Sabtu, 08 Agustus 2026

Polda Sulut Meriahkan Parade Kendaraan Hias TIFF 2026 di Kota Tomohon

TOMOHON, Humas Polda Sulut - Polda Sulawesi Utara (Sulut) turut memeriahkan rangkaian Tomohon International Flower Festival (TIFF) 2026 melalui parade kendaraan hias yang digelar di Kota Tomohon, Sabtu (8/8/2026).

Dalam parade tersebut, Polda Sulut menampilkan satu unit kendaraan yang dihias dengan aneka bunga warna-warni. Kendaraan tersebut tampil semarak dengan tulisan “Polda Sulut”, serta dilengkapi berbagai ornamen dan ikon kepolisian dan Bhayangkari.

Kehadiran personel Polri berseragam juga semakin menambah semarak parade. Sejumlah anggota Polri terlihat mengenakan seragam dinas dan baret merah Reskrim, didampingi anggota Bhayangkari, menyapa masyarakat serta peserta parade yang menyaksikan kemeriahan TIFF 2026.

Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Alamsyah P. Hasibuan, mengatakan, keikutsertaan Polda Sulut dalam parade kendaraan hias merupakan bentuk partisipasi untuk turut memeriahkan pelaksanaan TIFF 2026.

“Keikutsertaan Polda Sulut dalam parade kendaraan hias ini merupakan bentuk partisipasi kami untuk turut memeriahkan TIFF 2026 di Kota Tomohon,” ujar Alamsyah.

Menurutnya, kehadiran Polda Sulut dalam kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya untuk membangun kedekatan antara Polri dengan masyarakat melalui momentum perayaan yang melibatkan berbagai elemen masyarakat.

Parade kendaraan hias menjadi salah satu daya tarik dalam pelaksanaan TIFF 2026. Berbagai kendaraan dengan dekorasi bunga dan ornamen kreatif ditampilkan untuk menghibur masyarakat sekaligus memperkenalkan keindahan dan kekayaan bunga Kota Tomohon.

Biddokkes Polda Sulut Siagakan 11 Tenaga Medis dan 3 Ambulans Polri Dukung TIFF 2026

TOMOHON, Humas Polda Sulut - Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Sulawesi Utara turut ambil bagian dalam mendukung pelaksanaan Tomohon International Flower Festival (TIFF) 2026 yang digelar di Kota Tomohon, Sabtu (8/8/2026).

Sebagai bentuk dukungan terhadap salah satu agenda internasional tersebut, Biddokkes Polda Sulut mengerahkan sebanyak 11 tenaga medis serta 3 unit ambulans Polri untuk memberikan pelayanan kesehatan selama rangkaian kegiatan berlangsung.

Belasan tenaga medis tersebut akan bersinergi dengan tenaga kesehatan dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dan Pemerintah Kota Tomohon. Mereka disiagakan untuk memberikan pertolongan dan pelayanan kesehatan kepada peserta, tamu undangan, maupun masyarakat yang menyaksikan langsung kemeriahan TIFF 2026.

Kabiddokkes Polda Sulut AKBP dr. Tasrif mengatakan, keterlibatan Biddokkes merupakan bagian dari komitmen Polri dalam memberikan dukungan maksimal terhadap pelaksanaan kegiatan internasional di Sulawesi Utara.

“Kami menyiagakan 11 tenaga medis dan tiga unit ambulans Polri untuk mendukung pelaksanaan TIFF 2026. Tenaga medis kami akan bersinergi dengan tenaga kesehatan dari Pemprov Sulut dan Pemkot Tomohon, sehingga pelayanan kesehatan bagi peserta, tamu maupun masyarakat yang hadir dapat diberikan secara cepat dan optimal,” ujar AKBP dr. Tasrif.

Menurutnya, kesiapsiagaan tenaga kesehatan menjadi hal penting dalam kegiatan yang melibatkan banyak orang. Karena itu, personel Biddokkes Polda Sulut ditempatkan untuk memastikan dukungan medis dapat diberikan apabila sewaktu-waktu dibutuhkan.

“Prinsipnya kami siap memberikan pelayanan kesehatan dan pertolongan pertama apabila ada peserta, tamu atau penonton yang membutuhkan. Kami berharap seluruh rangkaian TIFF 2026 dapat berjalan aman, lancar dan masyarakat dapat menikmati kegiatan ini dengan nyaman,” tambahnya.

Kapolda Bersama Wakapolda Hadiri TIFF 2026, Polda Sulut Dukung Pariwisata dan Jamin Keamanan

TOMOHON, Humas Polda Sulut - Kapolda Sulawesi Utara Irjen Pol Roycke Harry Langie bersama Wakapolda Sulut Brigjen Pol Awi Setiyono menghadiri gelaran internasional Tomohon International Flower Festival (TIFF) 2026 yang berlangsung di Kota Tomohon, Sabtu (8/8/2026).

