Sabtu, 24 Oktober 2026

Kapolri: Tim Gabungan Sita Hampir 1,2 Ton Sabu dari Laboratorium Gelap di Aceh


PIDIE – Kepolisian bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Bea Cukai mengungkap laboratorium gelap pembuatan sabu yang diduga menjadi bagian dari jaringan narkotika internasional di Kabupaten Pidie, Aceh. Dalam pengungkapan tersebut, petugas menyita hampir 1,2 ton bruto narkotika, menjadikannya pengungkapan laboratorium gelap dengan barang bukti terbesar di Indonesia.

Penindakan dilakukan secara serentak pada 21 Oktober 2026 di lima lokasi yang tersebar di Kabupaten Pidie, Bireuen, Aceh Utara, dan Kota Lhokseumawe. Pengungkapan ini berawal dari pengembangan informasi intelijen serta pemantauan pergerakan jaringan dan logistik yang diduga digunakan untuk memproduksi sabu.

Di sebuah ruko di Kecamatan Mutiara Timur, Kabupaten Pidie, petugas menemukan laboratorium gelap yang diduga digunakan untuk mengolah meth oil atau sabu cair menjadi sabu kristal. Dari lokasi tersebut, petugas menyita 20 drum berisi meth oil, sekitar 500 kilogram sabu kristal, serta sejumlah peralatan produksi.

Secara keseluruhan, barang bukti yang disita dalam operasi tersebut mencapai hampir 1,2 ton bruto. Sebanyak 11 orang yang diamankan terdiri atas dua WNA dan sembilan WNI. Penyidik masih mendalami peran masing-masing serta kemungkinan keterkaitan mereka dengan jaringan narkotika internasional.

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, bahan narkotika cair tersebut diduga bergerak dari kawasan Asia Tenggara sebelum tiba di Aceh. Tim gabungan kemudian memantau pergerakan sejumlah orang yang diduga terlibat hingga menemukan lokasi yang digunakan sebagai laboratorium gelap.

Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto mengapresiasi kerja sama lintas lembaga dan dukungan masyarakat dalam pengungkapan tersebut.

“Saya ucapkan selamat atas pengungkapan dalam rangka menyelamatkan anak bangsa ini. Polisi dan masyarakat kita berhasil mengungkap jaringan narkoba skala besar,” kata Suyudi di Pidie, Jumat (23/10/2026).

Ia juga mengimbau masyarakat, khususnya pemilik ruko, kontrakan, dan rumah sewa, untuk memastikan identitas serta aktivitas penyewa dapat dipertanggungjawabkan.

“ Saya berpesan kepada seluruh masyarakat, khususnya pemilik ruko, kontrakan, atau rumah sewa, agar senantiasa selektif dan memastikan identitas serta aktivitas penyewa dapat dipertanggungjawabkan. Jangan apatis dengan lingkungan sekitar,” ujarnya.

Penyidik masih mendalami jaringan yang terlibat, mengejar sejumlah pihak yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO), serta menelusuri dugaan aliran dana hasil kejahatan. Polri bersama instansi terkait juga akan berkoordinasi dengan otoritas luar negeri untuk mengungkap keterkaitan jaringan tersebut.

Kapolri turut mengapresiasi personel Polri, BNN, Bea Cukai, dan National Narcotics Control Commission (NNCC) Tiongkok yang terlibat dalam pengungkapan tersebut. Kerja sama lintas negara dinilai penting untuk memutus rantai pasokan narkotika dan mencegah Indonesia digunakan sebagai lokasi produksi maupun jalur distribusi jaringan internasional.

Kapolri Ungkap Modus Penyelundupan 1,16 Ton Ketamin di Sumut, Kapal Matikan Sinyal Pelacak


MEDAN – Kapolri Jenderal Polisi Dr. (H.C.) Suyudi Ario Seto menegaskan pengungkapan dugaan penyelundupan 1,16 ton ketamin hidroklorida (HCl) di perairan Sumatera Utara merupakan langkah nyata untuk melindungi masyarakat, khususnya generasi muda, dari ancaman narkotika. Berdasarkan estimasi dalam bahan rilis operasi, barang bukti tersebut berpotensi menyelamatkan sekitar 5,8 juta jiwa.

