Senin, 05 Januari 2026

Sie Dokkes Polres Minut Lakukan Pemeriksaan Kesehatan Terhadap Tahanan, Sepuluh Orang Jalani Rikes

Airmadidi, Humas Polres Minut – Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Sie Dokkes) Polres Minut melaksanakan kegiatan pemeriksaan kesehatan atau Rikes terhadap para tahanan di Rutan Polres Minut, Senin (5/1/2026). Kegiatan dimulai pukul 10.00 Wita dan berlangsung hingga selesai.

Pemeriksaan ini merupakan bagian dari upaya Polres Minut untuk memastikan kondisi kesehatan para tahanan tetap terpantau dan tertangani, khususnya bagi mereka yang mengeluhkan gangguan kesehatan.

Kegiatan Rikes dipimpin langsung oleh dr. Eunike Feibe Kaawoan bersama anggota Sidokkes Polres Minut. Pemeriksaan meliputi pengukuran tekanan darah, identifikasi keluhan medis, pemberian edukasi kesehatan, hingga terapi pengobatan sesuai indikasi medis.

Sebanyak sepuluh orang tahanan tercatat menjalani pemeriksaan. Keluhan yang muncul beragam, mulai dari Hipertensi, gatal-gatal, batuk flu hingga asam lambung. Berikut adalah beberapa hasil pemeriksaan:

OA (43) mengeluhkan asam lambung, dengan tekanan darah 122/81 mmHg. Ia diberikan terapi Lexacrol, dan Omeprazole.

ML (42) mengalami Flu, tensi 138/80 mmHg, diberikan Molex flu dan Molavit.

PR (58) mengeluhkan Hipertensi, dengan tensi 164/99 mmHg, diresepkan Amlodipin. 

BW (36) dengan tensi 120/80 mmHg diberikan Molavit. 

SD (18) mengeluh Batuk flu dengan tekanan darah 119/77 mmHg, juga diberikan Dextral dan Molavit.

AHS (47) mengalami gatal-gatal pada kaki, tensi tinggi 122/77 mmHg. Ia mendapat terapi Klorfeson salep.

SS (44) mengeluh Batuk, tensi 115/79 mmHg, diberikan Dextra dan Alphamol.

YSD (22) mengalami Batuk flu, gatal2 dengan tensi 120/80 mmHg, diresepkan Dextral, Molavit dan Miconazole salep

DFM (29) mengalami Batuk, gatal2 dengan tensi 133/69 mmHg, diresepkan Dextral dan Miconazole salep

SB (20) dengan tensi 133/69 mmHg, diberikan Molavit. 

Kegiatan berjalan lancar dan tertib. Pemeriksaan ini juga menjadi bentuk perhatian kemanusiaan terhadap kondisi para tahanan, sekaligus bagian dari upaya preventif mencegah potensi gangguan kesehatan yang lebih serius di dalam ruang tahanan. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silahkan beri komentar anda disini