Kehadiran pimpinan Polda Sulut dalam ajang internasional tersebut merupakan bentuk dukungan Polri terhadap pengembangan sektor pariwisata Sulawesi Utara agar semakin dikenal di tingkat nasional maupun dunia internasional.

Selain memberikan dukungan terhadap promosi pariwisata, Polda Sulut juga memastikan aspek keamanan selama pelaksanaan TIFF 2026. Pengamanan dilakukan untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada seluruh peserta, masyarakat, wisatawan, maupun para pengunjung yang hadir menyaksikan rangkaian kegiatan.

Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Alamsyah P. Hasibuan mengatakan, kehadiran Kapolda dan Wakapolda Sulut merupakan wujud nyata dukungan Polri terhadap berbagai kegiatan yang dapat memperkenalkan potensi pariwisata Sulawesi Utara ke dunia internasional.

“Polri melalui Polda Sulut tentunya memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan TIFF 2026. Ini merupakan salah satu momentum untuk semakin memperkenalkan pariwisata Sulawesi Utara di mata dunia,” ujar Kombes Pol Alamsyah.

Ia menambahkan, aspek keamanan menjadi bagian penting dalam menyukseskan kegiatan internasional tersebut. Karena itu, Polda Sulut bersama jajaran terkait terus memastikan seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung dengan aman, tertib dan lancar.

“Kami ingin seluruh peserta dan pengunjung dapat menikmati rangkaian TIFF 2026 dengan aman dan nyaman. Kehadiran personel Polri di lapangan adalah bagian dari upaya memberikan rasa aman sekaligus mendukung suksesnya kegiatan ini,” jelasnya.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah, Polri, masyarakat dan seluruh pihak terkait sangat diperlukan agar TIFF 2026 tidak hanya menjadi agenda pariwisata, tetapi juga mampu memberikan dampak positif bagi perekonomian dan citra Sulawesi Utara.

“Harapan kami, TIFF 2026 dapat berjalan sukses dan semakin memperkuat posisi Sulawesi Utara sebagai salah satu destinasi pariwisata yang mampu bersaing dan dikenal di tingkat internasional,” pungkas Kombes Pol Alamsyah P. Hasibuan.

Jelang Puncak TIFF 2026, Polisi Perketat Pemeriksaan Pengunjung di Area Utama

TOMOHON, Humas Polda Sulut - Pengamanan pelaksanaan Tomohon International Flower Festival (TIFF) 2026 diperketat. Personel Direktorat Pengamanan Objek Vital (Ditpamobvit) Polda Sulawesi Utara melakukan pemeriksaan terhadap barang bawaan tamu dan pengunjung sebelum memasuki area utama festival, Sabtu (8/8).

Pemeriksaan berlangsung di pintu masuk yang berjarak sekitar 200 meter dari panggung utama di kawasan Menara Alfa Omega, Kota Tomohon.

Untuk memastikan keamanan, petugas menggunakan alat pendeteksi khusus serta security door (secdoor). Setiap barang bawaan diperiksa secara teliti guna mencegah masuknya benda yang dapat membahayakan keamanan selama kegiatan berlangsung.

Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Alamsyah P. Hasibuan mengatakan, pemeriksaan tersebut merupakan bagian dari prosedur pengamanan yang telah ditetapkan.

“Pemeriksaan ini untuk memastikan para tamu maupun pengunjung tidak membawa barang-barang berbahaya dan terlarang,” ujar Kombes Pol Hasibuan.

Pengamanan tersebut dilakukan bertepatan dengan pelaksanaan Tournament of Flower (ToF), agenda puncak TIFF 2026 yang menjadi salah satu rangkaian utama festival bunga internasional di Kota Tomohon.

Dalam kegiatan ToF, masyarakat dan wisatawan dapat menyaksikan parade kendaraan yang dihias menggunakan bunga segar hasil pertanian dari dataran tinggi Tomohon. Parade tersebut melibatkan berbagai unsur, mulai dari instansi pemerintah dan swasta hingga peserta dari sejumlah negara asing.

Dengan pengamanan di sejumlah titik, aparat kepolisian berupaya memastikan seluruh rangkaian puncak TIFF 2025 berlangsung aman, tertib, dan nyaman bagi peserta maupun masyarakat yang hadir.

Jelang Puncak TIFF 2026, Polisi Perketat Pemeriksaan Pengunjung di Area Utama

TOMOHON, Humas Polda Sulut - Pengamanan pelaksanaan Tomohon International Flower Festival (TIFF) 2026 diperketat. Personel Direktorat Pengamanan Objek Vital (Ditpamobvit) Polda Sulawesi Utara melakukan pemeriksaan terhadap barang bawaan tamu dan pengunjung sebelum memasuki area utama festival, Sabtu (8/8).