“Barang bukti yang disita hari ini bukan sekadar angka pencapaian, melainkan potensi penyelamatan jutaan jiwa generasi muda bangsa,” ujar Suyudi.

Kapolri menekankan bahwa pemberantasan narkotika harus dilakukan secara menyeluruh, mulai dari memutus jaringan pemasok hingga mencegah peredaran di lingkungan masyarakat. Upaya ini juga sejalan dengan komitmen Polri dalam menekan kerawanan narkoba dan mendorong pemulihan kawasan terdampak agar kembali aman bagi masyarakat.

Pengungkapan tersebut dilakukan melalui operasi gabungan yang melibatkan Bareskrim Polri, Badan Narkotika Nasional (BNN) RI, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, Ditpolair Baharkam Polri, serta Polda Sumatera Utara. Tim gabungan mencegat kapal tanker MT Global 168 di perairan sekitar Tanjung Balai Asahan pada 20 Oktober 2026 setelah menelusuri pergerakan kapal yang mencurigakan.

Pengungkapan ini menjadi perhatian karena diduga melibatkan modus penyelundupan melalui jalur laut dengan pergerakan kapal yang mencurigakan. Penyelidikan aparat mencakup penelusuran pergerakan kapal, anomali sistem pelacakan, serta dugaan upaya mengubah identitas kapal untuk menghindari pemantauan.

Pemantauan intelijen disebut telah dilakukan sejak Agustus 2026. Informasi mengenai pergerakan kapal dan dugaan aktivitas yang tidak wajar kemudian menjadi bagian dari pendalaman aparat hingga dilakukan penindakan. Sejumlah laporan media juga menyebut adanya dugaan pemadaman sistem pelacak kapal dan pergantian nama sebagai bagian dari modus yang diselidiki.

Dari pemeriksaan kapal yang dikawal menuju Pelabuhan Belawan, petugas menemukan ketamin HCL dengan berat total mencapai 1.160 kilogram, yang disimpan dalam 58 karung di ruang pompa kapal. Petugas juga mengamankan delapan awak kapal, terdiri atas tujuh warga negara Indonesia dan satu warga negara Taiwan.

Penyidik Bareskrim Polri menetapkan seorang warga negara Taiwan berinisial YCY (42) sebagai tersangka, sedangkan tujuh awak kapal lainnya masih berstatus saksi. Penyidik terus mendalami asal muatan, tujuan pengiriman, serta kemungkinan keterlibatan jaringan lain.

Kapolri juga menekankan pentingnya kerja sama seluruh pihak untuk mempersempit ruang gerak sindikat narkotika dan mencegah masyarakat terjerumus dalam penyalahgunaan zat berbahaya.

“Pemberantasan narkoba tidak bisa dilakukan sendiri. Diperlukan kerja sama seluruh pihak agar peredaran narkotika dapat dicegah dan ruang gerak bandar semakin terbatas,” ujar Suyudi.

Melalui penindakan terhadap jaringan penyelundupan, penguatan pencegahan, dan keterlibatan masyarakat, Kepolisian terus mendorong upaya pemberantasan narkotika sekaligus pemulihan kawasan rawan agar lebih aman dan terbebas dari peredaran zat terlarang.

Polres Minahasa Utara Laksanakan Kegiatan Green Policing Melalui Penanaman Pohon

AIRMADIDI, Humas Polres Minut — Dalam rangka mendukung pelestarian lingkungan dan menjaga kelestarian alam, Polres Minahasa Utara melaksanakan kegiatan penanaman pohon (Green Policing) yang bertempat di perkebunan Kelurahan Airmadidi Atas, Kecamatan Airmadidi, Kabupaten Minahasa Utara, Jumat (23/10/2026). 

