Senin, 05 Oktober 2026

Puslitbang Polri Gelar Penelitian Terkait Norma Indeks Penyelidikan dan Penyidikan di Polda Sulut

MANADO, Humas Polda Sulut - Wakil Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Utara (Polda Sulut) Brigjen Pol Dr. Susetio Cahyadi, S.I.K., M.M., M.H., CFrA., CSA, resmi membuka kegiatan penelitian dari Pusat Penelitian dan Pengembangan (Puslitbang) Polri mengenai kesesuaian norma indeks penyelidikan dan penyidikan tindak pidana dengan kebutuhan operasional riil serta karakteristik kewilayahan, Senin (5/10/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Aula Tribrata Polda Sulut tersebut dihadiri Pejabat Utama (PJU) Polda Sulut, para penyidik, serta Tim Puslitbang Polri yang dipimpin oleh Brigjen Pol Budi Karyono, S.H.

Dalam amanat Kapolda Sulut yang dibacakannya, Wakapolda menegaskan pentingnya penelitian ini untuk membangun organisasi Polri yang modern, khususnya dalam meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas penegakan hukum.

"Efektivitas penegakan hukum tidak hanya ditentukan oleh kemampuan personel, sarana prasarana, serta penerapan hukum semata, tetapi juga oleh tersedianya norma, standar, dan beban kerja yang sesuai dengan kebutuhan operasional riil di lapangan," ujar Wakapolda membacakan amanat Kapolda.

Lebih lanjut disampaikan bahwa wilayah Sulawesi Utara memiliki karakteristik yang sangat beragam, mencakup area perkotaan, perdesaan, pegunungan, hingga kepulauan dan pesisir dengan tantangan aksesibilitas serta komunikasi. Oleh karena itu, penyempurnaan norma indeks tidak boleh hanya dimaknai sebagai upaya mengejar target kuantitatif, melainkan harus tetap mengutamakan kualitas penanganan perkara, kepastian hukum, rasa keadilan, serta perlindungan hak-hak masyarakat.

Usai membacakan amanat resmi, Wakapolda Brigjen Pol Dr. Susetio Cahyadi memberikan arahan tambahan kepada seluruh jajaran penyidik. Beliau menekankan agar seluruh personel tidak lagi bekerja secara business as usual, melainkan aktif mencari root cause (akar masalah) dan solusi konkret dalam setiap masalah penegakan hukum.

"Kita harus tahu root cause-nya, akar masalahnya. Kehadiran polisi di tengah masyarakat bukan sekadar duduk berdampingan, tetapi mampu memberikan rasa keadilan, kecepatan pelayanan, serta keterbukaan," tegas Wakapolda.

Ia juga mengingatkan enam poin krusial arahan pimpinan Polri yang harus menjadi pedoman seluruh anggota, yaitu: Polri harus lebih hadir, lebih dekat dengan masyarakat, bekerja cepat, menjamin keadilan, terbuka terhadap masukan, serta adaptif dalam mewujudkan harapan masyarakat.

Penelitian ini diharapkan dapat menghasilkan peta beban kerja dan tipologi perkara yang akurat, sehingga membuahkan rekomendasi yang presisi untuk memperkuat profesionalisme personel Polri di wilayah hukum Polda Sulawesi Utara.

Patroli PANTERA Sat Samapta Polres Minut, Jaga Kamtibmas di Sejumlah Titik Rawan

AIRMADIDI, Humas Polres Minut – Satuan Samapta Polres Minahasa Utara melalui Tim Patroli Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (PANTERA) melaksanakan patroli preventif dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah hukum Polres Minahasa Utara.

Dalam pelaksanaannya, Tim PANTERA menyambangi sejumlah lokasi, di antaranya kegiatan lomba voli di Desa Sawangan, Kecamatan Airmadidi. Petugas berdialog dengan panitia dan memberikan imbauan agar bersama-sama menjaga keamanan selama kegiatan berlangsung serta segera menghubungi Call Center 110 Polri apabila terjadi gangguan Kamtibmas.

Patroli kemudian dilanjutkan ke Kelurahan Sukur, di mana petugas berdialog dengan sejumlah pengemudi ojek online yang sedang berkumpul di sekitar SPBU Sukur. Petugas mengingatkan agar tetap berhati-hati saat beraktivitas pada malam hari, menjaga keselamatan dalam berkendara, serta turut menjaga situasi Kamtibmas.

Selanjutnya, personel menyambangi SPBU Jalan Kalawat dan berdialog dengan petugas SPBU. Dalam kesempatan tersebut disampaikan imbauan untuk bersama-sama melakukan pengawasan guna mencegah penyalahgunaan BBM serta segera melaporkan apabila terdapat gangguan keamanan melalui Call Center 110.

Pukul 02.00 wita Tim PANTERA melakukan patroli di kawasan Jalan Soekarno, wilayah Desa Sukur, dan mendapati sejumlah anak muda yang sedang berkumpul di sekitar Alfamart Zero Point Sukur. Petugas melakukan pemeriksaan secara preventif terhadap badan dan area sekitar untuk mengantisipasi adanya barang terlarang. Dari pemeriksaan tersebut tidak ditemukan hal-hal yang menonjol.

Petugas selanjutnya memberikan imbauan kepada mereka agar segera kembali ke rumah masing-masing mengingat waktu sudah larut malam, sebagai langkah pencegahan terhadap potensi gangguan Kamtibmas.

Plt. Kapolres Minahasa Utara AKBP Antonius F. Gea, S.H., S.I.K., M.H., M.I.K. melalui Kasi Humas Iptu Steven Surentu menegaskan bahwa kegiatan patroli PANTERA merupakan bagian dari upaya Polres Minut menghadirkan kehadiran polisi di tengah masyarakat, sekaligus mencegah terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban.

Melalui kegiatan tersebut, personel juga mengantisipasi potensi tindak kejahatan, pelanggaran, peredaran barang terlarang, serta kecelakaan lalu lintas.

Minggu, 04 Oktober 2026

Patroli Kasih Presisi Polsek Likupang Intensifkan KRYD, Wujudkan Kamtibmas Kondusif

AIRMADIDI, Humas Polres Minut – Polsek Likupang melalui Patroli Kasih Presisi melaksanakan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah hukum Polsek Likupang.

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Sabtu, 3 Oktober 2026, mulai pukul 19.30 Wita hingga selesai, dengan melibatkan Aipda Elrik Watupongoh dan Aipda Ahmad Nasucha.

Dalam pelaksanaannya, personel melakukan patroli di sejumlah titik yang dianggap rawan gangguan kamtibmas. Petugas juga menyambangi masyarakat yang sedang beraktivitas serta berdialog secara langsung untuk menyampaikan imbauan kamtibmas.

Masyarakat diimbau untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan hal-hal yang berpotensi mengganggu situasi kamtibmas atau membutuhkan kehadiran Polri.

Melalui kegiatan KRYD tersebut, Polsek Likupang berkomitmen untuk terus meningkatkan kehadiran Polri di tengah masyarakat sebagai upaya menciptakan situasi yang aman, tertib, dan kondusif di wilayah hukum Polsek Likupang.

Polri Gelar Sertijab Sejumlah PJU Mabes dan Kapolda


JAKARTA – Polri melaksanakan pelantikan dan serah terima jabatan sejumlah perwira tinggi (Pati) dan perwira menengah (Pamen) Polri yang mendapat penugasan baru berdasarkan Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2205/X/KEP./2026 tertanggal 2 Oktober 2026.

Rangkaian kegiatan tersebut juga diikuti pelaksanaan Korps Raport kenaikan pangkat ke dan dalam golongan Pati Polri yang dipimpin langsung Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto di Rupattama Mabes Polri, Jakarta, Sabtu (3/10/2026) malam.

Sebanyak 23 Pati Polri mengikuti Korps Raport kenaikan pangkat. Mereka terdiri atas 7 Pati berpangkat Komisaris Jenderal Polisi (Komjen Pol.), 14 Pati berpangkat Inspektur Jenderal Polisi (Irjen Pol.), dan 2 Pati berpangkat Brigadir Jenderal Polisi (Brigjen Pol.).

Tujuh Pati yang naik pangkat menjadi Komjen Pol. yakni Sandi Nugroho, Dadang Hartanto, Dedy Kusuma Bakti, Asep Safrudin, Hery Herjawan, Andik Setiyono, dan Rudi Darmoko.

