Minggu, 13 September 2026

Sat Pamobvit Polres Minut Gelar Patroli Destinasi Pariwisata, Pastikan Keamanan Wisatawan di Likupang Timur

AIRMADIDI, Humas Polres Minut – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat maupun wisatawan, Satuan Pengamanan Objek Vital (Sat Pamobvit) Polres Minahasa Utara melaksanakan patroli preventif di sejumlah destinasi pariwisata di wilayah Likupang Timur, Kabupaten Minahasa Utara, Sabtu (12/9/2026).

Kegiatan patroli tersebut dipimpin langsung oleh Kasat Pamobvit Polres Minahasa Utara Iptu Rahmat Dachlan, S.H., dengan melibatkan personel Aiptu Romy Moniaga, Aipda F. Rumpun, Aipda F. Pongayow, Aipda H. Sinsu dan Bripka Marlon.

Patroli dilaksanakan mulai pukul 08.00 WITA hingga 17.00 WITA dengan menyasar sejumlah destinasi wisata, yakni Hotel Paradise, Pantai Kinunang, dan Pantai Pall, yang berada di wilayah hukum Polres Minahasa Utara.

Sebelum melaksanakan patroli, personel terlebih dahulu mengikuti apel kesiapan yang dipimpin Kasat Pamobvit pada pukul 08.30 WITA. Kegiatan dilanjutkan dengan pemeriksaan kelengkapan perorangan, kendaraan serta administrasi guna memastikan seluruh personel siap melaksanakan tugas sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) Patroli Kepolisian.

Pada pukul 09.00 WITA, regu patroli bergerak menuju lokasi pertama, yakni kawasan wisata Hotel Paradise. Personel tiba sekitar pukul 10.11 WITA dan langsung berkoordinasi dengan pihak pengelola hotel. Selain melaksanakan patroli dan sambang, personel juga memberikan imbauan kepada pengelola maupun pengunjung agar senantiasa memperhatikan keamanan dan keselamatan selama berwisata. Situasi di lokasi terpantau aman dan terkendali.

Selanjutnya, sekitar pukul 12.30 WITA, personel bergerak menuju Pantai Kinunang Likupang. Dalam pelaksanaan patroli, personel berkoordinasi dengan pihak pengelola serta melakukan patroli berjalan kaki di area kawasan wisata. Kondisi cuaca terpantau cerah dan belum ditemukan adanya gangguan Kamtibmas maupun potensi kerawanan menonjol. Situasi secara umum aman dan terkendali.

Pada pukul 14.30 WITA, regu patroli tiba di Pantai Pall. Personel kembali melakukan koordinasi dengan pihak pengelola, dilanjutkan patroli berjalan kaki dan kegiatan sambang di kawasan wisata. Kehadiran personel kepolisian mendapat respons positif dari pihak pengelola maupun masyarakat, sementara situasi Kamtibmas terpantau aman dan terkendali.

Kasat Pamobvit Polres Minut Iptu Rahmat Dachlan, S.H. mengatakan bahwa patroli destinasi pariwisata merupakan langkah preventif kepolisian untuk memastikan aktivitas masyarakat dan wisatawan dapat berlangsung dengan aman dan nyaman.

“Patroli ini merupakan bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya pada kawasan destinasi pariwisata. Kami terus melakukan pemantauan dan koordinasi dengan pengelola untuk mengantisipasi potensi gangguan Kamtibmas serta memberikan rasa aman kepada wisatawan,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolres Minut AKBP Antonius F. Gea, S.H., S.I.K., M.H., M.I.K melalui Kasi Humas Iptu Steven Surentu, menyampaikan bahwa pengamanan kawasan pariwisata merupakan bagian dari upaya Polres Minahasa Utara dalam mendukung terciptanya situasi yang kondusif sekaligus mendukung kemajuan sektor pariwisata di Kabupaten Minahasa Utara.

“Kehadiran personel Polri di destinasi wisata diharapkan dapat memberikan rasa aman bagi investor, pengelola, masyarakat dan para wisatawan. Patroli preventif juga menjadi langkah untuk mencegah terjadinya berbagai bentuk pelanggaran maupun tindak kejahatan di kawasan pariwisata,” jelasnya.

Lebih lanjut disampaikan, kegiatan tersebut sejalan dengan komitmen Polri dalam mendukung program pemerintah, khususnya dalam menciptakan iklim keamanan yang kondusif guna mendorong perkembangan sektor pariwisata di Kabupaten Minahasa Utara.

“Dengan terciptanya keamanan dan kenyamanan di destinasi wisata, diharapkan aktivitas pariwisata dapat terus berkembang dan memberikan dampak positif bagi masyarakat serta perekonomian daerah,” pungkasnya.

Sabtu, 12 September 2026

Hadapi Karhutla Gambut, Polri Perkuat Teknologi hingga Rekayasa Tata Air


PALANGKA RAYA, KALIMANTAN TENGAH – Menghadapi kebakaran hutan dan lahan yang semakin kompleks, Polri memperkuat penanganan karhutla dengan menggabungkan kekuatan personel, teknologi, kendaraan khusus, peralatan pemadaman, perlindungan personel, serta rekayasa tata air gambut.

Hal tersebut terlihat saat Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo meninjau langsung Posko Induk Penanganan Karhutla Polda Kalimantan Tengah, Palangka Raya, Jumat (11/9/2026).

Wakapolri tidak hanya melihat kesiapan personel, tetapi juga memeriksa berbagai sarana dan inovasi yang digunakan untuk menjangkau titik kebakaran yang sulit diakses serta mempercepat pemadaman.

Kekuatan lapangan antara lain diperkuat 12 kendaraan double cabin yang dilengkapi tangki dan peralatan Karhutla, kendaraan AWC, Damkar dan tactical Karhutla, satu kendaraan Komodo, 14 sepeda motor modifikasi, serta satu ATV untuk mendukung mobilitas personel di medan sulit.

Pemantauan juga diperkuat dengan drone thermal yang dapat membantu mendeteksi sumber panas, terutama ketika titik api sulit terlihat secara kasatmata akibat asap atau kondisi medan.

Untuk mendukung pemadaman, disiapkan 3 unit pompa Alkon 3 inci, 75 unit Alkon 2 inci, dan 30 unit Alkon portable 1,5 inci. Kekuatan tersebut dilengkapi dengan berbagai jenis selang, antara lain 50 roll selang spiral 3 inci, 100 roll spiral 2 inci, 100 roll spiral 1,5 inci, 100 roll canvas 2 inci, dan 100 roll canvas 1,5 inci.

Polri juga menyiapkan 150 konektor selang/nozzle, 100 hose adapter, 20 tool box kit, 100 fire beater dan 20 folding water tank.

Untuk menghadapi kondisi ekstrem di lapangan, keselamatan personel turut menjadi perhatian. Dukungan perlengkapan meliputi 40 pakaian anti-panas, 50 pasang sepatu anti-panas, 50 pasang sarung tangan anti-panas, 200 pasang boots, 63 tabung oksigen 6,7 kilogram, 187 tabung oksigen 2 kilogram, 25 set masker dan tabung oksigen, 400 masker asap, 50 senter jarak jauh dan 150 headlamp.

Polri juga menyiapkan 4.000 liter cairan X-Fire dari Slog Polri, tiga generator berkapasitas 5.000 watt, 50 backpack, serta dua unit Wontech untuk mendukung kebutuhan operasional di lapangan.

Namun, pendekatan Polri tidak berhenti pada pemadaman. Karhutla di lahan gambut membutuhkan strategi yang menyentuh sumber persoalan, terutama pengelolaan air.

Kondisi muka air gambut yang ideal berada sekitar 40 sentimeter, sementara di sejumlah wilayah Kalteng mencapai sekitar 120 sentimeter. Karena itu, strategi dilakukan melalui penyekatan kanal, pengisian kembali air, sumur bor, embung dan pembukaan akses agar wilayah rawan dapat ditangani lebih cepat.

Saat ini terdapat 220 sumur bor dan 104 embung air yang menjadi bagian dari infrastruktur mitigasi karhutla.

Strategi tersebut menjadi penting karena Kalteng menghadapi tekanan kebakaran yang tinggi. Data terbaru menunjukkan 107.309 hotspot, 2.819 firespot dan 9.228,04 hektare lahan terbakar, dengan konsentrasi kebakaran tertinggi berada di Kotawaringin Timur.