Pemeriksaan berlangsung di pintu masuk yang berjarak sekitar 200 meter dari panggung utama di kawasan Menara Alfa Omega, Kota Tomohon.

Untuk memastikan keamanan, petugas menggunakan alat pendeteksi khusus serta security door (secdoor). Setiap barang bawaan diperiksa secara teliti guna mencegah masuknya benda yang dapat membahayakan keamanan selama kegiatan berlangsung.

Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Alamsyah P. Hasibuan mengatakan, pemeriksaan tersebut merupakan bagian dari prosedur pengamanan yang telah ditetapkan.

“Pemeriksaan ini untuk memastikan para tamu maupun pengunjung tidak membawa barang-barang berbahaya dan terlarang,” ujar Kombes Pol Hasibuan.

Pengamanan tersebut dilakukan bertepatan dengan pelaksanaan Tournament of Flower (ToF), agenda puncak TIFF 2026 yang menjadi salah satu rangkaian utama festival bunga internasional di Kota Tomohon.

Dalam kegiatan ToF, masyarakat dan wisatawan dapat menyaksikan parade kendaraan yang dihias menggunakan bunga segar hasil pertanian dari dataran tinggi Tomohon. Parade tersebut melibatkan berbagai unsur, mulai dari instansi pemerintah dan swasta hingga peserta dari sejumlah negara asing.

Dengan pengamanan di sejumlah titik, aparat kepolisian berupaya memastikan seluruh rangkaian puncak TIFF 2025 berlangsung aman, tertib, dan nyaman bagi peserta maupun masyarakat yang hadir.

Biddokkes Polda Sulut Siagakan Tim Food Safety di TIFF 2026, Keamanan Makanan Jadi Perhatian

TOMOHON, Humas Polda Sulut - Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Sulawesi Utara (Sulut) menurunkan tim food safety dalam pelaksanaan Tomohon International Flower Festival (TIFF) 2026 di Kota Tomohon, Sabtu (8/8/2026).

Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari dukungan pelayanan kesehatan dalam memastikan keamanan pangan selama berlangsungnya salah satu event internasional unggulan Sulawesi Utara tersebut.

Tim food safety Biddokkes Polda Sulut melakukan pemantauan terhadap makanan dan minuman yang disediakan bagi tamu yang hadir dalam rangkaian kegiatan TIFF 2026. Pemeriksaan dilakukan sebagai upaya pencegahan terhadap potensi gangguan kesehatan akibat konsumsi makanan dan minuman yang tidak memenuhi standar keamanan.

Kabid Dokkes Polda Sulut, AKBP dr. Tasrif, mengatakan bahwa aspek kesehatan menjadi bagian penting dalam mendukung kelancaran dan keamanan pelaksanaan TIFF 2026.

“Kami dari Biddokkes Polda Sulut menurunkan tim food safety untuk melakukan pengawasan dan pemeriksaan terhadap makanan dan minuman yang dikonsumsi selama kegiatan. Ini merupakan langkah preventif untuk memastikan makanan yang disajikan aman dan layak dikonsumsi,” ujar AKBP dr. Tasrif.

Menurutnya, pengawasan food safety tidak hanya bertujuan menemukan potensi makanan yang tidak aman, tetapi juga memberikan edukasi kepada para penyedia makanan agar memperhatikan kebersihan, proses pengolahan, penyimpanan, hingga penyajian.

“Harapan kami seluruh rangkaian TIFF 2026 dapat berjalan dengan aman dan lancar, termasuk dari aspek kesehatan. Kami mengimbau seluruh pihak yang menyediakan makanan agar selalu memperhatikan kebersihan dan keamanan pangan,” tambahnya.

Kehadiran tim food safety Biddokkes Polda Sulut menjadi bagian dari sinergi pelayanan dan pengamanan kesehatan dalam mendukung TIFF 2026 yang dihadiri masyarakat, wisatawan, serta peserta dari berbagai daerah dan mancanegara.

Dengan pengawasan tersebut, diharapkan pelaksanaan TIFF 2026 tidak hanya berlangsung meriah, tetapi juga memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh peserta dan pengunjung yang menikmati rangkaian kegiatan di Kota Tomohon.

​Polda Sulut Gelar Apel Pengamanan TIFF 2026 di Tomohon: Tegaskan Pengamanan Humanis dan Pengawasan Ketat

​TOMOHON, Humas Polda Sulut - Beberapa jam menjelang gelaran Tournament of Flowers dalam iven Tomohon International Flower Festival (TIFF) 2026, Kepolisian Daerah Sulawesi Utara (Polda Sulut) menggelar Apel Kesiapan Pengamanan di Kota Tomohon pada Sabtu (8/8/2026).

