Selasa, 27 Oktober 2026

Polres Minahasa Utara Gelar Apel Pasukan Operasi Patuh Klabat 2026, Tingkatkan Disiplin Berlalu Lintas

AIRMADIDI, Humas Polres Minut — Dalam upaya meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat terhadap aturan lalu lintas, Polres Minahasa Utara menggelar apel gelar pasukan Operasi Kewilayahan Kepolisian “Patuh Klabat” di Lapangan Polres Minahasa Utara, Senin (26/10/2026). Operasi ini mengangkat tema “Polisi bersama masyarakat mewujudkan lalu lintas yang tertib, aman dan berkeselamatan.”

Apel tersebut melibatkan personel gabungan dari sejumlah satuan fungsi Polres Minahasa Utara, di antaranya Satlantas, Samapta, Reskrim, Intelkam, dan Provos. Kegiatan ini juga dihadiri unsur pemerintah daerah, yakni Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Minahasa Utara, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), serta Satpol PP.

Dalam apel tersebut, Plt. Kapolres Minahasa Utara AKBP Antonius F. Gea, S.H., S.I.K., M.H., M.I.K., membacakan sambutan Kapolda Sulawesi Utara yang menekankan pentingnya sinergi seluruh pihak dalam mewujudkan ketertiban berlalu lintas serta meningkatkan keselamatan pengguna jalan.

Antonius menyampaikan bahwa Operasi Patuh Klabat merupakan bentuk komitmen bersama untuk membangun budaya tertib berlalu lintas di tengah masyarakat. Upaya tersebut diharapkan dapat mendukung terciptanya keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas yang aman serta nyaman bagi semua pengguna jalan.

Ia juga menjelaskan bahwa apel gelar pasukan menjadi sarana untuk memastikan kesiapan akhir personel, sarana, prasarana, serta seluruh perangkat pendukung sebelum operasi dilaksanakan. Dengan persiapan yang matang, pelaksanaan operasi diharapkan berjalan secara optimal, efektif, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Dalam sambutan Kapolda Sulawesi Utara yang dibacakan tersebut, turut disampaikan data kecelakaan lalu lintas di wilayah Sulawesi Utara. Pada 2025 tercatat sebanyak 2.696 kejadian kecelakaan, sementara pada 2026 jumlahnya menjadi 2.674 kejadian, atau mengalami penurunan sebanyak 22 kasus.

Meski terjadi penurunan, angka kecelakaan lalu lintas tetap menjadi perhatian serius. Pasalnya, berbagai kecelakaan umumnya berawal dari pelanggaran terhadap peraturan lalu lintas yang dapat mengancam keselamatan pengendara maupun pengguna jalan lainnya.

Karena itu, Antonius menegaskan bahwa pelaksanaan Operasi Patuh Klabat tidak hanya berfokus pada penindakan terhadap pelanggaran, tetapi juga mendorong tumbuhnya kesadaran dan kepatuhan masyarakat secara berkelanjutan. Seluruh personel diharapkan melaksanakan tugas dengan cermat, terukur, dan penuh tanggung jawab.

“Pelaksanaan tugas adalah bagian dari ibadah,” tegasnya.

Melalui Operasi Patuh Klabat 2026, Polres Minahasa Utara berharap terjalin sinergi yang semakin kuat antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menciptakan kondisi lalu lintas yang tertib, aman, dan nyaman di seluruh wilayah hukum Polres Minahasa Utara.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silahkan beri komentar anda disini