Kegiatan tersebut dipimpin oleh Plt. Kapolres Minahasa Utara AKBP Antonius F. Gea, S.H., S.I.K., M.H., M.I.K., didampingi Wakapolres Minahasa Utara KOMPOL Thely Mawidingan, S.E., serta dihadiri para Pejabat Utama (PJU) Polres Minahasa Utara, Kapolsek Airmadidi IPTU Rudolf W. Deddy Kodoati, dan personel Polres Minahasa Utara.

Dalam kegiatan tersebut, dilaksanakan penanaman sejumlah bibit pohon, di antaranya pohon nantu, cempaka serta buah alpukat, rambutan, dan durian. Penanaman berbagai jenis pohon ini merupakan wujud nyata kepedulian Polri terhadap kelestarian lingkungan sekaligus upaya menjaga keseimbangan ekosistem dan meningkatkan kualitas lingkungan hidup.

Melalui program Green Policing, Polres Minahasa Utara berupaya menumbuhkan kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan, mengurangi dampak pemanasan global, meningkatkan kualitas udara, serta menciptakan lingkungan yang hijau, sehat, dan berkelanjutan.

Kegiatan ini juga menjadi bentuk komitmen Polres Minahasa Utara dalam mendukung upaya pelestarian alam serta mendorong kepedulian terhadap lingkungan demi keberlangsungan hidup generasi mendatang.

Dengan semangat Green Policing, Polres Minahasa Utara terus berkomitmen mewujudkan Polri yang peduli lingkungan, menjaga alam tetap lestari, dan menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.

Jumat, 23 Oktober 2026

Jumat Keliling di Masjid Al Mahsyur Istiqlal Manado, Kapolda Sulut Pererat Silaturahmi dengan Masyarakat

MANADO – Kapolda Sulawesi Utara Irjen Pol Yudo Hermanto, S.I.K., M.M., bersama sejumlah Pejabat Utama (PJU) Polda Sulut dan Kapolresta Manado melaksanakan Program Jumat Keliling di Masjid Al Mahsyur Istiqlal, Kampung Arab, Kota Manado, Jumat (23/10/2026).

Kegiatan diawali dengan pelaksanaan Sholat Jumat berjamaah bersama masyarakat, dipimpin oleh Imam Hi. Thaha Bahmid dan khotib Dr. Hasyim Lahilote, M.H. Usai ibadah, Kapolda menyampaikan imbauan kamtibmas serta bersilaturahmi dengan para jamaah sebagai bentuk kedekatan Polri dengan masyarakat.

Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Endrastiawan Setyowibowo mengatakan, kegiatan Jumat Keliling merupakan wujud nyata program Polisi Bersama Masyarakat, sejalan dengan tagline yang digaungkan Kapolri.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin mempererat silaturahmi, membangun komunikasi yang baik, serta memperkuat kedekatan antara Polri dan masyarakat. Polri hadir bukan hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga menjadi bagian dari masyarakat,” ujar Kombes Pol Endrastiawan.

Ia juga mengajak para jamaah dan seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama membantu Polri dalam menjaga dan memelihara keamanan serta ketertiban masyarakat (kamtibmas).

“Keamanan dan ketertiban merupakan tanggung jawab bersama. Kami mengajak masyarakat untuk terus bersinergi dengan Polri, menjaga kerukunan, serta segera melaporkan apabila mengetahui adanya potensi gangguan kamtibmas,” tutupnya.

Melalui Program Jumat Keliling, Polda Sulut berharap hubungan harmonis antara Polri dan masyarakat semakin kuat sehingga situasi kamtibmas di wilayah Sulawesi Utara tetap aman dan kondusif.