Apel gabungan ini dipimpin langsung oleh Dirsamapta Polda Sulut Kombes Pol M. Zamroni bersama Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Alamsyah P. Hasibuan.

​Kegiatan apel ini diikuti oleh jajaran personel dari TNI, Polda Sulut, Polres Tomohon beserta Polres tetangga, Pemerintah Kota Tomohon, hingga jajaran BKO lintas instansi.

​Dalam penyampaian arahannya saat memimpin apel, Dirsamapta Polda Sulut Kombes Pol M. Zamroni menekankan pentingnya evaluasi pengamanan dari pelaksanaan tahun-tahun sebelumnya. Beliau menyoroti perubahan dinamika kerawanan yang harus diantisipasi dengan penyesuaian pola pengamanan di tiap titik ploting.

​"Pola pengamanan terus berubah seiring dinamika masyarakat. Evaluasi dari event sebelumnya harus kita terapkan, terutama terkait ketertiban di area panggung utama dan ring VIP," tegas Kombes Pol M. Zamroni.

​Beberapa poin krusial yang ditegaskan dalam pengamanan TIFF 2026 meliputi sterilisasi area panggung utama, pemeriksaan akses dan ID Card, ​personel diminta menerapkan SOP secara tegas namun tetap humanis serta mengedepankan komunikasi yang baik melalui penggunaan alat komunikasi (HT), serta sterilisasi jalur dan kantong parkir.

​Sementara itu, Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Alamsyah P. Hasibuan mengingatkan seluruh personel untuk menjaga sikap, profesionalitas, dan integritas selama bertugas. Mengingat TIFF merupakan ajang internasional yang dihadiri tamu mancanegara dan diliput secara luas oleh media maupun masyarakat umum, setiap tindakan personel di lapangan akan mencerminkan citra institusi dan daerah.

​"Pahami tugas masing-masing, jangan tinggalkan pos, dan jadikan tingginya perhatian publik sebagai peluang untuk menampilkan pelayanan Polri dan TNI yang profesional, humanis, serta membanggakan," ujar Kombes Pol Alamsyah.

​Dengan kesiapan pengamanan gabungan ini, diharapkan seluruh rangkaian kegiatan festival internasional di Kota Tomohon dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan sukses.

Festival ini mengusung tema "Collaboration of Spirit" dan berlangsung dari tanggal 7 hingga 12 Agustus 2026. Rangkaian acaranya meliputi Tournament of Flowers (Parade kendaraan hias bunga), Tomohon Flower Carnival (Karnaval busana tema bunga), Tourism, Trade, Investment and Floriculture Expo, serta Diplomatic Tour bersama perwakilan negara asing

Pererat Sinergitas dengan Tokoh Agama, Bhabinkamtibmas Polsek Likupang Gelar Silaturahmi di Masjid Nurul Bilad

Airmadidi, Humas Polres Minut – Dalam upaya mewujudkan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) yang kondusif, Kepolisian Sektor (Polsek) Likupang melalui Bhabinkamtibmas terus mengintensifkan kegiatan sambang ke tengah masyarakat. Jumat (07/08/2026) malam. 

Bhabinkamtibmas Desa Likupang Dua, Aipda Achmad Nasucha, melaksanakan kegiatan Silaturahmi dan Jurikoh bersama Tokoh Agama (Toga) dan masyarakat di Masjid Nurul Bilad, Desa Likupang Dua, Kecamatan Likupang Timur, Kabupaten Minahasa Utara.

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 19.30 WITA hingga selesai ini berjalan dalam suasana yang hangat dan penuh keakraban. dalam kegiatan tatap muka bersama Tokoh Agama / Imam Masjid Nurul Bilad Desa Likupang Dua dan Para Jamaah Masjid dan Warga Masyarakat Desa Likupang Dua

Dalam rangkaian kegiatan Jurikoh dan silaturahmi ini, Aipda Achmad Nasucha secara proaktif menyambangi para jamaah dan masyarakat yang sedang beraktivitas. Tujuan utamanya adalah untuk menjalin kedekatan emosional serta mendengarkan aspirasi warga secara langsung.

Di sela-sela perbincangan, Bhabinkamtibmas memberikan sejumlah imbauan kamtibmas yang edukatif. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya para tokoh agama yang memiliki peran sentral di tengah umat, untuk bersinergi dengan kepolisian dalam menjaga keamanan lingkungan masing-masing.

