Jumat, 17 Juli 2026

Perkuat Soliditas, TNI-Polri dan Forkopimda Sulut Gelar Olahraga Bersama di Megamas Manado

MANADO, Humas Polda Sulut - Semangat kebersamaan dan sinergitas antarinstansi kembali ditunjukkan melalui kegiatan olahraga bersama TNI, Polri dan Forkopimda Sulawesi Utara yang digelar di Lapangan Basket Megamas Manado, Jumat (17/7/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Kapolda Sulut Irjen Pol. Roycke Harry Langie, Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Mirza Agus, jajaran Forkopimda Sulut, para Pejabat Utama Polda Sulut, pejabat TNI serta diikuti personel TNI, Polri dan ASN.

Rangkaian kegiatan diawali dengan jalan sehat bersama yang berlangsung penuh keakraban. Selanjutnya para peserta mengikuti senam bersama yang berlangsung meriah, dan diakhiri dengan pembagian doorprize menarik.

Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Mirza Agus mengatakan, olahraga bersama bukan hanya menjadi sarana menjaga kesehatan dan kebugaran fisik, tetapi juga momentum mempererat hubungan yang sudah terjalin serta memperkuat komunikasi antara TNI, Polri dan seluruh unsur Forkopimda.

"Sinergitas yang terjalin dengan baik akan menjadi modal penting dalam menjaga stabilitas keamanan, mendukung pembangunan daerah, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," ujarnya.

Sementara itu, Kapolda Sulut Irjen Pol Roycke Harry Langie menegaskan bahwa soliditas TNI-Polri bersama Forkopimda harus terus dipelihara dan ditingkatkan. Melalui kegiatan seperti ini, hubungan yang harmonis antarinstansi semakin kuat sehingga koordinasi dalam menjalankan tugas-tugas pelayanan, perlindungan dan pengabdian kepada masyarakat dapat berjalan optimal.

“Melalui kebersamaan yang terbangun, TNI, Polri dan Forkopimda semakin solid dalam menjaga keamanan, ketertiban dan mendukung kemajuan Sulawesi Utara,” ujar Kapolda.

Kegiatan olahraga bersama tersebut berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan kekeluargaan, sejalan dengan tema yang diusung, yakni “Kebersamaan dan Integritas dalam Membangun NKRI.”

Kamis, 16 Juli 2026

Sinergi Tiga Pilar, Polsek Dimembe Gelar Razia Sajam dan Miras Ciptakan Situasi Kondusif di Area Tambang Tatelu

Airmadidi, Humas Polres Minut – Dalam upaya mewujudkan situasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) yang aman dan kondusif, jajaran Kepolisian Resor Minahasa Utara (Polres Minut) bersama TNI, Pemerintah Kecamatan, dan Pemerintah Desa menggelar Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD). Operasi gabungan yang menyasar peredaran Minuman Keras (Miras) dan Senjata Tajam (Sajam) ini dilaksanakan di lokasi Pertambangan Emas Desa Tatelu, Kecamatan Dimembe, Kabupaten Minahasa Utara, pada Kamis (16/07/2026).

Kapolres Minut AKBP Auliya Rifqie A. Djabar, SIK, M.Si melalui Kapolsek Dimembe IPDA Juan A.V. Rumbajan, S.H menegaskan bahwa KRYD ini merupakan langkah tegas dan responsif aparat keamanan dalam menyikapi dinamika Kamtibmas di area pertambangan.

Kegiatan operasi dan cipta kondisi ini kami laksanakan untuk menyikapi terjadinya peningkatan kasus-kasus menonjol, seperti penganiayaan menggunakan senjata tajam antar sesama pekerja tambang yang kerap dipicu oleh konsumsi minuman keras. Kami ingin memastikan area pertambangan menjadi tempat yang aman, tertib, dan nyaman bagi semua pihak,"jelas IPDA Juan A.V. Rumbajan.

Kegiatan diawali dengan pelaksanaan apel kesiapan pasukan di Halaman Balai Desa Tatelu yang dipimpin oleh Wakapolsek Dimembe, Ipda Stanly Malope, S.Sos. Dalam apel tersebut, disampaikan secara rinci mengenai sasaran prioritas dan Cara Bertindak yang humanis namun tegas di lokasi operasi.

Usai pelaksanaan apel, tim gabungan langsung bergeser menuju Pos 1 Pertambangan Emas Desa Tatelu. Petugas kemudian menyisir sejumlah Daseng (tempat peristirahatan para pekerja tambang) untuk melakukan pemeriksaan terhadap barang bawaan para pekerja.

Dari hasil penyisiran tersebut, petugas gabungan berhasil menemukan dan mengamankan berbagai jenis senjata tajam maupun senjata berbahaya lainnya, meliputi Parang, Badik, Pisau dan Senjata Angin (Senapan Angin). 