Sementara itu, 14 Pati yang naik pangkat menjadi Irjen Pol. yakni Agus Dwi Hermawan, Putu Putera Sadana, Hendra Kurniawan, Tubagus Ami Prindani, Pasma Royce, Yosi Muhamartha, Deni Dharmapala, Sonny Irawan, Rony Samtana, Adi Vivid Agustiadi Bachtiar, Adrianto Jossy Kusumo, Roy Hardi Siahaan, dan Adex Yudiswan.

Adapun dua Pati yang naik pangkat menjadi Brigjen Pol. yakni Anwar Haidar dan M. Darwis Debby Hermawan.

Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir mengatakan rangkaian mutasi, serah terima jabatan, pelantikan, dan kenaikan pangkat merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri sekaligus pembinaan karier personel.

“Mutasi dan rotasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri. Hal ini dilakukan sesuai kebutuhan organisasi sekaligus sebagai bagian dari pembinaan karier dan penyegaran dalam pelaksanaan tugas kepolisian,” kata Johnny dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (3/10/2026).

Berdasarkan Surat Telegram Kapolri tersebut, terdapat 88 Pati dan Pamen Polri yang mengalami mutasi. Dari jumlah tersebut, sebanyak 70 personel mendapatkan promosi atau menduduki jabatan baru.

Pada tingkat Mabes Polri, terdapat sejumlah pergantian jabatan PJU, antara lain Kabaintelkam Polri, Kabareskrim Polri, Kabaharkam Polri, Kalemdiklat Polri, Astamarena Kapolri, Aslog Kapolri, As SDM Kapolri, Kadivpropam Polri, Kadiv TIK Polri, Kadensus 88 AT Polri, Kadivkum Polri, Kakortastipidkor Polri, serta Koorspripim Polri.

Selain itu, mutasi juga mencakup 19 jabatan Kapolda, yakni Kapolda Metro Jaya, Maluku, Kepri, Riau, NTT, Jabar, Banten, Jateng, Jatim, Bali, Sumbar, Sulsel, Jambi, Gorontalo, Sumut, Sumsel, Sulteng, Sulbar, dan DIY.

Johnny mengatakan Kapolri berharap seluruh personel yang menerima amanah baru maupun kenaikan pangkat dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab serta segera menyesuaikan diri dengan tugas dan lingkungan kerja masing-masing.

“Kapolri berharap seluruh pejabat yang mendapat amanah baru dapat segera beradaptasi, melanjutkan program yang telah berjalan, menjaga soliditas organisasi, serta memberikan pelayanan kepolisian yang optimal kepada masyarakat,” ujar Johnny.

Menurut Johnny, pergantian jabatan dan kenaikan pangkat tersebut juga menjadi bagian dari upaya menjaga kesinambungan pelaksanaan tugas kepolisian di tingkat Mabes Polri maupun kewilayahan.

“Setiap personel yang mendapat amanah jabatan baru tentu diharapkan dapat melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya, melanjutkan tugas yang sudah berjalan dan memberikan pelayanan kepolisian yang optimal kepada masyarakat,” katanya.

Sabtu, 03 Oktober 2026

Polri Mutasi 88 Pati dan Pamen, Sejumlah PJU Mabes dan Kapolda Berganti


JAKARTA – Polri melakukan mutasi terhadap 88 perwira tinggi (Pati) dan perwira menengah (Pamen) melalui Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2205/X/KEP./2026 tertanggal 2 Oktober 2026. Mutasi tersebut mencakup sejumlah jabatan strategis di tingkat Mabes Polri hingga kewilayahan.

Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir mengatakan mutasi tersebut merupakan bagian dari dinamika organisasi untuk menjaga kesinambungan pelaksanaan tugas sekaligus memberikan ruang pengembangan karier bagi personel.

“Mutasi dan rotasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri. Hal ini dilakukan sesuai kebutuhan organisasi sekaligus sebagai bagian dari pembinaan karier dan penyegaran dalam pelaksanaan tugas kepolisian,” kata Johnny dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (3/10/2026).

Dari 88 personel yang dimutasi, sebanyak 70 personel mendapatkan promosi atau menduduki jabatan baru. Sejumlah jabatan strategis di lingkungan Mabes Polri turut mengalami pergantian.

Pada jajaran PJU Mabes Polri, terdapat 14 personel yang mendapat penugasan baru. Di antaranya Komjen Pol. Asep Edi Suheri, S.I.K., M.Si. sebagai Irwasum Polri; Irjen Pol. Dedy Kusuma Bakti, S.I.K., M.T.C.P. sebagai Kabaintelkam Polri; Irjen Pol. Asep Safrudin, S.I.K., M.H. sebagai Kabareskrim Polri; dan Irjen Pol. Dr. Hery Herjawan, S.I.K., M.H., M.Hum. sebagai Kabaharkam Polri.

Kemudian Irjen Pol. Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si. sebagai Kalemdiklat Polri; Irjen Pol. Dr. Andik Setiyono, S.I.K., S.H., M.H. sebagai Astamarena Kapolri; Brigjen Pol. Agus Dwi Hermawan, S.H., S.I.K., M.Kn. sebagai Aslog Kapolri; serta Brigjen Pol. Deni Dharmapala, S.H., S.I.K., M.H. sebagai As SDM Kapolri.

Selanjutnya, Irjen Pol. Dr. Mahmud Nazly Harahap, S.I.K., M.H., M.M. sebagai Kadivpropam Polri; Irjen Pol. Roberto G. M. Pasaribu, S.I.K., M.Si. sebagai Kadiv TIK Polri; Brigjen Pol. Tubagus Ami Prindani, S.I.K., M.Si. sebagai Kadensus 88 AT Polri; Irjen Pol. Dr. Ahrie Sonta N., M.Si., M.PICT. sebagai Kadivkum Polri; Irjen Pol. Arie Ardian Rishadi, S.I.K., M.Si. sebagai Kakortastipidkor Polri; serta Kombes Pol. Didik Hariyanto, S.I.K., M.Si. sebagai Koorspripim Polri.

Selain jajaran PJU Mabes Polri, mutasi juga mencakup 19 jabatan Kapolda. Di antaranya Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.I.K., S.H., M.Si.; Kapolda Maluku Irjen Pol. Suwondo Nainggoan, S.I.K., M.H.; Kapolda Kepri Irjen Pol. Suhendri, S.H., S.I.K., M.PSDM.; Kapolda Riau Irjen Pol. Arman Achdiat, S.I.K., M.Si.; Kapolda NTT Irjen Pol. Reza Arief Dewanto, S.I.K.; dan Kapolda Jabar Irjen Pol. Hengki, S.I.K., M.H.

Kemudian Kapolda Banten Brigjen Pol. Hendra Kurniawan, S.I.K., M.M., M.H.; Kapolda Jateng Brigjen Pol. Roy Hardi Siahaan, S.H., S.I.K., M.H.; Kapolda Jatim Irjen Pol. Dekananto Eko Purwono, S.I.K., M.H.; Kapolda Bali Brigjen Pol. Dr. Pasma Royce, S.I.K., M.H.; Kapolda Sumbar Irjen Pol. Drs. Jawari, S.H., M.H.; Kapolda Sulsel Irjen Pol. Dr. M. Awal Chairuddin, S.I.K., M.H.; Kapolda Jambi Irjen Pol. Drs. Widodo, S.H., M.H.; dan Kapolda Gorontalo Irjen Pol. Nurworo Danang, S.I.K.

Mutasi jabatan Kapolda juga mencakup Kapolda Sumut Brigjen Pol. Sonny Irawan, S.I.K., M.H.; Kapolda Sumsel Brigjen Pol. Rony Samtana, S.I.K., M.T.C.P.; Kapolda Sulteng Irjen Pol. Rizal Irawan, S.I.K., M.H.; Kapolda Sulbar Irjen Pol. Totok Suharyanto, S.I.K., M.Hum.; serta Kapolda DIY Irjen Pol. Langgeng Purnomo, S.I.K., M.H.

Mutasi tersebut juga mencakup kenaikan tingkat kepangkatan bagi 21 personel, serta penyesuaian jenjang jabatan bagi sejumlah Pati dan Pamen lainnya.

Johnny mengatakan para pejabat yang mendapat amanah baru diharapkan dapat segera menyesuaikan diri dan melanjutkan program serta pelaksanaan tugas di satuan masing-masing.