Kondisi udara juga menjadi perhatian. AQI Palangka Raya mencapai 3.242 atau berada pada kategori “Sangat Berbahaya”, sehingga penanganan karhutla harus dilakukan secara cepat sekaligus melindungi personel dan masyarakat dari dampak asap.

Di tengah fenomena El Nino yang sangat kuat pada Agustus–September 2026, Polri mengubah pendekatan dari sekadar respons setelah api muncul menuju pola penanganan yang lebih menyeluruh: deteksi dini, pencegahan, pemadaman cepat, mitigasi gambut, teknologi, edukasi masyarakat, kolaborasi dan penegakan hukum. Pendekatan multi-aspek tersebut juga menjadi bagian dari arahan Wakapolri dalam penguatan penanganan karhutla.

Penguatan teknologi tersebut berjalan bersamaan dengan penguatan sumber daya manusia. Di Kalteng terdapat 59 Serdik, terdiri atas 40 Sespimmen, 12 Sespimti dan 7 SPPK, yang mendukung edukasi, penyuluhan, pendampingan serta memberikan masukan berdasarkan kondisi lapangan.

Di tingkat yang lebih luas, 322 personel yang terdiri dari 64 Sespimti, 207 Sespimmen, 29 SPPK dan 22 pendamping juga ditugaskan dalam penguatan edukasi, penyuluhan dan pencegahan karhutla di enam Polda. 

Sementara itu, kelompok 198 personel peserta didik merupakan kelompok penugasan berbeda. Angka tersebut tidak digabungkan dengan 322 personel maupun 59 Serdik yang berada di Kalteng.

Bagi Polri, teknologi dan peralatan hanyalah salah satu bagian dari solusi. Efektivitas penanganan karhutla ditentukan oleh kemampuan menggabungkan data, personel, teknologi, kondisi ekologi, masyarakat dan koordinasi lintas sektor dalam satu strategi yang bekerja sampai tingkat tapak.

Dengan pendekatan tersebut, Polri bersama TNI, pemerintah daerah, Manggala Agni dan masyarakat terus memperkuat upaya agar setiap titik api dapat dideteksi lebih cepat, ditangani lebih dini, dan tidak berkembang menjadi bencana yang lebih luas.

“Usaha maksimal wajib dilaksanakan. Karena ini merupakan tanggung jawab bersama,” tegas Wakapolri.

Jaga Iklim Usaha, Kapolri Perintahkan Jajaran Tindak Pungli dan Premanisme

BEKASI – Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo memerintahkan seluruh jajaran menindaklanjuti setiap laporan pungutan liar, premanisme, dan tindak kejahatan yang mengganggu aktivitas perusahaan serta iklim investasi.

Instruksi tersebut disampaikan Kapolri dalam *Konsolidasi Akbar Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI)* di Kawasan Industri MM2100, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Jumat (11/9/2026).

Kegiatan bertema *“Hubungan Industrial Berkeadilan dan Kondusivitas Investasi”* itu dihadiri kurang lebih 2.000 pekerja dari sekitar 1.200 perusahaan di Kawasan Industri MM2100 dan sekitarnya.

Di hadapan perwakilan pekerja, pengusaha, dan pemerintah, Kapolri meminta setiap bentuk gangguan keamanan di kawasan industri segera dilaporkan kepada kepolisian. Laporan tersebut harus direspons dengan cepat agar kegiatan produksi maupun operasional perusahaan tidak terganggu.

*“Bagi pengusaha dan perusahaan yang masih menemukan aksi premanisme, pungli, maupun kejahatan lainnya, silakan dilaporkan. Saya minta kepolisian segera menindaklanjuti agar investor tidak ragu untuk masuk ke Indonesia,”* ujar Kapolri.

Kapolri menegaskan, jaminan keamanan menjadi bagian penting dalam menjaga kepercayaan dunia usaha. Penanganan terhadap pungli dan premanisme diperlukan untuk memberikan kepastian kepada perusahaan sekaligus melindungi para pekerja dalam menjalankan aktivitasnya.

Kondisi tersebut semakin penting karena Indonesia tengah mendorong hilirisasi pada berbagai sektor strategis, mulai dari mineral, energi, pangan, hingga manufaktur. Program tersebut diharapkan menghasilkan nilai tambah serta membuka semakin banyak lapangan pekerjaan.

Masuknya investasi dibutuhkan untuk mendukung upaya tersebut. Namun, investasi akan tumbuh apabila didukung kepastian hukum, stabilitas keamanan, dan lingkungan usaha yang terbebas dari berbagai bentuk gangguan.

*“Polri ingin meyakinkan para pengusaha dan investor bahwa Indonesia merupakan tempat yang aman dan kondusif untuk berinvestasi,”* kata Kapolri.

Komitmen itu diwujudkan melalui kesiapan jajaran kepolisian dalam menjaga kawasan industri dan memberikan perlindungan terhadap seluruh aktivitas usaha yang dijalankan sesuai ketentuan.

*“Polri akan terus memberikan jaminan keamanan agar kegiatan investasi dan dunia usaha dapat berjalan dengan baik dan berkelanjutan,”* tegas Kapolri.

Kapolri juga mengingatkan perusahaan untuk menaati regulasi dan memenuhi hak-hak pekerja. Kepastian berusaha harus berjalan beriringan dengan terciptanya hubungan industrial yang adil.

Dengan keamanan yang terpelihara dan hak pekerja yang terlindungi, kegiatan industri diharapkan dapat terus berkembang serta memberikan manfaat bagi perusahaan, tenaga kerja, dan perekonomian nasional.

Jumat, 11 September 2026

Gerak Cepat Tim URC Polres Minut, Lima Terduga Pelaku Kasus Penembakan Senapan Angin Di Watutumou III Berhasil Diamankan

AIRMADIDI, Humas Polres Minut – Tim URC Sat Reskrim Polres Minut bergerak cepat mengungkap kasus dugaan penganiayaan menggunakan senapan angin yang terjadi di Desa Watutumou III, Kecamatan Kalawat, Kabupaten Minahasa Utara, Jumat (11/9/2026) sekitar pukul 03.25 WITA.

Tidak membutuhkan waktu lama, setelah menerima laporan dan melakukan serangkaian penyelidikan, Tim URC berhasil mengidentifikasi dan mengamankan lima orang yang diduga terlibat dalam peristiwa tersebut pada hari yang sama.

Kelima orang tersebut masing-masing berinisial MT (16), SS (17), AJB (17), MB (21), dan SYM (23).

Para terduga pelaku diamankan satu per satu di kediaman masing-masing setelah Tim URC melakukan penyelidikan dan pencarian secara intensif berdasarkan informasi serta keterangan yang diperoleh di lapangan.

Peristiwa bermula pada Jumat (11/9/2026) sekitar pukul 03.25 WITA di Desa Watutumou III, Kecamatan Kalawat, Kabupaten Minahasa Utara.

Berdasarkan keterangan awal yang diperoleh penyidik, korban bersama rekannya saat itu diduga diikuti oleh beberapa orang. Situasi kemudian berkembang hingga salah seorang dari kelompok tersebut diduga melakukan penembakan menggunakan senapan angin.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka tembak pada bagian belakang tubuh sebelah kiri.

Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan ke Polres Minahasa Utara dan tercatat dalam LP/B/672/IX/2026/SPKT/POLRES MINAHASA UTARA/POLDA SULAWESI UTARA.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Sat Reskrim Polres Minahasa Utara melalui Tim URC yang dipimpin IPDA Jonathan Marpaung, S.Tr.I.K. bersama IPDA Kelvin Situmorang, S.Kom. langsung bergerak melakukan serangkaian tindakan kepolisian.

Tim melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi, pengumpulan keterangan dan barang bukti, serta penyelidikan intensif guna mengidentifikasi pihak-pihak yang diduga terlibat.

Dari hasil penyelidikan di lapangan, Tim URC berhasil mengantongi identitas para terduga pelaku. IPDA Jonathan Marpaung, S.Tr.I.K. bersama IPDA Kelvin Situmorang, S.Kom. dan personel Tim URC kemudian melakukan pengejaran serta pencarian terhadap para terduga pelaku.

Upaya tersebut membuahkan hasil. Kelima terduga pelaku berhasil diamankan satu per satu di kediaman masing-masing pada hari yang sama, hanya beberapa jam setelah peristiwa dilaporkan.

Seluruh pihak yang diamankan kemudian dibawa ke Polres Minahasa Utara untuk menjalani pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut.