"Kami mengimbau kepada seluruh warga masyarakat yang sedang beraktivitas untuk selalu waspada dan peduli terhadap lingkungan sekitar. Mari kita bersama-sama menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman, damai, dan kondusif," pesan Aipda Achmad Nasucha di hadapan para jamaah.

Lebih lanjut, guna memastikan quick response (respons cepat) dari kepolisian terhadap segala bentuk aduan masyarakat, Bhabinkamtibmas juga menyampaikan pentingnya komunikasi yang intens antara warga dan Polsek Likupang.

"Apabila bapak-bapak atau warga sekalian mengetahui, melihat, atau mengalami hal-hal yang berpotensi mengganggu kamtibmas, kami sangat menyarankan untuk segera menghubungi pihak kepolisian atau Bhabinkamtibmas setempat. Dengan informasi yang cepat, kami dari pihak kepolisian dapat sesegera mungkin mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk mengambil tindakan pencegahan maupun penyelesaian," tegasnya.

Kegiatan silaturahmi ini disambut baik oleh Imam Masjid, Tokoh Agama, dan para jamaah. Melalui pendekatan dialogis dan kehadiran polisi di tengah masyarakat, Polsek Likupang berharap sinergitas antara Polri dan masyarakat di wilayah hukum Polsek Likupang dapat terus terjalin kuat, sehingga tercipta rasa aman dan nyaman bagi seluruh warga. 

Jumat, 07 Agustus 2026

​Polda Sulut Terjunkan 520 Personel Gabungan Amankan Agenda Internasional TIFF 2026 di Tomohon

​MANADO, Humas Polda Sulut - Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Utara (Sulut) menyatakan kesiapan penuh dalam mengamankan jalannya perhelatan internasional Tomohon International Flower Festival (TIFF) 2026 yang digelar di Kota Tomohon.

Sebanyak 520 personel gabungan dari Polda Sulut hingga jajaran Polres dikerahkan guna menjamin kelancaran, keamanan, dan ketertiban selama agenda pariwisata tersebut berlangsung.

​Kesiapan pengamanan ini tertuang dalam Surat Perintah Kapolda Sulut. Pengamanan resmi diberlakukan mulai Sabtu, 8 Agustus 2026.

​Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Alamsyah P. Hasibuan menegaskan bahwa pihak kepolisian telah memetakan skema pengamanan secara menyeluruh, mulai dari pengawalan tamu VVIP/VIP negara sahabat, pengamanan rute parade, panggung utama, hingga pengaturan arus lalu lintas di wilayah Tomohon dan sekitarnya.

​"Polda Sulawesi Utara bersama Polres Tomohon dan jajaran siap menyukseskan serta mengamankan agenda internasional Tomohon International Flower Festival (TIFF) 2026. Ratusan personel gabungan disiagakan di berbagai titik strategis, baik untuk pengamanan terbuka, tertutup, pengawalan kontingen dari berbagai negara sahabat, hingga rekayasa lalu lintas," ujar Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Alamsyah P. Hasibuan, Jumat (7/8/2026).

​Lebih lanjut, Kabid Humas menjelaskan bahwa ketersediaan personel pengamanan melibatkan pelbagai satuan kerja (Satker) polda, mulai dari Satuan Brimob, Dit Samapta, Dit Lantas, Dit Pamobvit, Dit Intelkam, Dit Reskrimum, Dit Reskrimsus, Bid Dokkes, hingga Bintara pendamping negara peserta (Liaison Officer).

​"Pengamanan ini dibagi dalam beberapa ring pengamanan. Untuk area panggung utama, panggung VIP, lokasi start hingga finish di Stadion Babe Palar, hingga 17 jalur simpul jalan utama di Tomohon, semuanya sudah diploting personel penanggung jawab (Padal) demi mengantisipasi potensi kemacetan dan gangguan kamtibmas," jelasnya.

​Tak hanya itu, Polda Sulut juga menyiapkan tim medis dari Bid Dokkes dan tim Satbrimob dalam rangka sterilisasi, guna mengantisipasi segala bentuk kontinjensi. Personel juga disebar untuk melakukan pengamanan melekat bagi delegasi dan negara tamu peserta festival.

​"Kami mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat, baik warga Kota Tomohon maupun para wisatawan domestik dan mancanegara, untuk bersama-sama menjaga ketertiban, mematuhi arahan petugas di lapangan, serta menyukseskan perhelatan TIFF 2026 agar berjalan aman, nyaman, dan kondusif," imbau Kabid Humas.

Sinergi TNI-Polri dan Instansi Terkait Padamkan Karhutla di Lereng Gunung Soputan

MINAHASA, Humas Polda Sulut - Personel Satuan Brimob Polda Sulawesi Utara bersama unsur TNI dan instansi terkait melaksanakan upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di lereng Gunung Soputan. Kegiatan ini merupakan bentuk sinergi lintas instansi dalam mengendalikan api agar tidak meluas ke kawasan hutan maupun permukiman warga.