“Setiap personel yang mendapat amanah jabatan baru tentu diharapkan dapat melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya, melanjutkan tugas yang sudah berjalan dan memberikan pelayanan kepolisian yang optimal kepada masyarakat,” ujarnya.

Kebakaran Lahan di Samping Jalan Raya Ir. Soekarno Desa Maumbi, Polsek Airmadidi dan Warga Bergerak Cepat Padamkan Api

AIRMADIDI, Humas Polres Minut – Kebakaran lahan terjadi di samping Jalan Raya Ir. Soekarno, Desa Maumbi Jaga IV, Kecamatan Kalawat, Kabupaten Minahasa Utara, Jumat (2/10/2026) sekitar pukul 11.00 WITA.

Berdasarkan keterangan saksi, api diduga berawal dari aktivitas pembakaran rumput di sekitar area pekuburan. Api kemudian dengan cepat merembet ke lahan kering di sekitarnya akibat kondisi angin yang cukup kencang.

Seorang warga yang melintas di lokasi sempat menegur para pekerja dan mengingatkan agar api segera dipadamkan. Namun, kondisi lahan yang kering dan hembusan angin menyebabkan api dengan cepat membesar dan menjalar ke area lainnya, hingga mendekati lahan di depan RS Centra Medika.

Sekitar pukul 12.00 WITA, dua unit mobil pemadam kebakaran milik Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara tiba di lokasi dan langsung melakukan upaya pemadaman bersama perangkat desa serta warga sekitar.

Dalam peristiwa tersebut tidak terdapat korban jiwa. Api di area yang berada di samping jalan raya berhasil dipadamkan, sementara petugas tetap melakukan pemantauan terhadap titik api yang mengarah ke kawasan Perumahan Panamas, Desa Paniki Atas, Kecamatan Talawaan.

Luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar 2 hektare.

Personel Polsek Airmadidi yang mendatangi lokasi juga melakukan pengumpulan bahan keterangan dari sejumlah saksi serta memberikan imbauan kepada masyarakat agar tidak melakukan aktivitas pembakaran di lahan, terutama dalam kondisi cuaca kering dan angin kencang.

Pihak kepolisian mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran lahan, termasuk tidak membakar sampah atau lahan secara sembarangan serta tidak membuang puntung rokok yang masih menyala.

Selain itu, koordinasi antara pemerintah daerah, pemadam kebakaran, BPBD, aparat keamanan dan masyarakat perlu terus ditingkatkan untuk mengantisipasi munculnya titik api baru. Pemantauan dan pendinginan juga dilakukan pada area yang berpotensi kembali terbakar.

Masyarakat diimbau segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila menemukan titik api atau kondisi yang berpotensi menyebabkan kebakaran, sehingga dapat ditangani dengan cepat dan mencegah api meluas.

Jumat, 02 Oktober 2026

Polres Minut Ungkap Peredaran Obat Keras Trihexyphenidyl, Dua Pria Diamankan

AIRMADIDI, Humas Polres Minut – Tim Opsnal Satuan Reserse Narkoba Polres Minahasa Utara mengungkap dugaan peredaran obat keras jenis Trihexyphenidyl di wilayah hukum Polres Minahasa Utara. Dalam pengungkapan tersebut, dua orang pria diamankan bersama sejumlah barang bukti.

Kedua pria yang diamankan masing-masing berinisial JP alias Jimmy (21), warga Winangun Atas, Kecamatan Pineleng, Kabupaten Minahasa, dan AK alias Rian (22), warga Winangun Atas, Kecamatan Pineleng, Kabupaten Minahasa.

Pengungkapan tersebut berlangsung pada Rabu, 30 September 2026 sekitar pukul 22.30 WITA, di wilayah Desa Kolongan Tetempangan, Kecamatan Kalawat, Kabupaten Minahasa Utara.

Kasus ini berawal dari informasi masyarakat yang diterima Tim Opsnal Sat Res Narkoba Polres Minahasa Utara terkait dugaan aktivitas peredaran obat keras jenis Trihexyphenidyl yang dilakukan oleh kedua pria tersebut di wilayah hukum Polres Minahasa Utara.

Menindaklanjuti informasi tersebut, personel kemudian melakukan penyelidikan dan memperoleh informasi keberadaan keduanya di sekitar tempat kos Sanjaya, Desa Kolongan Tetempangan. Tim selanjutnya mendatangi lokasi dan mengamankan kedua terduga.

Saat dilakukan penggeledahan, petugas menemukan 26 butir obat keras jenis Trihexyphenidyl yang disimpan dalam pembungkus rokok. Selain itu, turut diamankan dua unit telepon seluler, masing-masing Vivo Y20 warna biru dan Infinix Hot warna silver.

Petugas juga mengamankan satu unit sepeda motor Honda Beat Street nomor polisi DB 3696 TM serta satu paket alat hisap sabu (bong).

Selanjutnya, kedua terduga beserta seluruh barang bukti dibawa ke Mako Polres Minahasa Utara untuk menjalani pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Kasat Res Narkoba Polres Minahasa Utara AKP C. Melky Sadrach, S.H. mengatakan bahwa pengungkapan tersebut merupakan tindak lanjut dari informasi masyarakat yang kemudian dikembangkan oleh personel di lapangan.

“Kami mengapresiasi informasi dari masyarakat yang turut membantu kepolisian dalam mengungkap dugaan peredaran obat keras. Kedua terduga bersama barang bukti telah diamankan dan saat ini masih menjalani proses pemeriksaan untuk kepentingan penyidikan,” ujar AKP C. Melky Sadrach, S.H.

Ia menambahkan, pihaknya akan terus melakukan upaya pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran obat keras maupun narkotika di wilayah hukum Polres Minahasa Utara serta mengajak masyarakat untuk segera melaporkan apabila mengetahui adanya aktivitas yang mencurigakan.

Kamis, 01 Oktober 2026

12 Personel Polda Sulut Terpilih Ikuti Misi Perdamaian PBB di Afrika Tengah

MANADO, Humas Polda Sulut - Sebanyak 140 personel Polri dari berbagai Kepolisian Daerah (Polda) di Indonesia dilepas untuk melaksanakan misi perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Afrika Tengah. Dari jumlah tersebut, 12 personel di antaranya merupakan anggota Polda Sulawesi Utara yang berasal dari berbagai satuan kerja (Satker).

Pelepasan ratusan personel Polri yang tergabung dalam Kontingen Garuda Bhayangkara Satuan Tugas Formed Police Unit (FPU) 8 MINUSCA tersebut dilaksanakan melalui upacara di Rupattama Mabes Polri, Kamis (1/10/2026), yang dipimpin oleh Kepala Divisi Hubungan Internasional (Kadiv Hubinter) Polri Irjen Pol Dr. Untung Widyatmoko, S.I.K., M.H.

Keikutsertaan 12 personel Polda Sulut dalam misi internasional ini merupakan bagian dari penugasan anggota Polri untuk mendukung upaya pemeliharaan perdamaian dunia di bawah naungan PBB.

Para personel yang terpilih berasal dari sejumlah satuan kerja, di antaranya Ditres PPA dan PPO, Polresta Manado, Satbrimob, Biro Ops serta Biddokkes Polda Sulut.

Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Sulut AKBP Peter Gosal, S.H., M.H., mengatakan bahwa keikutsertaan personel Polda Sulut dalam misi perdamaian PBB merupakan sebuah kehormatan sekaligus amanah yang harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab.

“Penugasan ini merupakan kesempatan bagi personel Polri untuk menunjukkan profesionalisme, disiplin, serta kemampuan dalam menjalankan tugas di tingkat internasional. Kami berharap 12 personel Polda Sulut yang terpilih dapat melaksanakan tugas dengan baik dan membawa nama baik institusi Polri serta bangsa Indonesia,” ujar AKBP Peter Gosal.

Ia juga berharap para personel dapat menjalankan setiap tugas sesuai dengan ketentuan yang berlaku, menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan, serta membangun kerja sama yang baik dengan personel internasional lainnya.

Menurutnya, kesiapan fisik, mental, dan profesionalisme menjadi hal penting dalam mendukung keberhasilan pelaksanaan misi perdamaian tersebut.

Kontingen Polri ini direncanakan akan diberangkatkan ke Afrika Tengah pada tanggal10 Oktober 2026.

Polda Sulut berharap seluruh personel yang mendapat penugasan dapat menjalankan misi dengan lancar, senantiasa diberikan kesehatan dan keselamatan, serta kembali ke Tanah Air setelah menyelesaikan tugas dengan baik.