Perkuat Sinergitas APH di Sulut, Kapolda Irjen Pol Yudo Hermanto Buka Kegiatan Coffee Morning dan Fun Shooting

MANADO, Humas Polda Sulut - Dalam upaya mempererat silaturahmi dan meningkatkan koordinasi antar-aparat penegak hukum (APH) serta instansi terkait, Kepolisian Daerah Sulawesi Utara (Polda Sulut) menggelar kegiatan Coffee Morning dan Fun Shooting di Lapangan Tembak Batalyon C POR Kalasey, Jumat (23/10/2026).

Acara tersebut dibuka secara resmi oleh Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Utara Irjen Pol Yudo Hermanto, S.I.K., M.M. Turut hadir dalam kegiatan ini jajaran Forkopimda dan pimpinan instansi terkait, di antaranya dari Pengadilan Tinggi Sulut, Kejaksaan Tinggi Sulut, BNN Provinsi Sulut, Densus 88 Antiteror Polri, para Pejabat Utama Polda Sulut, serta jajaran Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) se-Sulawesi Utara.

Dalam sambutannya, Kapolda Sulut Irjen Pol Yudo Hermanto menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kehadiran para pimpinan serta perwakilan instansi. Ia menegaskan pentingnya momentum ini sebagai wadah memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) serta penegakan hukum di wilayah Sulawesi Utara.

"Momentum Coffee Morning dan Fun Shooting ini menjadi sarana untuk mempererat silaturahmi, membangun komunikasi, dan memperkuat sinergitas antarinstansi dalam menjaga keamanan serta menegakkan hukum di Provinsi Sulawesi Utara," ujar Irjen Pol Yudo Hermanto.

Kapolda juga berharap soliditas dan kebersamaan lintas instansi ini tidak berhenti pada kegiatan seremoni semata, melainkan terus diimplementasikan dalam pelaksanaan tugas pelayanan sehari-hari.

"Saya berharap kebersamaan ini terus terpelihara dalam pelaksanaan tugas sehari-hari, dengan mengedepankan koordinasi, soliditas, dan semangat pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara," tegasnya.

Kapolda juga berpesan kepada seluruh peserta Fun Shooting agar senantiasa menjunjung tinggi sportivitas dan mengutamakan faktor keselamatan selama kegiatan berlangsung.

"Kepada seluruh peserta Fun Shooting, ikuti kegiatan dengan penuh semangat, junjung tinggi sportivitas, serta senantiasa mengutamakan keselamatan. Semoga kegiatan ini berjalan lancar, aman, dan semakin mempererat sinergitas kita semua," tutup Kapolda.

Plt. Kapolres Minut Gelar Tatap Muka Bersama Masyarakat Airmadidi Bawah Melalui Program “polisi Bersama Masyarakat”

AIRMADIDI, Humas Polres Minut – Dalam rangka mendukung program Kapolri “Polisi Bersama Masyarakat”, Plt. Kapolres Minahasa Utara AKBP Antonius F. Gea, S.H., S.I.K., M.H., M.I.K., menggelar kegiatan tatap muka bersama pemerintah dan masyarakat Kelurahan Airmadidi Bawah, Kecamatan Airmadidi, Kabupaten Minahasa Utara, Rabu (21/10/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Balai Kelurahan Airmadidi Bawah tersebut menjadi wadah komunikasi antara Polri, pemerintah setempat, dan masyarakat untuk menyerap aspirasi, saran, serta kritik terkait pelaksanaan tugas dan pelayanan kepolisian, sekaligus membahas situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah hukum Polres Minahasa Utara.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kasat Binmas AKP Ishak Samban, S.Sos., Kapolsek Airmadidi IPTU Deddy Kodoati, Kasi Kum IPTU Pardamean Tambunan, KBO Binmas IPDA Visa Wawo, Camat Airmadidi Olvien Pandean, S.Sos., Lurah Airmadidi Bawah Jansi Pandean, S.IP., Kepala Pabrik PT Aqua Dwi Nofriadi, Ketua LPM Moris Yohan Noldy Awuy, perangkat kelurahan, serta masyarakat Kelurahan Airmadidi Bawah.