Dalam proses pemadaman, personel gabungan berjibaku memadamkan titik-titik api dengan peralatan yang tersedia serta melakukan pemantauan di sejumlah lokasi yang terdampak.

Medan yang terjal dan kondisi cuaca menjadi tantangan tersendiri, namun tidak mengurangi semangat personel dalam menjalankan tugas kemanusiaan tersebut.

Selain melakukan pemadaman, petugas juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran hutan dan lahan, terutama di musim kemarau, serta segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila menemukan titik api.

"Polda Sulawesi Utara berkomitmen mendukung upaya penanggulangan kebakaran hutan dan lahan melalui pelibatan personel di seluruh jajaran, sesuai tugas pokok dan fungsi kepolisian serta berkoordinasi dengan pemerintah daerah, TNI, BPBD, dan instansi terkait lainnya," ujar Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Alamsyah P. Hasibuan.

Personel Polri melaksanakan langkah-langkah pencegahan, patroli di wilayah rawan, edukasi kepada masyarakat, serta membantu proses pemadaman apabila terjadi karhutla.

Selain itu, Polri juga melakukan penegakan hukum terhadap pihak-pihak yang dengan sengaja melakukan pembakaran hutan maupun lahan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

"Kami mengimbau seluruh masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar dan segera melaporkan kepada aparat apabila menemukan titik api, sehingga dapat ditangani sedini mungkin dan tidak meluas. Sinergi seluruh elemen masyarakat sangat diperlukan untuk menjaga kelestarian lingkungan serta mencegah dampak karhutla terhadap kesehatan, ekonomi, dan keselamatan masyarakat," pungkas Kabid Humas.

Respons Cepat, Polres Minahasa Utara Dan Polsek Kauditan Berhasil Redam Kericuhan Suporter Voli Di Desa Treman

Airmadidi, Humas Polres Minut — Kepolisian Resor (Polres) Minahasa Utara beserta jajaran Polsek Kauditan menunjukkan respons cepat dalam menjaga Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas). Petugas gabungan berhasil meredam dan mengendalikan perselisihan antar-suporter dalam laga bola voli yang digelar di Lapangan Kantor Desa Treman, Kecamatan Kauditan, pada Jumat (7/8/2026) malam.

Peristiwa kericuhan tersebut terjadi sekitar pukul 22.00 WITA, saat berlangsungnya pertandingan antara Tim Bola Voli Putra Desa Watudambo Dua melawan Tim Desa Kaima. Di tengah jalannya pertandingan, terjadi gesekan antar-suporter yang berujung pada aksi saling lempar air minum kemasan. Situasi yang sempat tidak terkendali membuat wasit mengambil tindakan tegas dengan menghentikan pertandingan.

Merespons gangguan tersebut, Hukum Tua Desa Watudambo Dua, Ibu Idha Rotty, segera berkoordinasi dan melaporkan kejadian kepada pihak Polsek Kauditan.

Menindaklanjuti laporan masyarakat, Piket SPKT Polres Minahasa Utara yang dipimpin langsung oleh Kabag Ops Polres Minut, AKP Gede Indra Asti Angga Pratama, S.I.K., M.H., bersama Kapolsek Kauditan, Ipda Romy Sumampouw, beserta personel piket langsung mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Setibanya di lokasi, aparat kepolisian langsung mengambil langkah persuasif dan tegas untuk mengamankan situasi. Petugas memberikan imbauan Kamtibmas dan mengarahkan kedua kubu suporter, baik dari Desa Watudambo Dua maupun Desa Kaima, untuk segera membubarkan diri dan kembali ke rumah masing-masing dengan tertib.

Kapolsek Kauditan, Ipda Romy Sumampouw, menjelaskan bahwa kehadiran anggota Polri di tengah masyarakat adalah wujud komitmen dalam memberikan rasa aman dan mencegah eskalasi konflik yang dapat memicu tawuran antar-kampung.

"Kami langsung berkoordinasi dengan Hukum Tua Desa Watudambo Dua dan Hukum Tua Desa Kaima untuk memastikan seluruh suporter pulang ke rumah masing-masing. Alhamdulillah, berkat kesigapan personel dan kerja sama dari perangkat desa, situasi di TKP dapat segera dikendalikan dan kondusif," ujar Ipda Romy Sumampouw.

Sebagai langkah preemtif dan preventif untuk pertandingan lanjutan, pihak Kepolisian bersama unsur Muspika telah menggelar mediasi. Kapolsek Kauditan bersama Camat Kauditan, Ibu Filma Anthony, S.H., M.H., langsung melaksanakan dialog dengan aparat Desa Kaima serta panitia penyelenggara turnamen.