Berikut nama anggota FPU

1. IPDA VINDA MELIAWATI ISRAEL, S.H., PS. PANIT 2 UNIT II SUBDIT I DITRES PPA DAN PPO POLDA SULUT
2. BRIPKA MIRANDA ESTORIL IRJANTINI RENJAAN, S.H., PS. PAUR SUBBAGDALPERS BAG SDM POLRESTA MANADO POLDA SULUT
3. BRIPKA YESUS MARSELANO TICOALU, PANIT II SUBDEN 1 WANTEROR SATBRIMOB POLDA SULUT
4. BRIGPOL IRENE SINTHIA SUYADI, S.H., BAMIN SUBSIHARTIB SIPROVOS SATBRIMOB POLDA SULUT
5. BRIGPOL RIKTER PONINGKO, BANIT UNIT III SUBDEN DENGEGANA SATBRIMOB POLDA SULUT
6. BRIGPOL YUAN ASAZI OTOLUWA, ANGGOTA PLETON I KOMPI 3 YON SATBRIMOB POLDA SULUT
7. BRIGPOL ANDIKA EKO PUTRA, BANIT UNIT II SUBDEN DENGEGANA SATBRIMOB POLDA SULUT
8. BRIGPOL MARNEX LINGGAR,BANIT UNIT SUBDEN II DENGEGANA SATBRIMOB POLDA SULUT
9. BRIPTU IRFANDI ONTHONI, A.Md.Kep., BIDDOKKES POLDA SULUT
10. BRIPTU DIZAYER ECLESIAS KAPUGU, BAMIN KOMPI 2 YON A PELOPOR SATBRIMOB POLDA SULUT
11. BRIPTU DANDI CLAUDIO MANANGKA, BANIT UNIT II SUBDEN DENGEGANA SATBRIMOB POLDA SULUT
12. BRIPTU CHRISTO RAPHAEL PAATH, BA ROOPS POLDA SULUT

Polres Minut Klarifikasi Pemberitaan Viral Terkait UMKM Pengolahan Sisa Ikan Tuna di Watudambo

AIRMADIDI, Humas Polres Minut – Polres Minahasa Utara melalui Seksi Humas melakukan pengecekan dan klarifikasi terkait pemberitaan yang beredar di media online mengenai dugaan keterlibatan dua oknum anggota Polri dalam pengelolaan perusahaan yang disebut tidak berizin serta dugaan pencemaran lingkungan di wilayah Tanjung Merah.

Pengecekan dilaksanakan pada Kamis (1/10/2026) sekitar pukul 14.00 WITA, bertempat di Desa Watudambo Jaga XI, Dusun Pimpin, Kecamatan Kauditan, Kabupaten Minahasa Utara.

Kegiatan tersebut dipimpin Kasi Humas Polres Minahasa Utara Iptu Steven Surentu bersama Ps. Kasubsi PIDM Bripka Indra Rachmad, Bripka Piere O. Merah dan Bripda Regi Lumohing.

Tim Humas Polres Minut mendatangi langsung lokasi usaha yang menjadi objek pemberitaan untuk melakukan pengecekan sekaligus meminta klarifikasi kepada pemilik UMKM pengolahan sisa ikan tuna, Akhmad Taufik.

Dalam keterangannya, Akhmad Taufik menjelaskan bahwa sisa ikan tuna yang diolah diperoleh dari beberapa pabrik pengolahan ikan tuna di Kota Bitung. Sisa ikan tersebut kemudian diolah menjadi bahan baku pakan untuk ternak dan ikan, antara lain pakan babi, ayam dan ikan.

Dari hasil klarifikasi, pemilik menyampaikan bahwa usaha tersebut telah memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB) 1001240015413 Usaha pengolahan sisa ikan tuna tersebut juga telah berjalan kurang lebih dua tahun, sejak 2024 hingga saat ini.

Kasi Humas Polres Minahasa Utara Iptu Steven Surentu mengatakan, pengecekan dilakukan sebagai langkah verifikasi atas informasi yang beredar sekaligus memastikan kondisi sebenarnya di lapangan.

“Pengecekan ini kami lakukan untuk memastikan fakta di lapangan terkait pemberitaan yang beredar. Berdasarkan hasil klarifikasi, usaha tersebut merupakan UMKM milik Bapak Akhmad Taufik dan yang bersangkutan menyampaikan telah memiliki Nomor Induk Berusaha,” ujar Iptu Steven Surentu.

Hasil pengecekan dan klarifikasi di lapangan tersebut selanjutnya disampaikan oleh Kasi Humas Polres Minahasa Utara dalam War Room Divhumas Polri sebagai bahan informasi dan tindak lanjut.

Polres Minahasa Utara menegaskan bahwa setiap informasi atau pemberitaan yang menyangkut institusi Polri akan dilakukan pengecekan secara faktual di lapangan, sehingga informasi yang disampaikan kepada publik dapat berdasarkan data dan keterangan yang diperoleh secara langsung.

Humas Polres Minahasa Utara berkomitmen untuk terus memberikan informasi yang transparan, faktual dan dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat.

Wakapolri Dorong Sepolwan Naik Level: Cara Belajar Berubah, Polwan Disiapkan Hadapi Tantangan Modern


JAKARTA – Cara belajar calon Polisi Wanita (Polwan) di Sekolah Polisi Wanita (Sepolwan) Lemdiklat Polri terus berubah. Outcome Based Education (OBE) dan Learning Management System (LMS) kini menjadi bagian dari transformasi pendidikan untuk memastikan siswa tidak hanya memahami materi, tetapi memiliki kompetensi yang benar-benar dibutuhkan saat bertugas di tengah masyarakat.

Hal tersebut menjadi perhatian Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M. saat mengunjungi Sepolwan Lemdiklat Polri, Jalan Ciputat Raya, Jakarta Selatan, Rabu (30/9/2026).

Wakapolri menyapa dan berdialog langsung dengan para siswa, termasuk Polwan yang memiliki prestasi di bidang akademik, bahasa dan olahraga. Ia juga mengunjungi kelas digital, kelas judo, kelas menembak dan dormitory untuk melihat langsung proses pendidikan sekaligus kehidupan siswa.

“Masyarakat berubah, tantangan berubah, maka cara kita belajar juga harus berubah. Polwan ke depan harus mampu menggunakan teknologi, berpikir kritis, berkomunikasi dengan baik dan memahami kebutuhan masyarakat,” ujar Wakapolri.

OBE mengubah orientasi pendidikan dari sekadar menyampaikan materi menjadi memastikan kompetensi siswa benar-benar terbentuk.

Siswa didorong memahami apa yang harus mereka kuasai, bagaimana menggunakan pengetahuan tersebut dan bagaimana menerapkannya dalam situasi nyata.

Sementara LMS menjadi bagian dari digitalisasi pendidikan yang memperluas ruang belajar. Dengan sistem tersebut, siswa dapat mengakses materi, mengikuti pembelajaran, berdiskusi dan mendapatkan evaluasi secara lebih terintegrasi.

Kasepolwan Lemdiklat Polri Kombes Pol. Dr. Melda Yanny, S.I.K., M.H. mengatakan penggunaan laptop, OBE dan LMS telah diterapkan dalam proses pembelajaran.

“Siswa sekarang merupakan generasi yang sangat dekat dengan teknologi. Karena itu proses pembelajaran juga harus melibatkan teknologi. Pengajar menjadi fasilitator, sementara siswa didorong untuk aktif berdiskusi dan berpikir kritis,” jelas Melda.

Wakapolri pun mengingatkan siswa agar memanfaatkan teknologi untuk memperluas pengetahuan.

“Jangan hanya menjadi siswa yang menunggu diberi tahu. Jadilah pembelajar yang aktif. Teknologi sudah memberikan begitu banyak sumber pengetahuan. Gunakan itu untuk memperkuat kemampuan kalian,” pesan Wakapolri.

Belajar di Kelas, Menguji di Lapangan

Wakapolri menekankan agar pengetahuan yang diperoleh siswa dapat diterapkan melalui latihan kerja (latja).

Salah satu kemampuan yang harus diperkuat adalah komunikasi. Polwan harus mampu mendengarkan masyarakat, menjelaskan kebijakan dan berkomunikasi secara tepat sesuai kewenangan.

Kemampuan tersebut semakin penting ketika Polri terlibat dalam pelaksanaan berbagai program pemerintah, termasuk perlindungan sosial.

