Selasa, 28 Juli 2026

Bulutangkis Kapolri Cup 2026 Resmi Dibuka, Diikuti 1.219 Peserta dari Kategori Umum, Polri, dan Difabel


Jakarta – Kejuaraan Bulutangkis Kapolri Cup 2026 resmi dibuka di GOR Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Senin (27/7). Turnamen yang menjadi rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 ini mengusung tema “Membangun Prestasi untuk Negeri” sebagai wujud semangat “Polri untuk Masyarakat” melalui pembinaan olahraga yang inklusif dan berprestasi.

Dalam keterangannya, Irjen Pol. Mardiyono selaku ketua pelaksana kegiatan menyampaikan bahwa Kejuaraan Bulutangkis Kapolri Cup 2026 diselenggarakan di tiga lokasi, yakni GOR Universitas Negeri Jakarta, GOR Duren Sawit, dan GOR Kecamatan Pondok Bambu. Pembukaan dan penutupan dipusatkan di GOR UNJ, sementara pertandingan berlangsung di ketiga venue tersebut pada 27 Juli hingga 1 Agustus 2026.

“Bulutangkis Kapolri Cup 2026 tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga wadah membangun sportivitas, kebersamaan, dan mempererat sinergi antara Polri dengan masyarakat serta berbagai stakeholder lainnya,” ujar Irjen Pol. Mardiyono.

Ia menjelaskan, turnamen tahun ini diikuti sebanyak 1.219 peserta, terdiri dari 591 peserta kategori umum, 558 peserta kategori Polri, dan 70 peserta kategori difabel. Kategori yang dipertandingkan meliputi U-15 Pemula, U-17 Remaja, U-19 Taruna, kategori Polri, serta kategori difabel dengan pembagian berdasarkan klasifikasi disabilitas guna menjamin kompetisi yang adil dan setara.

Menurutnya, penyelenggaraan kejuaraan merupakan hasil kolaborasi Polri bersama PBSI dalam mendukung pembinaan olahraga nasional sekaligus menggandeng NPCI sebagai bentuk komitmen menghadirkan olahraga yang inklusif bagi atlet penyandang disabilitas.

“Harapannya, Bulutangkis Kapolri Cup 2026 tidak hanya melahirkan prestasi olahraga, tetapi juga memperkuat pembinaan olahraga, menumbuhkan sportivitas, dan mempererat hubungan Polri dengan masyarakat. Ini menjadi bagian dari semangat Polri Untuk Masyarakat,” ungkapnya.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal PP PBSI Ricky Soebagdja mengapresiasi konsistensi Polri dalam mendukung pembinaan atlet bulutangkis melalui penyelenggaraan kejuaraan yang masuk dalam kalender resmi PBSI tahun 2026.

“Kami berterima kasih kepada institusi Polri atas komitmennya menyelenggarakan kejuaraan ini. Atlet-atlet yang tampil di kategori pembinaan akan kami pantau sebagai calon atlet potensial untuk mengikuti seleksi nasional hingga pemusatan latihan nasional,” kata Ricky.

Di sisi lain, Ketua Umum NPCI Provinsi DKI Jakarta Yasin Onasie menyampaikan apresiasi atas keterlibatan atlet difabel dalam Kejuaraan Bulutangkis Kapolri Cup 2026.

“Terima kasih kepada Kapolri dan PBSI yang telah melibatkan NPCI untuk pertama kalinya. Ini merupakan wujud bahwa atlet penyandang disabilitas juga diberikan ruang untuk berkarya dan berprestasi bagi negeri,” ujarnya.

Selain memperebutkan gelar juara, para pemenang akan memperoleh sertifikat, medali, piala, serta uang pembinaan. Kejuaraan juga dimeriahkan dengan berbagai hiburan bagi masyarakat sebagai bagian dari upaya Polri mendekatkan diri kepada masyarakat melalui olahraga dan pembinaan generasi muda.

Antisipasi Kebakaran Akibat Cuaca Ekstrem, Polsek Likupang Gencarkan Edukasi dan Deteksi Dini di Desa Marinsow

Airmadidi, Humas Polres Minut – Kepolisian Sektor (Polsek) Likupang, Resor Minahasa Utara, terus mengintensifkan upaya pemeliharaan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas). Menghadapi cuaca panas dan angin kencang yang melanda wilayah akhir-akhir ini, Bhabinkamtibmas Polsek Likupang bersama instansi terkait melaksanakan kegiatan Cipta Kondisi dan Deteksi Dini di Balai Desa Marinsow, Kecamatan Likupang Timur, Senin (27/07/2026).