Dalam kesempatan tersebut, Plt. Kapolres Minahasa Utara AKBP Antonius F. Gea menyampaikan imbauan kamtibmas kepada masyarakat agar senantiasa berperan aktif dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing.

Ia juga mengajak masyarakat untuk terus menjalin komunikasi dan kerja sama dengan kepolisian serta segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila mengetahui adanya potensi gangguan kamtibmas. Partisipasi masyarakat dinilai penting dalam mendukung upaya pencegahan tindak kejahatan dan menciptakan lingkungan yang aman, damai, serta kondusif.

Melalui program “Polisi Bersama Masyarakat”, Polres Minahasa Utara berupaya memperkuat sinergi antara Polri, pemerintah kecamatan, pemerintah kelurahan, dan seluruh elemen masyarakat. Sinergi tersebut diharapkan dapat membantu mengidentifikasi berbagai persoalan di tengah masyarakat, menemukan solusi bersama, serta meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian yang responsif terhadap kebutuhan warga.

Kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat hubungan kemitraan antara Polri dan masyarakat, sehingga tercipta komunikasi dua arah yang terbuka dalam mendukung pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat.

Kamis, 22 Oktober 2026

Kapolda Sulut Kunjungi Pasar Bersehati, Serap Aspirasi Pedagang dan Tegaskan Layanan Polisi 110

MANADO, Humas Polda Sulut - Kapolda Sulawesi Utara (Sulut), Irjen Pol Yudo Hermanto, S.I.K., M.M., didampingi sejumlah Pejabat Utama (PJU) Polda Sulut serta Kapolresta Manado, mengunjungi Pasar Bersehati, Manado, pada Kamis, 22 Oktober 2026. Kunjungan ini merupakan wujud nyata program "Polisi Bersama Masyarakat" guna memastikan kehadiran polisi di tengah warga serta menyerap langsung berbagai aspirasi dan permasalahan di lapangan.

Dalam kunjungannya, Kapolda Sulut berdialog secara langsung dengan komunitas pasar, mulai dari para pedagang, pengelola parkir, hingga pengelola fasilitas pasar. Irjen Pol Yudo Hermanto menegaskan komitmen pihak kepolisian untuk selalu membuka ruang komunikasi yang luas bagi seluruh lapisan masyarakat.

"Ini salah satu wujud program Polisi Bersama Masyarakat. Artinya polisi harus hadir di tengah masyarakat, polisi harus bisa mengetahui permasalahan apa yang ada di masyarakat dan mencarikan solusinya," ujar Kapolda Sulut.

Beliau juga mengapresiasi antusiasme para pedagang dan komunitas ojek yang menyampaikan berbagai persoalan secara terbuka. Dengan adanya pertemuan ini, pihak kepolisian dapat memahami kendala di lapangan dan merumuskan solusi terbaik secara cepat.

Menanggapi pertanyaan terkait pengaduan darurat, Kapolda Sulut mengingatkan masyarakat agar tidak ragu untuk melapor dan memanfaatkan layanan darurat kepolisian yang aktif selama 24 jam.

"Di setiap markas kepolisian itu ada telepon 110, itu 1 x 24 jam. Setiap keluhan masyarakat, persoalan dari masyarakat, langsung telepon ke situ, kita akan respon," tegasnya.

Selain itu, Kapolda Sulut juga mengimbau masyarakat luas, khususnya di Kota Manado, untuk terus bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif agar roda perekonomian dan aktivitas warga dapat berjalan lancar.

Peringati Hari Jadi ke-75 Humas Polri, Bidang Humas Polda Sulut Gelar Aksi Donor Darah

MANADO, Humas Polda Sulut - Dalam rangka menyambut Hari Jadi ke-75 Humas Polri, Bidang Humas Polda Sulawesi Utara (Sulut) bekerja sama dengan Bidang Dokkes Polda Sulut dan PMI Sulut menggelar kegiatan bakti kesehatan berupa aksi donor darah.