“Polisi bekerja dengan masyarakat. Karena itu kemampuan komunikasi menjadi kompetensi utama. Apa yang dipelajari di kelas harus bisa dibawa ke lapangan,” kata Wakapolri.

Dalam kunjungannya, Wakapolri tidak hanya melihat proses pembelajaran, tetapi menyapa dan berdialog langsung dengan siswa.

Wakapolri menggali pengalaman, prestasi dan kemampuan yang mereka miliki, sekaligus memberikan motivasi agar para siswa tidak berhenti mengembangkan diri.

Salah satunya Fransina Putri Iriani Blesya, Nosis 184, kelas 3B, siswa kiriman Polda Papua Barat Daya.

Fransina merupakan lulusan SMA dengan Kurikulum Merdeka dan pernah memperoleh beasiswa penuh Pemerintah New South Wales untuk menempuh Bachelor of Chemical Engineering di Macquarie University, Sydney, Australia.

Ia menguasai Bahasa Inggris aktif dan Bahasa Spanyol pasif serta memiliki prestasi OSN-P Ekonomi, OSN-P Astronomi, Olimpiade Ilmu Kedokteran Universitas Hasanuddin, Paskibraka tingkat provinsi dan Exhibition NZ Science.

Ayahnya, Eduard Blesya, bekerja sebagai nelayan, sedangkan ibunya, Supriyani, merupakan guru.

9 Siswa Sepolwan Berlaga di Ajang Internasional

Talenta siswa juga terlihat dari 9 siswa yang mengikuti kompetisi olahraga internasional.

Sebanyak 8 siswa mengikuti ASEAN Games di Jepang, sedangkan 1 siswa mengikuti Kejuaraan Dunia Panjat Tebing di China dan Chili.

Tinju – ASEAN Games Jepang

* Nabila – Nosis 648, Kelas 2F.

Hockey – ASEAN Games Jepang

* Fatma Sri Hapsari – Nosis 417, Kelas 2D.
* Dea Destian – Nosis 444, Kelas 3D.
* Natasya Naiborhu – Nosis 400, Kelas 1D.
* Richa Azlia – Nosis 649, Kelas 2F.
* Asri Dewi Prasasti – Nosis 675, Kelas 3F.
* Innes Aditiya – Nosis 324, Kelas 3C.

Balap Sepeda – ASEAN Games Jepang

* Ayustina Delia Priatna – Nosis 338, Kelas 4C.

Panjat Tebing – Kejuaraan Dunia

* Kadek Adi Asih – Nosis 066, Kelas 3A.

Keberadaan para siswa tersebut menunjukkan bahwa pendidikan Polwan dapat berjalan beriringan dengan pengembangan prestasi di luar kompetensi kepolisian.

Di bidang bahasa asing terdapat siswa yang menguasai Bahasa Inggris, Arab, Turki dan Spanyol. Di bidang olahraga terdapat pengalaman internasional dalam cabang downhill, kabaddi, judo, futsal, dayung, karate, panjat tebing, bulutangkis, hockey, menembak dan kick boxing.

Prestasi nasional juga tercatat dalam Karate, Taekwondo, Pencak Silat, Voli, Kempo, Bulutangkis, Selam dan Hockey Indoor.

Di bidang seni, siswa memiliki kemampuan memainkan gitar, keyboard, biola, flute dan saxophone, serta bernyanyi, menciptakan lagu, paduan suara dan tari tradisional.

Sementara di bidang komunikasi terdapat siswa dengan kemampuan public speaking, MC formal, moderator, talkshow hingga stand-up comedy.

Wakapolri: Prestasi Harus Jadi Modal Berkembang

Wakapolri menegaskan bahwa prestasi siswa tidak boleh berhenti sebagai penghargaan.

Kemampuan yang sudah terlihat sejak pendidikan perlu dipetakan dan dikembangkan sebagai bagian dari manajemen talenta Polri.

“Prestasi jangan berhenti sebagai piala. Jadikan prestasi sebagai modal untuk terus belajar dan berkembang. Kalian harus terus meningkatkan kemampuan karena tantangan Polri ke depan semakin kompleks,” ujar Wakapolri.

Siswa Polwan yang berprestasi juga didorong memperoleh kesempatan yang sama untuk mengikuti pendidikan lanjutan, termasuk S1 STIK dan program pendidikan yang didukung LPDP.

Dalam kunjungannya, Wakapolri melihat langsung sejumlah fasilitas pendidikan.

Di kelas digital, Wakapolri melihat penerapan pembelajaran berbasis teknologi.

Di kelas judo dan kelas menembak, Wakapolri melihat proses pembentukan keterampilan dan kesiapan fisik siswa.

Sementara di dormitory, Wakapolri melihat kehidupan siswa di luar kelas yang menjadi bagian dari pembentukan disiplin, kemandirian dan kebersamaan.

Kunjungan tersebut sekaligus menjadi ruang dialog langsung antara pimpinan Polri dengan generasi Polwan yang sedang dipersiapkan untuk bertugas.

Wakapolri berharap kapasitas Sepolwan dapat dimaksimalkan sehingga pada 2027 mampu mendidik 1.000 Polwan, dengan tetap memperhatikan kesiapan sarana-prasarana dan kualitas pendidikan.

Kalemdiklat Polri Komjen Pol. Drs. R.Z. Panca Putra S., M.Si. menyampaikan bahwa Lemdiklat terus melakukan pembaruan sistem pendidikan, termasuk penguatan LMS dan kerja sama pendidikan internasional.

OBE mengubah orientasi pembelajaran menjadi kompetensi. LMS memperluas ruang belajar. Latja menghubungkan teori dengan praktik. Sementara pemetaan prestasi membuka ruang pengembangan talenta.

Semua diarahkan pada satu kebutuhan: mempersiapkan Polwan yang mampu menghadapi masyarakat yang semakin dinamis, kritis dan dekat dengan teknologi.

Kasat Binmas Polres Minut Berikan Penyuluhan Kenakalan Remaja kepada 68 Siswa SMP Kristen Karegesan

AIRMADIDI, Humas Polres Minut — Dalam upaya mencegah kenakalan remaja dan membangun kesadaran hukum sejak dini, Satuan Binmas Polres Minahasa Utara melaksanakan kegiatan penyuluhan kepada siswa-siswi SMP Kristen Karegesan, Selasa (30/9/2026). 

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kasat Binmas Polres Minahasa Utara AKP Ishak Samban, S.Sos., dan dihadiri Kepala SMP Kristen Karegesan Jecu Alin Z. Sendow, S.Pd. bersama para guru serta 68 siswa, yang terdiri dari 51 siswa putra dan 17 siswa putri.

Dalam penyuluhannya, AKP Ishak Samban menyampaikan bahwa usia remaja merupakan masa yang rentan terhadap pengaruh lingkungan dan pergaulan. Karena itu, para siswa diingatkan agar berhati-hati dalam memilih teman dan tidak mudah terpengaruh ajakan yang dapat membawa kepada perilaku negatif.

Materi yang diberikan antara lain pencegahan perkelahian antarsiswa maupun antarsekolah, bullying, merokok, minuman beralkohol, penggunaan senjata tajam, menghirup lem, membolos, serta penggunaan kendaraan bermotor oleh anak di bawah umur. Para siswa juga diingatkan untuk menaati tata tertib sekolah, menjaga kerapian, rajin beribadah, menghormati guru, membantu orang tua, serta segera pulang setelah kegiatan sekolah selesai.

Kasat Binmas juga mengimbau para siswa agar tidak melakukan pembakaran sampah sembarangan, khususnya di tengah kondisi musim kemarau, guna mencegah terjadinya kebakaran yang dapat membahayakan lingkungan.

Selain memberikan pembinaan kepada siswa, Polri juga mengajak pihak sekolah, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, orang tua, dan seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama melakukan pengawasan serta pembinaan terhadap anak-anak, baik di lingkungan sekolah maupun di luar sekolah.

“Polri melalui fungsi Binmas akan terus memberikan edukasi dan penyuluhan kepada para pelajar. Kami mengajak para siswa untuk menjadi generasi yang disiplin, menjauhi perilaku negatif dan bersama-sama menjaga keamanan serta ketertiban di lingkungan masing-masing,” ujar AKP Ishak Samban, S.Sos.