Dalam rangkaian penanganan perkara tersebut, Tim URC Polres Minahasa Utara turut mengamankan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan peristiwa, berupa:

1 unit senapan angin, sejumlah peluru senapan angin, serta 2 unit kendaraan sepeda motor.

Seluruh barang tersebut telah diamankan di Polres Minahasa Utara untuk kepentingan pemeriksaan dan pembuktian lebih lanjut.

Kasat Reskrim Polres Minahasa Utara IPTU Lega Ikhwan Herbayu, S.Tr.K., M.H. menjelaskan bahwa penyidik masih terus mendalami peran masing-masing pihak yang diamankan, termasuk menentukan siapa yang diduga melakukan penembakan serta bentuk keterlibatan pihak lainnya dalam rangkaian peristiwa tersebut.

Penyidik selanjutnya akan melakukan pemeriksaan lanjutan terhadap para pihak dan saksi, mendalami barang bukti yang diamankan, melengkapi administrasi penyidikan, serta menentukan konstruksi hukum berdasarkan alat bukti yang diperoleh.

Pengungkapan cepat tersebut merupakan bentuk komitmen Polres Minahasa Utara dalam memberikan respons tegas terhadap aksi kekerasan dan gangguan kamtibmas yang dapat membahayakan masyarakat.

Polres Minahasa Utara memastikan proses hukum akan dilakukan secara profesional, transparan, dan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. 

Polri Perkuat Koordinasi PPNS melalui Rakor Korwas PPNS 2026


JAKARTA – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menekankan pentingnya sinergi antara Penyidik Polri, Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS), dan Penyidik Tertentu dalam mendukung penegakan hukum yang efektif, berkeadilan, dan sesuai prosedur. Hal tersebut disampaikan Kabareskrim Polri Komjen Pol. Drs. Syahardiantono, M.Si. saat membuka Rapat Koordinasi Korwas PPNS Tahun Anggaran 2026 di Aula Bareskrim Polri, Jakarta, Kamis (10/9/2026).

Syahardiantono mengatakan, koordinasi diperlukan untuk menyatukan berbagai elemen dalam pelaksanaan penegakan hukum sekaligus mencegah terjadinya kesenjangan maupun tumpang tindih dalam pelaksanaan tugas.

“Koordinasi ini mutlak dilaksanakan guna menghindari kesenjangan dan tumpang-tindih dalam pelaksanaan tugas, demi tercapainya tujuan penegakan hukum yang berkeadilan, berkepastian hukum, dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Syahardiantono dalam sambutannya, Kamis (10/9/2026).

Menurutnya, penegakan hukum bukan hanya menjadi tanggung jawab Penyidik Polri, tetapi juga PPNS dan Penyidik Tertentu sesuai dengan kewenangan masing-masing. Sementara kedudukan Polri sebagai penyidik utama diarahkan untuk menjamin efektivitas dan efisiensi proses penegakan hukum, bukan untuk mendominasi pelaksanaan penyidikan.

“Penyidik Polri, PPNS, dan Penyidik Tertentu harus selalu bersinergi dan berkolaborasi dalam melaksanakan kegiatan penyidikan,” tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya jajaran pengemban fungsi Korwas, baik di tingkat Mabes maupun kewilayahan, untuk memposisikan diri sebagai mitra strategis yang proaktif dengan memberikan asistensi dan pendampingan secara komprehensif kepada PPNS dan Penyidik Tertentu.

Syahardiantono berharap Rakor Korwas PPNS 2026 dapat membentuk kesamaan pola pikir, pola sikap, dan pola tindak antara Penyidik Polri pengemban fungsi Korwas PPNS dengan PPNS kementerian, lembaga, maupun badan dalam memahami kewenangan serta tugas dan fungsi masing-masing.

“Jadikan Rakor Korwas PPNS ini sebagai ruang diskusi ilmiah dan strategis untuk merumuskan langkah konkret dalam menghadapi kompleksitas tindak pidana,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Syahardiantono juga menekankan pentingnya peningkatan profesionalisme penyidik melalui kompetensi, integritas, kepatuhan terhadap prosedur hukum, pelatihan berkelanjutan, pengawasan yang transparan, serta penerapan prinsip akuntabilitas publik.

Selain itu, seiring dengan pembaruan KUHP dan KUHAP, para penyidik dituntut memiliki pemahaman yang komprehensif dan seragam mengenai implikasi aturan baru serta keterkaitan antara hukum materiil dan hukum formil. Pemahaman tersebut dinilai penting untuk memperkuat posisi, peran, dan kewenangan penyidik dalam penanganan tindak pidana.

Rapat koordinasi yang berlangsung selama tiga hari tersebut diikuti ratusan peserta yang terdiri dari Penyidik Polri serta PPNS dari tingkat daerah hingga pusat. Forum tersebut menjadi wadah untuk menyamakan persepsi sekaligus membahas berbagai persoalan yang dihadapi PPNS dalam pelaksanaan tugas penyidikan.

Karo Korwas PPNS Bareskrim Polri Brigjen Pol. Edy Suranta Sitepu mengatakan, rakor tersebut diharapkan dapat menghasilkan solusi atas berbagai kendala yang dihadapi PPNS sehingga dapat diselesaikan bersama dengan Korwas PPNS.

“Tujuan daripada rapat koordinasi ini adalah untuk menyamakan persepsi. Sehingga nanti ada permasalahan-permasalahan yang dihadapi oleh PPNS, ini kita diskusikan di dalam rapat koordinasi ini,” ujar Edy.

Edy menjelaskan, peserta rakor berasal dari berbagai unsur, di antaranya Penyidik Polri, Satpol PP dari 36 provinsi, serta PPNS tingkat pusat yang berasal dari 42 Direktorat Jenderal pada 26 kementerian.

Selain penguatan koordinasi, Rakor Korwas PPNS Tahun 2026 juga menjadi momentum peluncuran SISLAP dan penguatan penggunaan E-PPNS sebagai bagian dari transformasi digital dalam mendukung pelaksanaan tugas penyidikan.

Edy menjelaskan, SISLAP merupakan sistem pelaporan di Korwas PPNS yang digunakan untuk mengelola laporan dari Direktur Kriminal Khusus maupun Kasat Reskrim di jajaran Polri, termasuk dari 508 Polres.

“SISLAP ini adalah sistem pelaporan di Korwas PPNS, yaitu untuk mengelola laporan dari para Direktur Kriminal Khusus, begitu juga dengan para Kasat Reskrim yang ada di jajaran 508 Polres,” ungkapnya.

Sementara E-PPNS digunakan untuk mendukung pengelolaan administrasi penyidikan yang dilakukan oleh PPNS. Sistem tersebut telah terhubung dengan SPPTI sehingga administrasi penyidikan dapat dikelola secara digital.

Dengan penerapan sistem tersebut, proses penyampaian administrasi penyidikan kepada kejaksaan nantinya tidak lagi dilakukan secara manual, melainkan melalui sistem secara online.

Rakor Korwas PPNS 2026 diharapkan dapat semakin memperkuat koordinasi dan kolaborasi antara Penyidik Polri, PPNS, dan Penyidik Tertentu, sekaligus mendorong proses penegakan hukum yang profesional, akuntabel, efektif, dan terhindar dari kesalahan prosedur.

Polda Sulut Gelar Seleksi Promosi Jabatan Terbuka Kasat Intelkam Polresta Manado

MANADO, Humas Polda Sulut – Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Utara menggelar seleksi Promosi Jabatan Terbuka (Projab) untuk posisi Kasat Intelkam Polresta Manado di Aula Tribrata Mapolda Sulut, Jumat (11/9/2026).

Seleksi dibuka Wakapolda Sulut Brigjen Pol Awi Setiyono, SIK, M.Hum. Kegiatan ini merupakan bagian dari pembinaan karier personel Polri untuk memperoleh sosok yang kompeten, berintegritas dan memiliki rekam jejak serta kinerja yang baik.

Dalam sambutannya, Wakapolda mengatakan proses seleksi dilakukan secara objektif, profesional, transparan dan akuntabel melalui sejumlah tahapan, antara lain seleksi administrasi, Assessment Center, uji kompetensi bidang, presentasi, wawancara dan penelusuran rekam jejak.

“Melalui proses ini, organisasi berupaya mendapatkan sosok terbaik yang memiliki kemampuan dan kesiapan untuk mengemban tugas serta tanggung jawab pada jabatan yang dipercayakan,” ujar Brigjen Pol Awi Setiyono.