Kegiatan yang sarat akan nilai kemanusiaan ini dilaksanakan di Aula Ditlantas Polda Sulut pada Kamis, 22 Oktober 2026. Aksi donor darah tersebut diikuti langsung oleh Kapolda Sulut Irjen Pol Yudo Hermanto, S.I.K., M.M., Kabid Humas Kombes Pol Endrastiawan Setyowibowo, para pejabat utama (PJU), serta personel Polda Sulut.

Kapolda Sulut Irjen Pol Yudo Hermanto menyampaikan apresiasi dan menyambut baik pelaksanaan donor darah ini. Menurutnya, kegiatan donor darah memiliki manfaat ganda.

"Kegiatan donor darah ini setidaknya sangat bermanfaat. Yang pertama bagi si pendonor sendiri, karena rutin donor darah akan ada regenerasi sel darah merah yang tentunya bermanfaat bagi kesehatan. Kedua, bermanfaat bagi sesama untuk membantu menambah stok darah yang dibutuhkan masyarakat," ujar Kapolda Sulut.

Lebih lanjut, Kapolda mengungkapkan harapannya agar kegiatan sosial semacam ini tidak hanya dilaksanakan dalam momen peringatan hari jadi saja, melainkan dapat dilakukan secara rutin melalui koordinasi yang berkelanjutan.

Kapolda Sulut juga turut mengajak dan mengimbau masyarakat untuk tidak ragu berpartisipasi dalam mendonorkan darah.

"Kami mengimbau masyarakat untuk juga turut melaksanakan donor darah, karena donor darah ini sangat bermanfaat, baik bagi pendonor itu sendiri maupun bagi sesama yang membutuhkan," pungkasnya.

Dalam kegiatan ini, jumlah personel yang mendaftarkan diri sebanyak 200 orang, tapi dari hasil screening, hanya 44 orang yang bisa mendonorkan darahnya, dengan rincian golongan darah A sebanyak 8 orang, darah B 12 orang, darah AB 3 orang dan darah O sebanyak 21 orang.

Jaga Ekosistem Pesisir, Kapolda Sulut Bersama Bhayangkari dan Walikota Manado Tanam Mangrove di Bunaken


MANADO, Humas Polda Sulut - Kapolda Sulawesi Utara Irjen Pol Yudo Hermanto, S.I.K., M.M., bersama Ketua Bhayangkari Daerah Sulut Ny. Shinta Yudo melaksanakan kegiatan penanaman pohon mangrove di kawasan pesisir Bunaken pada Rabu, 21 Oktober 2026.

Aksi peduli lingkungan ini turut dihadiri oleh Walikota Manado Andrei Angouw, para Pejabat Utama (PJU) Polda Sulut, Kapolresta Manado, serta Pengurus Daerah Bhayangkari. Kegiatan tersebut bertujuan untuk melestarikan alam sekitar, khususnya guna menjaga ekosistem di kawasan destinasi wisata Bunaken.

Dalam keterangannya usai penanaman, Kapolda Sulut Irjen Pol Yudo Hermanto menjelaskan bahwa penanaman mangrove ini dilakukan untuk melindungi wilayah pesisir sekaligus mendukung sektor pariwisata.

Kapolda mengungkapkan bahwa Sulawesi Utara dikenal luas dengan keindahan wisata airnya, khususnya sebagai destinasi spot diving favorit. Oleh karena itu, pelestarian ekosistem pesisir menjadi hal yang sangat krusial untuk dilakukan.

"Karena di Sulawesi Utara ini terkenal dengan wisata airnya untuk spot diving. Oleh karena itu, saya dan jajaran melakukan penanaman mangrove di Pulau Bunaken," ujar Kapolda Sulut.

Ia berharap program konservasi tersebut dapat memberikan banyak manfaat, bertumbuh dan berkembang dengan baik, serta mampu menjaga kelestarian alam dan keindahan Pulau Bunaken secara berkelanjutan.