Dalam kesempatan tersebut, disampaikan pula bahwa masyarakat maupun pihak sekolah tidak perlu ragu untuk melaporkan setiap gangguan keamanan, pelanggaran, maupun kejadian yang membutuhkan kehadiran polisi melalui Call Center 110 Polres Minahasa Utara atau kantor kepolisian terdekat.

Kegiatan penyuluhan berakhir sekitar pukul 07.30 Wita dalam keadaan aman, tertib, lancar dan kondusif. Kehadiran personel Polres Minahasa Utara mendapat apresiasi dari pihak sekolah dan para siswa SMP Kristen Karegesan.

Rabu, 30 September 2026

Buka Sertifikasi Penyidik, Kapolda Sulut Tekankan Pentingnya Profesionalisme, Integritas, dan Kepercayaan Masyarakat

MANADO, Humas Polda Sulut — Kapolda Sulawesi Utara Irjen Pol Yudo Hermanto, S.I.K., M.M., secara resmi membuka kegiatan Pelaksanaan Sertifikasi Penyidik dan Penyidik Pembantu Tahun Anggaran 2026 di lingkungan Polda Sulut, Rabu (30/9/2026).

Acara yang digelar oleh Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Lemdiklat Polri di SPN Polda Sulut ini berlangsung pada 28 September hingga 2 Oktober 2026. Kegiatannya diikuti oleh para peserta uji kompetensi dari Ditreskrimum, Ditreskrimsus, Ditresnarkoba, PPA dan PPO, Ditpolairud, serta personel dari jajaran Polres di wilayah Polda Sulut.

Dalam sambutannya, Kapolda Sulut menegaskan bahwa perkembangan lingkungan strategis, pesatnya kemajuan teknologi, serta dinamika perubahan karakteristik kejahatan menuntut setiap personel penyidik untuk memiliki kompetensi yang semakin tinggi dan terukur.

"Penyidikan tidak cukup hanya dilaksanakan berdasarkan pengalaman. Penyidikan harus dilaksanakan dengan pengetahuan, keterampilan, profesionalisme, integritas, serta kompetensi yang terukur dan dapat dipertanggungjawabkan," tegas Irjen Pol Yudo Hermanto.

Beliau menambahkan bahwa di tengah tingginya ekspektasi masyarakat terhadap kinerja Polri, para penyidik dituntut untuk mampu bekerja secara profesional, objektif, transparan, akuntabel, dan berkeadilan. Hal tersebut harus tetap mengedepankan perlindungan terhadap Hak Asasi Manusia (HAM) serta memberikan kepastian hukum.

Sertifikasi ini, menurut Kapolda, bukan sekadar proses administratif formalitas untuk mendapatkan pengakuan. Lebih dari itu, sertifikasi merupakan bagian strategis dari upaya Polri untuk memastikan seluruh personel yang menjalankan fungsi penyidikan benar-benar memenuhi standar kompetensi yang sesuai.

Kepada para peserta, Kapolda berpesan agar mengikuti seluruh tahapan sertifikasi dengan sungguh-sungguh, disiplin, dan penuh rasa tanggung jawab. Beliau meminta para personel tidak menjadikan asesmen sebagai beban, melainkan sebagai sarana evaluasi mandiri untuk mengetahui dan meningkatkan kompetensi diri.

"Saya berharap kegiatan ini pada akhirnya tidak hanya menghasilkan penyidik dan penyidik pembantu yang kompeten secara teknis, tetapi juga melahirkan insan penegak hukum yang berintegritas, humanis, adaptif terhadap perkembangan zaman, serta mampu memberikan rasa keadilan bagi masyarakat," ujarnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Kepala LSP Lemdiklat Polri Kombes Pol Dr. Purwadi Wahyu Anggoro, S.I.K., M.H., Kabagbinfung Rorenmin Bareskrim Polri Kombes Pol Rahamt Budi Handoko, S.I.K., M.H., para Pejabat Utama Polda Sulut, serta Tim Asesor T.A. 2026.

Tiga Anak Diamankan Usai Lempari Kendaraan Container Di Perempatan Desa Kawiley

AIRMADIDI, Humas Polres Minut – Personel Polsek Kauditan mengamankan tiga anak yang diduga terlibat dalam peristiwa pelemparan kendaraan container di perempatan Desa Kawiley, Kecamatan Kauditan, Kabupaten Minahasa Utara, sekitar pukul 21.30 WITA.

Ketiga anak tersebut masing-masing berusia 12, 13 dan 15 tahun. Berdasarkan keterangan awal, salah satu di antaranya mengajak temannya melakukan pelemparan kendaraan dan kemudian mengajak seorang lainnya untuk turut serta.

Saat berada di perempatan Desa Kawiley, salah satu anak mengambil batu dan melemparkannya ke kendaraan container jenis HINO nomor polisi 9112 PEI yang melintas dari arah Manado menuju Bitung. Akibatnya, kaca depan kendaraan mengalami kerusakan. Tidak terdapat korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Masyarakat yang mengetahui kejadian kemudian mengamankan ketiganya dan menyerahkan kepada personel Polsek Kauditan. Petugas selanjutnya menghubungi orang tua dan melakukan pembinaan awal sebelum membawa anak yang berhadapan dengan hukum bersama pengemudi serta kendaraan ke Polres Minut untuk penanganan lebih lanjut sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Plt. Kapolres Minut AKBP Antonius F. Gea, S.H., S.I.K., M.H., M.I.K melalui Kasi Humas Iptu Steven Surentu mengimbau para orang tua agar meningkatkan pengawasan dan perhatian terhadap aktivitas serta pergaulan anak.

“Kami mengimbau agar kejadian seperti ini tidak terulang. Tindakan yang membahayakan pengguna jalan harus dicegah sejak dini melalui pengawasan dan pembinaan bersama antara keluarga, masyarakat dan kepolisian,” ujar Iptu Steven Surentu.

Hingga saat ini, seluruh pihak terkait telah berada di Polres Minut untuk penanganan lebih lanjut.

Selasa, 29 September 2026

Polda Sulut Bekali Puluhan Pegawai Negeri Pada Polri Keterampilan Menjelang Masa Purna Dinas

MANADO, Humas Polda Sulut - Kepolisian Daerah Sulawesi Utara menggelar pembekalan dan pelatihan keterampilan bagi Pegawai Negeri pada Polri (PNPP) yang akan memasuki masa pengakhiran dinas, Selasa (29/9/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Aula Catur Prasetya Polda Sulut tersebut dibuka oleh Wakapolda Sulut Brigjen Pol Susetio Cahyadi, serta dihadiri para Pejabat Utama Polda Sulut, narasumber dan 80 peserta pelatihan.

Dalam kesempatan tersebut, Wakapolda Sulut Brigjen Pol Susetio Cahyadi menyampaikan bahwa masa pengakhiran dinas bukanlah akhir dari pengabdian, melainkan awal dari perjalanan dan kehidupan baru di tengah masyarakat.

“Ketika memasuki masa pensiun, kita harus tetap memiliki semangat untuk berkarya. Ada empat hal yang perlu menjadi pedoman, yaitu membuat legacy atau warisan yang baik, ikhlas menerima perubahan, memiliki damai di hati, serta tetap bermanfaat bagi banyak orang,” ujar Wakapolda.

Menurutnya, legacy tidak selalu harus berupa sesuatu yang besar, tetapi dapat diwujudkan melalui kebaikan, keteladanan, pengalaman dan nilai-nilai positif yang ditinggalkan selama menjalankan tugas maupun setelah kembali ke masyarakat.

“Yang terpenting adalah bagaimana kita dapat menerima masa pensiun dengan ikhlas, tetap menjaga hubungan baik dengan keluarga dan masyarakat, memiliki kedamaian dalam hati, serta terus memberikan manfaat sesuai kemampuan yang kita miliki,” lanjutnya.

Kapolda melalui Wakapolda juga memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut yang merupakan wujud sinergitas antara Polri dengan sejumlah pihak, di antaranya Bank BNI, ASABRI, Dinas UMKM Provinsi Sulawesi Utara, Balai Perikanan Budidaya Air Tawar Tatelu serta para narasumber.

Ia menegaskan, pengakhiran masa dinas merupakan awal dari episode kehidupan baru ketika personel kembali berada di tengah masyarakat. Karena itu, para peserta diharapkan mampu mengelola waktu, tenaga dan potensi yang dimiliki dengan tetap menjaga nama baik pribadi maupun institusi Polri serta menjadi teladan di lingkungan masyarakat.