Seluruh barang bukti tersebut langsung diamankan oleh pihak kepolisian, Selain melakukan tindakan penertiban, kepolisian juga mengedepankan langkah preventif. 

Petugas juga memberikan Pembinaan dan Penyuluhan (Binluh) secara langsung kepada para pekerja tambang. Para pekerja diimbau dengan tegas untuk tidak lagi membawa senjata tajam maupun mengonsumsi minuman keras saat berada di area kerja. Pelaksanaan operasi sinergis ini mendapat dukungan penuh dari berbagai pihak. 

Turut hadir secara langsung dalam kegiatan tersebut Camat Dimembe, Ansye Dengah S.Sos, Danramil Dimembe, Kapten Inf. Lukas P. Lahama, Pj. Hukum Tua Desa Tatelu, Rosiana Angkow, S.E., Ketua Koperasi Batu Emas Hendry Walukow, Personel Polsek Dimembe, Babinsa Desa Tatelu, Serka Henrik Koyongkam, Jajaran Perangkat Kecamatan Dimembe dan Desa Tatelu dan Para Pengurus Koperasi Batu Emas. 

Dengan dilaksanakannya KRYD dan Binluh terpadu ini, diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap terciptanya situasi Kamtibmas yang kondusif di area pertambangan maupun di lingkungan masyarakat Desa Tatelu pada umumnya. Langkah pembinaan ini dinilai efektif dalam meminimalisir potensi perkelahian antar penambang serta menekan niat para pekerja untuk melakukan perbuatan yang melanggar hukum.

​Polda Sulut Gelar Turnamen E-Sport Kapolri Cup 2026, Wadah Kreativitas Positif Generasi Muda

​MANADO, Humas Polda Sulut - Kepolisian Daerah Sulawesi Utara (Polda Sulut) secara resmi menyelenggarakan Turnamen E-sport Kapolda Cup dalam rangka Road to Kapolri Cup 2026, di Aula Catur Prasetya Polda Sulut, 16-17 Juli 2026. Kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen Polri dalam merangkul dan mengarahkan kreativitas generasi muda di Sulawesi Utara ke arah yang positif.

Membuka kegiatan, ​Irwasda Polda Sulut Kombes Pol Amin Litarso menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh panitia pelaksana dari PB ESI (Pengurus Besar Esports Indonesia), jajaran panitia, serta seluruh pihak yang telah bekerja sama menyukseskan turnamen ini.

​"Kehadiran kita di tempat ini membuktikan bahwa sinergi dan komitmen kita untuk memajukan generasi muda di Sulawesi Utara berjalan dengan sangat baik," ujar Kombes Pol Amin Litarso.

Ia mengingatkan bahwa perkembangan teknologi digital saat ini bagaikan pedang bermata dua. Di satu sisi, jika dimanfaatkan dengan bijak, teknologi dapat menjadi sarana meningkatkan pengetahuan, mengasah kreativitas, memperluas wawasan, dan membangun jejaring positif.

"​Namun di sisi lain, teknologi tanpa kendali dapat membawa dampak negatif, seperti ketergantungan game, penyebaran berita bohong (hoax), perundungan siber (cyberbullying), judi online, penipuan digital, hingga penurunan interaksi sosial," lanjutnya.

E-sport kini bukan lagi sekadar hiburan pengisi waktu luang, melainkan telah bertransformasi menjadi industri global dan cabang olahraga prestasi resmi yang menuntut kedisiplinan tinggi, ketahanan mental, kerja sama tim, serta strategi yang matang.

​Turnamen ini diikuti oleh 42 tim perwakilan dari Polresta dan Polres jajaran Polda Sulut. Mereka yang bertanding merupakan tim-tim terbaik yang sebelumnya telah berhasil menyabet gelar juara 1, 2, dan 3 pada seleksi di tingkat Polres/ta masing-masing.

​Kombes Pol Amin Litarso berpesan kepada seluruh peserta untuk selalu menjunjung tinggi sportivitas, menghormati lawan, mentaati aturan pertandingan, serta menunjukkan sikap yang baik di dalam maupun di luar arena.

​"Ingatlah bahwa turnamen Kapolres Cup ini bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi menjadi jembatan emas bagi para atlet, sesuai dengan tagline kita: Dream to Become," tegasnya.

​Tim terbaik yang keluar sebagai juara dalam turnamen ini nantinya akan membawa nama harum Sulawesi Utara untuk berlaga di tingkat nasional. Mereka akan bertanding dalam babak Grand Final yang akan diselenggarakan di Indonesia Arena, Senayan, Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, pada 1 hingga 2 Agustus mendatang.

