Airmadidi, Tribratanews - Meminimalisir terjadinya pencurian hewan peliharaan (doger) dan tindak kejahatan konvensional lainnya, Polsek Airmadidi menggencarkan Kegiatan Kepolisian Yang Ditingkatkan (K2YD), Sabtu malam (16/9/2018).
Diawali dengan pelaksanaan apel kesiapan yang dipimpin oleh Kapolsek Airmadidi Iptu Hendrik Rantung, para personil yang akan melaksanakan K2YD diberikan arahan dan petunjuk tentang sasaran serta Cara Bertindak sesuai SOP (Standar Operasonal Prosedur).
Dalam arahannya, Iptu Rantung menerangkan tentang sasaran K2YD yakni Miras, Sajam, Narkoba, Premanisme dan kejahatan konvensional lainnya.Selanjutnya, tim K2YD Polsek Airmadidi yang juga didampingi oleh Wakapolsek Airmadidi Iptu S.Tampubolon mulai bergerak, melaksanakan patroli menyisir setiap jengkal wilayah hukum Polsek Airmadidi.
Selain mengadakan kegiatan razia terhadap kendaraan pengangkut barang, juga dilaksanakan pemeriksaan terhadap pengendara kendaraan roda dua.Dengan santun, setiap pengendara roda dua maupun pengemudi roda empat diperiksa secara teliti.Namun, belum ditemukan adanya barang berbahaya maupun perbuatan melawan hukum.
Tim K2YD Polsek Airmadidi ini pun sempat memeriksa sebuah tempat Spa di desa Maumbi, namun tidak menemukan peredaran miras maupun narkoba.Kepada para pengunjung maupun pengelola kemudian diberi himbauan, agar mematuhi aturan jam operasional yang ditentukan oleh pemerintah dan tetap menjaga keamanan bersama.
Selanjutnya, giliran wilayah pemukiman dan perumahan (Perum) disisir dan disusuri.Kemudian,diadakan pemeriksaan ke beberapa warung milik warga dan kepada pemilik warung dihimbau untuk tidak menjual miras.
Ketika berpapasan dengan sekelompok pemuda yang tergabung dalam komunitas motor, segera dilakukan pemeriksaan.Karena tidak ditemukan adanya sajam maupun narkoba, mereka kemudian diarahkan kembali ke rumahnya masing-masing.
Kapolsek Airmadidi Iptu Hendrik Rantung menegaskan, Polsek Airmadidi akan selalu tanggap dengan dinamika yang berkembang di tengah masyarakat.
"Kejadian apapun yang terjadi di masyarakat tetap kami seriusi, sebagai wujud tanggung jawab kami sebagai penegak hukum dan pelayan masyarakat.Jadi tidak benar, ungkapan segelintir oknum masyarakat yang menyebut polisi abai dalam menjamin keamanan masyarakat", tukasnya.






Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Silahkan beri komentar anda disini