"Pelatihan ini juga diarahkan untuk membantu para peserta mempersiapkan diri, baik secara mental maupun keterampilan. Berdasarkan pemetaan minat, bidang perdagangan, UMKM dan perikanan dinilai memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai bekal setelah masa dinas berakhir," ujar Wakapolda.

Wakapolda berharap pembekalan tersebut dapat memberikan gambaran dan motivasi kepada para peserta agar tidak merasa kehilangan arah ketika memasuki masa pensiun.

“Setelah pensiun, kita tetap harus produktif. Gunakan pengalaman dan kemampuan yang dimiliki untuk melakukan hal-hal positif, sehingga kehadiran kita tetap dirasakan dan memberikan manfaat bagi keluarga maupun masyarakat,” pungkasnya.

Patroli Kasih Presisi Polsek Likupang Intensifkan KRYD, Jaga Kamtibmas Tetap Kondusif di Kampung Ambong


Likupang Timur – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap aman dan kondusif, personel Polsek Likupang melaksanakan kegiatan Patroli Kasih Presisi dalam bentuk Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) pada Minggu (27/9/2026). 

Kegiatan patroli tersebut dilaksanakan oleh Aipda Achmad Nasucha dan Bripka Ralph Sasinggala dengan menyasar titik-titik yang dianggap rawan gangguan kamtibmas, khususnya di Desa Likupang Kampung Ambong, Kecamatan Likupang Timur, Kabupaten Minahasa Utara.

Dalam pelaksanaannya, personel patroli menyambangi warga yang sedang beraktivitas serta melakukan dialog secara langsung guna menyerap informasi dan menyampaikan pesan-pesan kamtibmas. Masyarakat diimbau untuk terus menjaga keamanan lingkungan masing-masing, meningkatkan kepedulian terhadap situasi sekitar, serta memperkuat kerja sama dalam menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman.

Selain itu, personel Polsek Likupang juga mengingatkan masyarakat agar tidak ragu menghubungi pihak kepolisian apabila menemukan atau mengetahui adanya potensi gangguan kamtibmas maupun kejadian yang memerlukan kehadiran aparat kepolisian. Polsek Likupang siap merespons setiap laporan masyarakat dan segera mendatangi lokasi guna mengambil langkah-langkah kepolisian yang diperlukan.

Melalui kegiatan Patroli Kasih Presisi dan KRYD yang dilaksanakan secara rutin, Polsek Likupang berharap terjalin komunikasi yang baik dengan masyarakat serta terciptanya situasi kamtibmas yang aman, tertib, dan kondusif di wilayah hukum Polsek Likupang.

Senin, 28 September 2026

Kapolda Sulut Pimpin Apel Persada Pemakaman Kombes Pol Steidy Raranta di Noongan

MINAHASA, Humas Polda Sulut — Kapolda Sulawesi Utara Irjen Pol Yudo Hermanto, S.I.K., M.M. memimpin apel persada upacara pemakaman almarhum Kombes Pol Steidy Raranta, S.I.K., yang berlangsung di pekuburan keluarga di Desa Noongan, Kabupaten Minahasa, Senin (28/9/2026).

Upacara pemakaman dihadiri oleh Wakapolda Sulut Brigjen Pol Dr. Susetio Cahyadi, para Pejabat Utama Polda Sulut, Bhayangkari, Kapolres jajaran, personel Bidhumas Polda Sulut, personel Polres Minahasa, keluarga yang berduka serta rekan-rekan almarhum.

Sebelum dimakamkan, jenazah almarhum Kombes Pol Steidy yang menjabat sebagai Kabid Humas Polda Sulut tersebut terlebih dahulu dilepas dari rumah duka di Manembo-nembo, Kota Bitung. Prosesi pelepasan di rumah duka dipimpin oleh Karo Ops Polda Sulut Kombes Pol F. Raimond Ukoli.

Selanjutnya, jenazah almarhum dibawa ke Mapolda Sulut untuk mendapat penghormatan terakhir. Suasana haru dan duka menyelimuti prosesi penghormatan terakhir tersebut. Kapolda Sulut, Wakapolda Sulut, Forkopimda, para Pejabat Utama Polda Sulut, Bhayangkari, Kapolresta, para Kapolres, serta seluruh personel turut hadir memberikan penghormatan kepada almarhum.

Usai prosesi penghormatan terakhir di Mapolda Sulut, jenazah kemudian diberangkatkan menuju Desa Noongan, Minahasa, untuk dimakamkan di pekuburan keluarga.

Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Sulut AKBP Peter Gosal, S.H., M.H. menyampaikan rasa kehilangan yang mendalam atas berpulangnya Kombes Pol Steidy Raranta.

“Atas nama keluarga besar Bidhumas Polda Sulut, kami menyampaikan turut berdukacita yang sedalam-dalamnya atas berpulangnya almarhum Kombes Pol Steidy Raranta. Semoga almarhum mendapat tempat yang layak di sisi Tuhan Yang Maha Esa dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan serta penghiburan,” ujar AKBP Peter Gosal.

Menurutnya, almarhum merupakan sosok yang telah memberikan dedikasi dan pengabdian bagi institusi Polri, khususnya Polda Sulut.

“Semoga segala amal dan pengabdian almarhum selama bertugas menjadi kenangan yang baik bagi kita semua. Kami juga mengajak seluruh personel untuk bersama-sama mendoakan almarhum dan memberikan dukungan moril kepada keluarga yang ditinggalkan,” tuturnya.

Kepergian Kombes Pol Steidy Raranta meninggalkan duka mendalam bagi keluarga besar Polda Sulut. Seluruh jajaran menyampaikan penghormatan dan doa terbaik bagi almarhum serta berharap keluarga yang ditinggalkan senantiasa diberikan kekuatan dan ketabahan.

Kapolda Sulut Pimpin Sertijab, Brigjen Pol Susetio Cahyadi Resmi Jabat Wakapolda

MANADO, Humas Polda Sulut - Kapolda Sulawesi Utara Irjen Pol Yudo Hermanto, S.I.K., M.M. memimpin upacara serah terima jabatan (sertijab) Wakapolda Sulut dari Irjen Pol Awi Setiyono, S.I.K., M.Hum kepada Brigjen Pol Dr. Susetio Cahyadi, S.I.K., M.M., M.H., CFrA., CSA, di Lapangan Presisi Mapolda Sulut, Senin (28/9/2026).

Pergantian jabatan tersebut merupakan bagian dari penyegaran organisasi di lingkungan Polri berdasarkan Surat Telegram Kapolri Nomor ST/1877/VIII/KEP./2026 tertanggal 30 Agustus 2026.

Brigjen Pol Susetio Cahyadi sebelumnya menjabat sebagai Widyaiswara Madya Sespim Lemdiklat Polri. Sementara itu, Irjen Pol Awi Setiyono selanjutnya dipercaya mengemban jabatan sebagai Widyaiswara Kepolisian Utama Tk. I SESPIM Lemdiklat Polri.

Upacara sertijab dihadiri para pejabat utama Polda Sulut, Kapolresta dan para Kapolres jajaran, Bhayangkari serta seluruh personel Polda Sulut.

Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Sulut AKBP Peter Gosal, S.H., M.H. mengatakan, pergantian jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi dan kebutuhan institusi dalam meningkatkan kinerja pelayanan kepada masyarakat.

“Serah terima jabatan ini merupakan bagian dari dinamika organisasi sekaligus proses pembinaan karier personel. Setiap jabatan merupakan amanah dan tanggung jawab yang harus dilaksanakan dengan penuh integritas, profesionalisme dan dedikasi,” ujarnya.

Kegiatan kemudian akan dilanjutkan dengan acara kenal pamit yang dilaksanakan secara sederhana di aula Mapolda dan pelepasan pejabat lama di halaman Mapolda Sulut, diikuti oleh seluruh personel Polda Sulut.

Satlantas Polres Minut Gelar Patroli Malam, Antisipasi Balap Liar Di Jalan Interchange Maumbi


MINAHASA UTARA, Humas Polres Minut – Dalam rangka menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas), Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Minahasa Utara melaksanakan kegiatan antisipasi balap liar di Jalan Interchange Maumbi, Kabupaten Minahasa Utara, Sabtu (26/9/2026) malam.

