 di Tomohon

​MANADO, Humas Polda Sulut - Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Utara (Sulut) menyatakan kesiapan penuh dalam mengamankan jalannya perhelatan internasional Tomohon International Flower Festival (TIFF) 2026 yang digelar di Kota Tomohon.

Sebanyak 520 personel gabungan dari Polda Sulut hingga jajaran Polres dikerahkan guna menjamin kelancaran, keamanan, dan ketertiban selama agenda pariwisata tersebut berlangsung.

​Kesiapan pengamanan ini tertuang dalam Surat Perintah Kapolda Sulut. Pengamanan resmi diberlakukan mulai Sabtu, 8 Agustus 2026.

​Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Alamsyah P. Hasibuan menegaskan bahwa pihak kepolisian telah memetakan skema pengamanan secara menyeluruh, mulai dari pengawalan tamu VVIP/VIP negara sahabat, pengamanan rute parade, panggung utama, hingga pengaturan arus lalu lintas di wilayah Tomohon dan sekitarnya.

​"Polda Sulawesi Utara bersama Polres Tomohon dan jajaran siap menyukseskan serta mengamankan agenda internasional Tomohon International Flower Festival (TIFF) 2026. Ratusan personel gabungan disiagakan di berbagai titik strategis, baik untuk pengamanan terbuka, tertutup, pengawalan kontingen dari berbagai negara sahabat, hingga rekayasa lalu lintas," ujar Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Alamsyah P. Hasibuan, Jumat (7/8/2026).

​Lebih lanjut, Kabid Humas menjelaskan bahwa ketersediaan personel pengamanan melibatkan pelbagai satuan kerja (Satker) polda, mulai dari Satuan Brimob, Dit Samapta, Dit Lantas, Dit Pamobvit, Dit Intelkam, Dit Reskrimum, Dit Reskrimsus, Bid Dokkes, hingga Bintara pendamping negara peserta (Liaison Officer).

​"Pengamanan ini dibagi dalam beberapa ring pengamanan. Untuk area panggung utama, panggung VIP, lokasi start hingga finish di Stadion Babe Palar, hingga 17 jalur simpul jalan utama di Tomohon, semuanya sudah diploting personel penanggung jawab (Padal) demi mengantisipasi potensi kemacetan dan gangguan kamtibmas," jelasnya.

​Tak hanya itu, Polda Sulut juga menyiapkan tim medis dari Bid Dokkes dan tim Satbrimob dalam rangka sterilisasi, guna mengantisipasi segala bentuk kontinjensi. Personel juga disebar untuk melakukan pengamanan melekat bagi delegasi dan negara tamu peserta festival.

​"Kami mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat, baik warga Kota Tomohon maupun para wisatawan domestik dan mancanegara, untuk bersama-sama menjaga ketertiban, mematuhi arahan petugas di lapangan, serta menyukseskan perhelatan TIFF 2026 agar berjalan aman, nyaman, dan kondusif," imbau Kabid Humas.

Sinergi TNI-Polri dan Instansi Terkait Padamkan Karhutla di Lereng Gunung Soputan

MINAHASA, Humas Polda Sulut - Personel Satuan Brimob Polda Sulawesi Utara bersama unsur TNI dan instansi terkait melaksanakan upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di lereng Gunung Soputan. Kegiatan ini merupakan bentuk sinergi lintas instansi dalam mengendalikan api agar tidak meluas ke kawasan hutan maupun permukiman warga.

Dalam proses pemadaman, personel gabungan berjibaku memadamkan titik-titik api dengan peralatan yang tersedia serta melakukan pemantauan di sejumlah lokasi yang terdampak.

Medan yang terjal dan kondisi cuaca menjadi tantangan tersendiri, namun tidak mengurangi semangat personel dalam menjalankan tugas kemanusiaan tersebut.

Selain melakukan pemadaman, petugas juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran hutan dan lahan, terutama di musim kemarau, serta segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila menemukan titik api.

"Polda Sulawesi Utara berkomitmen mendukung upaya penanggulangan kebakaran hutan dan lahan melalui pelibatan personel di seluruh jajaran, sesuai tugas pokok dan fungsi kepolisian serta berkoordinasi dengan pemerintah daerah, TNI, BPBD, dan instansi terkait lainnya," ujar Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Alamsyah P. Hasibuan.