Dalam dialog tersebut, disepakati bahwa akan ada penebalan pengamanan dari personel gabungan Polres Minahasa Utara dan Polsek Kauditan guna mengantisipasi potensi gangguan Kamtibmas di laga-laga berikutnya.

Polres Minahasa Utara mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat, khususnya para pendukung tim olahraga, untuk senantiasa menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas. Perbedaan dukungan diharapkan tidak menjadi pemicu perpecahan, melainkan sebagai ajang silaturahmi untuk mempererat persaudaraan di wilayah Kabupaten Minahasa Utara.

(Humas Polres Minahasa Utara)

Kamis, 06 Agustus 2026

Respons Cepat Padamkan Kebakaran Lahan Jagung di Desa Suwaan, Polsek Airmadidi Imbau Warga Cegah Karhutla

Airmadidi, Humas Polres Minut – Kepolisian Sektor (Polsek) Airmadidi bergerak cepat mengatasi insiden kebakaran lahan perkebunan jagung yang terjadi di Desa Suwaan, Jaga 2, Kecamatan Kalawat, pada Rabu malam (5/8/2026).

Berdasarkan keterangan saksi mata di lokasi kejadian, Arce Singal (48) dan Adel Lolong (47), peristiwa ini pertama kali diketahui sekitar pukul 21.00 WITA. Saat keduanya sedang berada di dalam rumah, mereka mendengar bunyi percikan api dari arah luar.

Ketika keluar untuk melakukan pengecekan, para saksi mendapati sebuah sabuah (pondok/gubuk perkebunan) yang berdekatan dengan rumah mereka telah dilalap si jago merah. Mengetahui hal tersebut, saksi langsung menghubungi pihak Kepolisian setempat, setibanya anggota Polsek Airmadidi dilokasi langsung berinisiatif memadamkan api menggunakan peralatan seadanya guna mencegah rambatan api yang lebih luas.

Dari hasil pemeriksaan awal, pihak kepolisian menduga penyebab terjadinya kebakaran berasal dari api tungku di dalam sabuah yang lupa dimatikan oleh pemiliknya saat ditinggalkan.

Menyikapi kejadian ini, Polsek Airmadidi mengeluarkan imbauan keras kepada seluruh elemen masyarakat agar lebih waspada, terutama mengingat faktor cuaca kemarau dan angin kencang yang dapat membuat titik api sekecil apa pun merambat dengan sangat cepat.

Guna mencegah peristiwa serupa terulang kembali, pihak kepolisian merekomendasikan tiga langkah antisipasi penting bagi masyarakat:
1. Hindari Membakar Lahan dan Sampah Sembarangan: Masyarakat dilarang keras membuka lahan perkebunan dengan cara dibakar. Selain itu, hindari membakar sampah tanpa pengawasan, karena hembusan angin kencang dapat menerbangkan bara api ke area yang mudah terbakar.
3. Waspada Buang Puntung Rokok: Pastikan puntung rokok telah dimatikan sepenuhnya sebelum dibuang. Jangan pernah membuang puntung rokok yang masih menyala ke area rumput atau ilalang kering.
4. Tingkatkan Kewaspadaan dan Cegah Kelalaian: Pastikan mematikan seluruh sumber api (tungku, kompor, atau perapian) sebelum meninggalkan rumah maupun sabuah perkebunan. Kelalaian kecil dapat memicu kerugian material yang besar bahkan mengancam keselamatan jiwa.

Kepolisian berharap masyarakat dapat terus bersinergi dan segera melaporkan kepada pihak berwajib apabila melihat adanya potensi titik api atau gangguan Kamtibmas lainnya di lingkungan sekitar.

Polda Sulut Perkenalkan Face Recognition Terintegrasi Data KTP, Siap Amankan TIFF Tomohon 2026

MANADO, Humas Polda Sulut - Polda Sulawesi Utara melalui Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) memperkenalkan teknologi Face Recognition yang terintegrasi dengan data Kartu Tanda Penduduk (KTP). Perangkat ini akan dimanfaatkan untuk mendukung proses identifikasi, penyelidikan tindak pidana, sekaligus memperkuat pengamanan berbagai agenda berskala nasional dan internasional.

Teknologi tersebut hadir dalam bentuk perangkat portabel yang dilengkapi kamera 360 derajat dan didukung jaringan internet satelit Starlink. Dengan dukungan tersebut, sistem tetap dapat beroperasi secara optimal meski berada di wilayah dengan keterbatasan jaringan internet.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sulut Kombes Pol Suryadi mengatakan, perangkat tersebut merupakan bantuan dari Bareskrim Polri untuk meningkatkan kemampuan Unit Identifikasi (Inafis) dalam menjalankan tugas di lapangan.

