Rabu, 04 Juli 2018

Balita Tercebur ke Sumur, Polsek Airmadidi bersama Warga dan Instansi Terkait Bantu Proses Evakuasi



 






Airmadidi, Tribratanews – Untung tak dapat diraih, malang tak dapat ditolak.Seorang balita asal Kabupaten Sangihe, EM alias Evan, yang baru berusia 2 tahun 11 bulan kini harus pergi untuk selamanya.Bermaksud ke Tomohon, balita ini kemudian singgah untuk beristirahat di rumah kerabatnya di desa Watutumou III jaga I bersama neneknya.Akhirnya, di rumah inilah balita ini harus kehilangan nyawanya, Rabu (4/7/2018).

Singkat cerita, ketika tengah asyik bermain, bocah malang kemudian berlari dari arah ruang tamu ke dapur tempat neneknya berada .Di tempat tersebut, tanpa disadari oleh neneknya, perempuan PB alias Lina (47), bocah Evan menginjak sebuah penutup sumur yang terbuat dari tripleks.Akibatnya, bocah tersebut langsung tercebur ke dalam sumur yang kedalamannya sekitar sepuluh meter.Melihat hal tersebut, nenek korban langsung berteriak minta tolong, dan salah seorang kerabat korban yang berada bersama nenek korban kemudian keluar rumah serta berusaha mencari pertolongan.






Warga yang datang kemudian berusaha memberikan pertolongan.Namun karena kondisi sumur yang sempit, gelap dan pengap, membuat para warga kesulitan mengevakuasi korban.Akibat keterbatasan sarana, warga kemudian menghubungi Polsek Airmadidi dan Dinas Pemadam Kebakaran Minut.Mendapat laporan tersebut, Bhabinkamtibmas Watutumou III Bripka Andi Dale dan personil Polsek Airmadidi yang dipimpin oleh Wakapolsek Iptu Sentek Tampubolon segera mendatangi lokasi kejadian.Akhirnya, berkat sinergitas dari sejumlah pihak tersebut, korban akhirnya dapat dievakuasi dari dalam sumur.Kemudian korban dibawa ke Rumah Sakit Walanda Maramis untuk divisum.Selanjutnya atas keterangan dari dokter, balita tersebut dinyatakan telah meninggal dunia.




Dengan adanya kejadian tersebut, Bhabinkamtibmas Bripka Andi Dale kemudian memberikan himbauan kepada warga sekitar rumah, agar lebih meningkatkan pengawasan kepada para Balita.Pun dipesankan, agar setiap sumur milik warga hendaknya dilengkapi dengan penutup yang layak dan kokoh, sehingga kejadian serupa tidak terulang.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silahkan beri komentar anda disini