Personel Polri melaksanakan langkah-langkah pencegahan, patroli di wilayah rawan, edukasi kepada masyarakat, serta membantu proses pemadaman apabila terjadi karhutla.

Selain itu, Polri juga melakukan penegakan hukum terhadap pihak-pihak yang dengan sengaja melakukan pembakaran hutan maupun lahan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

"Kami mengimbau seluruh masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar dan segera melaporkan kepada aparat apabila menemukan titik api, sehingga dapat ditangani sedini mungkin dan tidak meluas. Sinergi seluruh elemen masyarakat sangat diperlukan untuk menjaga kelestarian lingkungan serta mencegah dampak karhutla terhadap kesehatan, ekonomi, dan keselamatan masyarakat," pungkas Kabid Humas.

Respons Cepat, Polres Minahasa Utara Dan Polsek Kauditan Berhasil Redam Kericuhan Suporter Voli Di Desa Treman

Airmadidi, Humas Polres Minut — Kepolisian Resor (Polres) Minahasa Utara beserta jajaran Polsek Kauditan menunjukkan respons cepat dalam menjaga Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas). Petugas gabungan berhasil meredam dan mengendalikan perselisihan antar-suporter dalam laga bola voli yang digelar di Lapangan Kantor Desa Treman, Kecamatan Kauditan, pada Jumat (7/8/2026) malam.

Peristiwa kericuhan tersebut terjadi sekitar pukul 22.00 WITA, saat berlangsungnya pertandingan antara Tim Bola Voli Putra Desa Watudambo Dua melawan Tim Desa Kaima. Di tengah jalannya pertandingan, terjadi gesekan antar-suporter yang berujung pada aksi saling lempar air minum kemasan. Situasi yang sempat tidak terkendali membuat wasit mengambil tindakan tegas dengan menghentikan pertandingan.

Merespons gangguan tersebut, Hukum Tua Desa Watudambo Dua, Ibu Idha Rotty, segera berkoordinasi dan melaporkan kejadian kepada pihak Polsek Kauditan.

Menindaklanjuti laporan masyarakat, Piket SPKT Polres Minahasa Utara yang dipimpin langsung oleh Kabag Ops Polres Minut, AKP Gede Indra Asti Angga Pratama, S.I.K., M.H., bersama Kapolsek Kauditan, Ipda Romy Sumampouw, beserta personel piket langsung mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Setibanya di lokasi, aparat kepolisian langsung mengambil langkah persuasif dan tegas untuk mengamankan situasi. Petugas memberikan imbauan Kamtibmas dan mengarahkan kedua kubu suporter, baik dari Desa Watudambo Dua maupun Desa Kaima, untuk segera membubarkan diri dan kembali ke rumah masing-masing dengan tertib.

Kapolsek Kauditan, Ipda Romy Sumampouw, menjelaskan bahwa kehadiran anggota Polri di tengah masyarakat adalah wujud komitmen dalam memberikan rasa aman dan mencegah eskalasi konflik yang dapat memicu tawuran antar-kampung.

"Kami langsung berkoordinasi dengan Hukum Tua Desa Watudambo Dua dan Hukum Tua Desa Kaima untuk memastikan seluruh suporter pulang ke rumah masing-masing. Alhamdulillah, berkat kesigapan personel dan kerja sama dari perangkat desa, situasi di TKP dapat segera dikendalikan dan kondusif," ujar Ipda Romy Sumampouw.

Sebagai langkah preemtif dan preventif untuk pertandingan lanjutan, pihak Kepolisian bersama unsur Muspika telah menggelar mediasi. Kapolsek Kauditan bersama Camat Kauditan, Ibu Filma Anthony, S.H., M.H., langsung melaksanakan dialog dengan aparat Desa Kaima serta panitia penyelenggara turnamen.

Dalam dialog tersebut, disepakati bahwa akan ada penebalan pengamanan dari personel gabungan Polres Minahasa Utara dan Polsek Kauditan guna mengantisipasi potensi gangguan Kamtibmas di laga-laga berikutnya.

Polres Minahasa Utara mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat, khususnya para pendukung tim olahraga, untuk senantiasa menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas. Perbedaan dukungan diharapkan tidak menjadi pemicu perpecahan, melainkan sebagai ajang silaturahmi untuk mempererat persaudaraan di wilayah Kabupaten Minahasa Utara.

(Humas Polres Minahasa Utara)