Minggu, 04 Maret 2018

Seorang Wanita Paruh Baya Ditemukan Warga Sudah Tak Bernyawa Di Airmadidi Bawah



Airmadidi, Seorang janda perempuan berinisial IP alias Ineke, 65 tahun ditemukan sudah tak bernyawa di dalam kamar rumahnya, Sabtu 3 Maret 2018 sekitar jam 19.30 wita.

Kronologis kejadian berdasarkan  keterangan saksi Sdr. JULIAN PANAMBUNAN sekitar jam 19.00 wita saksi diberitahukan oleh masyarakat bahwa di rumah keluarga NANGEN-PANDEIROT pintu rumah dalam keadaan terbuka dan gelap sehingga saksi datang dan menyalakan lampu di rumah tersebut.


Kemudian saat saksi menuju kamar korban saat itu saksi melihat korban sedang tertidur miring ke kiri menghadap tembok dugaan saksi korban sedang tertidur maka saksi keluar dan menyampaikan kepada masyarakat bahwa korban sedang tidur, merasa curiga maka saksi disuruh oleh masyarakat setempat untuk melihat keadaan korban kemudian saksi masuk kembali ke kamar korban, dengan menggunakan senter saksi melihat korban sudah mengeluarkan darah dari mulutnya dan saat memegang kaki kanan korban ternyata korban sudah dalam keadaan kaku dan tidak bergerak.


Saat itu juga saksi keluar rumah dan menyampaikan kepada warga yang saat itu berada di sekitar TKP bahwa korban sudah meninggal dunia. GIDION KAMBEY sebagai kepala lingkungan datang dan masuk ke dalam kamar korban kemudian menelentangkan korban dan melihat korban sudah kaku tidak bernyawa, dari mulut serta hidung mengeluarkan darah.


Diketahui korban tinggal di rumah sendiri dan sudah menjanda serta memiliki 4 orang anak, adapun anak perempuannya bernama JEAN NANGEN yang sering menjenguk korban sejak Rabu 28 februari 2018 sedang berada di kota Manado di rumah suaminya sedangkan anak-anak korban lainnya sudah tinggal di rumah mereka masing-masing.


Kapolres Minut melalui Kapolsek Airmadidi AKP. EDI SUSANTO, S.Sos menjelaskan bahwa dari hasil olah TKP Tidak di temukan tanda - tanda kekerasan di bagian tubuh korban dan diduga korban meninggal disebabkan oleh sakit yang di deritanya. Selanjutnya karena tidak adanya tanda-tanda kekerasan pada korban, pihak keluarga menolak untuk di lakukan Autopsi, begitu tandas Edi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silahkan beri komentar anda disini