Menurutnya, jabatan Kasat Intelkam memiliki peran strategis dalam deteksi dini, analisis perkembangan situasi serta membangun komunikasi dan sinergitas dengan berbagai pihak.

Wakapolda juga meminta para peserta mengikuti seluruh tahapan dengan penuh tanggung jawab dan menjunjung tinggi integritas serta sportivitas. Sementara kepada panitia dan asesor, ia menekankan pentingnya menjaga objektivitas dan profesionalitas selama proses seleksi.

Ia juga menambahkan, Polda Sulut memiliki Tim Assessment Center yang profesional dan dapat dimanfaatkan oleh instansi lain dalam pelaksanaan seleksi maupun promosi jabatan, sesuai mekanisme dan ketentuan yang berlaku.

Kegiatan turut dihadiri para Pejabat Utama Polda Sulut, asesor dan panitia Projab, peserta seleksi serta sejumlah perwakilan instansi dan unsur masyarakat.

Kamis, 10 September 2026

Brigjen Pol Yudo Hermanto Terima Pataka Maesa'an Waya dari Irjen Pol Roycke Harry Langie, Tandai Estafet Kepemimpinan Polda Sulut

MANADO, Humas Polda Sulut - Polda Sulawesi Utara menggelar upacara penyerahan Pataka Polda Sulut Maesa'an Waya di Lapangan Presisi Mapolda Sulut, Kamis (10/9/2026) pagi. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian serah terima jabatan Kapolda Sulawesi Utara.

Dalam prosesi tersebut, Irjen Pol Roycke Harry Langie menyerahkan Pataka Polda Sulut Maesa'an Waya kepada Kapolda Sulut yang baru, Brigjen Pol Yudo Hermanto. Penyerahan pataka ini menjadi simbol estafet kepemimpinan sekaligus kesinambungan pengabdian Polri di wilayah Sulawesi Utara.

Rangkaian kegiatan diawali dengan penyambutan kedatangan Kapolda Sulut Brigjen Pol Yudo Hermanto di gerbang utama Mapolda Sulut. Kapolda disambut Wakapolda Sulut Brigjen Pol Awi Setiyono, para Pejabat Utama Polda Sulut, Kapolresta dan Kapolres jajaran, Bhayangkari serta seluruh personel.

Dalam kesempatan tersebut, Irjen Pol Roycke Harry Langie yang kini menjabat sebagai Astamaops Kapolri, menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh jajaran, mulai dari Wakapolda, Pejabat Utama, para Kapolresta dan Kapolres, hingga seluruh anggota serta ASN Polda Sulut, atas dedikasi, loyalitas, dan dukungan yang telah diberikan.

"Berbagai pencapaian dan keberhasilan yang diraih selama ini merupakan hasil kerja keras, kekompakan, dan kerja sama seluruh personel. Mengabdi di Bumi Nyiur Melambai menjadi kebanggaan tersendiri sekaligus pengalaman berharga dalam perjalanan tugas dan kehidupan," ujar Irjen Pol Roycke.

Ia berpesan kepada seluruh personel melaksanakan tugas dengan patuh hukum, sepenuh hati, dan menjaga hal-hal baik yang telah terbangun. "Berikan dedikasi dan loyalitas yang sama, bahkan lebih, kepada Kapolda Sulawesi Utara yang baru. Jangan pernah lelah berbuat baik dan terus berikan manfaat pelayanan kepada masyarakat, bangsa, dan negara," pesannya.

Irjen Pol Roycke Harry Langie juga menyampaikan permohonan maaf atas segala kesalahan maupun kekurangan selama bertugas dan mengabdi bersama di Polda Sulawesi Utara.

Sementara itu Kapolda Sulut yang baru Brigjen Pol Yudo Hermanto menegaskan bahwa amanah ini merupakan kehormatan sekaligus tanggung jawab besar untuk memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat di Bumi Nyiur Melambai.

"Saya berharap dapat diterima sebagai bagian dari keluarga besar Polda Sulut dan masyarakat Sulawesi Utara, serta memohon dukungan dan sinergi dari seluruh jajaran demi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas)," ujarnya.

Brigjen Pol Yudo mengatakan bahwa Pataka yang diserahterimakan bukan sekadar simbol organisasi, melainkan lambang kehormatan, kebanggaan, dan pengingat tanggung jawab moral. Nilai persatuan dan kebersamaan yang terkandung di dalamnya menjadi fondasi utama kekuatan Polda Sulut.

Terkait komitmen pelayanan publik dan penegakan hukum, Kapolda menekankan kepada seluruh personel untuk bekerja secara profesional, akuntabel, dan humanis, serta pentingnya tindakan yang cermat, tepat, rukun, dan sesuai perundang-undangan.

"Atas nama pribadi dan keluarga besar Polda Sulut, saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Irjen Pol DR. Roycke Harry Langie, SIK, MH atas dedikasi, kepemimpinan, serta pondasi positif yang telah dibangun selama memimpin Polda Sulut," pungkasnya.

Kebakaran Lahan di Maumbi Meluas, Api Berhasil Dipadamkan Petugas Gabungan

MINUT, Humas Polda Sulut - Kebakaran lahan kosong terjadi di Jaga II Desa Maumbi, Kecamatan Kalawat, Kabupaten Minahasa Utara (Minut), Rabu (9/9/2026) malam. Kobaran api yang membakar rumput kering dan semak belukar bahkan merambat hingga mendekati badan jalan raya di samping Lux Aeterna.

Api diketahui mulai muncul sekitar pukul 16.00 WITA dari bagian belakang lahan. Kondisi cuaca panas dan tiupan angin kencang membuat api cepat merambat ke arah depan hingga mengancam akses jalan utama.

Asap tebal dan percikan bara api yang terbawa angin sempat membahayakan pengguna jalan. Kondisi tersebut menyebabkan arus lalu lintas menuju Maumbi mengalami kemacetan dan sempat tidak dapat dilalui.

Petugas gabungan kemudian melakukan upaya pemadaman dengan mengerahkan tiga unit mobil Damkar Pemkab Minut, satu unit AWC Brimob, serta satu unit Damkar TNI. Proses pemadaman sempat terkendala karena armada harus melakukan pengisian ulang air.

Plt. Kapolres Minahasa Utara AKBP Antonius F. Gea bersama Wakapolres Minut Kompol Thely Mawidingan turun langsung ke lokasi untuk memantau penanganan kebakaran dan memastikan situasi tetap aman.

“Personel bersama instansi terkait telah melakukan langkah-langkah penanganan untuk memadamkan api dan mengamankan masyarakat, khususnya pengguna jalan yang melintas di sekitar lokasi,” ujar AKBP Antonius F. Gea.

Api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 21.00 WITA. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Kebakaran menghanguskan sekitar empat hektare dari total lahan kosong seluas delapan hektare milik Keluarga Kiki Rumut dan Keluarga Watung. Selain itu, fasilitas tempat pembuatan tela atau batako merah (Lostela) turut terdampak, terutama bagian atap atau peneduh, cetakan kayu, serta sejumlah material pendukung produksi. Kerugian sementara ditaksir sekitar Rp200 juta.

Kapolres Minut mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembakaran sampah maupun lahan secara sembarangan, terutama di tengah kondisi cuaca kering dan angin kencang.

“Kami mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan. Jangan membakar sampah atau lahan sembarangan karena kondisi kemarau dan angin kencang dapat menyebabkan api dengan cepat meluas,” pungkasnya.

Sinergitas TNI-Polri Dan Damkar Gerak Cepat Padamkan Kebakaran Lahan Di Maumbi

AIRMADIDI, Humas Polres Minut — Sinergitas TNI-Polri bersama instansi terkait bergerak cepat melakukan penanganan kebakaran lahan yang terjadi di samping Jalan Soekarno, Desa Maumbi Jaga III, Kecamatan Kalawat, Kabupaten Minahasa Utara, Rabu (9/9/2026).

Peristiwa kebakaran tersebut diketahui sekitar pukul 16.00 WITA. Berdasarkan keterangan saksi, kebakaran awalnya terjadi di lahan yang berada di belakang Pekuburan Katolik. Petugas pemadam kebakaran yang tiba di lokasi mengalami kendala akses menuju titik api karena lokasi berada di area perbukitan dan tidak dapat dilalui kendaraan roda empat.

Pemadaman kemudian dilakukan secara manual oleh masyarakat bersama personel Damkar. Namun, sekitar pukul 18.30 WITA, api merembet ke lahan alang-alang kering milik Kiki Rumuat hingga mencapai area di samping Jalan Soekarno.

