Kamis, 15 November 2018
Diduga Alami Sakit, Pria Watutumou Ditemukan Tak Bernyawa di Dalam Rumahnya
Airmadidi, Tribratanews - Rabu malam (14/11/2018), warga Desa Watutumou jaga XI, Kecamatan Kalawat Kabupaten Minahasa Utara dihebohkan dengan peristiwa kematian lelaki Noldy Sirap (42) alias Ody.Lelaki yang sehari-hari berprofesi sebagai petani ini, ditemukan telah tak bernyawa di dalam rumahnya.
Berdasarkan keterangan lelaki Rudi Kolondam (58), bahwa pada hari Rabu (14/11/2018), sekitar jam 20.30 Wita, ia mendatangi rumah korban untuk mengajaknya makan.Di tempat ini, ia mendapati rumah korban dalam keadaan terkunci dengan lampu di dalam rumah menyala.Kemudian, dari jarak sekitar 3 meter, lelaki Rudi melihat korban dalam posisi duduk tidak bergerak, dengan kepala tertelungkup di atas meja.Melihat hal tersebut, ia pun segera melaporkan ke perangkat desa dan masyarakat sekitar. "Saya terakhir berbincang dengan korban pada hari Selasa jam 18.00 saat ia selesai membersihkan selokan," tutur warga Desa Kolongan Tetempangan Kecamatan Kalawat ini.
Senada dengan lelaki Rudy Kolondam, lelaki Senduk Sirap (45), menerangkan bahwa sekitar jam 20.45 Wita, setelah mendengar adanya peristiwa kematian korban, yang merupakan adik kandungnya,langsung mendatangi rumah korban. "Saya melihat adik saya dalam posisi duduk di sebuah kursi plastik dengam kepala tertelungkup di atas meja serta sudah dalam keadaan meninggal dunia," jelasnya, dengan raut wajah sedih.
Polsek Airmadidi yang menerima informasi ini, langsung bergegas menuju lokasi penemuan mayat tersebut.Dipimpin langsung oleh Kapolsek Airmadidi Iptu Hendrik Rantung, personel Polsek Airmadidi langsung mengamankan TKP, mengumpulkan keterangan saksi serta barang bukti, kemudian membawa jasad korban ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk dilakukan tindakan medis.
Kapolsek Airmadidi Iptu Hendrik Rantung menerangkan bahwa terhadap korban hanya diadakan pemeriksaan luar karena keluarga menolak untuk diotopsi. "Merujuk pada hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh dr. Angel Goni, pada tubuh korban tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan.Kuat dugaan korban menderita penyakit lambung (maag) lalu mengkonsumsi obat anti nyeri dan miras jenis cap tikus, sehingga korban buang air besar (BAB) dengan feses (kotoran) bercampur darah" imbuhnya.
Selanjutnya, korban diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.Keluarga korban pun sangat mengapresiasi upaya penanganan yang telah dilaksanakan oleh Polsek Airmadidi. "Terima kasih pak atas penanganan yang dilakukan terhadap almarhum," ujar salah seorang keluarga korban.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)




Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Silahkan beri komentar anda disini