​Kegiatan yang dimulai pada pukul 09.00 WITA tersebut diprakarsai oleh Bhabinkamtibmas Aipda Achmad Nasucha. Turut hadir dalam giat ini Babinsa Likupang Sertu Jekson Runtuwene, Hukum Tua Desa Marinsow Gabriel Tamasengge, jajaran Badan Permusyawaratan Desa (BPD), perangkat desa, serta masyarakat Desa Marinsow.

​Dalam sambutannya, Aipda Achmad Nasucha menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari atensi dan perintah langsung Kapolres Minahasa Utara dan Kapolsek Likupang. Kehadiran Polri di tengah masyarakat bertujuan untuk memberikan edukasi sekaligus membangun kewaspadaan kolektif terhadap dampak cuaca ekstrem saat ini.

​"Mengingat saat ini cuaca sangat panas dan disertai angin kencang, percikan api sekecil apa pun akan sangat mudah merambat dan membesar. Kami mengimbau masyarakat untuk saling mengingatkan, menjaga keselamatan bersama, dan melindungi lingkungan kita dari risiko kebakaran," ujar Aipda Achmad Nasucha di hadapan para warga.

​Untuk mencegah terjadinya Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) maupun kebakaran di area pemukiman, Bhabinkamtibmas secara tegas menyampaikan Tiga Larangan Utama kepada seluruh warga:
1. ​Dilarang keras membakar sampah sembarangan di area pemukiman maupun kebun.
2. ​Dilarang menyalakan atau membuat perapian di lahan kering yang berpotensi memicu kebakaran luas.
3. ​Dilarang membuang puntung rokok sembarangan yang masih menyala.

​Di tempat yang sama, Hukum Tua Desa Marinsow, Gabriel Tamasengge, menyambut baik dan mendukung penuh langkah antisipatif dari pihak kepolisian dan TNI. Ia meminta seluruh warganya untuk mematuhi imbauan tersebut demi kebaikan bersama.

​Pelaksanaan Cipta Kondisi dan Deteksi Dini ini merupakan wujud nyata sinergitas TNI-Polri (Bhabinkamtibmas dan Babinsa) bersama Pemerintah Desa dalam mencegah serta menyelesaikan potensi-potensi permasalahan di kewilayahan sejak dini. Dengan adanya edukasi ini, diharapkan wilayah Hukum Polsek Likupang, khususnya Desa Marinsow, tetap dalam keadaan aman, terkendali, dan kondusif. 

Senin, 27 Juli 2026

Cegah Gangguan Kamtibmas dan Bahaya Karhutla, Polres Minut Masifkan Patroli Dialogis KRYD Malam Hari

Airmadidi, Humas Polres Minut — Dalam rangka memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat serta menjaga stabilitas Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas), Kepolisian Resor (Polres) Minahasa Utara (Minut) beserta jajaran Polsek secara rutin dan masif menggelar Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) melalui metode Patroli Dialogis pada malam hari, Minggu (26/07/2026).

Patroli KRYD ini menyasar sejumlah titik rawan, pusat keramaian, serta lokasi yang kerap menjadi tempat berkumpulnya pemuda. Petugas di lapangan melakukan pendekatan humanis melalui dialog dengan warga, sekaligus melakukan deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan seperti peredaran minuman keras (miras), senjata tajam (sajam), aksi premanisme, hingga balap liar.

Kapolres Minut AKBP Auliya Rifqie A. Djabar melalui Kasi Humas Polres Minut, Iptu Steven Surentu, menyampaikan bahwa kehadiran polisi di tengah masyarakat pada malam hari adalah wujud representasi negara dalam memberikan perlindungan dan pengayoman.

Selain fokus pada pencegahan kejahatan jalanan, Iptu Steven Surentu juga memberikan penekanan khusus dan imbauan mendesak kepada masyarakat terkait ancaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang meningkat akibat kondisi cuaca.

"Saat ini kita sedang menghadapi cuaca panas ekstrem yang disertai dengan angin kencang. Oleh karena itu, kami dari jajaran Polres Minut mengimbau dengan sangat agar masyarakat lebih waspada dan tidak melakukan tindakan yang dapat memicu kebakaran," ujar Iptu Steven Surentu.

Adapun beberapa poin penting imbauan dari Humas Polres Minut terkait pencegahan Karhutla meliputi:
1. Dilarang Membuka Lahan dengan Cara Dibakar: Mengingat angin kencang dapat dengan cepat menyebarkan titik api ke area permukiman atau hutan lindung.
2. Hati-hati Membuang Puntung Rokok: Pastikan puntung rokok sudah benar-benar padam sebelum dibuang, terutama di area yang banyak rumput atau dedaunan kering.
3. Awasi Pembakaran Sampah Domestik: Jika terpaksa membakar sampah di pekarangan, jangan ditinggalkan dan pastikan api benar-benar mati setelah selesai.