"Unit Identifikasi Polda Sulawesi Utara telah menerima dukungan peralatan baru dari Bareskrim Polri berupa sistem Face Recognition dan perangkat internet portabel Starlink," ujar Suryadi usai peluncuran di Mapolda Sulut, Rabu (5/8/2026).

Menurutnya, sistem Face Recognition mampu mengenali wajah seseorang secara cepat, kemudian mencocokkannya dengan basis data kependudukan sehingga identitas dapat ditampilkan secara otomatis pada layar komputer.

Ia menjelaskan, teknologi tersebut dapat digunakan untuk mendeteksi, melacak, serta mengidentifikasi pelaku tindak pidana, residivis, Daftar Pencarian Orang (DPO), hingga individu yang dicurigai.

"Ketika kamera merekam wajah seseorang yang melintas, sistem akan secara otomatis mencocokkan data dan menampilkan identitas yang bersangkutan," jelasnya.

Selain perangkat pengenal wajah, Polda Sulut juga memperoleh perangkat Starlink portabel yang berfungsi menjaga kestabilan koneksi internet saat petugas bertugas di daerah blank spot atau wilayah dengan sinyal yang terbatas.

Teknologi ini dijadwalkan menjalani uji coba perdana pada ajang Tournament of Flowers (TIFF) Tomohon 2026 yang berlangsung pada 7–12 Agustus 2026. Perangkat akan ditempatkan di pintu masuk tamu VVIP sebagai bagian dari sistem pengamanan, mengingat kegiatan tersebut akan dihadiri perwakilan dari 10 negara.

Kombes Pol Suryadi menegaskan, pemanfaatan teknologi ini menjadi bagian dari upaya Polri dalam meningkatkan deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan pada kegiatan yang melibatkan banyak peserta maupun tamu internasional.

"Dukungan masyarakat tetap menjadi faktor penting dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban. Informasi yang disampaikan masyarakat, tetap dibutuhkan sebagai pelengkap kemampuan teknologi yang dimiliki kepolisian," pungkasnya.

Polda Sulut Kerahkan Helikopter Polri Pantau Karhutla Gunung Soputan, Pastikan Titik Api Padam

MANADO, Humas Polda Sulut - Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Sulawesi Utara mengerahkan Helikopter Polisi P-3002 untuk melakukan pemantauan udara terhadap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Gunung Soputan, Selasa (4/8/2026). Langkah ini dilakukan sebagai tindak lanjut atas laporan kebakaran sekaligus memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.

Pemantauan udara dipimpin langsung Karo Ops Polda Sulut Kombes Pol Ferry Raimond Ukoli, didampingi Direktur Polairud Polda Sulut Kombes Pol Bayuaji Yudha Prajas, Direktur Samapta Kombes Pol. Mohamad Zamroni, serta Dansat Brimob Kombes Pol Robby M. Samban.

Helikopter P-3002 lepas landas dari Bandara Internasional Sam Ratulangi pukul 15.07 WITA dengan kru yang terdiri dari Kompol M. Nur sebagai pilot, Ipda Surya sebagai co-pilot, Aiptu Mivi selaku mekanik, Bripda Akbar sebagai helper, dan Ipda Bilal Khatami sebagai Flight Operation Officer (FOO).

Dari hasil pemantauan udara, tim masih menemukan sejumlah titik yang mengeluarkan kepulan asap di sekitar lereng Gunung Soputan. Meski demikian, sebagian besar area yang sebelumnya terbakar telah berhasil dipadamkan melalui kerja sama TNI, Polri, Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara, dan unsur terkait lainnya.

Helikopter kemudian kembali mendarat dengan selamat di Bandara Sam Ratulangi pukul 16.17 WITA setelah berhasil mengumpulkan data visual sebagai bahan evaluasi dan penentuan langkah penanganan lanjutan.

Karo Ops Polda Sulut Kombes Pol Ferry Raimond Ukoli menjelaskan, peninjauan udara dilakukan atas instruksi Kapolda Sulut untuk memastikan proses pemadaman telah berjalan optimal.

"Dalam peninjauan ini kami memastikan lahan yang sebelumnya dipadamkan benar-benar aman dan tidak terdapat titik panas yang dapat memicu kebakaran kembali," ujarnya.

Ia menambahkan, jajaran Polres Minahasa Tenggara telah diperintahkan terus berkoordinasi dengan TNI dan pemerintah daerah untuk melakukan pendinginan lahan serta mengantisipasi munculnya titik api baru.

Polda Sulut juga mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara dibakar serta tetap menggunakan masker apabila kualitas udara menurun akibat sisa asap kebakaran.