Merespons kondisi tersebut, sejumlah unsur dikerahkan untuk mempercepat proses pemadaman, yakni dua unit mobil Damkar Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara, dua unit mobil Damkar Pemerintah Kota Manado, satu unit mobil Water Cannon Korps Brimob, serta satu unit mobil pemadam dari Kodam XIII/Merdeka.

Personel TNI-Polri, Damkar, dan masyarakat kemudian bersama-sama melakukan pemadaman dan pengendalian api agar tidak semakin meluas ke area sekitar.

Berkat respons cepat dan kolaborasi seluruh unsur, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 21.00 WITA. Dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa maupun kerugian materiel.

Plt. Kapolres Minut AKBP Antonius F. Gea, S.H., S.I.K., M.H., M.I.K,. mengatakan, sinergitas dan respons cepat seluruh pihak sangat penting dalam menangani setiap kejadian kebakaran, khususnya kebakaran lahan yang berpotensi cepat meluas.

“Kami mengapresiasi sinergitas TNI-Polri, Damkar, instansi terkait dan masyarakat yang bersama-sama melakukan upaya pemadaman hingga api berhasil dikendalikan. Kecepatan dalam merespons kejadian seperti ini sangat penting untuk mencegah api meluas dan menghindari dampak yang lebih besar,” ujar AKBP Gea

Ia juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, terutama di tengah kondisi cuaca panas dan angin kencang yang dapat mempercepat penyebaran api.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar, tidak membuang puntung rokok sembarangan, serta tidak menyalakan api di sekitar lahan yang terdapat rumput atau alang-alang kering. Apabila melihat adanya titik api, segera laporkan kepada pihak berwenang agar dapat ditangani sedini mungkin,” imbaunya.

Sementara itu, terkait penyebab kebakaran, hingga saat ini belum diketahui secara pasti dan masih dilakukan pengumpulan bahan keterangan untuk memastikan penyebab terjadinya kebakaran tersebut.

Polres Minahasa Utara mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama meningkatkan kepedulian dan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran serta menjaga lingkungan agar tetap aman dan kondusif.

Respon Cepat Laporan Call Center 110, Sat Lantas Polres Minut Berhasil Gagalkan Percobaan Bunuh Diri di Jembatan Interchange

AIRMADIDI, Humas Polres Minut — Kepolisian Resor (Polres) Minahasa Utara kembali menunjukkan kesigapannya dalam melayani dan melindungi masyarakat. Berkat laporan cepat warga yang masuk melalui layanan darurat Call Center 110, personel Sat Lantas Polres Minut berhasil menggagalkan dugaan aksi percobaan bunuh diri di area Jembatan Interchange Maumbi.

Insiden yang membutuhkan penanganan darurat ini langsung direspon oleh anggota Sat Lantas yang tengah melaksanakan tugas di lapangan. Setibanya di lokasi, petugas segera melakukan tindakan preventif dan pendekatan persuasif hingga akhirnya warga tersebut berhasil diselamatkan dari tindakan yang membahayakan nyawanya.

Kapolres Minahasa Utara, AKBP Auliya Rifqie A. Djabar, melalui Kasi Humas Iptu Steven Surentu, membenarkan adanya peristiwa penyelamatan tersebut dan mengapresiasi sinergi antara masyarakat dan pihak kepolisian.

"Benar, kami menerima panggilan darurat dari warga melalui Call Center 110 terkait adanya seseorang yang diduga kuat hendak melakukan percobaan bunuh diri di kawasan Jembatan Interchange. Mendapat informasi tersebut, anggota Sat Lantas langsung bergerak cepat menuju TKP untuk melakukan evakuasi dan penyelamatan," ujar Iptu Steven Surentu, Rabu (9/9/2026).

Iptu Steven menambahkan bahwa kecepatan informasi dari masyarakat sangat krusial dalam keberhasilan operasi penyelamatan ini. Ia menekankan pesan dari Kapolres Minut agar masyarakat tidak ragu memanfaatkan layanan Call Center 110 dalam kondisi darurat.

"Bapak Kapolres sangat mengapresiasi warga yang peduli dan tanggap menghubungi 110. Layanan ini siaga 24 jam dan bebas pulsa. Kehadiran polisi di tengah masyarakat adalah untuk memberikan rasa aman, dan sinergi seperti ini sangat kami butuhkan untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan," tegasnya.

Di akhir keterangannya, Kasi Humas juga menyampaikan imbauan kemanusiaan kepada masyarakat luas terkait pentingnya kesadaran akan kesehatan mental.

"Kami juga berpesan kepada siapa saja yang mungkin saat ini sedang menghadapi permasalahan atau tekanan hidup yang berat, ingatlah bahwa Anda tidak sendirian. Jangan ragu untuk mencari dukungan dari keluarga, sahabat, maupun bantuan profesional. Setiap nyawa sangatlah berharga," tutup Iptu Steven.

Warga yang telah dievakuasi tersebut selanjutnya diberikan pendampingan dan penanganan lebih lanjut untuk memastikan kondisi fisik dan psikologisnya dalam keadaan stabil.

Rabu, 09 September 2026

Bareskrim Polri Bongkar Praktik Live Streaming Pornografi di TikTok dan Tevi, Enam Tersangka Diamankan

JAKARTA – Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskrim Polri membongkar praktik siaran langsung bermuatan pornografi melalui aplikasi TikTok dan Tevi selama periode Juni 2026. Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan enam orang tersangka yang diduga menjalankan aksi live streaming pornografi untuk memperoleh keuntungan dari penonton.

Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri Brigjen Pol. Adex Yudiswan mengatakan, pengungkapan dilakukan terhadap dua perkara berbeda dengan modus yang relatif serupa. Para pelaku memanfaatkan fitur siaran langsung di media sosial untuk menarik penonton, kemudian mengarahkan mereka ke aplikasi Tevi untuk mendapatkan tayangan yang lebih vulgar.

“Dalam menjalankan aksinya, RA berperan sebagai talent, sedangkan RY bertindak sebagai host. Keduanya melakukan siaran langsung melalui fitur Pertarungan Koin (PK) untuk meningkatkan jumlah penonton dan interaksi,” kata Adex dalam keterangannya, Jakarta, Selasa (8/9/2026).

Dalam perkara pertama, polisi mengamankan tiga tersangka berinisial RA (20), RY (26), dan MK (21) di wilayah Bandung hingga Cianjur. RA berperan sebagai talent, sementara RY menjadi host yang mengarahkan jalannya siaran.

Adex menjelaskan, dalam siaran tersebut RA sengaja dibuat kalah dalam fitur Pertarungan Koin sehingga melakukan aksi membuka dan menutup pakaian. Sementara itu, RY mengarahkan penonton untuk memberikan tap-tap layar hingga mencapai target sekitar 5K-10K.

“RY kemudian mengarahkan penonton untuk berpindah ke aplikasi Tevi, dengan menawarkan tayangan lanjutan yang lebih vulgar dari RA. Penonton yang ingin mengikuti siaran lanjutan diwajibkan memiliki deposit dan membeli Star atau Bintang sebagai akses menonton, dengan nilai sekitar Rp5.000,” ujarnya.

Selain melalui pembelian Star atau Bintang, para pelaku juga memperoleh keuntungan melalui transfer langsung ke akun DANA dengan nominal sekitar Rp1.000 hingga Rp2.000 per transaksi. Dari rangkaian aktivitas tersebut, para pelaku menargetkan memperoleh imbalan sekitar Rp200 ribu hingga Rp300 ribu dari penonton.

“Pada siaran lanjutan di aplikasi Tevi, RA diduga menampilkan konten seksual secara eksplisit. Dalam pelaksanaannya, RA juga dibantu oleh MK untuk melakukan siaran tersebut,” jelas Adex.

Dalam perkara kedua, Bareskrim Polri juga membongkar praktik live streaming bermuatan pornografi di wilayah Lampung, Yogyakarta, dan Jawa Barat. Dalam pengungkapan ini, tiga orang diamankan, yakni PA (31), DI (36), dan SS (25).

“Dalam aktivitas tersebut, talent melakukan adegan asusila dengan memamerkan atau mempertontonkan area intim kepada penonton. Selanjutnya, host mengarahkan penonton untuk memberikan donasi, sawer, atau gift dengan target nominal sekitar Rp250 ribu sampai dengan Rp400 ribu,” kata Adex.