Sementara itu Walikota Andrei Angouw memberikan apresiasi upaya yang telah dilakukan Polda Sulut bersama Bhayangkari.

"Pertama kan mangrove ini kita tanam untuk melindungi pesisir. Dan juga untuk mensupport industri pariwisata kita, terutama industri pariwisata alam, jualan kita itu coral-nya, diving-nya. Jadi saya mengajak masyarakat untuk menjaga lingkungan, salah satu kita pelihara, kita rawat mangrove ini. Dan saya berterima kasih kepada Pak Kapolda dan jajaran, dan juga kepada Pak Kapolres, karena sudah turut peduli dengan melaksanakan kegiatan penanaman mangrove ini," ungkapnya.

Kapolda Sulut Bersama Walikota Manado Turun Lapangan Salurkan Air Bersih untuk Warga Siladen dan Pulau Manado Tua

MANADO, Humas Polda Sulut - Kapolda Sulawesi Utara Irjen Pol Yudo Hermanto, S.I.K., M.M., bersama Wali Kota Manado Andrei Angouw turun tangan langsung menyalurkan bantuan air bersih kepada warga di Pulau Siladen dan Pulau Manado Tua, Kecamatan Bunaken Kepulauan, Rabu (21/10/2026). Kegiatan kemanusiaan ini turut didampingi oleh sejumlah Pejabat Utama (PJU) Polda Sulut, Kapolresta Manado, serta jajaran Bhayangkari.

Penyaluran air bersih ini dilakukan sebagai langkah respons cepat menanggapi musim kemarau yang telah berlangsung selama tiga bulan tanpa hujan di wilayah kepulauan tersebut. Akibat kekeringan ini, sumur-sumur warga tercemar air laut dan mengalami keterbatasan pasokan untuk kebutuhan konsumsi sehari-hari.

Kapolda Sulut menjelaskan bahwa pihaknya mendistribusikan total 68.000 liter air bersih yang disesuaikan dengan jumlah jiwa di lokasi.

"Kita melihat di Pulau Siladen ini, selama musim kemarau berlangsung, tadi saya berdialog dengan kepala lingkungan, sudah 3 bulan tidak turun hujan, sumur-sumur yang ada terbatas air bersihnya karena tercampur air laut. Ini kita coba bantu memfasilitasi kebutuhan air bersih khusus untuk konsumsi," ujar Irjen Pol Yudo Hermanto.

Kapolda merinci, dengan kapasitas tangki penampungan total sebesar 45.000 liter di lokasi, pasokan yang dibawa dapat mencukupi kebutuhan warga untuk sekitar 10 hari ke depan. Penyaluran ini nantinya akan dilakukan secara berkala oleh Polda Sulut bersama Pemerintah Kota Manado.

Sebelum adanya bantuan ini, warga setempat harus merogoh kocek cukup dalam untuk membeli air bersih dari Manado dengan kisaran harga Rp40.000 hingga Rp50.000 per galon. Dengan hadirnya bantuan air bersih gratis ini, beban ekonomi masyarakat diharapkan dapat jauh berkurang.

Menyadari wilayah Kecamatan Bunaken Kepulauan yang terkenal hingga kancah internasional sebagai surga spot diving dengan banyaknya resor pariwisata, Kapolda Sulut dan Wali Kota Manado turut memberikan imbauan khusus. Keduanya mengajak para pengelola resor untuk ikut berpartisipasi aktif membantu masyarakat sekitar.

"Kami bersama pemerintah daerah, Pak Walikota, mengajak dan menghimbau, mohon kepada pengelola resor juga ikut berpartisipasi di dalam membantu masyarakat di sini dalam hal apapun, sehingga sinergi ini menumbuhkan rasa saling memiliki," pungkas Kapolda.

Wali Kota Manado turut mengapresiasi sinergi bersama jajaran kepolisian dalam menjawab keluhan dan menyejahterakan masyarakat, khususnya di tengah musim kemarau yang memicu lonjakan biaya hidup warga kepulauan.