Kegiatan yang dimulai pukul 23.00 WITA tersebut dipimpin langsung oleh Kasat Lantas Polres Minut IPTU Ismail Diko, S.Sos., bersama personel Satlantas, yakni Kanit Turjawali, AIPTU Hardi Marbun, AIPTU Suratman H, AIPDA Rico Djurutuli, Brigadir M. Karundeng, dan Briptu Hizkia Wowor.

Dalam pelaksanaannya, personel melakukan pengaturan arus lalu lintas di sepanjang Jalan Interchange Maumbi guna menekan angka kecelakaan lalu lintas, pelanggaran, kemacetan, serta mencegah potensi kejahatan jalanan. Selain itu, patroli rutin juga dilakukan untuk memantau aktivitas kelompok remaja yang berpotensi melakukan aksi balap liar.

Patroli ini merupakan langkah preventif Polres Minut untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat, khususnya para pengguna jalan yang melintas pada malam hingga dini hari. Kehadiran personel di lapangan diharapkan mampu mencegah terjadinya gangguan kamtibmas maupun pelanggaran lalu lintas yang dapat membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Kasat Lantas Polres Minut IPTU Ismail Diko, S.Sos., mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Satlantas dalam menciptakan situasi lalu lintas yang aman dan kondusif.

“Kami terus melakukan patroli dan pengawasan di titik-titik yang berpotensi dijadikan lokasi balap liar. Selain membahayakan pelaku, aksi balap liar juga mengancam keselamatan pengguna jalan lainnya. Karena itu kami mengimbau para orang tua untuk turut mengawasi aktivitas anak-anaknya, terutama pada malam hari, serta mengajak para generasi muda untuk menyalurkan hobi otomotif melalui kegiatan yang positif dan sesuai aturan,” ujar IPTU Ismail Diko, S.Sos.

Dari hasil kegiatan tersebut, situasi di Jalan Interchange Maumbi terpantau aman, lancar, dan terkendali. Tidak ditemukan adanya aktivitas balap liar selama pelaksanaan patroli, sementara arus lalu lintas berlangsung normal hingga kegiatan berakhir. Satlantas Polres Minut akan terus meningkatkan patroli rutin sebagai bentuk komitmen dalam menjaga keselamatan dan ketertiban berlalu lintas di wilayah Kabupaten Minahasa Utara.

Minggu, 27 September 2026

Tim URC Polres Minut Amankan Terduga Pelaku Pencurian di PT Mitra Hijau Asia


AIRMADIDI, Humas Polres Minut – Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Satreskrim Polres Minahasa Utara berhasil mengamankan seorang terduga pelaku tindak pidana pencurian yang terjadi di area PT Mitra Hijau Asia, Desa Paniki Atas, Kecamatan Talawaan, Kabupaten Minahasa Utara, Jumat (25/9/2026).

Penanganan kasus ini berdasarkan Laporan Polisi Nomor: LP/B/712/IX/2026/SPKT/Res Minut/Polda Sulut. Menindaklanjuti laporan tersebut, Satreskrim Polres Minahasa Utara di bawah pimpinan Katim URC IPDA Jonathan Marpaung, S.Tr.K., segera melakukan serangkaian tindakan kepolisian berupa pemeriksaan saksi-saksi, pengumpulan barang bukti, serta penyelidikan guna mengungkap identitas pelaku.

Dari hasil penyelidikan yang dilakukan, Tim URC berhasil mengidentifikasi terduga pelaku yang diketahui berinisial FT (30). Selanjutnya, tim melakukan pencarian secara intensif hingga akhirnya berhasil mengamankan yang bersangkutan di wilayah Desa Paniki Atas, Kecamatan Dimembe, Kabupaten Minahasa Utara.

Setelah diamankan, terduga pelaku langsung dibawa ke Mapolres Minahasa Utara untuk menjalani pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut.

Dalam penanganan perkara ini, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu unit mesin dap air, dua alat timbang, empat belas galon disinfektan, dan satu buah martil yang diduga berkaitan dengan tindak pidana yang dilaporkan.

Hingga saat ini, penyidik telah melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi, mengamankan terduga pelaku, serta melengkapi administrasi penyidikan. Selanjutnya, penyidik akan melaksanakan pemeriksaan lanjutan, melengkapi berkas perkara, serta melakukan proses hukum sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

Plt. Kapolres Minahasa Utara AKBP Antonius F. Gea, S.H., S.I.K., M.H., M.I.K. melalui Kasi Humas IPTU Steven Surentu menyampaikan bahwa Polres Minahasa Utara berkomitmen menindak tegas setiap tindak pidana yang meresahkan masyarakat.

“Kami mengapresiasi kerja cepat Tim URC dan Satreskrim Polres Minahasa Utara dalam mengungkap kasus ini. Kepolisian akan terus melakukan upaya penegakan hukum secara profesional dan transparan guna memberikan rasa aman kepada masyarakat. Kami juga mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan apabila mengetahui atau menjadi korban tindak pidana sehingga dapat segera ditindaklanjuti oleh pihak kepolisian,” ujar IPTU Steven Surentu.

Polres Minahasa Utara menegaskan bahwa proses hukum terhadap terduga pelaku akan dilaksanakan sesuai ketentuan yang berlaku dengan tetap menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah hingga adanya putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap.

Sabtu, 26 September 2026

Kapolri Pimpin Korprapot, 50 Pati dan 4 PNS Polri Naik Pangkat


JAKARTA — Kapolri Jenderal Polisi memimpin upacara Laporan Korps Kenaikan Pangkat (Korprapot) Perwira Tinggi (Pati) dan PNS Polri di Rupattama Mabes Polri, Jakarta, Jumat (25/9/2026). Sebanyak 50 Pati Polri dan 4 PNS Polri menerima kenaikan pangkat dalam upacara tersebut.

Dari 50 Pati Polri yang naik pangkat, satu personel memperoleh kenaikan pangkat menjadi Komisaris Jenderal Polisi (Komjen Pol.), 15 personel menjadi Inspektur Jenderal Polisi (Irjen Pol.), dan 34 personel menjadi Brigadir Jenderal Polisi (Brigjen Pol.).

Salah satu Pati yang naik pangkat menjadi Komjen Pol. adalah Dr. Roycke Harry Langie, S.I.K., M.H. selaku Astamaops Kapolri. Sementara sejumlah Pati yang memperoleh kenaikan pangkat menjadi Irjen Pol. di antaranya Dr. Untung Widyatmoko, S.I.K., M.H. selaku Kadivhubinter Polri, Yudo Hermanto, S.I.K., M.M. selaku Kapolda Sulut., serta Dr. Wawan Muliawan, S.H., S.I.K., M.H. selaku Wakabaintelkam Polri.

Kenaikan pangkat juga diberikan kepada 34 Pati Polri menjadi Brigjen Pol., di antaranya Dally Achmad Mutiara, S.I.K., Zefanja Honpry Dapas, S.I.K., M.Si., dan Dr. Ruruh Wicaksono, S.I.K., S.H., M.H.

Selain Pati Polri, Korprapot juga diikuti dengan kenaikan pangkat bagi empat PNS Polri. Kenaikan pangkat tersebut terdiri atas tiga PNS menjadi Pembina Utama dan satu PNS menjadi Pembina Utama Madya.

Kadivhumas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir mengatakan, kenaikan pangkat merupakan bentuk penghargaan institusi atas dedikasi, loyalitas, dan kinerja personel selama menjalankan tugas. Menurutnya, kenaikan pangkat sekaligus menjadi amanah untuk meningkatkan tanggung jawab dalam memberikan kontribusi terbaik bagi organisasi dan masyarakat.

“Setiap kenaikan pangkat merupakan bentuk penghargaan atas dedikasi, loyalitas, dan kinerja personel. Namun, di balik kenaikan pangkat tersebut terdapat amanah dan tanggung jawab yang semakin besar untuk terus memberikan kontribusi terbaik bagi institusi, bangsa, dan masyarakat,” ujar Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir.

Irjen Pol. Johnny menambahkan, kenaikan pangkat juga merupakan bagian dari pembinaan karier personel sekaligus bentuk kepercayaan organisasi. Para personel yang menerima kenaikan pangkat diharapkan dapat terus menjaga kehormatan institusi dan menjadi teladan dalam pelaksanaan tugas.

“Harapannya, kenaikan pangkat ini tidak hanya menjadi pencapaian secara pribadi, tetapi juga menjadi energi baru untuk terus berkarya, memberikan kontribusi positif, dan menghadirkan pelayanan kepolisian yang semakin profesional dan humanis,” tutupnya.