Kasi Humas juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus bersinergi dengan pihak kepolisian dalam menjaga lingkungan masing-masing.

"Kamtibmas yang kondusif adalah tanggung jawab kita bersama. Apabila masyarakat melihat adanya potensi gangguan keamanan, tindak pidana, ataupun melihat titik api (hotspot) sekecil apa pun, segera laporkan ke Bhabinkamtibmas setempat atau hubungi Layanan Polisi Call Center 110. Layanan ini gratis dan beroperasi 24 jam," tutup Iptu Steven Surentu.

Polres Minut berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat, memastikan situasi wilayah hukum Minahasa Utara tetap aman, sejuk, dan kondusif.

Minggu, 26 Juli 2026

Polsek Airmadidi Gerak Cepat Tangani Kebakaran Lahan Kosong Di Desa Maumbi, Kapolsek Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan

Airmadidi, Humas Polres Minut — Polsek Airmadidi Polres Minut merespons cepat laporan warga terkait peristiwa kebakaran lahan kosong di Desa Maumbi Jaga IX, Kecamatan Kalawat, Kabupaten Minahasa Utara, pada Sabtu (25/7/2026) siang.

Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 13.40 WITA tersebut menghanguskan area lahan kosong yang terletak tepat di belakang gudang bahan bangunan Catur Sentosa (CSA) dan kios RM. Bunga Trotoar.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun di Tempat Kejadian Perkara (TKP), api pertama kali diketahui oleh Amang Sangasi (41), seorang Satpam yang tengah bertugas. Ia melihat kepulan asap tebal dari arah belakang gudang. Saat diperiksa, lahan kosong tersebut telah dilalap si jago merah.

Api yang cepat membesar akibat tiupan angin kencang sempat merambat dan membakar sebagian material kayu di area belakang gudang. Saksi bersama sejumlah karyawan telah berupaya memadamkan api menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR), namun banyaknya titik api membuat upaya tersebut belum membuahkan hasil.

Kepanikan juga sempat dirasakan oleh Jaina Mahmud (53), pemilik kios RM. Bunga Trotoar. Sekira pukul 14.00 WITA, ia mendapati titik api sudah berjarak sekitar 10 meter dari tempatnya berjualan, sehingga ia langsung bergegas mengamankan barang-barang dagangannya.

Menerima laporan masyarakat, personel Polsek Airmadidi langsung diterjunkan ke lokasi untuk mengamankan TKP, melakukan Pengumpulan Bahan Keterangan (Pulbaket), serta berkoordinasi langsung dengan pihak Pemadam Kebakaran (Damkar) agar pemadaman dapat segera dilakukan sebelum api menjalar ke permukiman atau bangunan utama.

Kapolsek Airmadidi, Iptu Dedi Kodoati, membenarkan adanya peristiwa tersebut dan memastikan bahwa situasi kini telah tertangani. "Terkait penyebab pasti kebakaran, saat ini masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut. Namun, dari analisa sementara di lapangan, diduga kuat api berasal dari rerumputan kering yang tersulut oleh puntung rokok yang dibuang dalam keadaan masih menyala. Hal ini dimungkinkan karena terdapat akses jalan warga menuju perkebunan tepat di samping lokasi kejadian,"ujar Iptu Dedi Kodoati.

Menyikapi insiden ini dan memprediksi faktor cuaca saat ini, Kapolres Minut AKBP Auliya Rifqie A. Djabar, SIK, M.Si melalui Kapolsek Airmadidi mengeluarkan imbauan keras kepada seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan agar peristiwa serupa tidak terulang kembali. Masyarakat diminta untuk memperhatikan hal-hal berikut:
1. Hindari Pembakaran Lahan dan Sampah
2. Dilarang keras membuka lahan perkebunan dengan cara dibakar atau membakar sampah sembarangan. Angin kencang dapat dengan sangat cepat menerbangkan bara api ke area lain.
3. Jangan pernah membuang puntung rokok ke area rumput atau dedaunan kering. Pastikan bara rokok telah dimatikan sepenuhnya sebelum dibuang.
 4. Selalu waspada dan tanggap terhadap lingkungan sekitar, terutama di musim kemarau di mana faktor kelalaian manusia sekecil apa pun dapat memicu bencana besar.

"Kami dari kepolisian akan terus melakukan edukasi dan himbauan pencegahan kepada warga sekitar. Kami mohon kerja sama seluruh elemen masyarakat untuk saling menjaga lingkungan demi keselamatan bersama," tutup Kapolsek.