Setelah target donasi terpenuhi, talent kemudian diarahkan untuk berpindah ke aplikasi Tevi. Di platform tersebut, pelaku kembali melakukan siaran bermuatan asusila yang dinilai lebih leluasa karena tidak terkena pemblokiran atau banned.

“Apabila target tersebut terpenuhi, talent akan berpindah ke aplikasi Tevi, di mana pada aplikasi tersebut talent dapat melakukan live asusila tanpa di-banned oleh platform Tevi,” tambahnya.

Atas perbuatannya, keenam tersangka diduga melakukan tindak pidana terkait pembuatan, penyebarluasan, penyiaran, penawaran, atau penyediaan pornografi serta penyertaan tindak pidana sebagaimana dimaksud dalam Pasal 407 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana juncto Pasal 20 huruf C Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana.

Bareskrim Polri menegaskan penindakan tersebut merupakan bagian dari upaya kepolisian dalam memberantas penyalahgunaan ruang digital, khususnya praktik penyebarluasan konten pornografi yang dilakukan untuk memperoleh keuntungan ekonomi.

Patroli PANTERA Sat Samapta Polres Minut Intensifkan Kamtibmas dan Antisipasi Penyalahgunaan BBM Bersubsidi

AIRMADIDI, Humas Polres Minut – Dalam rangka memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas), Satuan Samapta Polres Minahasa Utara melaksanakan Patroli Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (PANTERA) di sejumlah lokasi yang berada di wilayah hukum Polres Minahasa Utara, Selasa (8/9/2026) malam. 

Kegiatan patroli yang berlangsung mulai pukul 20.00 WITA hingga 01.00 WITA tersebut dipimpin oleh Katim Pantera Aiptu Weliam Agulili dan Briptu Josua Manampiring.

Sebelum melaksanakan patroli, personel terlebih dahulu mengikuti apel kesiapan yang dilanjutkan dengan pemeriksaan kelengkapan perorangan dan kendaraan. Patroli dilaksanakan secara preventif dan stasioner menggunakan kendaraan roda empat dengan berpedoman pada SOP Patroli Samapta.

Salah satu sasaran patroli yakni SPBU Sukur, Kecamatan Airmadidi. Di lokasi tersebut, personel berdialog dengan sejumlah pengendara yang sedang mengantre dan memberikan imbauan agar tetap tertib. Petugas juga mengajak masyarakat bersama-sama melakukan pengawasan terhadap potensi penyalahgunaan BBM bersubsidi, sehingga penyaluran BBM dapat berlangsung lancar dan tepat sasaran.

Selanjutnya, sekitar pukul 22.00 WITA, tim patroli menyambangi Desa Laikit, Kecamatan Dimembe. Petugas mendapati sejumlah anak muda yang sedang berkumpul dan kemudian melakukan dialog serta menyampaikan imbauan Kamtibmas agar bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing. Situasi di lokasi terpantau aman dan kondusif.

Patroli kemudian dilanjutkan ke pasar malam di Desa Warukapas, Kecamatan Dimembe. Personel memberikan imbauan kepada penyelenggara maupun pengunjung agar senantiasa menjaga situasi Kamtibmas. Masyarakat juga diingatkan untuk segera menghubungi pihak Kepolisian melalui Call Center 110 apabila menemukan kejadian menonjol atau gangguan Kamtibmas.

Memasuki pukul 00.00 WITA, tim patroli bergerak menuju Desa Tatelu, Kecamatan Dimembe, dan mendapati sejumlah anak muda yang sedang nongkrong di pinggir jalan. Personel melakukan pemeriksaan badan dan area sekitar untuk memastikan tidak terdapat hal-hal yang dapat mengganggu keamanan. Setelah tidak ditemukan hal menonjol, petugas mengimbau mereka untuk segera kembali ke rumah masing-masing karena waktu sudah larut malam, sebagai langkah pencegahan terhadap potensi terjadinya gangguan Kamtibmas.

Kapolres Minahasa Utara AKBP Auliya Rifqie A. Djabar, S.I.K., M.Si. melalui Kasi Humas Iptu Steven Surentu menegaskan bahwa kegiatan patroli PANTERA merupakan bagian dari upaya Polri untuk menghadirkan rasa aman di tengah masyarakat sekaligus mencegah terjadinya berbagai bentuk pelanggaran maupun tindak kejahatan.

“Patroli PANTERA dilaksanakan sebagai langkah preventif untuk memonitor situasi Kamtibmas, memberikan rasa aman kepada masyarakat, serta mengantisipasi potensi gangguan keamanan, termasuk penyalahgunaan BBM bersubsidi. Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga Kamtibmas dan segera melaporkan apabila menemukan adanya gangguan keamanan melalui layanan Kepolisian 110,” ujar Iptu Steven Surentu

Selama pelaksanaan patroli, situasi di sejumlah lokasi yang menjadi sasaran terpantau aman, tertib dan kondusif. Kegiatan tersebut juga memberikan dampak positif berupa meningkatnya rasa aman masyarakat serta sebagai upaya pencegahan terhadap potensi pelanggaran dan tindak kejahatan di wilayah hukum Polres Minahasa Utara.

Maulid Nabi di Masjid Al-Ikhlas, Wakapolri Ajak Doa Bersama untuk Keselamatan Negeri

JAKARTA, 8 SEPTEMBER 2026 – Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo mengajak keluarga besar Polri memanjatkan doa bersama untuk keselamatan bangsa, masyarakat, dan seluruh anggota Polri. Doa tersebut menjadi bagian dari Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah/2026 Masehi di Masjid Al-Ikhlas, Mabes Polri, Jakarta, Selasa (8/9/2026).

Dalam suasana Maulid Nabi, doa bersama dipanjatkan agar Allah SWT senantiasa melindungi Indonesia dari berbagai bencana dan marabahaya, memberikan keselamatan kepada masyarakat, serta menjaga seluruh personel Polri yang tengah menjalankan tugas di lapangan.

K.H. Taufiqurrahman, S.Q. hadir sebagai penceramah sekaligus memimpin doa bersama. Dalam tausiyahnya, ia menyinggung bencana yang tengah terjadi, termasuk erupsi gunung api, seraya mengajak seluruh jamaah memohon pertolongan Allah SWT agar masyarakat yang berada di wilayah terdampak diberikan keselamatan dan Indonesia dijauhkan dari bencana.

Doa juga dipanjatkan bagi saudara-saudara yang kehilangan rumah dan harta benda agar diberikan kesabaran, ketabahan, serta diganti dengan rezeki yang lebih baik. Bagi mereka yang kehilangan nyawa, didoakan agar mendapat ampunan, rahmat, tempat terbaik di sisi Allah SWT, dan dimuliakan sebagai syuhada.

“Bagi saudara-saudara kita yang kini sedang menghadapi ujian bencana, semoga Allah SWT melimpahkan kesabaran dan kemudahan dalam masa pemulihan. Begitu pula bagi seluruh personel Polri yang senantiasa hadir melayani masyarakat di tengah situasi sulit, semoga setiap dedikasi dan keikhlasan tugas rekan-rekan sekalian dicatat sebagai ladang amal dan selalu dalam lindungan-Nya,” ujar Dedi.

Dedi menegaskan, Maulid Nabi bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan momentum untuk memperkuat kecintaan kepada Rasulullah SAW dan meneladani akhlaknya dalam kehidupan maupun pengabdian.

“Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW bukan sekadar kegiatan seremonial keagamaan, melainkan kesempatan berharga untuk meneladani akhlak Rasulullah SAW. Sejarah mencatat beliau sebagai sosok yang jujur hingga digelari Al-Amin atau orang yang terpercaya, adil dalam memutuskan perkara tanpa memandang kedudukan, serta penuh kepedulian terhadap mereka yang lemah dan tertindas,” tutur Dedi.

Ia mengajak seluruh insan Bhayangkara untuk terus memuliakan nama Nabi Muhammad SAW, memperbanyak shalawat, dan menghadirkan akhlak Rasulullah SAW dalam setiap pengabdian.

“Semoga dengan kita memuliakan nama Nabi Muhammad SAW, kita memperoleh keberkahan dari kemuliaan beliau. Semoga kita senantiasa menyebut nama Nabi Muhammad SAW, bershalawat kepada beliau, serta mampu meneladani akhlaknya dalam kehidupan dan pengabdian,” ujarnya.

