MANADO, Hunas Polda Sulut - Semangat menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia terasa semarak di Sulawesi Utara. Gubernur Sulut Yulius Selvanus bersama Kapolda Sulut Irjen Pol Roycke Harry Langie dan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sulut melepas pelaksanaan pawai obor Taptu dari Markas Komando Polda Sulut, Sabtu (16/8/2025) sore.
Tradisi yang digelar setiap menjelang peringatan kemerdekaan tersebut diawali dengan apel pelepasan yang dipimpin langsung oleh Gubernur Sulawesi Utara. Ribuan peserta dari berbagai unsur, mulai dari TNI, Polri, Aparatur Sipil Negara (ASN), hingga pelajar, ikut memeriahkan kegiatan dengan membawa obor sepanjang rute.
Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Alamsyah P. Hasibuan mengatakan, Taptu memiliki makna yang lebih dalam dibandingkan sekadar kegiatan seremonial.
Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi sarana untuk mengenang sekaligus memberikan penghormatan kepada para pahlawan yang telah mengorbankan jiwa dan raga demi kemerdekaan Indonesia.
Nama Taptu merupakan singkatan dari Upacara Penetapan Waktu yang secara umum diartikan sebagai tepat waktu. Malam Taptu merupakan salah satu tradisi yang dilaksanakan setiap malam menjelang peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, tepatnya pada 16 Agustus.
“Obor ini melambangkan semangat perjuangan yang tidak pernah padam. Semoga generasi muda terus menjaga nilai-nilai kebangsaan dan mengisi kemerdekaan dengan prestasi serta pengabdian,” ujar Kombes Pol Alamsyah.
Dari Mapolda Sulut, rombongan peserta kemudian bergerak menuju kawasan Megamas. Pawai berlangsung semarak dengan iring-iringan peserta yang membawa obor, lantunan lagu-lagu perjuangan, serta penampilan tim drum band yang semakin menambah kemeriahan suasana.
Antusiasme masyarakat juga terlihat di sepanjang jalur yang dilalui peserta. Warga menyaksikan jalannya pawai yang berlangsung tertib sembari turut merasakan atmosfer peringatan kemerdekaan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Silahkan beri komentar anda disini