Kapolri Cup Shooting Championship 2026 Jadi Ajang Perkuat Sinergitas dan Pembinaan Atlet


Jakarta – Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. menyampaikan bahwa Kapolri Cup Shooting Championship 2026 tidak hanya menjadi ajang kompetisi menembak, tetapi juga momentum memperkuat sinergitas dan kemitraan antara Polri dengan berbagai elemen masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Kapolri saat pelaksanaan Kapolri Cup Shooting Championship 2026 yang digelar di Lapangan Tembak Hoegeng Iman Santoso, Korbrimob Polri, Kelapadua, Depok, Sabtu (25/7/2026).

Kapolri menjelaskan, kejuaraan tersebut diikuti oleh berbagai unsur, mulai dari TNI, Polri, kementerian dan lembaga, anggota DPR, komunitas olahraga menembak, atlet, hingga masyarakat umum. Sejumlah pimpinan redaksi media juga turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut.

"Memang sengaja kita mengundang mitra-mitra kita dari kementerian lembaga hingga DPR, untuk bersama-sama mengikuti kejuaraan, di samping itu juga tentunya untuk meningkatkan sinergitas. Bahkan juga teman-teman media hingga pimpinan redaksi juga ikut," ujar Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si.

Menurut Kapolri, keterlibatan berbagai pihak dalam kejuaraan tersebut menjadi bagian dari upaya Polri untuk terus membangun kolaborasi, kerja sama, dan kemitraan yang selama ini telah berjalan dengan baik.

"Ini juga bagian dari upaya kita terus untuk membangun sinergitas, membantu kerja sama dan kemitraan yang selama ini sudah berjalan dengan baik, dan juga diikuti oleh kesatuan-kesatuan, baik dari TNI, Polri, dan juga masyarakat umum dan ada beberapa yang juga atlet," jelasnya.

Selain memperkuat sinergitas, Kapolri Cup Shooting Championship 2026 juga menjadi sarana untuk meningkatkan keterampilan personel Polri. Menurut Kapolri, kemampuan menggunakan senjata merupakan salah satu keterampilan yang perlu terus diasah oleh personel karena berkaitan dengan pelaksanaan tugas di lapangan.

"Selain sinergitas yang kita bangun tentunya juga ini bagian dari upaya untuk melatih keterampilan, khususnya bagi anggota untuk betul-betul bisa mempersiapkan diri, karena memang memiliki tugas yang kadang-kadang juga harus menggunakan senjata," kata Kapolri.

Ia menekankan pentingnya personel memiliki keterampilan yang baik sehingga setiap tindakan yang dilakukan dalam pelaksanaan tugas dapat dijalankan secara tepat dan profesional.

Di sisi lain, kejuaraan tersebut juga menjadi bagian dari pembinaan dan persiapan atlet menembak untuk menghadapi berbagai kompetisi di tingkat nasional maupun internasional.

"Di satu sisi juga, kita juga mempersiapkan atlet-atlet saya kira untuk menjadi ajang, salah satu ajang event mereka sebelum mereka mengikuti berbagai macam lomba, baik di tingkat nasional maupun internasional," ungkapnya.

Kapolri Cup Shooting Championship 2026 berlangsung selama empat hari, mulai 23 hingga 26 Juli 2026. Pada penyelenggaraan tahun ini, kejuaraan mempertandingkan berbagai nomor dalam kategori IPSC (International Practical Shooting Confederation) dan Non-IPSC, baik untuk nomor handgun maupun PCC. Selain itu, terdapat pula kategori Tembak Presisi yang mempertandingkan nomor individu dan beregu dengan peserta dari berbagai jenjang kepangkatan personel Polri.

Beragam kategori tersebut menjadi ruang bagi para peserta untuk menguji kemampuan, kecepatan, ketepatan, konsistensi, serta pengambilan keputusan dalam kompetisi menembak. Para peserta terbaik dari setiap nomor akan mendapatkan penghargaan sebagai bentuk apresiasi atas prestasi yang diraih.

Kapolri berharap penyelenggaraan kejuaraan tersebut dapat menjadi ruang bersama untuk mempererat hubungan antarlembaga, komunitas olahraga, media, dan masyarakat, sekaligus meningkatkan kemampuan para peserta.

"Ini adalah acara kita bersama, dari kita semua dan untuk kita semua," tutur Kapolri.

Kapolri menambahkan, penyelenggaraan Kapolri Cup Shooting Championship 2026 sekaligus menjadi bagian dari rangkaian kegiatan dalam rangka memeriahkan Hari Bhayangkara ke-80.

"Ini bisa menyemarakkan rangkaian Hari Bhayangkara yang sedang kita laksanakan," pungkasnya.