Menurut Dedi, nilai kejujuran, keadilan, dan kepedulian Rasulullah SAW menjadi pedoman penting bagi anggota Polri dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

Menutup sambutannya, Wakapolri kembali mengajak seluruh hadirin berdoa agar Allah SWT melindungi masyarakat dan anggota Polri, menjauhkan Indonesia dari bencana dan marabahaya, serta memberikan kekuatan kepada mereka yang tengah menghadapi musibah.

“Semoga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di seluruh wilayah Indonesia senantiasa terjaga dengan aman dan kondusif, sehingga bangsa ini dapat melangkah dengan mantap menuju cita-cita besar Indonesia Emas 2045 yang dirahmati Allah SWT,” pungkas Dedi.

Selasa, 08 September 2026

Kapolda Brigjen Pol Yudo Hermanto Tiba di Manado, Disambut Forkopimda dan Jajaran Polda Sulut

MANADO, Humas Polda Sulut - Kapolda Sulawesi Utara Brigjen Pol Yudo Hermanto, S.I.K., M.M., bersama Ketua Bhayangkari Daerah Sulawesi Utara Ny. Shinta Yudo Hermanto tiba di Kota Manado, Selasa (8/9/2026) siang.

Kapolda Sulut bersama rombongan tiba melalui Bandara Internasional Sam Ratulangi, setelah sebelumnya bertolak dari Jakarta menggunakan pesawat komersil.

Setibanya di Gedung VVIP Bandara Sam Ratulangi, Brigjen Pol Yudo Hermanto disambut langsung Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sulut. Penyambutan tersebut turut dihadiri Wakapolda Sulut Brigjen Pol Awi Setiyono, para Pejabat Utama Polda Sulut, serta Kapolresta Manado dan Kapolres jajaran.

Tarian Maengket, salah satu kesenian tradisional Minahasa, ditampilkan sebagai bentuk penghormatan sekaligus ungkapan sukacita menyambut kedatangan pimpinan baru di Polda Sulut.

Prosesi berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Setelah mengikuti rangkaian penyambutan, Kapolda Sulut bersama rombongan kemudian menuju ruang transit VVIP Bandara Sam Ratulangi.

Wakapolda Sulut: Polwan Harus Terus Tingkatkan Profesionalitas dan Berikan Dampak Nyata bagi Masyarakat

MANADO, Humas Polda Sulut — Kepolisian Daerah Sulawesi Utara menggelar syukuran dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-78 Polisi Wanita (Polwan) Republik Indonesia, Selasa (8/9/2026), di Aula Catur Prasetya Polda Sulut.

Kegiatan tersebut dihadiri Wakapolda Sulut Brigjen Pol Awi Setiyono, para Pejabat Utama Polda Sulut, Pakor Polwan Polda Sulut AKBP Marnita Makapuas dan Pengurus Polwan Polda Sulut, serta perwakilan Polwan Polda Sulut dan Polres jajaran.

Dalam sambutannya, Wakapolda Sulut Brigjen Pol Awi Setiyono menyampaikan ucapan selamat Hari Jadi ke-78 kepada seluruh Polwan di jajaran Polda Sulut. Ia mengatakan, momentum tersebut hendaknya tidak hanya dimaknai sebagai peringatan hari jadi, tetapi juga menjadi kesempatan untuk melihat kembali perjalanan, pengabdian dan kontribusi Polwan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, bangsa dan negara.

Peringatan Hari Jadi ke-78 Polwan RI tahun 2026 mengusung tema “One Police Woman, Extraordinary Impact” atau “Satu Polwan Memberikan Dampak Signifikan bagi Masyarakat.” Menurut Wakapolda, tema tersebut menjadi dorongan bagi setiap Polwan untuk memberikan kontribusi dan dampak positif melalui pelaksanaan tugas kepolisian.

"Polwan memiliki peran penting dalam menjawab berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat. Polwan diharapkan tidak hanya menjadi pelaksana tugas, tetapi mampu menjadi sosok yang dapat melihat permasalahan secara utuh, memahami akar persoalan, mengambil langkah yang tepat dan menghadirkan solusi nyata," ujar Wakapolda.

Ia juga mendorong Polwan untuk terus berperan dalam membangun komunikasi positif di tengah masyarakat, termasuk melalui media sosial. Polwan diharapkan dapat menjadi influencer positif dengan menyampaikan pesan-pesan kamtibmas, memberikan inspirasi serta menjadi teladan bagi generasi muda, khususnya kaum perempuan.

Berbagai kegiatan yang telah dilakukan Polwan Polda Sulut dalam menyambut Hari Jadi ke-78 juga mendapat apresiasi. Di antaranya sosialisasi mengenai kesehatan mental melalui media sosial serta kegiatan Polwan Goes to School yang memberikan edukasi kepada pelajar terkait kekerasan seksual terhadap anak, bullying, penggunaan gadget, pemanfaatan media sosial dan bahaya narkoba.

Wakapolda mengingatkan seluruh Polwan agar tidak berhenti mengembangkan kemampuan diri. Peningkatan pengetahuan dan keterampilan, termasuk melalui pendidikan dan pelatihan, dinilai penting untuk menunjang profesionalitas dalam menjalankan tugas kepolisian.

Selain kemampuan dan profesionalitas, Wakapolda juga menekankan pentingnya menjaga integritas, kehormatan diri, solidaritas dan kebersamaan. Menurutnya, keberhasilan dalam menjalankan tugas tidak ditentukan oleh kemampuan individu semata, tetapi membutuhkan kerja sama, sinergitas dan dukungan seluruh personel.

“Polwan harus terus mengembangkan diri, meningkatkan pengetahuan dan keterampilan, serta memanfaatkan setiap kesempatan untuk mengikuti pendidikan dan pelatihan,” pesan Wakapolda.

Ia berharap peringatan Hari Jadi ke-78 Polwan RI menjadi momentum untuk memperkuat semangat pengabdian, meningkatkan profesionalitas serta mendorong seluruh Polwan Polda Sulut dan jajaran agar semakin mampu memberikan dampak positif dan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Pastikan Keamanan Dan Kebersihan, Wakapolres Minut Cek Ruang Tahanan

AIRMADIDI, Humas Polres Minut - Wakapolres Minut Polda Sulawesi Utara Kompol Thely Mawidingan, S.E didampingi Piket Provost dan piket jaga tahanan melakukan pengecekan ruang tahanan Polres Minut, Senin, (7/9/2026).

Adapun sasaran pengecekan pada ruang tahanan yaitu sarana dan prasarana ruang tahanan, ruang CCTV, kebersihan ruang tahanan dan administrasi penahanan.

Pengecekan ruang tahanan ini dilaksanakan untuk mengetahui kondisi ruang tahanan, sarana prasarana serta administrasi tahanan hingga kondisi kesehatan tahanan.

Selain itu Wakapolres Thely Mawidingan, SE memberikan motivasi kepada para tahanan rutan Polres Minut agar tetap bersemangat. "Kita berikan semangat dan motivasi kepada para tahanan agar tetap semangat, dan introspeksi diri terhadap hal hal yang sudah mereka jalani, " ucap Wakapolres Minut. 

Kemudian kepada petugas jaga tahanan, Wakapolres berpesan agar selalu menjaga kebersihan dan memantau para tahanan, terutama terkait kesehatan tahanan. "Tetap jaga kebersihan ruang tahanan, dan pantau terus. Jika ada suatu hal yang urgen segera laporkan kepada pimpinan, " tandas Wakapolres Minut. 

Terpisah, Kasat Tahti Polres Minut Ipda Iskandar Mokoagow mengungkapkan terkait kondisi kesehatan dan sarana prasarana ruang tahanan secara rutin dilakukan pengecekan. "Juga terkait adminstrasi tahanan rutin dilakukan pengecekan dan terkoneksi dengan aplikasi pada Sistem Pelaporan Tahanan” ungkap Ipda Mokoagow

Senin, 07 September 2026

Bhabinkamtibmas Polsek Likupang Laksanakan Deteksi Dini dan Monitoring Aktivitas Masyarakat di Pantai Pall

AIRMADIDI, Humas Polres Minut – Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas, Bhabinkamtibmas Desa Marinsow, Polsek Likupang, Aipda Achmad Nasucha, melaksanakan kegiatan deteksi dini, pengamanan dan monitoring aktivitas masyarakat di kawasan Pantai Pall, Desa Marinsow, Kecamatan Likupang Timur, Kabupaten Minahasa Utara, Minggu (6/9/2026).