Apresiasi Langkah Tegas Polda Sulut, Anggota DPR-RI Martin Daniel Tumbelaka: Bersihkan Sulawesi Utara dari Peredaran Narkotika

MANADO, Humas Polda Sulut - Anggota Komisi III DPR RI Martin Daniel Tumbelaka memberikan apresiasi dan dukungan penuh atas langkah-langkah progresif dan terobosan yang dilakukan oleh jajaran Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Utara (Sulut) dalam memberantas peredaran gelap narkotika di wilayah tersebut.

MDT menilai, meskipun jajaran pimpinan Polda Sulut baru bertugas dalam hitungan waktu yang relatif singkat di wilayah hukum Sulawesi Utara, gerak cepat dan gebrakan luar biasa telah ditunjukkan melalui Direktorat Reserse Narkoba.

"Saya melihat ada gebrakan yang dilakukan oleh Bapak Kapolda beserta Direktur Reserse Narkoba. Langkah penindakan yang menyisir tempat-tempat hiburan malam maupun lokasi yang diduga menjadi sarang narkotika sudah bergerak aktif, dan ini harus terus dilakukan tanpa kendor," ujar MDT.

Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa pemberantasan narkotika merupakan atensi khusus yang ditekankan oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dalam asta cita kepemimpinannya. Oleh karena itu, ia mendorong agar jajaran kepolisian di daerah tidak pandang bulu dalam menindak siapapun yang terlibat, baik sebagai bandar maupun pengguna.

"Terus semangat, terus lakukan penindakan, jangan pandang bulu, tangkap siapa pun yang berbisnis ataupun menggunakan narkotika di Sulawesi Utara. Langkah pemberantasan ini adalah bagian dari penyelamatan generasi muda demi menyongsong masa depan Indonesia Emas," tegasnya.

Sat Narkoba Polres Minut Gelar Razia Penjualan Minuman Beralkohol Tanpa Izin Di Desa Warukapas

AIRMADIDI, Humas Polres Minut – Tim Operasional (Opsnal) Satuan Reserse Narkoba Polres Minahasa Utara melaksanakan razia terhadap tempat penjualan minuman beralkohol yang tidak dapat menunjukkan kelengkapan surat izin penjualan. Kegiatan tersebut berlangsung pada Rabu, 21 Oktober 2026, di Desa Warukapas, Kecamatan Dimembe, Kabupaten Minahasa Utara.

Kegiatan razia dipimpin langsung oleh Kanit II Satresnarkoba Polres Minahasa Utara, Aipda David Tombokan, bersama personel Tim Opsnal Narkoba. Razia dilaksanakan setelah petugas menerima informasi mengenai adanya warung yang diduga menjual minuman beralkohol tanpa dilengkapi surat izin penjualan.

Setibanya di lokasi, petugas melakukan pemeriksaan terhadap tempat usaha serta menanyakan kelengkapan dokumen perizinan kepada para penjual. Dalam pemeriksaan tersebut, pihak penjual tidak dapat menunjukkan dokumen perizinan penjualan minuman beralkohol yang diminta oleh petugas.

Sebagai tindak lanjut, Tim Opsnal Narkoba mengamankan dua botol sampel minuman beralkohol, masing-masing jenis cap tikus dan sopi merah, untuk dibawa ke Polres Minahasa Utara. Petugas juga membuat Surat Tanda Terima dan menyerahkannya kepada pemilik minuman beralkohol tersebut sebagai bukti penerimaan.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya kepolisian dalam melakukan pengawasan terhadap peredaran minuman beralkohol serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah hukum Polres Minahasa Utara.

Polres Minahasa Utara mengimbau masyarakat agar menjalankan kegiatan usaha sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku serta berperan aktif memberikan informasi kepada pihak kepolisian apabila mengetahui adanya aktivitas yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.