Rabu, 15 Juli 2026

Cegah Kenakalan Remaja Sejak Dini, Sat Binmas Polres Minut Berikan Penyuluhan di MPLS SMPN 1 Kalawat

Airmadidi, Humas Polres Minut - Pada hari Rabu, 15 Juli 2026, jajaran Kepolisian melalui Satuan Pembinaan Masyarakat (Sat Binmas) menggelar kegiatan Penyuluhan Pencegahan Kenakalan Remaja di SMP Negeri 1 Kalawat yang berlokasi di Desa Kolongan, Kecamatan Kalawat, Kabupaten Minahasa Utara. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dan dimulai pada pukul 10.30 WITA hingga selesai.
Kegiatan penyuluhan ini dipimpin langsung oleh Kasat Binmas, AKP Ishak Samban, S.Sos., didampingi oleh Kaur Mintu, Aiptu Vonny.

Kehadiran pihak kepolisian disambut hangat dan antusias oleh Kepala Sekolah SMPN 1 Kalawat, Telly R. Tumbelaka, S.Pd., M.MPd., Ketua Panitia MPLS Welly K. Olangan, S.Pd., staf dewan guru, serta 241 murid baru kelas VII yang menjadi peserta utama.

Dalam sambutannya saat membuka kegiatan, AKP Ishak Samban menjelaskan bahwa penyuluhan ini semata-mata bertujuan untuk membekali dan mengedukasi para murid baru kelas VII agar terhindar dari berbagai bentuk kenakalan remaja. "Usia remaja adalah fase yang sangat rentan untuk dipengaruhi dan dijerumuskan ke dalam hal-hal negatif. 

Oleh karena itu, tujuan utama kami di sini adalah mengingatkan adik-adik agar selalu berhati-hati dalam memilih teman. Banyak hal negatif berawal dari pergaulan yang salah, sehingga tanpa disadari siswa masuk ke dalam perangkap atau jebakan lingkungan pertemanannya," ungkap Kasat Binmas.

Untuk mencegah hal tersebut, Kasat Binmas memaparkan sejumlah larangan dan aturan yang harus ditaati oleh para siswa. Edukasi yang diberikan mencakup pencegahan penyalahgunaan NAPZA (Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif lainnya), larangan keras untuk merokok, mengonsumsi minuman keras (miras), membawa senjata tajam, menghirup lem (ehabon), serta larangan melakukan aksi perundungan (bullying) antarteman.

Lebih lanjut, para siswa dilarang membawa atau mengendarai sepeda motor ke sekolah karena masih di bawah umur, terlebih jika menggunakan knalpot brong. AKP Ishak Samban juga menekankan pentingnya kedisiplinan dan menaati peraturan sekolah. Siswa pria diwajibkan berambut pendek, seluruh siswa harus berpakaian rapi, memakai sepatu dan kaus kaki, tidak membolos, rajin beribadah, serta menghindari perkelahian antarsiswa maupun antarsekolah. 

Para murid juga diimbau untuk langsung pulang tepat waktu setelah jam sekolah berakhir, dan tidak nongkrong di luar sekolah yang berpotensi menimbulkan gangguan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas).

Dalam kesempatan tersebut, Kasat Binmas menegaskan komitmen Polri—khususnya fungsi Binmas—yang akan selalu hadir memberikan pelayanan dan penyuluhan untuk mencegah tindak pidana dan pelanggaran hukum. Namun demikian, kepolisian juga sangat mengharapkan sinergi dari seluruh elemen masyarakat. Selama jam sekolah, pengawasan penuh menjadi tanggung jawab para guru. Sedangkan di luar jam sekolah, peran aktif dari Tokoh Agama (Toga), Tokoh Masyarakat (Tomas), dan Tokoh Pemuda (Toda) sangat dibutuhkan.

"Kami mengimbau kepada guru, murid, dan masyarakat agar tidak segan-segan atau takut untuk melapor ke kantor kepolisian terdekat atau ke Polres Minut apabila menemukan adanya pelanggaran, tindak pidana, atau hal-hal yang mengganggu Kamtibmas. Masyarakat juga bisa langsung menghubungi Call Center 110. Kami siap menindaklanjuti laporan tersebut dan berharap siswa-siswi juga bisa membantu Polri menciptakan situasi yang tertib, lancar, aman, dan kondusif," tegas AKP Ishak Samban.

Rangkaian kegiatan penyuluhan MPLS ini berakhir pada pukul 11.30 WITA dalam keadaan tertib, aman, kondusif, dan dipenuhi suasana keakraban. Kehadiran jajaran kepolisian mendapatkan apresiasi yang sangat tinggi dari pihak SMPN 1 Kalawat. Para guru dan siswa-siswi menyampaikan rasa terima kasih atas kepedulian serta kehadiran Polri di lingkungan sekolah mereka.