Kegiatan tersebut dilaksanakan dengan menyasar aktivitas masyarakat dan para pengunjung yang berada di kawasan Pantai Pall yang merupakan bagian dari Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Likupang.

Dalam kegiatan tersebut, Aipda Achmad Nasucha melakukan pemantauan situasi sekaligus memberikan imbauan kepada penjaga pantai dan masyarakat agar tetap meningkatkan kewaspadaan serta fokus terhadap keselamatan para pengunjung.

Imbauan tersebut disampaikan mengingat kondisi gelombang laut saat itu cukup tinggi, sehingga berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat yang melakukan aktivitas di sekitar pantai.

Bhabinkamtibmas mengingatkan agar penjaga pantai dan masyarakat senantiasa memperhatikan kondisi cuaca dan gelombang serta segera memberikan peringatan kepada pengunjung apabila kondisi laut dinilai tidak aman untuk melakukan aktivitas di air.

Kegiatan deteksi dini, pengamanan dan monitoring tersebut mendapat respons positif dari masyarakat maupun penjaga pantai. Kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat diharapkan dapat meningkatkan kesadaran bersama dalam menjaga keamanan dan keselamatan, khususnya di kawasan wisata Pantai Pall.

Melalui kegiatan tersebut, Polsek Likupang terus mengedepankan langkah preventif dan deteksi dini sebagai bagian dari upaya menciptakan situasi kamtibmas yang aman, tertib dan kondusif sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat maupun wisatawan yang berkunjung ke wilayah hukum Polsek Likupang.

Minggu, 06 September 2026

Sat Pam Obvit Polres Minut Gelar Patroli Destinasi Kek Likupang

Airmadidi, Humas Polres Minut – Dalam rangka menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat serta wisatawan, Satuan Pengamanan Objek Vital (Sat Pam Obvit) Polres Minahasa Utara melaksanakan patroli di sejumlah destinasi wisata yang berada di kawasan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Likupang, Sabtu (5/9/2026).

Kegiatan patroli tersebut dipimpin langsung oleh Kasat Pam Obvit Polres Minut Iptu Rahmat Dachlan, S.H., bersama personel Sat Pam Obvit.

Patroli menyasar kawasan destinasi wisata, area aktivitas masyarakat, serta lokasi yang ramai dikunjungi wisatawan. Dalam pelaksanaannya, personel melakukan pemantauan situasi kamtibmas sekaligus berinteraksi dengan masyarakat dan wisatawan guna memastikan seluruh aktivitas berlangsung dengan aman dan tertib.

Selain sebagai langkah preventif dalam mengantisipasi potensi gangguan keamanan, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya Polri dalam memberikan rasa aman dan nyaman bagi wisatawan, sekaligus mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif di kawasan pariwisata KEK Likupang.

Kapolres Minahasa Utara AKBP Auliya Rifqie A. Djabar, S.I.K., M.Si. melalui jajaran menegaskan bahwa kehadiran personel Polri di tengah masyarakat merupakan wujud pelayanan dan komitmen dalam menjaga keamanan, khususnya di kawasan destinasi wisata yang menjadi salah satu ikon pariwisata Sulawesi Utara.

“Polri hadir untuk memberikan rasa aman, menjaga ketertiban dan memastikan masyarakat maupun wisatawan dapat menikmati destinasi wisata dengan nyaman,” demikian pesan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut.

Sabtu, 05 September 2026

Polda Sulut Gagalkan Penyelundupan 16 Batang Emas Ilegal oleh Dua WNA Asal China di Bandara Sam Ratulangi

​MANADO, Humas Polda Sulut - Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Utara menggelar konferensi pers pengungkapan kasus tindak pidana di bidang Pertambangan Mineral dan Batubara di Aula Tribrata Polda Sulut, Sabtu (5/9/2026).

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Alamsyah P. Hasibuan, didampingi oleh Dirreskrimsus Kombes Pol FX Winardi Prabowo, Dirreskrimum Kombes Pol Suryadi, serta perwakilan dari instansi terkait yakni Imigrasi dan Bea Cukai.

​Dalam keterangannya, Kombes Pol Alamsyah P. Hasibuan menyampaikan bahwa petugas berhasil menggagalkan upaya penyelundupan barang berharga berupa 16 batang emas yang diduga tidak memiliki izin resmi atau berasal dari tambang ilegal. Emas tersebut hendak dibawa keluar negeri oleh dua orang warga negara asing (WNA) asal China.

​"Pengungkapan ini berawal dari informasi masyarakat yang diterima Tim URC Polda Sulut pada Jumat, 4 September 2026, terkait adanya dugaan penyelundupan emas melalui Bandara Sam Ratulangi Manado menuju Singapura, sebelum dilanjutkan ke Hongkong," ujar Kombes Pol Alamsyah.

​Menindaklanjuti informasi tersebut, tim gabungan berkoordinasi dengan pihak Bandara Sam Ratulangi untuk melakukan pemantauan dan pengawasan ketat. Sekitar pukul 12.00 WITA, dua koper milik terlapor terdeteksi oleh mesin X-Ray. Setelah dilakukan pemeriksaan mendalam bersama staf bandara, petugas menemukan 16 batangan logam emas di dalam koper tersebut.

​Dua orang terlapor berinisial XQI dan XQU, yang merupakan WNA asal China, langsung diamankan oleh petugas. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, keduanya diperintahkan oleh seseorang berinisial H untuk menyelundupkan emas hasil pertambangan ilegal tersebut keluar dari Indonesia.

​Selain 16 batang emas seberat kurang lebih 16 kg, petugas turut menyita sejumlah barang bukti lain, di antaranya ​2 buah paspor dan 4 buah kartu tanda pengenal, ​2 lembar boarding pass tujuan Manado–Singapura dan 2 lembar boarding pass tujuan Singapura–Hongkong, ​5 unit handphone (3 unit iPhone dan 2 unit Xiaomi), ​2 unit koper dan uang tunai 5 juta Rupiah.

Atas perbuatannya, para tersangka dijerat dengan Pasal 161 Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara, dengan ancaman pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun dan denda paling banyak Rp100.000.000.000,00 (seratus miliar rupiah)

​Saat ini, kedua tersangka beserta seluruh barang bukti telah diamankan di Polda Sulut guna proses pemeriksaan dan penyidikan hukum lebih lanjut.

Kapolres Minut Pimpin Upacara Sertijab 3 Pejabat Utama

Airmadidi, Humas Polres Minut – Polres Minahasa Utara menggelar upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) di Lapangan Polres Minahasa Utara, Jumat (4/9/2026).

Upacara dipimpin langsung oleh Kapolres Minahasa Utara AKBP Auliya Rifqie Djabar, SIK. MSi.

Adapun pejabat yang diserah terimakan yaitu:
1. Jabatan Kabag Ops Polres Minut Dari AKP Gede Indra Asti Angga Pratama, S.I.K., M.H digantikan KOMPOL Jusman Mori, S.I.K., M.M Sebelumnya menjabat Kapolsek Malalayang Polresta Manado.
2. Jabatan Kasat Intelkam Polres Minut Dari AKP Imanuel Lord Steven Taniowas, S.H digantikan IPTU Maykel Ukoli Sebelumnya menjabat Kapolsek Tombariri Polres Tomohon
3. jabatan Kapolsek Likupang Polres Minut Dari IPDA Arkis Daud Bawala Lupa, S.H., M.Th digantikan IPDA Rinto Royke Michael Langi Sebelumnya menjabat PS. Kapolsek Kawangkoan Polres Minahasa.

Dalam amanatnya, Kapolres Minut AKBP Auliya Rifqie Djabar menyampaikan bahwa mutasi jabatan di lingkungan Polri merupakan hal yang biasa sebagai bagian dari penyegaran organisasi dan pembinaan karier personel.

“Kepada pejabat lama saya ucapkan terima kasih atas dedikasi dan loyalitas selama bertugas di Polres Minut. Kepada pejabat baru selamat datang dan selamat bertugas. Segera menyesuaikan diri, kenali wilayah, dan tingkatkan pelayanan kepada masyarakat,” tegas Kapolres.

Kapolres juga menekankan kepada pejabat baru agar melanjutkan program-program yang sudah berjalan, menjaga soliditas internal, serta bersinergi dengan pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga situasi kamtibmas di wilayah hukum Polres Minahasa Utara tetap kondusif.

Upacara Sertijab turut dihadiri Wakapolres Minut, Para PJU, Kapolsek jajaran, Bhayangkari, dan Personel Polres Minahasa Utara.